Saturday, January 30, 2016

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 12 (ANTV) :Update

EFSUN DAN BAHAR EPISODE 1

Film "Efsun dan Bahar Episode 12" (ANTV) merupakan film bergenrekan drama yang berasal dari Negara Turki.Drama Turki Efsun dan Bahar episode 16 ini sudah di tayangkan di Turki pada 2014 yang lalu.Film drama serial ini di sutradarai oleh Merve Girgin dan di tulis oleh  Gul Abus Emerci, Ahmet Saatcioglu dan Ozer Cetinel.Film "Efsun dan Bahar" akan di tayangkan di stasion tv "ANTV" pada tanggal 16 Februari 2014 dan pertama kalinya hadir dii Indonesia.Dalam 1 Episodenya,film ini berdurasi 30 menit dan rencananya kan berjumlah 70 episode.

Film "Efsun dan Bahar Episode 12" (ANTV) di bintangi oleh aktris seperti Keremcan sebagai (Ates),Ezgi Asaroglu sebagai (Bahar),Ceren Moray sebagai (Efsun),Sinan Albayrak sebagai (Mehmet Emir),Yesim Cerem Bozoglu sebagai (Nuran) dan Suleyman Atanisev sebagai (Ilyas).Film ini sendiri jika di turki berjudul O Hayat Benim dan kalau di artikan ke dlaam bahasa inggris menjadi That Life Is Mine.Menurut kabar,film Efsun dan Bahar akan menggantikan film drama Turki yang lainya yang berjudul Cansu dan Hazal.

SINOPSIS EFSUN DAN BAHAR EPISODE 12

# Ilyas baru pulang bekerja lalu dirinya dan istrinya mengobrol sesuatu. Tiba2 ada suara ketukan pintu… Nuran membuka pintu dan sangat kaget begitu menonton 2 org polisi berdiri didepannya.

# keluarga.Atahan sedang berdiskusi ttg permasalahan hilangnya tuan Yusuf. Sementara dirumahnya, Bahar dan Efsun sedang menantikan berita Nuran dan Ilyas yang dibawa polisi. Efsun sangat panik dan berlangsung mondar mandir, Bahar yang sedari td memperhatikan, mengingatkanya supaya tenang. tpi Efsun malah emosi lalu pergi.

# Diteras rumah, Ates sedang gelisah memikirkan kejadian dihotel tadi. Saat itu Bahar menelfon dan dgn kecewa mengadukan bahwa orang tuanya dibawa polisi.
Sementara dikantor polisi, Nuran dan Ilyas sedang menjalani pemeriksaan diruang terpisah.

# Ates yang baru tiba dirumah Bahar, langsung memeluk Bahar yang berkecewa karna ortunya dibawa polisi. Sementara Efsun yang sedang mengemasi baju2nya, dikejuntukan oleh kedatangan tuan Mehmet dikamarnya untuk berkata sesuatu dgnnya.
Bahar sedang curhat dgn Ates sambil duduk, awalnya Bahar nampak kecewa ketika menuturkan Efsun tetapi entah karna apa, Bahar tiba2 menyuruh Ates untuk pergi. Lalu Ates pun dgn berat berangkat sambil trs menoleh kearah Bahar yang berusaha menyembunyikan kekecewaan. Sementara diteras, Ates termenung memikirkan sesuatu.

# Ilyas yang trus dicecar pertanyaan oleh polisi, terkesan sangat frustasi lalu hampir berkata sesuatu tetapi seorang polisi tiba2 memasuki ruangan dan mengatakan sesuatu yang membikin Ilyas lega. Dilain segi tuan Mehmet sedang menyendiri ditaman depan rumahnya, tiba2 dirinya dikejuntukan oleh pistol yang tiba2 ditodongkan oleh seseorang dikepalanya. seseorang yang tidak lain merupakan Osman tersebut, mengatakan bakal membalaskan dendam tuan Yusuf. Lalu dlam hitungan detik terdengarlah suara tembakan. bahar dan Efsun yang sedang berada dirumah masing2 kaget mendengarnya.

# Osman gemetar lalu kabur stelah menonton orang yang dirinya tembak. Sementara tuan Mehmet nampak panik dan trs terbuktigil2 Ates yang tergeletak karna tertembak pistol Osman. Bahar berlari kehalaman dan sangat shock begitu tau Ates yang tertembak. Disusul kmd seluruh keluarga. Atahan jg berhamburan keluargauar menonton apa yang terjadi. tuan Mehmet menyuruh Muge segera terbuktigil Ambulance, sementara Bahar trs menangisi Ates disampingnya. Efsun menonton dari jendela, serta begitu tau Ates tertembak lantas lari ke TKP.

# Nuran dan Ilyas msih semakin menjalani pemeriksaan dikantor polisi…..
Ambulance sdh tiba dikediaman keluarga.Atahan. Bahar ikut masuk ke Ambulance untuk mengantarkan Ates. Efsun hendak ikut masuk, tpi petugas medis tdk mengijinkan karna yang diperbolehkan mengantarkan hnya 1 orang (wkwkwk…silahkan bayangkann sendiri gmn raut muka kusut Efsun).
Seusai kepergian Ambulance, Hulya bersitegang dg Ny Adibe menyebut nama Efsun.

# Ambulance yang mengangkat Ates sudah tiba di RS… perawat meminta keluargauarga menantikan diluar. Bahar tdk dapat menahan kekecewaannya, lalu tuan Mehmet memeluknya. Efsun yang berada didkt mereka tdk suka menontonnya (emang siapa loe!). Disaat bersamaan, dua org polisi dtg untuk meminta keterangan pd tuan Mehmet terkait permasalahan tuan Yusuf. Menonton faktor itu, Efsun sangat panik lalu berusaha menelfon Nuran tetapi tidak dapat. Sementara dikntor polisi, Nuran dibawa seorang polisi keruangan Komandan. Sesampainya ruangan tersebut, Nuran terkejut karna Ilyas sdh duduk disana. Komandan polisi berkata sesuatu lalu menyuruh Ilyas dan Nuran ttd. Nuran msih nampak kebingungan, lalu Ilyas membahas sesuatu terkait tuan Yusuf yang membikin Nuran lega.

# Di koridor Rs…. Bahar mondar mandir tidak dapat berhenti mengkhawatirkan Ates. Efsun yang daritd memperhatikan, berteriak menyuruh Bahar tenang. Bahar yang sedang kalut, membalas perkataan Efsun dgn sengit. tuan Mehmet yang menonton faktor itu berusaha melerai.
Dokter keluargauar dari ruangan Ates, lalu mengatakan berita baik ttg kondisi Ates. Efsun dan tuan Mehmet lega mendengarnya, sementara Bahar menangis karna terlalu bahagia. Disaat itu, tiba2 handphone Ates yang sedang dipegang Bahar berdering, ada panggilan telf dari Semra. Bahar panik, lalu tuan Mehmet meraih handphone itu lantas memberi tau ttg insiden yang menimpa Ates. Semra sangat shock mendengarnya, sampai piring yang sedang ia pegang terjatuh.

# Ilyas dan Nuran tlh berakhir menjalani pemeriksaan…. keduanya sedang berbincang2 didepan kantor polisi. Meskipun mereka tlh selamat dari tuduhan polisi, Nuran tampak mencemaskan sesuatu. Lalu Nuran menyuruh Ilyas menelfonkan Efsun.
Efsun dan Bahar sedang bercakap2 dibangku tunggu saat Nuran menelfon Efsun. Bahar bertanya apakah ibunya yang menelfon, tpi Efsun berbohong. Lalu Efsun mencari tempat yang aman untuk menerima telf dari Nuran. Efsun menanyakan ttg pemeriksaan yang dijalani Nuran, Nuran pun mengatakan faktor yang membikin Efsun lega. Lalu Efsun jg menceritakan penembakan yang diperbuat oleh Osman… Nuran dan Ilyas sangat terkejut mendengarnya.

# Seorang perawat keluargauar dari ruangan Ates… Bahar dan Efsun langsung menanyakan kondisi Ates, keduanya pun bahagia saat perawat mengatakan Ates sudah siuman. Efsun menyuruh Bahar diluar dan dirinya yang bakal msk untuk menonton Ates… tetapi perawat blg Ates hanya ingin berjumpa dgn Bahar. Efsun pun sangat kesal mendengarnya (wkwkwk…edisi jlebb lagi buat Efsun).
Sesampainya didlam ruangan, Bahar tidak sanggup menahan kekecewaan saat menonton kondisi Ates yang terbaring diranjang RS. Lalu Bahar berlutut dan berkata pd Ates sambil memegang tangan Ates. Ates jg berkata sesuatu sambil menyeka air mata bahar. Perawat yang berada disitu tersenyum menonton kemesraan mereka. Lalu perawat tersebut bercerita pd Bahar bahwa saat Ates blm sadarkan diri, trs menerus mengigau nama Bahar. Ates dan Bahar hnya saling pandang. Lalu
Perawat tersebut keluargauar ruangan untuk menyuruh Efsun msk. Tetapi Efsun yang msih kesal malah memarahi perawat tersebut sbelum masuk ruangan bsm tuan Mehmet.
Saat memasuki ruangan, Efsun kembali wajib berlapang dada saat menonton Bahar memegang tgn Ates (hahahaa). Lalu Efsun berdiri disamping Ates dan berusaha caper dgn bersandiwara seolah2 sangat meng-khawatirkan Ates. Tidak lumayan dgn itu, Efsun lantas duduk disamping Ates dan memegang tangan Ates sambil melirik Bahar. Bahar terkesan cemburu, sementara Ates yang merasa tdk enjoy hanya menatap kearah Bahar.

# keluarga.Atahan sedang berdiskusi dgn seorang pria yang mgkin merupakan seorang pengacara. Seusai pria tersebut mengatakan sebuahhal, Fulya nampak emosi lantas segera mendatangi Ilyas dan Nuran yang kebetulan baru tiba. Hulya berkata tegas pd pasutri itu semacam menuduhkan sesuatu. Lalu Nuran yang licik, membahas sesuatu pd Hulya sambil berpura pura menangis. Hulya lgsg terdiam dgn sorot mata tajam saat mendengar penjelasan Nuran.

# Semra tiba di RS tempat Ates dirawat… sesampainya diruangan Ates, dirinya menangis dan berkata sambil mengusap kepala keponakannya itu. Bahar yang ada didktuanya memintanya untuk tenang dan duduk. Ates menawarkan Bahar pd Semra… Semra tersenyum serta memegang tangan Bahar. Efsun yang tdk diperkenalkan oleh Ates, dgn PD menawarkan diri pada Semra sbg putri tuan Mehmet. Semra hanya mengangguk dan tdk terlalu menanggapi (wkwkwk…lagi lagi edisi jlebb bwt Efsun). Lalu tuan Mehmet mengulurkan tangan untuk berjabat tgn dgn Semra. tpi Semra tdk membalasnya dan hanya berkata singkat.

Baca Juga Sinopsis Yang lain "Efsun dan Bahar Episode 1 sampai Terakhir"


Detail Film Efsun dan Bahar (ANTV) Episode 12 :

Genre : Drama, Romance
Produser : na
Sutradara : Merve Girgin
Penulis : Gul Abus Emerci, Ahmet Saatcioglu, Ozer Cetinel

Tanggal Tayang : 16 Februari 2014
Channel : Fox TV
Rumah Produksi : Pastel FIlm
Jumlah Episode : 70 episode
MPAA : Remaja (R 13+)
Negara : Turki
Durasi : 30 Menit

Pemain Film Efsun dan Bahar (ANTV) Episode 12 :

Keremcan sebagai (Ates)
Ezgi Asaroglu sebagai (Bahar)
Ceren Moray sebagai (Efsun)
Sinan Albayrak sebagai (Mehmet Emir)
Yesim Cerem Bozoglu sebagai (Nuran)
Suleyman Atanisev sebagai (Ilyas)
Iclal Aydin sebagai (Hasret)
Ahu Sungur sebagai (Hulya)
Didem Inselel sebagai (Fulya)
Gorkem Gunulsen sebagai (Beyza)
Nesime Ahs sebagai (Adile)
Zerrin Sumer sebagai (Ganimet)
Nelihan Acar sebagai (Surreya)

Artikel Terkait

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 12 (ANTV) :Update
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email