Sinopsis Anandhi Episode 37 rabu 20 April (ANTV)

Film "Anandhi" merupakan film Bollywood terbaru 2016 yang di sutradarai oleh Sidharth Sengupta, Pradeep Yadav dan di produseri oleh Sunjoy Waddhwa, Comal Sunjoy W.Film yang mempunyai lebih dari 2110++ ini di produksi oleh sebuah perusahaan film Sphere Origins.Film ini telah tayang pada tanggal 21 Juli 2008 - sekarang di india dan merupakan salah satu film drama serial terpanjang.Film yang di tulis oleh Purnendu Shekhar, Gajra Kottary, Rajesh Dubey, Usha Dixit, Raghuvir Shekhawat akan menampilkan tiga aktris yang akan menjadi pemeran utama dari film Toral Rasputra ,Gracy Goswami dan Viren Vazirani.

Anandhi Episode 37

Jalan cerita atau Sinopsis "Anandhi Episode 37" yang tayang rabu 20 April 2016 bercerita tentang ,  Pratap mati di tembak perampok  ,Jelang pernihakannya, bus yang membawa Pratap dirampok. Perampok menembak mati Pratap.

Cerita lengkap "Anandhi Eps 37" dimulai dari , Bhairon meletakkan kepalanya di pangkuan Kalyani serta dirinya menumpahkan kesedihannya, Kalyani menghiburnya.Sugna mematung. Gehna memanggil supaya Sugna menonton Pratap untuk yang terbaru kalinya. Sugna menonton bunga yang ada di tangannya serta air mata mengalir dari kedua matanya. semua wanita menangis, Gehna mengangkat Sugna turun.

Masa-masa ketika dirinya bersama Pratap terkenang di matanya. Sugna datang mendekati Pratap serta duduk di sebelahnya. Suara Pratap menggema di kepalanya serta Sugna menangis terus keras. Bhairon serta Sumitra mengangkat Sugna pergi, para pria mulai mengeluarkan jasad Pratap.Sugna menangis memohon supaya tidak mengangkat Pratap berangkat darinya. jagdish memeluk Kalyani, Gehna menenangkan Anandhi, Sugna pingsan di pangkuan Sumitra.Jasad Pratap dimasukkan ke dalam bus, Orangtuanya menangis menonton anaknya yang ketika ini tidak bernyawa. Ibu Pratap ingat ketika dirinya memakaikan mehndi di tangan Pratap.

Bhairon, Vasant, Khajan, Madhav ikut dengan memakai jeep. Sugna didalam ruangan mengenang kembali masa-masa bersama Pratap,Bhagwati mengangkat dirinya turun. Semua pria berdiri di kawasan kremasi. Jasad Pratap sudah ditaruh di tumpukan kayu. Bhawari melepaskan semua perhiasan yang dirinya kenakan, Bhawri mematahkan gelang Sugna sementara  ayah Pratap menaruh api pada tumpukan kayu. Bhawri menghilangkan sindoor serta memakaikan selendang putih pada Sugna.

Sumitra mengangkat Sugna masuk kedalam, jasad Pratap sedang dikremasi. Bhairon, Vasant serta yang lain meninggalkan rumah Pratap.Bhairon menyalahkan dirinya untuk semua ini. Vasant mencoba meyakinkan Bhairon bahwa ini semua merupakan takdir.Sumitra share kesedihannya dengan Gehna. Sugna berdiri memandang cermin serta mengingat ketika Pratap memberikannya syal merah serta memuji kecantikannya.Sugna menyentuh wajahnya serta terkejut ketika menyadari bahwa dirinya berbusana serba putih, tidak mampu mendapatkan faktor ini Sugna menangis. Kalyani datang serta menenangkan Sugna.

Kalyani meminta pelayan membersihkan semua hiasan, para pria sudah tiba dari pemakaman. Bhairon datang ke kamar Sugna serta menonton dirinya menangis.Bhairon hanya mampu meletakkan tangannya di kepala Sugna, tidak mampu menonton pandangan Sugna serta meminta maaf.Sugna memeluk Bhairon serta menangis tersedu. Jagdish berusaha menenangkan. Semua orang berkumpul serta duduk di ruang utama, Kalyani berkata bahwa Sugna wajib nasib sebagai seorang janda serta mengikuti semua budaya serta kebiasaan dari janda.Kalyani berkata bahwa mulai ketika ini Sugna wajib tinggal di halaman belakang, memasak sendiri makanannya serta Sugna tidak boleh memasak memakai bumbu bahkan gula sekalipun.

Bhairon protes, Vasant juga berbicara, tetapi Kalyani tidak terbantahkan.Sumitra memohon supaya jangan melakukan faktor tersebut pada Sugna, apapun hukumannya dirinya yang akan menanggungnya tetapi jangan melakukan apapun pada Sugna. Kalyani tertegun diam.Kalyani berkata pada Sumitra bahwa semua budaya istiadat haruslah dipatuhi, bila ada pengecualian jadi dirinya tentu akan mengikuti itu semua.Kalyani juga membahas bagaimana bayangan kelam Phooli sudah merenggut kebahagiaan dari nasib Sugna, dirinya berharap semua orang mengerti bahwa yang dirinya perbuat tidak salah sama sekali. Bhairon berkata serta meminta supaya tidak ada yang menyalahkan Sugna, semua ini salahnya sebab membiarkan anaknya menikah di usia yang tetap sangat belia, apabila dirinya tidak melakukan pernikahan pastinya Sugna tidak butuh melewati cobaan ini.

Bhairon juga menambahkan bahwa dirinya tidak percaya pada semua ini serta bila kehidupan menjanda merupakan dosa jadi maasa merupakan salah satunya, tetapi kenyataannya maasa bukanlah menjadi dosa tetapi kebajikan bagi keluarga Bhairon. Kalyani bersikukuh bahwa dirinya akan tetap melaksanakan semua ritual semacam seharusnya, Bhairon berkata bahwa dirinya tidak akan membiarkan Sugna melakukan ini semua.

Demikian Sinopsis Anandhi Episode 37 , baca juga cerita sebelumnya Sinopsis Anandi eps 36 .Dan Tunggu selanjutnya Sinopsis Anandhi Episode 38 yang tayang di ANTV, kamis 21 April 2016

Subscribe to receive free email updates: