Wednesday, April 27, 2016

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 103 rabu 27 April (ANTV)

Film "Efsun dan Bahar" (ANTV) merupakan film bergenrekan drama yang berasal dari Negara Turki.Drama Turki Efsun dan Bahar ini sudah di tayangkan di Turki pada 2014 yang lalu.Film drama serial ini di sutradarai oleh Merve Girgin dan di tulis oleh  Gul Abus Emerci, Ahmet Saatcioglu dan Ozer Cetinel.Film "Efsun dan Bahar" akan di tayangkan di stasion tv "ANTV" pada tanggal 16 Februari 2014 dan pertama kalinya hadir dii Indonesia.Dalam 1 Episodenya,film ini berdurasi 30 menit dan rencananya kan berjumlah 70 episode.

Efsun dan Bahar Episode 103

Sinopsis dan cerita "Efsun dan Bahar Episode 103" ANTV yang tayang rabu 27 April 2016  becerita tentang ,Arda akhirnya hingga rumah sambil marah-marah pada Muge. Muge eksklusif berlari memanggil Mamanya. Muge memperlawankan pada Mamanya kalau Arda memukul Bens. Muge marah serta masuk kamar. Hulya sendiri malah membela Muge sebab Bens itu baik. Dan Arda pun bilang aku yang lebih tahu soal Bens. Arda emosi serta juga masuk kamar. Malam itu usai.Paginya Bahar sudah hingga ke Gilincik. Ia menceritakan kejadian tadi malam dimana Salih mendatangi Mehmet serta mengancam dikala di restoran. Tampak Bucela bimbang sebab ini di luar kontrol Bucela. terus Bahar ijin pergi.

Saat Bahar berangkat kemudian Nuran bertepuk tangan menyindir Bucela. bravo!!.bravo!!. rencanamu sukses Bucela. terus Bucela serta Nuran kembali bertengkar. Sakine yang ada di situ malah asik makan camilan.Mehmet mendatangi Salih di bengkelnya. Mehmet mengundang Salih bicara. Mereka berdebat serta saling ancam bahkan Salih menuding-nuding Mehmet. Mehmet juga tidak terima serta memegang tangan Salih.

Adu fisik Cuma hingga disitu. Salih tidak takut pada Mehmet hingga kemudian Mehmet pergi. terus Salih menyuruh anak buahnya untuk mengambil telepon. Salih pun menelepon seseorang.Di kantor polisi Ismail mendapat laporan kembali dari anak buahnya Si Pelontos. Kasus Yusuf ini terbukti rumit pikirnya.Sementara Bahar serta Ates sudah menantikan Mehmet di depan panti untuk menjemput Esma. Mereka agak kawatir kok Mehmet tidak kunjung datang. Dan Mehmet pun tiba.

Bahar serta Ates lega. Ates bilang dari mana Mehmet? Mehmet pun bilang aku baru saja menemui Salih di bengkelnya. terus Esma keluar diantar pengurus panti. Bahar serta ares eksklusif menciumnya. Kemudian Esma tersenyum mereka pun berangkat Esma digandeng oleh Mehmet.Ismail serta anak buahnya mendatangi suatu rumah dengan mengangkat surat geledah. Penghuninya merupakan orang tua. Sesudah itu polisi eksklusif menggeledah rumah itu. Salah satu polisi menemukan suatu kantong kresek yang isinya mencurigakan. Ismail pun lansung mengeceknya. Dalam plastik kresek berisi tanah itu nyatanya ada dompet Yusuf serta teleponnya.

Kemudian Esma dibawa ke rumah besar dimana sudah disiapkan pesta kejutan untuk Esma. Rumah besar sudah dihiasi dengan balon warna-warni. Hulya menyambut Esma serta mencium Esma. Hulya juga menemui Hulya serta bahagia dengan Esma. Efsun ngisruh datang dengan bunyi keras sambil memegangi balon-balon melainkan ia bersikap baik pada Esma. Dengan gayanya yang sok bersahabat Efsun pun bisik-bisik pada Esma serta bilang ada nenek penyihir di sini (ditujukan pada Hulya) serta Esma pun tersenyum serta kemudian memeluk Bahar. terus agenda pun dilanjutkan dengan makan kue. Tampak pengasuh Esma yang juga hadir sangat bahagia menonton keadaan ini.

Sayang sekali. lagi asik-asiknya perayaan tiba-tiba Ismail bersama anak buahnya mendatangi rumah Attahan. Mereka bilang sudah ditemukan Handphone serta dompet Yusuf. Kemudian polisi meminta Mehmet ikut dengan mereka. Mehmet pun menyetujui serta berangkat dengan kendaraan beroda empat polisi. Ates mengikuti Mehmet dengan mobilnya sementara Bahar menjaga Esma di dalam.Tak lama Efsun eksklusif menelepon Nuran serta berkata kalau Mehmet baru saja dibawa ke kantor polisi oleh Ismail. Nuran serta Bucela pun kaget. terus mereka pergi.

Malamnya di kantor polisi Mehmet diperiksan serta Ates mendampinginya serta akan menjadi pembela terdakwa resmi Mehmet apabila Mehmet mau dijadikan tersangka. Fulya serta Bahar juga datang serta menantikan di luar dengan cemas. tidak lama Hasret juga datang. Hasret pun mendatangi Fulya serta berkata Fulya wajib sabar. Fulya sendiri kemudian meletakkan kepalanya di bahu Hasret sebab ia sangat bersedih. tidak lama Ates keluar melainkan sepertinya tidak mengangkat berita baik. Mereka tetap menantikan proses pemeriksaan.

Sementara di rumah, Hulya juga kecewa sebab kakanya ditangkap. Nyonya Edibe juga menangis . Dan semua cemas kecuali Efsun. Efsun hanya berpura-pura kecewa kemudian Nuran datang ke rumah. Nuran mengucap turut bersedih bahkan Efsun kemudian mendekati Hulya serta berniat menghiburnya serta mengelus pundah Hulya. Efsun bahkan menyenderkan kepalanya di bahu Hulya.terus Nuran serta Efsun ijin pergi. Di luar ia mengobrol dengan Bucela. terus mereka bertiga pun berangkat bersama mendatangi Salih.

Demikian lah sinopsis kali ini ,semoga dapat membantu Baca juga Sinopsis "Efsun dan Bahar Episode terakhir (TAMAT) " .Terima kasih :)

Itulah Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 103  Baca juga sinopsis Sebelumnya yaitu Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 102 dan tunggu Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 104 yang tayang kamis 28 April 2016

Artikel Terkait

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 103 rabu 27 April (ANTV)
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email