Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 102 (ANTV)

Film "Efsun dan Bahar" (ANTV) merupakan film bergenrekan drama yang berasal dari Negara Turki.Drama Turki Efsun dan Bahar ini sudah di tayangkan di Turki pada 2014 yang lalu.Film drama serial ini di sutradarai oleh Merve Girgin dan di tulis oleh  Gul Abus Emerci, Ahmet Saatcioglu dan Ozer Cetinel.Film "Efsun dan Bahar" akan di tayangkan di stasion tv "ANTV" pada tanggal 16 Februari 2014 dan pertama kalinya hadir dii Indonesia.Dalam 1 Episodenya,film ini berdurasi 30 menit dan rencananya kan berjumlah 70 episode.

Efsun dan Bahar Episode 102

Sinopsis dan cerita "Efsun dan Bahar Episode 102" ANTV yang tayang selasa 26 April 2016  becerita tentang ,di kantor polisi, Efsun, Nuran, Hasret serta Ilyas telah boleh keluar dari ruang kaca. Efsun malah berdebat dengan Nuran. setelah itu Efsun menemui Hasret serta sok kaget bilang ke Hasret bagaimana ayah dapat melalukan ini. setelah itu Ismail mendatangi Efsun. Setelah itu semua boleh pulang. Hasret pun ijin berangkat duluan.Di rumah Attahan, Hulya marah-marah dibagian keamanan rumah kenapa ini semua dapat terjadi. Sementara itu ada tukang kunci yang membetulkan kunci. Bahar serta Fulya telah sampai di sana. tidak lama Bahar dikabari oleh Ates jika Esma telah ditemukan serta kini mereka sedang berada di kantor polisi. Bahar serta Fulya sangat lega sekali.

Efsun serta Nuran telah sampai ke Gilincik. Meski Nuran marah-marah, dirinya masih saja tidak dapat membenci Efsun. Saat mereka mau sampai, tiba-tiba Bucela berangkat dengan terburu-buru. Efsun memanggilnya. Namun Bucela tidak mendengarkannya. Guleser bilang tadi ada telepon lalu Bucela keburu-buru pergi.Efsun serta Nuran tidak sehingga masuk rumah serta mereka mengikuti Bucela dengan cara diam-diam. Di jalan, Bucela kemudian naik bus. Efsun serta Nuran bingung. Mereka mencari taksi. Namun taksi tidak mau berhenti. Lalu mereka akhirnya mendapat bus juga.

Mehmet serta Ates kemudian mengangkat Esma ke panti. Pengurus panti berterima kasih pada Mehmet serta Ates. Setelah bersalaman Ates serta Mehmet pun pergi.Kembali ke bus. Bus Efsun serta Nuran berada di belakang bus yang ditumpangi Bucela. Efsun di dalam ceweret sampai membikin sopir kesal. Lalu mereka menonton Bucela turun serta Efsun pribadi bilang ke sopir untuk menurunkan mereka. Dan nyatanya Bucela berjumpa dengan lelaki yang diinterogasi oleh Ismail tadi namanya Salih.

Dan nyatanya Salih telah sukses memindahkan jasad Yusuf ketika semua orang tidak ada. Bucela melakukan ini semua supaya Ilyas tidak dipenjara. Bucela sangat sayang terhadap adiknya. Dan nyatanya Salih bahagia pada Bucela. Ia rela menantikan Bucela selagi ini. Salih juga memegang tangan Bucela ketika itu.Efsun serta Nuran kaget mereka pun bersembunyi sambil terus memantau Bucela dengan Salih. Setelah itu Bucela pun pergi.

Di kantor polisi datanglah Guleser atas panggilan Ismail. Guleser ditanyai mengenai keterlibatan Mehmet Emir Attahan dengan baginda Yusuf. setelah itu soal osman yang tidak lain merupakan suami Guleser yang berniat menghabisi Mehmet. Guleser pun berkata apa yang ia tahu soal Mehmet serta Usman lalu Guleser boleh pulang.Sementara itu di rumah besar, Mehmet pulang bersama Ates. Di rumah ada Fulya serta Bahar. setelah itu Mehmet mendapat telepon dari Hasret sementara Fulya mengantar Bahar serta Ates ke depan.

setelah itu Efsun serta Nuran telah kembali ke rumah. tidak lama kemudian Bucela pulang. Nuran pribadi marah-marah pada Bucela. Ilyas menyuruh istrinya damai dulu. Efun pun ikut-ikutan menyulut emosi Nuran. Nuran pun ceriwis menghakimi Bucela terhadap apa yang telah dilakukan Bucela dengan Salih. Persekongkolan apa lagi ini? ucap Nuran. Ilyas kemudian bertanya apakah benar kamu yang menyuruh Salih bersaksi di kantor polisi. Bucela pun menjawab benar. Dan pertarungan Bucela pun terus sengit. Efsun hanya dapat memegangi kepalanya.

Mehmet mendatangi butik Hasret. Mereka kemudian berbincang sambil jalan-jalan di kawasan Yayasan. Hasret sendiri tampak kecewa ketika itu ketika berbincang dengan Mehmet. Usai percakapan Hasret pun kembali ke butik kemudian Mehmet menelepon kantor polisi serta bicara dengan Ismail. Sepertinya Mehmet emosi pada Ismail.

Sakine datang di Gilincik. setelah itu Sakine bersama Nuran serta Efsun ngobrol di luar menuturkan persoalan yang terjadi. Sakine kemudian menonton galian makam Yusuf yang telah digali oleh polisi dengan buldoser. tidak lama kemudian Guleser pulang dengan wajah kecewa serta menangis. Ia bilang ia baru saja ke kantor polisi serta Ismail menanyainya soal Osman serta baginda Yusuf. Nuran marah-marah melainkan Efsun malah membela Ismail serta itu membikin Nuran emosi. Lalu Efsun keburu berangkat sebelum Nuran melemparnya dengan batu.

Malam harinya Muge berkencan dengan Bens. Sekali lagi Bens mau memanfaatkan Muge. Mereka berkencan naik mobil. Di mobil, Bens membelai rambut Muge. setelah itu mereka sampai ke suatu restoran. Baru saja turun, Hulya menelepon Muge. Muge pun bilang ia sedang bersama Bens. Hulya percaya sebab menduga Bens orang yang baik.Usai bicara dengan Bens. Efsun datang. Dan Hulya sengaja mencari persoalan lagi dengan Efsun. Ia bilang soal Bahar serta Ates yang terus mesra. Efsun sebetulnya malas adu ekspresi lagi dengan Hulya. ia pun masuk kamar. Ia mau berangkat bersama Fulya serta Mehmet untuk makan malam.

Di Gilincik Bahar datang di ketika Bucela, Ilyas serta Nuran ngobrol di ruang tamu. Bahar Cuma sebentar ia hanya ingin tahu berita orang tuanya. Setelah mendapat telepon dari Ates, Bahar pun ijin pulang. Saat itu Bahar serta Ates mau ke restoran memenuhi undangan Mehmet.Di restoran, Efsun, Fulya serta Mehmet makan malam bersama. Lalu datanglah Ates bersama Bahar. Saat makan malam itu suasana malah kacau sebab Efsun emosi dengan Mehmet. Bahar mencoba menenangkan Efsun. Kemudian Mehmet menyuruh Efsun tenang.

Saat itu Salih berada di luar restoran mencari Mehmet. Ia dicegah oleh keamanan. Salih bilang terhadap keamanan bahwa ia mau berjumpa Mehmet. Setelah mendapat ijin, akhirnya Salih masuk serta berbincang dengan Mehmet. Salih ketika itu menuduh Mehmet yang menghabisi Yusuf serta membikin Mehmet emosi lalu mengusir Salih. Mehmet pun berdiri untuk berjaga-jaga. Lalu Salih pun kemudian berangkat dari restoran.

Itulah Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 102  Baca juga sinopsis Sebelumnya yaitu Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 101 dan tunggu Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 103 yang tayang rabu 27 April 2016

Subscribe to receive free email updates: