Sinopsis Anandhi Episode 29 Selasa 12 April (ANTV)

Jalan cerita atau Sinopsis "Anandhi Episode 29" yang tayang Selasa 12 April 2016 bercerita tentang ,Hari apresiasi yang di nanti-nanti itu akhirnya datang juga, di sebuah lapangan kepala sekolah memberitahukan anak-anak yang berprestasi datang di situ Anandhi bersama Jagdish, Anandhi mengenakan pakaian semacam biasa dan tak sama dengan teman-temannya yang menggunakan seragam sekolah. Kepala sekolah memanggil Anandhi naik ke panggung untuk mendapatkan penghargaaan dan hadiah, kepala sekolah sangat bangga, meskipun Anandhi tak sempat mengikuti pelajaran sekolah, tapi ia sanggup mengikuti ujian dan memperoleh kualitas tertinggi, ia berkata terhadap anak-anak yang menyindirnya menggunakan baju bukan seragam, kepala sekolah berkata bahwa seragam mereka tak berarti apabila mereka bodoh.

Anandhi Episode 29 ,Sinopsis Anandhi Episode 29 ,Sinopsis Anandhi Episode 29 Selasa 12 April 2016

Jagdish menonton sangat bahagia sebab jodohnya sanggup memperoleh rengking 1, Anandhi mendapatkan tak sedikit hadiah, kemudian datanglah giliran Jagdish yang memperoleh rengking 2 dibawah Anandhi, raut muka Jagdish tiba-tiba berubah dikala mendapatkan hadiah yang kecil , nampaknya ia tak begitu bahagia dan menonton Anandhi yang dibawah panggung mengangkat hadiah yang besar dengan tatapan sinis dan penuh kebencian dan amarah.

Tiba di rumah Anandhi menunjukan semua hadiah yang ia terima terhadap Sumitra dan Bhairon, Gehna dan Sughna, mereka nampaknya membanggakan dan sangat bergembira dan penuh haru sebab prestasi Anandhi yang sangat luar biasa. Saat itu sang nenek menonton dengan tatapan tak lebih bahagia begitu juga Vasant yang menatap dengan misterius terhadap Anandhi. Tidak berapa lama Jagdish datang dengan muka cemberut dan kesal, nampaknya ia memendam sesuatu, sang nenek menyambutnya dengan bangga dan menyanjung cucu kesayanganya itu, ia mencoba menonton hadiah yang di terima Jagdish, jauh tak sama dengan hadiah yang diterima Anandhi, perlakuan dan sikap nenek pun tak sama jauh dengan apa yang dialami Anandhi, dan menilai bahwa hadiah itu sanggup ia belikan semua buat mereka, hadiah itu hanyalah sangat kecil dan tak berharga.

Jagdish yang memendam kekesalan dan entah apa yang ia pikirkan, membuang sebuah buku hadiah dari sekolah dengan sangat kasar, itu membikin Anandhi dan kedua orang tuanya kaget dan tak menerka Jagdish akan melakukan itu.Gehna masuk keruangan Bhairon dan Sumitra, dengan hening dan lembut ia berkata ada sesuatu yang aneh dan tak sama dalam keluarga itu, ia juga berkata bahwa ada kebencian yang sangat dalam dalam diri Jagdish terhadap Anandhi, sebab biasanya mereka hanya bertengkar layaknya seorang anak-anak tetapi hari ini sunggu sangat berbeda. Gehna juga berkata apa yang nenek katakan terhadap Gehna mengenai sebuah faktor yang membikin Jagdish sangat membenci Anandhi. Bhairon tak menyangka nenek akan setega itu melakukan terhadap mereka. Mengapa nenek melakukan faktor yang sekeji itu terhadap mereka ?

Pagi hari berikutnya Jagdish tetap emosi dan sangat marah terhadap Anandhi, ia berkata ketus dan sinis terhadap Anandhi, tetapi Anandhi hanya menanggapi kalem dan menyangka Jagdish hanya marah semacam biasa saja, Jagdish pergi sekolah tetapi ia melupakan daerah minumannya. Jagdish tak mau bersama-sama Pooli ia menyuruh Pooli untuk pergi dan masuk duluan, dengan kesal Jagdish berkata tetap akan menantikan kawan-kawannya. Akhirnya Pooli meninggalkan Jagdish, kemudian datanglah dua kawan Jagdish dan mereka terlibat percakapan yang itinya mereka mengejek Jagdish yang dapat maka akan melakukan pekerjaan rumah sebab kalah peringkat dengan jodohnya yaitu Anandhi.

Sindiran dan ejekan kawan-kawannya itu membikin Jagdish marah dan memukul salah satu dari mereka, tetapi akhirnya Jagdish di kroyok dan mereka merguling-gulingan di tanah dengan seragam putih mereka, pelipis Jagdish pecah dan berdarah-darah. Anandhi dikala itu datang sebab menyusul membawakan minuman Jagdish yang tertinggal, dan ia berteriak memanggil nama Jagdish, seketika itu pertarungan berhenti dan kawan-kawan Jagdish kabur meninggalkan mereka.Nenek menonton Anandhi yang mengangkat Jagdish dengan luka di kepalanya nampak kaget dan marah, semua keluarga turun dan menemui Jagdish yang sedang terluka. Bhairon nampak membersihkan kening Jagdish dan nenek sangat marah atas kejadian itu terhadap Anandhi, lagi-lagi ia menuduh Anandhi lah biang semua keributan itu. Anandhi hanya membisu sambil terisak menahan tangis dan rasa takutnya, sedang Sughna, Sumitra dan Gehna menatap dengan rasa iba.

Ketika  kemarahan nenek semakin memuncak Bhairon menyangkal semua yang dikatakan nenek  sebab persoalan itu merupakan sebuah kesalalahpahaman sang nenek menilai diri mereka semua selagi ini. Sang nenek tetap tak mau disalahkan. Bhairon berkata apa yang dirinya ketahui dari Gehna bahwasanya sang neneklah yang melakukan sesuatu terhadap mereka maka ada salahpaham dan kebencian diantara mereka. Kemudian sang nenek berbalik menuduh Gehna yang menghasut supaya Bhairon berkata faktor itu. Vasant yang semenjak dari tadi membisu saja malah membela sang nenek bukan Gehna yang notabene merupakan istrinya, Gehna bertambah kecewa dan merasa dipojokan.

Kemudian nenek berpaling ke hadapan Anandhi, ia kan menunjukkan hadiah semacam hadiah yang ia terima dari sekolah bahkan lebih besar dari itu, Anandhi terbelalak dan sambil menangis menahan takut, ia tahu apa yang nenek katakan merupakan bukan yang sebetulnya tapi sebuah yang membikin luapan kemarahannya. Dan benar nenek berkata hadiah itu merupakan Anandhi boleh membunuhnya sebab semua orang di situ telah tak percaya lagi dengannya sebagai orang yang paling tua dan menjadi kepala dalam keluarga itu.

Demikian Sinopsis Anandhi Episode 29 , baca juga cerita sebelumnya Sinopsis Anandi eps 28 .Dan Tunggu selanjutnya Sinopsis Anandhi Episode 30 yang tayang di ANTV,Rabu 13 April 2016

Subscribe to receive free email updates: