Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 107 minggu 1 mei (ANTV)

Film "Efsun dan Bahar" (ANTV) merupakan film bergenrekan drama yang berasal dari Negara Turki.Drama Turki Efsun dan Bahar ini sudah di tayangkan di Turki pada 2014 yang lalu.Film drama serial ini di sutradarai oleh Merve Girgin dan di tulis oleh  Gul Abus Emerci, Ahmet Saatcioglu dan Ozer Cetinel.Film "Efsun dan Bahar" akan di tayangkan di stasion tv "ANTV" pada tanggal 16 Februari 2014 dan pertama kalinya hadir dii Indonesia.Dalam 1 Episodenya,film ini berdurasi 30 menit dan rencananya kan berjumlah 70 episode.

Efsun dan Bahar Episode 107

Sinopsis dan cerita "Efsun dan Bahar Episode 107ANTV yang tayang minggu 1 mei 2016  becerita tentang ,Bahar mengangkat telepon dan hanya mendengarkan tanpa mengatakan sesuatu, bahar meletakkan hanponenya, nuran dan efsun terdiam penasaran, bahar tersenyum dan mengatakan ditemukan korban kecelakaan dan berada di rumah sakit, nuran dan efsun tersenyum lega, bahar bergegas pergi dengan ilyas, sdng nuran dan efsun terus berdoa untuk ates .

DIbengkel, mucella tiba didepan ruang salih, mucella mendengar pembicaraan salih dan melihat salih sdng memukuli pekerjannya, pekerjanya takut ketawan polisi atas apa yang ia kerjakan terhadap ates, salih pun terus memukuli, mucella kaget kemudian masuk, mucella berteriak "yettaaar" cukup salih, salih kaget dan menyebut mucella, mucella langsng menenangkan pekerjanya saluh dan membawanya keluar, mucella masuk dan melabrak salih, mucella mengeluarkan uang dan melemparkan ke wajah salih sampai uang pun berserakan, salih pun hanya terdiam Efsun dan nuran keluar dari pondok attahan, efsun mencium nuran dan pamit akan pulang ke rumah attahan, dari jauh efsun melihat hulya dan arda yang akan menghampirinya, hulya marah - marah ke efsun terkait penggelepan uang melalui onur, hulya membentak dan melabrak efsun, efsun dan nuran pun kaget dan terdiam nunduk, fulya dan beyza pun datang memperhatika

 Dirumah sakit, ismail ilyas dan bahar tiba, ismail bertanya ke suster korban kecelakaan yang baru ditemukan , susterpun langsng mengantarkan ke lantai dua dan menunjuk ke kamar yang paling ujung, bahar menatap dengan penuh harapan, bahar berjalan perlahan , ismail dan ilyas pun mengikuti dibelakang, bahar tiba didepan kamar, bahar memejamkan mata dan menggenggam erat cincin ates yang dijadikan kalung berharap korban ity adalah ates, bahar membuka pintu perlahan dan mendorongnya, terlihat ates terbaring, bahar pun langsng masuk dan memanggil nama ates, bahar menangis di samping ates, bahar mengatakan sesuatu ke ates, ilyas pun menenangkan bahar, suster datang dan ismail bertanya keadaan ates, suster pun menjawabnya, bahar menangis mendengar jawaban dari suster dan mengatakan sesuatu ke ates,

BACA JUGA : Sinopsis Fatmagul 

Dirumah attahan, hulya masih memarahi efsun, nuran mengatakan sesuatu, efsun menjawab perkataan hulya, hulya pun semakin emosi dan arda menenangkannya, arda membentak nuran yang membela efsun, fulya menahan arda, mucella datang dan melawan hulya, mucella hampir menampar hulya, mereka pun berdebat, efsun nuran mucella pun masuk kepondok, mereka berdebat, mucella menceritakan kejadian di tempat salih, efsun bertanya dan yakin bahwa yang mencelakakan ates salih, mucella pun mengangguk "iyaa"

Dirumah sakit, bahar masih menatap ates, dokter datang mengatakan sesuatu, bahar kaget dan menangis mendengar perkataan dokter, ilyas menenangkan bahar dan menguatkannya, ilyas mengajak bahar keluar, ismail pun mendekati ates kemudian menangis dan mengatakan sesuatu, ilyas dan bahar masih termenung diluar dan mengungat kejadian dilaut (lagu kiteniyorum) ismail keluar dan berteriak memanggil dokter (dokter acil..acil) darurat..darurat.. bahar dan ilyas panik, bahar memaksa untuk masuk, tetapi ilyas menahannya, bahar pun menangis dipelukan ilyas, dokter pun datang dan segera menangani ates, salah seorang suster keluar memanggil tim darurat, bahar panik dan berlari masuk bahar menangis melihat keadaan ates, suster pun menyuruh mereka keluar, tangisan bahar pun gak pernah henti

 Dipondok attahan, mucella bertanya sesuatu ke nuran mengenai ates, nuran menjawabnya, nuran menerima tlp dari ilyas, ilyas mengatakan ates sudah ditemukan, nuran senang bukan main, tetapi ilyas mengatakan keadaannya masih sangat kritis, nuran pun kembali sedih dan menangis. DiRS dokter keluar dan mengabarkab keadaan ates yang smakin kritis, bahar terduduk lemas dan menangis, ilyas menguatkan bahar dan menenangkannya

Di pindok attahan, mucella terus berdzikir dengan tasbihnya, nuran masih bolak balik menyebut nama Allah dan mengatakan sesuatu, efsun datang dan terus mengoceh, nuran kesal dan memarahiny, mereka pun berdebat.seseorang mengetuk pintu, nuran pun membukakanny, nuran keget kedatangan salih, efsun keluar dan mengatakan sesuatu, mucella pun keluar dan menarik salih kedalam, mucella memarahi salih,nuran menenangkan mucella, mereka pun bertengkar, mucella membentak salih dan mengusirny, salih kesal dan langsng melempar uangny ke meja, semuany kaget dan terdiam salih pun pergi

Di RS semua masih menunggu, dokter keluar dari ruang ates, bahar langsng bertany keadaan ates, dokter mengatakan ates harus dibawa ke rumah sakit yang lebih memungkinkan karna keadaanny yang smakin kritis, ilyas pun langsng bahar menyuruh menelpin efsun , bahar segera menelpon efsun dan memberikan kabar ates, efsun pun menjawab perkataan bahar dan bergegas pergi, bahar masuk keruangan ates dan mengatakan sesuatu ke ates, bahar mencium tangan ates dan mengingat kembali kenangan indah bersamanany

Dikantor polisi, efsun datang dan memohon untuk bertemu dngan mehmet, cengis pun bertany sesuatu, efsun menjelaskab keadaan ates yang harus dibawa keluar negri, cengis mengerti dan mengantarkan efsun ke tempat mehmet, efsun langsng memeluk meheet dan mengatakan tentang keadaan ates, efsun menangis dan mehemt menenangkanny, efsun berterima kasih dan mencium mehmet , efsun pun pergi, mehmet mengatakan sesuatu dngan emosi dngan cengis .dilosmen, arda dan hulya sedang memantau, hamid dan temanny mengatakan sesuatu tentang ates, hulya berhenti dihadapanny, hamid pun pergi, hulya dan arda berpapasan dngan onir dan tn senar, hulya kesal melihat onur dan memecatny, hulya meminta smua berkas yang onur pegang, onur pun memberikanny dan pergi

Diruang hasre, semua sedang merapihkan barangny , hasrr menatap foto bersama bahar, hasret memberikan kenangan itu ke zeynab pekerja ny, semua pun cipika cipiki dan pergi, hasret dan refika keluar membawa banyk gembolan, ketika turun, satu gembolan yang dibawa hasre jatuh, hamid and cs datang menolong hasret, hasret duduk lemas ditangga dan menangis, hulya datang mengatakan sesuatu kemudian pergi .Dilapter, helikopter terbang membawa ates yang akan dipindahkan dirumah sakit intern,  bahar nuran efsun mucella mengiringi ates yang akan dibawa ke ruang ugd, bahar menangis dan efsun pun menenangkanny, efsun mencium bahar, dokter segera menangani ates, ismail dan ikyas datang, ilyas mengatakan sesuatu ke bahar, ponsel ismail pun berbunyi, cengis mengabarkan laporan cctv tentang mobil putih yang memarkirkan mobilny didepan rumah musim panasny mehmet

DI bengkel, salih membuka terpal yang menutupi mobilny, salih memanggil pekerjanny dan menyuruh melakukan sesuatu. Dirumah sakit, bahar dan efsun menatap ates dari luar, bahar mengatakan sesuatu dan menangis, efsun menguatkan dan meyakinkan bahar yang putus asa, bahar pun menangis dan hampir pingsan, efsun memanggil suster untuk memmriksa bahar, efsun menatap ates dan mengatakan sesuatu, nuran datang dan mendengar perkataan efsun, nuran memarahi efsun dan menyebut nama ismail, mereka pun berdebat

Demikian lah sinopsis kali ini ,semoga dapat membantu Baca juga Sinopsis "Efsun dan Bahar Episode terakhir (TAMAT) " .Terima kasih :)

Itulah Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 107  Baca juga sinopsis Sebelumnya yaitu Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 106 dan tunggu Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 108 yang tayang senin 2 mei 2016

Subscribe to receive free email updates: