Friday, April 8, 2016

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 87 (ANTV)

Sinopsis dan cerita "Efsun dan Bahar Episode 87" ANTV yang tayang Senin 11  April 2016, pada episode ke 87 bercerita tentang ,Sakineh Mucella serta Ilyas memperhatikan kondisi Nuran dari balik kaca sambil bercakap cakap penuh kesedihan.Bahar serta Ates kemudian datang ,Bahar pribadi memeluk Ilyas dari belakang sambil keduanya bercakap cakap.Efsun datang menemui Ismail ,ia melaporkan bibinya ,Deniz mengatakan sesuatu.Efsun memarahinya sambil melempar sesuatu kearahnya.Ismail menyuruhnya pergi, Efsun serta Ismail terlibat percakapan.Efsun semakin menangis.Ismail merangkulnya serta membawanya berangkat keluar.Diluar Ismail kembali bertanya ,Efsun menjelaskannya dengan damai sambil menangis.Ismail bersimpati serta memeluknya ,Efsun yang menyadari faktor itu segera melepaskan pelukan Ismail.

Efsun dan Bahar Episode 86 ,Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 86

Hulya terlibat perdebatan dengan Fulya.Mehmet mengatakan sesuatu pada mereka.Ates serta Bahar berada tidak jauh dari mereka.Sakineh bersama mereka.dan ketiganya bercakap cakap.tidak lama kemudian.Efsun datang bersama Ismail.ia mengatakan sesuatu pada mereka.Arda berucap sesuatu.Hulya maju serta menjelaskannya pada Efsun..Efsun menyimaknya sambil menangis.semua mendengar penuturan Hulya..Ismail mengatakan sesuatu pada mereka semakin ia pergi..Efsun pun berangkat dari segi yang berbeda.Ilyas semakin menangis menonton kondisi Istrinya.Mucella hanya membisu melihatnya.Sedangkan Efsun menonton bersama Hasret .ia semakin menangis.Bahar menonton dengan didampingi Ates.Sakineh menonton seorang diri.ia menangis menonton kondisi sahabatnya.terakhir Ilyas Efsun serta Bahar menonton kondisi Nuran dengan cara bersamaan.

Pagi pun tiba ,Hasret semakin menenangkan Efsun yang semakin saja menangis.Dokter datang.semua menghampirinya serta Dokter menawarkan penjelasan.semua bahagia serta saling berpelukan.Efsun juga mencium tangan sang Dokter.Efsun serta Bahar berpelukan penuh kebahagiaan.Ismail bercakap cakap dengan Deniz.Efsun mendekati Nuran.keduanya bercakap cakap.Bahar Ates Ilyas Mucella serta Sakineh berada disana pula.Sakineh serta Mucella berucap sesuatu pada Nuran.Nuran menjawabnya.tidak lama kemudian Hulya datang bersama Mehmet serta Fulya.Efsun marah serta berucap sesuatu.Mehmet menghentikan Efsun.Hulya kembali mengobrol.Efsun kembali berceloteh panjang lebar dengan bunyi lantang pada Hulya.

Nuran mengatakan sesuatu.terus Efsun mendekati Nuran.Hulya mengucapkan sesuatu pada Nuran.Nuran menjawabnya.terus Hulya berkata pada Efsun.Efsun hanya diam.ia semakin mengatakan sesuatu.kemudian semua berangkat kecuali Efsun.Efsun mulai protes pada Nuran.keduanya terlibat percakapan.Nuran pun berteriak kesakitan sebab semakin mendengar celoteh Efsun.namun Efsun bukannya membisu malah semakin berbicara..Efsun menciumi ibunya dengan penuh suka ria.Efsun mengangkat Ibunya kerumah besar itu.Hulya menyambutnya.Bahar serta Ilyas menuntun Nuran.Nuran kesakitan.Efsun mengatakan sesuatu.terus Nuran dituntun menuju shofa.ia semakin kesakitan.Efsun Ilyas serta Bahar menangani Nuran.sementara Ny.Edibe tidak suka dengan kondisi itu.ia ngobrol dengan Hulya.Fulya yang mendengarnya ikut berbicara.Hulya menjadi kesal..Nuran kembali mengatakan sesuatu.Ilyas mencopot sepatu serta kaos kaki Nuran.Hulya jijik melihatnya.

Efsun berucap sesuatu yang membikin Hulya tidak habis pikir..Ilyas pun berangkat seusai usai menangani Nuran.ia menghampiri Mucella yang berada diluar.Mucella mengatakan sesuatu pada Ilyr.Ilyas hanya diam.tak lama kemudian Bahar keluar.ia bercakap cakap dengan Ates lumayan lama.terus masuk kedalam mobil.dan mereka berangkat dari sana.Sakineh menyapa Guleser.keduanya bercakap cakap .terus Sakineh pergi.ia pulang ke rumahnya.ia mendapati suatu surat serta suatu nomer.ia membacanya.ia pun menjadi lemas seusai membacanya.ia ngomong sendiri sambil menangis.Setelah itu ia masuk kedalam rumah.

Hulya mengatakan sesuatu pada Ibunya.Fulya menampik perkataannya.Ia mengatakan sesuatu..Hulya kembali berbicara.ia mengatakan ttg Asim.percakapan berlanjut.Hulya marah pada Fulya.saat Fulya berucap sesuatu.Edibe ikut ngobrol..ia mengatakan mengenai Hasret.Fulya menjadi takut.ia berkata setengah terbata bata.Edibe melanjutkan perkataannya.Hulya tersenyum puas.ia juga berkata pada Fulya.Mehmet datang.ia bertanya.Hulya menjelaskannya pada Mehmet..Mehmet mengatakan sesuatu.terus Fulya segera pergi.Ates menghampiri Sinem yg sedang bekerja.keduanya bercakap cakap.Sinem melepas helmnya semakin berangkat bersama Ates.ia ke Ruang kerja Ates.terjadi pembicaraan antara keduanya.

Mucella berjalan bersama Ilyas.keduanya bercakap cakap.mereka berjumpa dengan Hasret serta Refika.keempatnya terlibat percakapan.Ismail datang.ia menghampiri Hasret.ia mulai bertanya tanya.Ilyas ketakutan.Ismail semakin menanyakan ttg Yusuf pada Hasret.Hasret menjawabnya..Hasret menjadi kesal.ia menegaskan sesuatu pada Ismail..Ismail semakin bertanya ttg Nuran.Ilyas menjelaskannya.lalu Ismail pergi.Usai semuanya.Bahar membayarnya.Onur menghampirinya.Bahar terkejut.terjadi perbincangan canggung diantara keduanya.Setelah lumayan lama Bahar pun pergi..Onur menonton kepergian Bahar sambil mengatakan sesuatu.

 Efsun memelihara Nuran.Hulya Edibe tidak suka melihatnya.Beyza menyajikan sesuatu sambil berkata..Nuran mengatakan sesuatu.Efsun protes pada Beyza.Beyza kembali mengangkat makanannya.Hulya mengatakan sesuatu pada Beyza dengan menyatakan nama Nuran.Beyza tersenyum semakin pergi.Arda datang.ia berucap sesuatu.Efsun menjawabnya serta mendekatinya.ia semakin berceloteh sambil tertawa.Arda kembali berbicara.Fulya serta Hulya menjawabnya.Fulya serta Hulya pun berdebat..Mehmet datang.ia marah pada Hulya.Hulya membela dirinya.ia membuka rahasia Fulya yg semenjak lama mengenal bahwa sebetulnya Hasret tetap hidup.Mehmet terkejut.Efsun serta Nuran membaca pertengkaran mereka.Mehmet bertanya pada Fulya.Fulya menangis.Hulya merasa puas.

Mehmet mengatakan sesuatu pada Edibe serta Fulya.Fulya berusaha menjelaskannya.namun Mehmet sedih serta pergi..Fulya mengejarnya..Fulya berusaha membahas semuanya.Mehmet masuk kedalam kendaraan beroda empat serta berangkat dari sana.ia tidak mempedulikan teriakan Fulya.Emre menemui Ates di Cafe.keduanya bercakap cakap.Ates,menunjukkan surat.Emre kembali marah. Percakapan berlanjut.Emre merobek surat tersebut.ia mengatakan sesuatu semakin pergi.Efsun berkata dengan Nuran diruang tamu.keduanya nampak serius..percakapan berjalan lumayan lama.tidak lama kemudian handphone Efsun berdering.Efsun mengangkatnya.

Itulah Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 87.  Baca juga sinopsis Sebelumnya yaitu Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 86 dan tunggu Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 88 yang tayang Selasa 12 April 2016

Artikel Terkait

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 87 (ANTV)
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email