Sinopsis Uttaran Episode 211 senin 18 April (ANTV)

Sinopsis pendek film yang berserial drama yaitu "Uttaran" bercerita tentang kisah dari Ichcha. Ichcha lahir di pinggir perkotaan yang sangat kumuh, hidupnya sederhana dan keterbatasan. Namun ada seseorang yang ingin membuat Ichcha behagia dan sangat menyayangi Icha dan tidak mau Ichcha hidup dengan keadaaan seperti ini terus, dia adalah sang ibu. Dengan harapan memberika Ichcha kehidupan yang baik, Ibunya rela bekerja di rumah orang kaya sebagai pembantu.Icha bersahabat dengan Tapasnya (Putri dari ibu Majikan), namun di kemudian hari dia mengerti bahwa orang miskin tidak mungkin menjadi bagian dari keluarga itu. tidak pedulu seberapa banyak pengorbanan yang dilakukan untuk keluarga itu.Namun hal tersebut berubah ketika Mahindra, kekasih Tapasya, jatuh cinta kepada Ichcha yang cantik dan baik hati. Apakah Ichcha berani untuk membela cinta mereka dan menghrapkan Mahindra?


"Sinopsis Uttaran Episode 211" yang tayang senin 18 April 2016 dimulai ,Damini akhirnya memutuskan untuk membawa Ichcha pulang demi membenahi relasi Ichcha&Meethi. Meethi terkejut menonton Ichcha. Damini berkata,,Mulai kini Ichcha akan tinggal di rumah ini,, Kanha menghampiri Ichcha serta menyentuh kakinya. Meethi meminta Kanha untuk menanyakan mengapa Ichcha datang serta tinggal disini. Damini menjawab,,Dia merupakan putriku, dirinya akan tinggal disini sebab ini merupakan rumahku,, ,Kenapa wajib hari ini? Agar aku semakin merasa malu sebab menjadi putri dari seorang penjahat?,. Kanha angkat bicara, ,Kau mungkin merasa malu, tapi aku tidak. Aku bangga dengan ibuku,. Damini berkata, ,Kau bukan anak kecil lagi Meethi, ini merupakan saatnya kau menyadari bahwa dirinya merupakan ibumu. Kau mungkin tak mengerti berapa tak sedikit pengorbanannya,itu tak masalah, tapi dirinya tak akan berangkat kemana2, dirinya akan tetap berada disini. Kanha, tolong bawa barang2nya ke kamar.

Surbhi, tolong buatkan teh untuknya,. Meethi menangis serta berkata, ,Jadi ini merupakan rumahnya serta dirinya akan tinggal disini? Lalu aku?, Meethi berangkat keluar. Ichcha meminta Kanha menyusulnya tapi Damini menghentikannya serta berkata, ,Dia wajib mengerti bahwa dirinya bukanlah anak kecil lagi. Dunia tak akan runtuh apabila dirinya menghabiskan 1 hari sendirian,, Kanha setuju serta menjawab,,Baiklah, Meethi wajib menyadari kesalahannya,. Ichcha bertanya terhadap Damini,,Apa makanan kesukaan Meethi? Apa yang wajib aku buatkan?,, Ichcha berhenti sejenak serta berkata, ,Dia tak akan mau makan apabila aku yang membuatkannya.. Surbhi,tolong buatkan sesuatu,,,Tunggulah kemarin hari lagi, dirinya akan baik2 saja serta bunda tentu dapat memberikannya makanan, jawab Surbhi.

Khosla(penagih hutang) serta algojonya datang ke rumah keluarga Takhur serta berteriak memanggil nama Tuan Takhur. Mukhta mempersilahkan mereka untuk duduk, tapi Khosla menyuruh mereka untuk mengemasi barang2 mereka. Tuan Takhur datang serta meminta Divya membawa Mukhta pergi, tapi Mukhta menolaknya. Khosla mengatakan terhadap Tuan Takhur bahwa besok mereka semua wajib berangkat sebab rumah ini akan dilelang. Di rumah Damini, Kanha telah mendapat gosip serta menunjukkan gosip ini terhadap Damini&Ichcha.

Keesokan harinya rumah keluarga Takhur telah dikosongkan. Pria yang melelangkan rumah Tuan Takhur menceritakan kisah mengenai rumah tersebut serta memberi gosip nama pemilik rumah ini merupakan Tuan Jogi Takhur. Tuan Takhur masuk ke ruang pelelangan (sepertinya ruang tamu yang telah dikosongkan) dengan berpakaian rapi serta mengatakan terhadap keluarganya bahwa rumah ini bukan milik mereka lagi. Seorang pria bertanya, ,Apa kau dapat menceritakan kisah mengenai rumah ini?,, Tuan Takhur mengambil mikrofon serta menjawab,,Ibuku rutin mengatakan bahwa kita tak boleh jatuh serta wajib tegar menghadapi setiap kesulitan.Aku menyaksikan putriku serta cucuku tumbuh di rumah ini. Siapapun yang akan tinggal di daerah ini, aku yakin akan merasa lebih berwarna,

Pria yang melaksanakan pelelangan mengawali dengan harga 120jt Rupee,kemudian naik menjadi 160jt Ruppe. Mukhta berkata,,Aku tak mampu melihatnya lagi, serta pergi. Tuan Takhur merasa sangat sedih. Ketika palu hampir diketuk 3 kali pada angka 160juta Rupee, Damini datang serta berkata,,170juta Rupee,. Tuan Takhur&Divya terkejut. Nenek memasang wajah tak senang. Rohini berkata, ,Kalau aku tau dirinya punya tak sedikit uang, aku akan membikin relasi baik dengannya,. Damini serta Kanha masuk ke dalam rumah serta mengambil daerah duduk.

Seseorang menaikkan tawarannya menjadi 171jt800rb Rupee, Damini&Kanha mulai cemas. Kanha beranjak keluar untuk menelfon seseorang. Tuan Takhur minta pelelangan dihentikan sementara serta mengundang Damini bicara berdua. Tuan Takhur bertanya terhadap Damini, ,Mengapa kau melakukan ini Damini? Kau ingin melepaskan apa yang telah kau capai dalam hidupmu demi keluarga kami?Aku tau kau ingin membantu kami tapi aku minta kepadamu, jangan perbuat itu! Kau mencoba menyelamatkan nama baikku, tapi rumah ini telah terlanjur dilelang! Jika kau tetap mendengarkanku, jadi mundurlah,,,Mengapa Tuan pikir aku datang untuk membantu kalian Tuan? Rumah besar yang sangat mahal ini mempunyai kenangan mengenai putriku.Rumah ini telah merubah hidupnya.Aku tak ingin rumah ini menjadi milik orang lain.Aku membelinya untuk diriku sendiri,. Damini kembali ke daerah duduknya.

Kanha berkata lewat telfon dengan Tuan Tiwari serta membikin kesepakatan (sepertinya Kanha menjual rumahnya sendiri).Kanha kembali ketika tawaran telah mencapai angka 180juta Rupee, palu hampir dipukul, Kanha kemudian membawa tangan Damini serta berkata,,210jt Rupee!!,, mereka sukses memperoleh rumah tersebut.

Saat Tuan Takhur serta keluarganya hendak meninggalkan rumah itu, Damini berkata,,Mau berangkat kemana kalian?Apa kalian tak percaya padaku?Rumah ini merupakan milikmu serta kalian akan tinggal disini untuk selamanya,, Tuan Takhur berkata,,Rumah ini kini milikmu, bukan milik kami,,,Rumah ini merupakan milikmu serta akan tetap menjadi milikmu.Bertahun2 Tuan hanya memberi serta memberi, aku hanya menerima,tidak bisakah aku memberi sekali saja? Bisakah Tuan memberikanku peluang untuk melakukan itu?,. Tuan Takhur mendapatkan surat rumah yang diberikan Damini. Damini melanjutkan, ,Rumah ini mempunyai tak sedikit kenangan mengenai putriku&putrimu.Aku tak ingin siapapun datang kemari serta menghilangkan kenangan itu,, Damini menunjukkan kunci rumah terhadap Divya. Keluarga Takhur terdiam ketika Damini&Kanha berangkat meninggalkan rumah mereka.

Seseorang menaikkan tawarannya menjadi 171jt800rb Rupee, Damini&Kanha mulai cemas. Kanha beranjak keluar untuk menelfon seseorang. Tuan Takhur minta pelelangan dihentikan sementara serta mengundang Damini bicara berdua. Tuan Takhur bertanya terhadap Damini, ,Mengapa kau melakukan ini Damini? Kau ingin melepaskan apa yang telah kau capai dalam hidupmu demi keluarga kami?Aku tau kau ingin membantu kami tapi aku minta kepadamu, jangan perbuat itu! Kau mencoba menyelamatkan nama baikku, tapi rumah ini telah terlanjur dilelang! Jika kau tetap mendengarkanku, jadi mundurlah,,,Mengapa Tuan pikir aku datang untuk membantu kalian Tuan? Rumah besar yang sangat mahal ini mempunyai kenangan mengenai putriku.Rumah ini telah merubah hidupnya.Aku tak ingin rumah ini menjadi milik orang lain.Aku membelinya untuk diriku sendiri,. Damini kembali ke daerah duduknya.

Kanha berkata lewat telfon dengan Tuan Tiwari serta membikin kesepakatan (sepertinya Kanha menjual rumahnya sendiri).Kanha kembali ketika tawaran telah mencapai angka 180juta Rupee, palu hampir dipukul, Kanha kemudian membawa tangan Damini serta berkata,,210jt Rupee!!,, mereka sukses memperoleh rumah tersebut.

Saat Tuan Takhur serta keluarganya hendak meninggalkan rumah itu, Damini berkata,,Mau berangkat kemana kalian?Apa kalian tak percaya padaku?Rumah ini merupakan milikmu serta kalian akan tinggal disini untuk selamanya,, Tuan Takhur berkata,,Rumah ini kini milikmu, bukan milik kami,,,Rumah ini merupakan milikmu serta akan tetap menjadi milikmu.Bertahun2 Tuan hanya memberi serta memberi, aku hanya menerima,tidak bisakah aku memberi sekali saja? Bisakah Tuan memberikanku peluang untuk melakukan itu?,. Tuan Takhur mendapatkan surat rumah yang diberikan Damini. Damini melanjutkan, ,Rumah ini mempunyai tak sedikit kenangan mengenai putriku&putrimu.Aku tak ingin siapapun datang kemari serta menghilangkan kenangan itu,, Damini menunjukkan kunci rumah terhadap Divya. Keluarga Takhur terdiam ketika Damini&Kanha berangkat meninggalkan rumah mereka.


Ichcha&Surbhi menyambut kepulangan Kanha&Damini dengan rasa cemas, Damini berkata,,Tuan Takhur telah memperoleh rumahnya kembali,tapi...,, Damini serta Kanha terkesan sedih. ,Mengapa kalian terkesan cemas? Apa ada orang yang mengatakan sesuatu terhadap kalian? , tanya Ichcha. Damini berkata,,Untuk menyelamatkan rumah mereka, kita wajib menjual rumah kita,, Ichcha serta Surbhi sangat terkejut. Damini melanjutkan, ,Tadi benar2 sulit, aku benar2 merasa takut, tapi putra kebanggaanmu telah sukses menyelamatkan rumah itu,, Ichcha menangis terharu, Surbhi terkesan kesal serta marah. Ichcha berkata,,Putraku telah tumbuh dewasa, dirinya telah mengambil keputusan besar dalam detik2 terakhir,,,Dimanapun kita akan tinggal, kita akan membuatnya menjadi daerah tinggal yang nyaman, rumah besar ini tak berarti apa2,,,Aku tentu telah melakukan faktor baik sampai memperoleh putra sepertimu,. Surbhi meninggalkan daerah itu.

Kanha berusaha membujuk Surbhi di dalam kamar. Surbhi berkata, ,Kau peduli terhadap semua orang, tapi kepadaku?Kau ingat tanggungjawabmu terhadap semua orang, tapi bagaimana denganku?Kau tak sedikit berkorban demi nenek, bunda serta Meethi, tapi demi aku? Aku mengerti sekarang, aku tak ada didalam hidupmu. Demi menyelamatkan rumah orang lain, kau menjual rumahku!Ada tak sedikit kenangan bagi nenek serta bunda di rumah itu,tapi apa kita tak punya kenangan juga dengan rumah ini? Kau telah merenggut hak ku serta rumahku!,,,Bagaimana dapat aku melupakan kenangan itu? Kau masuk ke rumah ini sebagai istriku, ketika itu aku menggenggam tanganmu,berjanji padamu. Aku ingat itu semua. Aku tak menjual mimpi2 kita. Kita tetap sangat muda, apabila kau bersamaku,kita akan membangun rumah lainnya,. Mereka semua telah membereskan barang2 ke dalam koper serta bersiap meninggalkan rumahnya. Surbhi bertanya terhadap Kanha,,Kemana kita akan berangkat sekarang? ,,,Aku telah menyiapkan suatu apartemen, milik temanku, dirinya akan segera menghubungi kita,, Kanha kemudian mendapat telfon dari temannya, temannya mengatakan bahwa apartemen tersebut belum dapat ditempati. Mereka semua mulai cemas.

Demikian Sinopsis Uttaran Episode 211  ,bagi yang ketinggalan cerita sebelumnya dapat di lihat di Sinopsis Uttaran Episode 210 dan tunggu cerita selanjutnya di Sinopsis Uttaran Episode 212 selasa 19 April 2016

Subscribe to receive free email updates: