Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 108 senin 2 mei (ANTV)

Film "Efsun dan Bahar" (ANTV) merupakan film bergenrekan drama yang berasal dari Negara Turki.Drama Turki Efsun dan Bahar ini sudah di tayangkan di Turki pada 2014 yang lalu.Film drama serial ini di sutradarai oleh Merve Girgin dan di tulis oleh  Gul Abus Emerci, Ahmet Saatcioglu dan Ozer Cetinel.Film "Efsun dan Bahar" akan di tayangkan di stasion tv "ANTV" pada tanggal 16 Februari 2014 dan pertama kalinya hadir dii Indonesia.Dalam 1 Episodenya,film ini berdurasi 30 menit dan rencananya kan berjumlah 70 episode.

Efsun dan Bahar Episode 108

Sinopsis dan cerita "Efsun dan Bahar Episode 108ANTV yang tayang senin 2 mei 2016  becerita tentang ,Di Rumah sakit, dokter datang dan memberi tahu keadaan Ates sangatlah parah. Sangat sulit untuk selamat. Bahar yang mendapat kabar itu pun semakin sedih. dia melihat Ates yang tidak sadarkan diri di ranjang dengan dibantu alat-alat dokter. Bahar sangat berharap Ates bisa sembuh. Ates harus kuat karena dia tidak bisa hidup tanpa Ates. Ismail sendiri juga sedih melihat keadaan Ates.  Bahar keluar ditemani Ilyas.

Tiba-tiba Ismail keluar dan berteriak memanggil dokter. Dokter pun segera datang. Bahar kaget ada apa dengan Ates. Dokter langsung masuk dan memberi tindakan darurat pada Ates. Bahar yang tidak kuat ingin melihat Ates dia pun masuk dan saat itu Ates dalam kondisi sangat kritis. Betapa kagetnya bahar. Lalu perawat segera meminta semua keluar karena dokter akan melakukan tindakan pada Ates.

Ilyas keluar kemudian mengabari Nuran bahwa kondisi Ates sangat kritis. Di tempat tinggal, Efsun, Nuran dan Bucela sangat khawatir. Bucela berdoa agar Ates selamat. Ketika sedang panik ada tamu datang, Ternyata itu adalah Salih! Nuran kaget mengapa Salih kesini. Ternyata Salih menyesal atas perbuatannya. dia pun ingin mengembalikan uang kepada Bucela.

Di Rumah sakit, akhirnya dokter keluar setelah melakukan tindakan penyelamatan pada Ates. Untunglah Ates masih punya kesempatan hidup meskipun kemungkinannya sangat sedikit. bahar sedikit lega kemudian dia menelepon Efsun.Bahar kembali menengok Ates di ruangannya. Ates masih tidak bergerak sama sekali. Bahar bicara padanya dan berharap Ates bisa sadar kembali. Bahar memegang tangan Ates. Bahar membayangkan saat-saat indah bersama Ates. dia menangis dan mencium tangan Ates.

Di kantor polisi, Efsun datang menemui Jinggis. Efsun ingin menemui ayahnya. Kemudian Jinggis mengijinkan dan mengantarkan efsun ke tempat mehmet ditahan. Efsun bertemu ayahnya di sel. Efsun mengabarkan kondisi Ates dimana dia tadi baru dapat info dari Bahar. Ates telah ditemukan tetapi dia dalam kondisi kritis. Setelah itu Efsun pergi

Di butik, Hasret terpaksa mem-phk (pecat paksa) anak buahnya karena gedung akan dibongkar oleh Attahn Holding versi Hulya. Setelah semua dikemas, Hasret memberikan pesangon. dia lalu keluar bersama Rafika dan mengunci pintu butik. Hasret sangat sedih karena meski hanya sebentar butik ini memiliki kenangan dan harapan. Lalu mereka pulang dan turun tangga tiba-tiba barang bawaan Hasret terjatuh semua manik-manik dan payet tercecer. Untunglah ada beberapa anak yang tinggal di sana dan membantu Hasret memunguti kembali payet dan manik tersebut. tidak lama kemudian Hulya datang. dengan sombong dia pun tidak menghiraukan kesusahan yang dialami Hasret. Hulya lalu naik tangga.

Di Rumah sakit, Ates dipindah ruangan karena kondisinya semakin kritis. Saat itu Efsun dan Nuran juga telah ada di sana mereka memberi semangat pada Bahar. Ates diberi bantuan dengan sengat jantung. Setelah itu Ates dimasukkan ke dalam ruangan khusus.Seusai penanganan, dokter keluar dan memberi kabar kondisi Ates. Kondisi Ates saat ini belum ada banyak perkembangan. Kemudian Efsun dan Bahar diijinkan masuk melihat Ates. Saat itu Ismail ada di sana. Ismail mendapat telepon dari Jinggis. jinggis saat itu sedang melihat cctv berhubungan dengan kematian Yusuf. Ismail segera ke kantor polisi. Ada sebuah mobil putih di cctv. Di saat yang sama Salih di bengkelnya membuka penutup mobil yang kotor ternyata mobil putih yang ada di cctv tadi.

Di Rumah sakit, Bahar dan Efsun melihat Ates yang belum sadar. Tubuhnya penuh peralatan dokter. Tiba-tiba Bahar ingin jatuh kemudian Efsun menyuruh pewarat untuk memberikan Bahar suplemen. Bahar keluar diantar perawat lalu gantian Nuran yang masuk.Hulya dan Fulya ke kantor polisi menengok Mehmet. Ternyata Mehmet telah dibebaskan dengan jaminan. Fulya dan Hulya pun memeluk Mehmet. tetapi Mehmet tidak bersimpati dengan Hulya karena Hulya telah mengusir Hasret dari Yayasan.

Di Rumah sakit, Bahar terpaksa disuntik agar dia tetap kuat secara fisik. Kemudian tidak lama setelah itu Mehmet datang ke rumah sakit.Bahar kembali menemani Ates. Ates sedang berada di alam bawah sadar. dia berada dalam sebuah tempat dan memanggil ibunya. Kemudian dia bertemu ibunya. Ates berpelukan dengan ibunya. dia juga bertemu dengan ayahnya. Di alam bawah sadar itu ayahnya memberi semangat pada Ates sehingga di saat itu juga Ates sadar.

Demikian lah sinopsis kali ini ,semoga dapat membantu Baca juga Sinopsis "Efsun dan Bahar Episode terakhir (TAMAT) " .Terima kasih :)

Itulah Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 108  Baca juga sinopsis Sebelumnya yaitu Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 107 dan tunggu Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 109 yang tayang selasa 3 mei 2016

Subscribe to receive free email updates: