Sinopsis Uttaran Episode 196 (ANTV)

Sinopsis Uttaran Episode 196 yang tayang Minggu 3 April 2016 bercerita tentang ketika di mana Akash bertanya mengapa ... mengapa meethi melakukan semua ini untuknya? Meethi menjawab sebab meethi mencintai akash serta mampu melakukan apa saja untuknya. meethi mengatakan tapi apabila sesuatu terjadi padaku jadi apa yang akan kau lakukan? akash menjawab bahwa aku hanya mampu kehilangan nasib mu atas semua ini. Tapi apabila mampu menyelamatkan nasib mu serta memperpanjang kemudian apa saja aku perbuat untuk mu. akash meminta meethi untuk tak melakukan faktor semacam ini lagi. Mereka berdua pelukan serta keduanya mengatakan aku mencintaimu satu sama lain.


Akash berpikir dalam pikiran (evilly) aku akan memperlihatkan keluarga mu menderita sama dengan maiyya ku yang wajib hadapi penderitaan-nya dalam hidup-nya. Aku tak akan membiarkan mu nasib bahagia. Aku bahkan tak akan membiarkan kematian datang atas balas dendam kami.
akash meminta meethi untuk megganti pakaian-nya serta berangkat untuk memperoleh makanan untuk-nya seusai mencium kening-nya. Meethi boliyan bermain di latar belakang sebab Meethi ingat bagaimana mereka berjumpa serta jatuh cinta & tersenyum.

Sementara di Lantai bawah, maiyya mengehentikan Akash. maiyya memuji performa aktingnya serta mengatakan bahkan maiyya berpikir sejenak bahwa kau telah sangatlah jatuh cinta terhadap Meethi. aku merasa canggih seusai menonton Meethi mencicipi sakit begitu tak sedikit di-hari ini ... .itu merupakan bantuan. Tapi Ini merupakan hukuman yang besar untuknya. meethi tak akan sempat berlangsung kaki telanjang di bawah terik matahari sepanjang hidupnya. Tapi kenapa kau membawanya kembali begitu cepat? aku mengatakan terhadap mu untuk membiarkan meethi berbaring di sana hingga matahari terbenam.

Akash yang bimbang serta mengatakan bahwa aku tak membawanya. kau & aku telah mengulas bahwa aku akan membawanya kembali pada malam hari hanya kemudian mengapa aku akan membawanya begitu cepat?

Kedua bertanya-tanya siapa yang melakukannya?. Meethi di panggil oleh Wisnu & maiyya memberitahu meethi untuk pergi. Sebelum berangkat Akash mengatakan padanya untuk tak jatuh serendah ini, sebab bukan hukuman terakhirnya. akash menyeringai serta berangkat sementara maiyya yang berpikir siapa yang telah membawa Meethi.

Akash datang dengan makanan serta memakanya. Meethi menayakan terhadap akash dengan pertanyaan yang sama apa kau yang telah membawanya kembali ke rumah. Akash mengangguk seusai ragu-ragu serta akash bilang ya, siapa lagi yang akan melakukannya. akash berpikir bahwa bagaimana tutorial memberitahu mu bahwa itu bukan aku. Tapi itu baik sebab kau tak tahu ini. Namun aku tak mampu mengerti siapa orang yang melakukan-nya. akash kemudian mengatakan padanya untuk melupakan semuanya & meminta untuk segera makan sebab ia telah membawa sayuran favoritnya juga. meethi tersenyum serta mengatakan Anni juga terbiasa untuk menyebarkan itu untuk ku. akash tersenyum & kemudian terkesan jahat padanya & memakan sayurannya. meethi mulai batuk sebab rempah-rempah. akash meninggalkan untuk memperoleh air untuknya & mengatakan padanya untuk tak berangkat dari sini. meethi semakin batuk sebab rempah-rempah.
Meethi teriakan seusai dirinya lagi-lagi batuk, serta dirinya tak mampu mengontrol dirinya sendiri. meethi bangun & datang dengan pincang kesakitan.

Maiyya, Mama serta juga Akash mereka bersembunyi menonton meethi serta Maiyya meminta Akash untuk membiarkan meethi supaya terengah-engah lagi. Jika meethi bertanya katakan padanya bahwa akash tak mampu menonton meethi kesakitan jadi berangkat ke maiyya untuk memperoleh obat-obatan untuk meethi. maiyya mendesah dalam kebahagiaan serta berkata bahwa maiyya merasa menonton kebahagiaan besar bahwa putri Iccha di begitu tak sedikit mengalami rasa sakit.
Akash menatapnya & mengatakan bahwa aku menonton senyumnya seusai bertahun-tahun. akash telah menonton meethi senang di masa kecilnya ketika setiap hari memang menjadi festival bagi mereka. akash mempunyai air mata di matanya. Tapi aku telah berjanji kau lihat kini anak mu Akash telah memenuhi janji itu. Wanita yang telah mencuri senyum mu, aku telah membawa putrinya ke sini ... di kaki mu. Maiyya tersenyum. Akash mengatakan ketika aku menonton rasa sakit mu berkurang, aku merasa senang. Kedua pelukan & maiyya menangis di pundaknya.
Adegan bergeser ke rumah Thakur di mana mereka telah menyimpan yagya (puja) untuk perbaikan Tapasya ini. Tapasya ditampilkan di rumah sakit. Rathore, Mukta, Iccha, Veer & Surabhi ada disana. Kembali ke rumah, semua berdoa untuk Tapasya.

Di rumah sakit Rathore mengatakan terhadap Mukta jangan menangis sebab kita tak sempat kalah. Kedua pelukan. Surabhi menonton ini dari kejauhan ... . air mata palsu & meminta Mukta untuk datang dengan surabhi sebentar sebab surabhi ingin berkata dengan mukta mengenai sesuatu. Rathore mengangguk & Mukta berlangsung dengan Surabhi.

Meethi tiba di kamar Nirbhaya & Kajri ini tanpa sadar. meethi menonton Nirbhaya yang berteriak ke Kajri & akhirnya nirbhaya menampar kajri (untuk tak mencuci pakaiannya dengan benar). Meethi di ruang & mencoba untuk menghibur Kajri. meethi berteriak pada Nirbhaya apabila kau tak malu membawa tangan mu terhadap istri mu. Bagaimana kau mampu melakukan ini semua terhadap istri mu ?

Kajri mencoba untuk menghentikan Meethi tapi Meethi mengatakan ... bhaiya tak mempunyai hak untuk menampar kajri. Kau tak butuh takut terhadap siapa pun karji alias apa pun ... datanglah terhadap ku. nirbahaya tak mampu melakukan ini. meethi mengambil Kajri bersama dengannya ketika Nirbhaya menonton semuanya dengan cara diam-diam.

Meethi memanggil maiyya. Kajri mencoba untuk menghentikannya atas perbuatannya namun Meethi tak mendengarkan kajri. Maiyya datang ke bawah & orang lain juga bergabung (kecuali Nirbhaya & Akash - mereka menonton dari atas tangga). Maiyya bertanya mengapa kau berteriak.
Meethi menunjukkan terhadap semua orang apa yang telah dilakukan nirbhaya terhadap Kajri. Semua terkesan terkejut ketika Akash bertanya-tanya Nirbhaya bhaiya?

Meethi bertanya terhadap mereka apakah seseorang melakukan faktor ini terhadap istri mereka. Tidak ada yang mempunyai hak untuk menyakiti seseorang semacam ini. Gomti (buritan massi) mengatakan Meethi jangan mengganggu urusan antara suami & istri. meethi menjawab tidak! aku tak mampu menonton ketidakadilan terjadi. Seorang suami tak mempunyai hak apapun yang cocok untuk memukul istrinya.

Maiyya menghentikan Gomti serta meminta gomti untuk memanggil Nirbhaya kesini. Ini bukan soal suami & istri tapi hormat rumah kami. Ketika aku di sini jadi bagaimana seseorang mampu menyalahgunakan anak-in-hukum semacam aku ini ? aku tak mampu mentolerir itu. Gomti berangkat dari sana sementara Meethi menghibur Kajri yang menangis.

Pavitra mendukung Meethi bahwa apa yang dirinya katakan merupakan benar. Siapapun yang melakukan kesalahan terbelit untuk memperoleh hukuman. Akash menonton mereka dari lantai 2.
Maiyya memuji Meethi untuk melawan salah satu. maiyya sendiri sangat sakit tapi sekarang, maiyya hanya khawatir mengenai Kajri & tak sendiri. maiyya mengatakan bahwa itu tentu sebab darah ibunya bahwa meethi berdiri teguh melawan ketidakadilan. Rupam Dehi diputar di latar belakang.
Nirbhaya datang & maiyya nyatanya terkesan marah padanya. Maiyya mengatakan bagaimana kau berani menyakiti anak-mertuanya. kajri semacam seorang anak perempuan bagi ku. Apakah aliran serta nilai-nilai, tak mampu menghormati di mata ku. Ini tamparan di wajah ku ... .ini kekalahan ku. Bagaimana kau mampu membawa tangan mu pada seorang wanita? Jika tak ada yang lain, apakah kau juga lupa sumpah bahwa kau telah diberikan terhadap ayahnya ?

Nirbhaya mengingat sumpah ... hingga motif adiknya dicapai, ia tak mengharapkan persoalan muncul bagi mereka sebab ia terlalu panas ketika itu. aku butuh mengontrol kemarahan ku untuk kedepannya.
Maiyya melanjutkan bahwa aku malu sebab fakta bahwa ia merupakan keponakannya. Alih-alih menjadi kekuatan ku, kau memang menjadi kelemahan ku. Apakah kau tak ingat janjimu?
Mama masuk kini & berteriak pada Nirbhaya ... .apa semua ini?

Nirbhaya mencoba untuk mengatakan sesuatu tapi Mama menampar nirbhaya serta meninggalkan semua orang yang terkejut. Episode selesai pada wajah terkejut Meethi.
Sinopsis Uttaran lumayan sekian, terima kasih telah menyimak mengenai sinopsis uttaran ini yakni kisah dua teman sejati dari kecil hingga dewasa

Itulah Sinopsis Uttaran Episode 196 yang tayang di ANTV, Minggu 3  April 2016, Tunggu selanjutnya Sinopsis Uttaran Episode 197 yang tayang di ANTV,senin  4 April 2016

Subscribe to receive free email updates: