Sinopsis Anandhi Episode 30 Rabu 13 April (ANTV)

Jalan cerita atau Sinopsis "Anandhi Episode 30" yang tayang Rabu 13 April 2016 bercerita tentang , Anandhi melaporkan terhadap Pooli bahwa Anandhi di izinkan Jagdish mengikuti ujian artinya mereka akan dapat belajar bersama-sama tapi tak di sekolah.  Boneka Anandhi akan di Jodohkan dengan Boneka Pooli dan Anandhi meminta  Ayah mereka melakukannya, mereka semua wajib menyiapkan semua lak sana perjodohan yang sebenarnya. Mereka menari dengan riang gembira, Pooli, Anandhi, Gehna dan Sughna mereka menari, sedang Bhairon dan Sumitra menyanyi dan memukul musik, Jagdish hanya melihat dari ayunan. Tiba-tiba  nenek dan Vasant datang mereka berhenti sedang Gehna tetap berputar menari dan tiba-tiba Gehna jatuh pingsan, semua yang ada menjadi panik, Vasant menggendong masuk ke kamar, Bhairon memanggil seorang dokter wanita,  bunda dokter datang dan menunjukkan resep dan berkata Gehna tak apa-apa tak  ada persoalan dengan Gehna dan hanya butuh istirahat yang cukup.

Anandhi Episode 30
Anandhi Episode 30
Sementara nenek marah-marah terhadap Bhairon yang tak sanggup menjaga anak-anak, sedang Anandhi menangis terhadap Dewa dan menanyakan apakah dirinya salah menjodohkan bonekanya, dirinya meminta supaya kemarahan nenek segera mereda. Bhairon di salahkan atas kejadian itu dan ia disalahkan juga sebab telah memanggil dokter. Saat nenek, Bhairon dan Vasant sedang berdebat tiba-tiba bunda Dokter timbul dan menyuruh mereka untuk menunjukkan manisan terhadap semua orang dan melaporkan sang nenek akan memperoleh cucu dari Gehna dan Vasant, nenek terkejut bercampur bahagia, ia berhenti marah-marah,  nenek begitu gembira dan mengucapkan selamat terhadap Vasant, nenek menunjukkan uang sebagai hadiah terhadap dokter, kebahagian sang nenek terpancar terang dari rona wajahnya.

Nenek memanggil  Sumitra dan melaporkan gosip itu dan menyuruhnya untuk mengumumkan terhadap semua orang, nenek ingin menari bersama mereka semua, dan nenek yang akan menunjukkan gosip baik itu sendiri terhadap Gehna. Bhairon mengucapkan selamat terhadap kakaknya Vasant.Nenek masuk ke kamar Gehna dan mendapati ia tidur dalam kegelapan, nenek melaporkan bahwa Gehna telah membikin bahagia semua keluarga, ia megabarkan Gehna akan menjadi seorang bunda dan vasant menjadi seorang Ayah. Gehna malah tak percaya dan berkata hawa itu tak mungkin dan menangis sedih, entah apa yang dipikirkan Gehna. Nenek merasa bahagia dan tak sama sikap berbalik menyangi Gehna demi calon cucunya itu.Sughna melaporkan itu terhadap Anandhi dan Jagdish, mereka sangat bahagia dan mengharapkan bayi tiu segera mereka dapatkan , Anandhi berlari menuju kamar

Gehna dan mendapati Gehna malah bersedih dan menangis, Anandhi tak mengerti mengapa bibinya itu malah menangis sedang semua orang nampak bergembira.Vasant menemani neneknya ke kuil dan berdoa atas keberkahan yang mereka peroleh, ia mengharapkan bayi itu dan keluarga Vasant menjadi lebih baik dan mengubah sikap Gehna yang keras. Pesta penyambutan diadakan di rumah mereka dan nampaknya sang nenek sangat bahagia melihat semua orang menari dan Anandhi minta izin menari terhadap neneknya dan di izinkan sebab akan mengangkat keberuntungan bagi mereka, kemudian ia mengundang Sughna  menari. Nenek menunjukkan sejumlah uang terhadap wanita-wanita yang menari, nampak Jagdish di samping Bhairon juga melihat dengan senang, Anandhi luar biasa sang nenek untuk menari bersama mereka dan sang nenek menuruti mereka dan menari dengan bahagia, tetapi hanya sebentar.

Sang nenek menjemput Gehna dan membujuk dengan baik supaya Gehna mau turun, ia bersikeras tak mau turun, Sumitra ikut menjemput Gehna dan membujuknya segera turun, Gehna malah berkata tak ingin melahirkan anaknya dan itu membikin Sumitra kaget bukan kepalang entah apa yang dipikirkan Gehna sampai ia semacam kehilangan nalar sehat.Sumitra menasehati bahwa anak tak bersalah kepadanya, ia hanya marah terhadap nenek tapi tak dengan bayi yang berdosa itu, bayi merupakan berkah Dewa yang tak boleh ditolak, menghilangkannya merupakan faktor yang tak benar, Gehna merasa tak dapat menyenangkan anak itu dan Sumitra menasehati supaya  tetap tegar dan menerima, sebab kondisi semacam itu tak akan semakin terjadi, sebab mereka tak tau apa hasil kemudian.

Orang tua Gehna masuk ke kamar dan mengucapkan selamat dan mendambakan memperoleh anak laki-laki yang akan mewarisi kekayaan keluarga itu dan ibunya membentak sebab melihat kondisi anaknya, ibunya sangat merasa berdosa dan bersalah mengenai kesedihan gehna.Nenek menunjukkan tak sedikit bungkusan terhadap orang tua gehna ketika mereka akan pulang, Sumitra melihat ibunya Gehna tak bahagia dan menanyakan faktor itu dan membahas bahwa ia khawtir dengan kondisi gehna, tetapi sumitra meyakinkan terhadap bunda gehna dan megatakan akan menjaga Gehna.

Nenek menunjukkan suatu kalung yang rupawan terhadap Sughna dan juga suatu anting-anting, nenek menceritakan saat-saat ia menggunakan kalung itu. Anandhi memperoleh suatu kalung emas yang kecil tapi ia minta kalung yang besar semacam yang punya Sughna, kemudian mereka berdua menemui Jagdish dan ingin mengumumkan hadiah itu terhadap nya, ia melihat Jagdish yang sedang belajar meditasi sebab perintah guru olahraganya supaya lebih berkonsentrasi dalam bermain kriket.Jagdish, Anandhi dan Sughna menemui Gehna dikamar dan menanyakan apakah bayinya kelak laki-laki alias perempuan, Anandhi sangat mengharapkan perempuan sementara jagdish ngotot mau laki-laki. Anandhi melakukan permainan dan Gehna memilih salah satu jari-jari yang disodorkannya , dan anandhi girang luar biasa sebab pilihannya perempuan, Jagdish marah dan tak percaya dan kabur meninggalkan mereka.

Vasant membawakan makanan atas perintah neneknya terhadap Gehna, Vasant membujuk Gehna supaya mau makan, Gehna tetap tak ingin makan ketika itu, Gehna tetap nampak kecewa dan Vasant meninggalkan makanan itu bersama Gehna, ia berharap Gehna mau makan nantinya.Kepala desa datang ke rumah dan berkata kebahagian nenek tapi juga mengingatkan mengenai kematian istri Vasant yang lalu, Anandhi datang dan berkata mengenai cita-cita bayi perempuan tapi sang nenek nampak tak bahagia dan hampir menampar Anandhi dan Bhairon luar biasa  Anandhi kebelakangnya dan menanyakan mengenai kemarahan sang nenek itu, nampaknya nenek mau supaya bayi itu nantinya merupakan seorang laki-laki. Tapi Anandhi berkata semakin seolah-olah bayi itu kelak seorang Perempuan semacam yang ia inginkan bersama Gehna.

Demikian Sinopsis Anandhi Episode 30 , baca juga cerita sebelumnya Sinopsis Anandi eps 29 .Dan Tunggu selanjutnya Sinopsis Anandhi Episode 31 yang tayang di ANTV, kamis 14 April 2016

Subscribe to receive free email updates: