Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 81 (ANTV)

Sinopsis dan cerita "Efsun dan Bahar Episode 81" ANTV yang tayang Selasa 5 April 2016, pada episode ke 81 bercerita tentang ,Suara pistol yang mengelegar. Bahar sangat panik. Namun untunglah kak ates ini hebat. Ia tidak apa-apa serta si brewok mafia malah yang terluka lalu polisi menangkapnya. Bahar pun segera memeluk ates. Ia bahagia sebab ates selamat.

Efsun dan Bahar Episode 81

Kemudian di gilincik semua orang terdiam. Lalu hasret serta rafika pamit. Sakine juga pamit. Setelah itu bucela efsun serta Nuran berkata tentang baginda yusuf. Bucela marah-marah pada nuran serta nuran hanya terdiam tidak sanggup menjawab. Namun efsun membela ibunya dengan verbal ceriwisnya. Bucela marah masuk kamar serta sepertinya mau pergi. Efsun segera menutup pintu kamar serta menguncinya. Bucela pun marah-marah dari dalam kamar.

Sementara polisi mengintrogasi mafia brewok. Si brewok tetap tetap belum mau bicara soal komplotannya. Sementara bahar serta ates menantikan di ruangan kantor polisi. Ismail kemudian datang menemui mereka. Dan sepertinya memberi berita baik sebab bukan ilyas yang membunuh necati. Ini ada hubungannya dengan sindikat si brewok tadi. Tapi semua tetap akan di proses. Bahar serta ates sangat senang.

Bahar lalu menelepon efsun serta melaporkan situasi terkini soal ilyas. Ia berteriak bahagia serta bucela juga mendengar dari dalam kamar. Mereka ini tetap saling tawar menawar. Bucela dibukakan pintu tetapi haris jaga rahasia. Namun akhirnya nuran serta efsun membukakan pintu. Bucela menangis bahagia sebab adiknya akan segera bebas.

Dan tidak lama sampailah bahar ke gilincik bersama ates. Semua orang keluar untuk mendengar berita baik pribadi dari verbal ates. Semua tersenyum sebab ilyas akan bebas. Dan pagi harinya ilyas pun dibebaskan. Ates telah menantikan di pintu. Sementara di luar penjara semua keluarga telah menantikan ilyas. Saat ilyas keluar semua orang pun memeluknya nuran bahar efsun serta bucela. Tak lupa mereka berterima kasih pada ates.

Di rumah attahan. Beyza kembali ditanya Hulya soal efsun. Ada juga nyoya edibe. Beyza tetap menyimpan rahasianya sih meskipun ia sebetulnya sangat takut. Lalu usai diinterogasi beyza ke dapur serta segera minum air putih sebab gugup.

Sisi lian ilyas hingga rumah. Sakine hasret serta guleser telah menantikan serta mereka seang. Onur juga datang untuk memberi ucapan bebas. Lalu ates akan pamit serta ilyas berterima kasih padanya. Semua orang juga. Hanya onur yang terbengong. Bahar mengantar ates ke depan. Mereka sedang saling peluk cium. Efsun serta Onur menonton mereka dari jendela serta prengat prengut cemburu hi hi,

Pagi itu Mehmet ke butik hasret. Gedung tua yang dijadikan yayasan ini sedang di renovasi. Kemudian Mehmet masuk ke butik. Ia hanya sebentar ke situ. Lalu ia ke kantor yayasan. Di sana telah ada medic ates serta juga bahar. Mehmet pernah berkata selamat untuk keleluasaan ilyas pada bahar.  Kemudian ia pun berangkat dengan Medic.Sementara itu polisi melakukan penggerebekan ke markas mafia. Pintu dijebol dengan linggis serta semua masuk. Polisi menggeledah barang serta menemukan emas milik efsun yang diembat necati dulu.

Di rumah attahan Hulya sedang ngomon dengan ibunya. Lalu efsun datang. Biasa Hulya serta Efsun debat lagi. Hingga kemudian datanglah Fulya bersama mehmet. Efsun menonton bila mehmet serta Hulya datang jadi ia pun berlagak ngomong lembut biar terlihat baik di depan ayahnya. Lalu efsun pun ijin akan pergi.Di butik hasret bahar serta ates masuk. Ates bersama anak kecil membawakan teh untuk para pekerja di butik hasret. Lalu ates pamit serta bahar kembali bekerja.

Di gilincik. Nuran telah ke rumah sakine. Sakine sendiri telah menyebarkan teh untuk nuran. Lalu Nuran mendapat telepon dari efsun yang melaporkan situasi di rumaha attahan khususnya berita si pirang hulya telah berantakan ha ha. Dan Efsun ngajak Nuran ikut belanja dengannya.

Sementara di rumah Gilincik ilyas berbincang dengan Bucela. Oh pantes nuran tidak betah di rumah ha ha Bucela tetap di gilincik sih. Bucela sih ngomongin soal nuran. Dia dari dulu emang udah benci dengan Nuran.Sisi lain bahar serta Hasret telah kembali  ke rumah hasret. Bahar sedang menjajal pakaian bikinan hasret. Saat bahar memakainya , alangkah terkejutnya Hasret sebab Bahar tampak bagus sekali dengan gaun hitam berhias berlian itu, kak bahar sih emang bagus kaleee,.

Lalu adegan berpindah ke efsun serta Nuran sepulang belanja. Efsun mengangkat tas belanjaan yang tidak sedikit gitu. Nuran sih pingin dibeliin baju hangat sebab bajunya telah mulai kusut serta sobek. Mereka jakan lagi. Dan efsun menonton suatu gaun di pajang di depan toko. Efsun sangat suka dengan gaun itu. Mereka pun mengomentari gaun tersebut serta biasa efsun serta nuran saling nrucus di depan toko jadi penjaga toko keluar serta memperingatkan jangan ribut disini. Penjaga toko juga memandang baju nuran yang kauak orang miskin. Efsun marah marah pada penjaga toko. Ia bilang kami akan membeli barang di tokomu berapapun harganya. Lalu efsun dengan sombongnya pun masuk ke toko itu.

Rampung belanja mereka pulang ke gilincik serta di jalan baju hangat nuran telah diganti yang baru. Belum hingga masuk ke rumah mereka berpapasan dengan polisi ismail. Efsun menunjukkan semua barang bawaanya ke nuran serta menyuruh nuran masuk. Lalu ismail menanyakan soal emas kepingan terhadap efsun. Wajah efsun pribadi berubah menonton kepingan emas itu. Ga tahu ya , efsun malah marah-marah serta masuk ke rumah meninggalkan ismail sendiri.

Itulah Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 81.  Baca juga sinopsis Sebelumnya yaitu Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 80 dan tunggu Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 82 yang tayang Rabu 6 April 2016

Subscribe to receive free email updates: