Sinopsis Uttaran Episode 223 sabtu 30 April (ANTV)

Sinopsis pendek film yang berserial drama yaitu "Uttaran" bercerita tentang kisah dari Ichcha. Ichcha lahir di pinggir perkotaan yang sangat kumuh, hidupnya sederhana dan keterbatasan. Namun ada seseorang yang ingin membuat Ichcha behagia dan sangat menyayangi Icha dan tidak mau Ichcha hidup dengan keadaaan seperti ini terus, dia adalah sang ibu. Dengan harapan memberika Ichcha kehidupan yang baik, Ibunya rela bekerja di rumah orang kaya sebagai pembantu.Icha bersahabat dengan Tapasnya (Putri dari ibu Majikan), namun di kemudian hari dia mengerti bahwa orang miskin tidak mungkin menjadi bagian dari keluarga itu. tidak pedulu seberapa banyak pengorbanan yang dilakukan untuk keluarga itu.Namun hal tersebut berubah ketika Mahindra, kekasih Tapasya, jatuh cinta kepada Ichcha yang cantik dan baik hati. Apakah Ichcha berani untuk membela cinta mereka dan menghrapkan Mahindra?

Uttaran Episode 223

Sinopsis atau jalan cerita Uttaran Episode 223 yang tayang sabtu 30 April 2016 selengkapnya dimulai dari ,Ichcha berbalik, ia merasa bingung, Ichcha berkata, "Maaf, saya tidak mengenalimu","saya adalah Vishnu, saya tau, kamu tidak ingat denganku. Kita pernah bertemu 14 tahun yang lalu, kamu menunjukkan jalan yang benar kedalam hidupku","Artinya kamu pernah berada di penjara Satara?","Ya, berkat dirimu, inilah saya sekarang","saya benar2 minta maaf, saya sama sekali tidak mengenalimu, mungkin karena saya terlalu sibuk memikirkan kehidupanku sendiri","saya bisa mengerti dan saya juga punya sedikit saran, kamu mencemaskan Meethi bukan?".

Ichcha bertanya,"kamu mengenal Meethi?","Sebenarnya saya lah orang yang menyelamatkannya dari musibah kebakaran pada malam itu","saya tidak bisa membalas kebaikanmu ini. kamu telah melakukan kebaikan besar kepadaku","Jangan berkata seperti itu. Apapun yang saya lakukan, saya tidak bisa membalas apa yang telah kamu berikan kepadaku bertahun2 yang lalu. Bagaimanapun, saya tidak bisa membalas hutang budiku kepadamu. Malam itu saya melihat Meethi dan menyadari dia adalah putrimu. Ibu guru, kamu selalu menginginkan yang terbaik untuk semua orang, tapi mengapa hal buruk bisa terjadi padamu?".

BACA JUGA : Sinopsis Uttaran 221 - 230

Ichcha lalu mengundang Vishnu untuk berkunjung ke rumahnya, Vishnu bersedia dengan senang hati. Vishnu memberitahu Ichcha,"saya adalah pelayan di kuil ini, pendeta memberiku kamar di belakang kuil. Kita akan sering bertemu mulai saat ini" .Pulang dari kontes busana yang diadakan kampusnya, Meethi memisahkan diri dari Mukhta dan duduk sendirian di suatu tempat. Vishnu menghampiri Meethi, ia menahan tangan Meethi ketika Meethi ingin meminum minuman kaleng (sepertinya kaleng bir).

Meethi berkata, "Beraninya kamu menyentuhku, lepaskan tanganku!","saya akan menghentikanmu setiap kamu melangkah ke arah yang salah" jawab Vishnu. Vishnu lalu meremukkan minuman kaleng Meethi dan membuangnya.Meethi semakin marah dan berkata, "Beraninya kamu membuang minumanku! Siapa yang memberikanmu hak untuk melakukan itu?",

"Ini bukan masalah hak, saya akan menghentikanmu setiap kamu melakukan hal yang salah. Ini telah larut malam, pulanglah. saya akan membawamu seperti kemarin, tapi kali ini tanpa kobaran api".Meethi teringat musibah yang ia alami kemarin dan berkata, "Maksudnya, kamu yang menyelamatkanku hari itu? Terimakasih, tapi lebih baik lagi jika kamu tidak menyelamatkanku hari itu".Vishnu tetap berdiri ditempatnya, Meethi bertanya, "Mengapa kamu masih berdiri didepanku seperti ibuku? saya telah bilang terimakasih, jadi pergi sekarang!",

"kamu sangat marah kepada ibumu? Mengapa?","Dengar bung, tidak perlu ikut campur dengan kehidupan pribadiku. Tinggalkan saya sendiri!".Meethi beranjak meninggalkan tempat itu, Vishnu menarik tangan Meethi. Meethi meronta2 sampai menangis. Vishnu berkata, "Ikutlah denganku, saya akan mengantarkanmu pulang". Meethi akhirny menyerah dan menuruti kata2 Vishnu. Sejak saat itu, Meethi dan Vishnu semakin sering bertemu.

BACA JUGA : Sinopsis Anandhi

Ditengah jalan sepulang dari kontes busana yang diadakan kampusny, taksi yang ditumpangi Mukhta tiba2 mogok. Sopir taksi meminta Mukhta untuk menunggu sementara ia mencoba memeriksa kerusakanny, mukhta keluar dari taksi dan bertany,"Ada masalah apa? Berapa lama lagi selesainy?","saya tidak mengerti apa yang salah, saya akan mencari pertolongan dari bengkel disekitar sini".

Hujan turun deras ketika Mukhta menunggu diluar taksi, dia ingin masuk ke dalam taksi tapi pintuny terkunci, ponselny tertinggal didalam. Mukhta basah kuyup berdiri diluar taksi, sebuah mobil melewatiny, Mukhta lalu melambaikan tangan berusaha mencari pertolongan. Mobil tersebut berhenti, Tej Singh Bundela turun dari dalam mobil sambil memegangi payung.

Tej terpesona melihat Mukhta, ia membayangkan Mukhta berlari kearahny dan memelukny diiringi lagu "Dream girl", Setelah Tej tersadar dari imajinasi kotorny,ia melihat Mukhta sedang menatapny dengan tatapan tidak suka. Tej bertany kepada Mukhta,"Apa kamu butuh bantuan?","Tidak, terimakasih","kamu sendirian,Ini sudah malam dan sedang hujan deras. Ambillah payungku".

Payung Tej tiba - tiba diterbangkan angin, Tej berkata, "kamu menatapku dengan tatapan marah, payungku jadi terbang. Boleh saya mengantarmu pulang? saya ada mobil","saya telah katakan kepadamu, saya tidak butuh bantuanmu".Setelah hujan reda, sopir taksi datang bersama seorang mekanik, sopir taksi bertany, "Ada masalah apa nona?","kamu meninggalkan seorang gadis sendirian disini. kamu lah masalahny!"

Tej memarahi sopir tersebut mencari simpati Mukhta. Mukhta masuk ke dalam taksi, ia tidak mau menjawab ketika Tej menanykan siapa namany.Tej telah menemukan gadis impianny, baginy tidak ada kata "terlalu tua" untuk menikahi seorang gadis. Setelah kematian Baldev Singh Bundela, Tej harus menikah untuk mendapatkan setengah dari harta warisan Baldev, Tej bertekad untuk menikahi Mukhta bagaimanapun carany.

Demikian Sinopsis Uttaran Episode 223  ,bagi yang ketinggalan cerita sebelumnya dapat di lihat di Sinopsis Uttaran Episode 222 dan tunggu cerita selanjutnya di Sinopsis Uttaran Episode 224 minggu 30 April 2016

Subscribe to receive free email updates: