Sinopsis Veera Episode 105 minggu 1 mei (ANTV)

Veera adalah suatu serial drama India, Serial Drama India Veera ini di sutradarai oleh Mohit Hussain serta Drama Veera yang tayang di stasiun TV ANTV ini nantinya berjumlah 805 Episode.Sebenarnya Drama Veera ini telah tayang semenjak 29 Oktober 2012 - 8 August 2015 akan melainkan baru di awal bulan Januari ini baru mulai tayang di ANTV. Cerita Veera di awal episode sangat keren sekali yaitu mengenai kekerabatan antara saudara Ranveer serta Veera.

Sinopsis Veera Episode 105

Sinopsis atau Jalan cerita "Veera Episode 105" (ANTV) yang tayang pada minggu 1 mei 2016 menceritakan tentang ,Ratan bangun dan ia berjalan di dekat Veera dan berbaring di samping, ia pergi tidur. Nihal menonton Ranvij di sisi oter dengan senang .Chaiji memanggil ratan dan bertanya tentang ranvij . Ratan mengatakan padanya bahwa ia dan beberapa NRI sedang menuju perbatasan Anari (berpikir Anari atau atari).Chaiji mengatakan ia telah mengatakan kepada polisi dan juga memberitahu mereka bahwa ia akan pergi ke perbatasan. Chaiji sedih dan pergi menyiram tanaman, Dia mengingat kembali saat-saat bersama ranvij .beberapa NRI di dalam mobil, Ranvij melihat sekeliling dan melihat dupatta  laki - laki itu terlihat di ranvij.Ranvij berbicara kepada dirinya sendiri.Pasangan NRI bicara. Orang mengatakan istrinya tentang bagaimana mich tey akan terus berbohong kepadanya. Ranvij akan menangis dan akan meminta ibunya, apa yang akan mereka kemudian lakukan .Ranvij keluar dari mobil

Sinopsis atau Jalan cerita "Veera Episode 105" (ANTV) yang tayang pada minggu 1 mei 2016 selengkapnya dimulai dari ,Di halaman luar rumah Ratan, Kartar mengancam Nihal untuk tidak dekat dekat dengan keluarga Sampooran “Dengan menunjukkan rasa simpatimu yang palsu, kamu tidak usah mendekati keluarga Sampooran !” ancam Kartar, Kartar mencoba menjelaskan siapa yang seharusnya berada dalam kehidupan Ratan “Ratan dan keluarganya itu selalu membutuhkan bantuanku tapi dia tidak bisa mengatakannya seperti biasa karena ada sebuah dinding yang besar yang memisahkan kami berdua yang dibuat oleh warga desa tapi kali ini keluarga ini tidak membutuhkan bantuan dari orang asing karena aku sudah bersama mereka sekarang

” ujar Kartar sombong “Kamu memang telah melakukan apapun yang mereka perlukan tapi bagaimanapun juga kamu juga mendapatkan keuntungan dari sana, jadi lebih baik kamu pergi dan kembali lagi kesini setelah Sampooran juga kembali” Nihal hanya terdiam mendengar ceramahan Kartar “Dan lagi aku nanti akan bersama sama Ratan dan Gurpreet akan mendirikan sekolah pertanian, sedangkan kamu tidak lebih dari seorang pelayan yang bekerja di ladang” ejek Kartar “Aku tahu kamu mau menghabiskan banyak waktu dengan berkerja bersama Ratan di ladang atau peduli pada anak anaknya karena kamu mempunyai niat yang buruk dengan mendekati Ratan, iya kan ?” kembali Nihal hanya terdiam, tidak membalas ucapan Kartar “Aku peringatkan padamu, lebih baik kamu menjauh saja dari mereka karena kamu tidak dibutuhkan dimanapun !” ujar Kartar kemudian berlalu dari sana, sejenak Nihal merenung kemudian berlalu juga dari sana
Sinopsis Veera episode 105 : Giliran Ranvi Jadi Hantu

Ratan telah selesai membuat Halwa (makanan), Veera mau Ratan menyuapinya dengan tangannya sendiri karena tangan Veera terluka jadi Veera tidak bisa makan “Veera, makanlah sendiri karena aku masih mempunyai banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan” namun Veera bersikeras tidak mau menerima alasan penolakan Ratan “Aku capek mendengar kata kerja kerja kerja dari mulut ibu, ibu harus menyuapi aku sekarang” akhirnya Ratan menyerah dan mau menyuapi Veera, lagi lagi Veera terdiam dan tidak mau membuka mulutnya, namun ketika Ratan mengatakan “Makanlah sayang” Veera baru mau membuka mulutnya sambil tersenyum senang,

BACA JUGA : Sinopsis Anandhi

Tak lama kemudian Ranvij datang dan melihat Veera yang terluka, Ranvij menangis sedih, Ranvij menatap Veera dengan perasaan bersalah, Ratan tertegun melihatnya, kemudian Veera menyeka airmata yang membasahi pipi kakaknya ini, Ratan menyuruh Ranvij duduk disebelah Veera “Veera, apakah kamu baik baik saja ?” Veera kembali menghapus airmata kakaknya dan meyakinkan padanya kalau dirinya baik baik saja “Aku bahkan sedang makan Halwa buatan ibu” ujar Veera sambil menyuapkan sedikit ke mulut Ranvij, Ratan sedikit tercengang melihat adegan ini “Veera, aku minta maaf karena aku telah meninggalkan kamu sendirian tadi” Veera tidak mempermasalahkan hal itu “Kakak, bisakah kakak meniup niup lukaku ini agar lekas sembuh ?” Ranvij langsung menuruti permintaan Veera

Sementara itu di tempat Nihal, Nihal melihat kerudung Ratan sedang berkibar di udara, Nihal berkata pada dirinya sendiri “Mengapa aku tetap tinggal di desa ini dan mendekati keluarga Ratan, itu karena tugasku datang kesini adalah untuk menuntaskan semuanya, aku tidak mau keluar dari batasanku sendiri antara aku dan Ratan” ujar Nihal sedih, pada saat yang bersamaan, Ranvij sedang menyuapi Veera dikamar mereka “Kakak, kenapa paman Nihal tidak datang kesini untuk menemui aku ?” tanya Veera sedih “Mungkin saja paman Nihal tidak tahu kalau kamu terluka, kalau dia tahu tentang keadaan kamu sekarang, paman Niha pasti akan langsung datang kesini segera” hibur Ranvij “Kalau begitu katakan padanya, kak” pinta Veera “Dia pasti akan datang ketika dia tahu tentang kamu, Veera”, “Iya, tapi kapan ? Aku mau paman Nihal juga meniup-niup lukaku ini, ayoolah, kak ,,, telfon paman Nihal sekarang sebelum lukaku ini sembuh, kalau sudah sembuh maka nggak ada gunanya paman Nihal meniup-niup lukaku ini” rengek Veera akhirnya Ranvij menelfon Nihal,

Nihal merasa ragu-ragu untuk mengangkat telfon dari keluarga Ratan karena Nihal hanya mau konsentrasi pada alasan kedatangannya dan tinggal di desa Pritampura, namun akhirnya Nihal mengangkat telfon itu dan terdengar suara Ranvij disebrang sana “Paman Nihal, apakah paman Nihal tahu kalau Veera itu terluka ?” tanya Ranvij “Iya, aku tahu” Ranvij terlihat kecewa “kemudian kenapa paman tidak datang ke rumah begitu paman Nihal tahu ? Saat ini Veera mau bertemu dengan paman Nihal” Nihal bingung harus menjawab apa “Ranvij, paman Nihal tidak bisa kesana menemui Veera karena paman Nihal masih harus menyelesaikan banyak pekerjaan disini” Ranvij langsung sedih “Tapi nanti setelah pekerjaan paman selesai, paman akan segera kerumahmu untuk menemui Veera” namun Veera menolaknya dengan ketus karena Veera bersikeras mau bertemu Nihal sekarang juga, Ranvij mencoba membuat Veera mengerti kalau saat ini Nihal sedang sibuk “Paman Nihal pasti akan kesini begitu pekerjaannya selesai, Veera” hibur Ranvij “Aku tahu caranya menelfon paman Nihal”

Kemudian Veera meminta Ranvij untuk menelfon Nihal kembali dan memberikannya padanya “Utusan Tuhan, ini aku Veera, aku mau tanya apakah kamu bisa melakukan sebuah sulap yang bisa membuat paman Nihal datang padaku sekarang ? Saat ini aku sedang terluka dan paman Nihal tidak datang untuk menemui aku, aku mau kamu melakukan semacam sulap sehingga pekerjaan paman Nihal bisa segera selesai” ujar Veera polos “Tapi Veera, pekerjaan paman Nihal tidak bisa dengan mudah untuk diselesaikan segera” balas Nihal “Saat ini aku mau sekali makan Halwa yang ada didepanku ini tapi aku tidak akan memakannya sampai aku bertemu dengan paman Nihalku” Veera segera memutuskan sambungan telfonnya, Nihal nampak gelagapan mau menjelaskan sesuatu tapi tak bisa

Sementara itu di rumah Kartar, Kartar nampak senyum-senyum sendiri dan membayangkan apa yang barusan terjadi ketika dirinya bertemu dengan Ratan, saat itu Gurpreet melintas di sebelahnya dan melihat sikap suaminya ini yang aneh sambil duduk di kursi, namun Gurpreet tak berusaha menanyakannya, ketika Gurpreet hendak meninggalkan ruangan itu bersama beberapa pakaian mereka, Kartar menghentikannya “Gurpreet ! Lebih baik kamu membuat kheer (manisan) dengan badmaam dan kismis” pinta Kartar sambil menaruh pakaian itu di kursi, Gurpreet merasa heran dengan permintaan Kartar “Kenapa tiba tiba Kartar meminta dibuatkan kheer ? Mungkin Kartar mau memberikan kesempatan kedua pada hubungan kami, yaa Tuhan ,terima kasih karena kamu telah memberikan sebuah kesempatan padaku dan aku tak mau kehilangannya” bathin Gurpreet dalam hati

Di rumah Ratan, Veera sedang terbaring, Ranvij berusaha menghiburnya dengan pura pura menjadi hantu dengan menutupi tubuhnya dengan kain yang lebar, namun Veera tak takut “Kakak, makan saja aku ! Tapi sebelum kakak melakukannya, aku akan memakan kakak dulu !” ujar Veera sambil berlari mengejar ngejar Ranvij, Ranvij pun ketakutan sambil berlarian kesana kemari hingga akhirnya Ranvij menabrak Nihal yang saat itu datang ke rumah mereka, Veera langsung berhenti dan berpura pura kesakitan sambil kembali ke bale bale bambu tempatnya berbaring tadi begitu melihat kedatangan Nihal, kemudian Veera berbaring dan berkata pada dirinya sendiri “Aduuuh, sakit sekali, aku sampai tak bisa berjalan lagi” Ranvij tahu kalau Veera hanya berpura pura, Ratan juga hanya menggeleng gelengkan kepalanya melihat ulah Veera yang mencari perhatian Nihal, Nihal segera menghampiri Veera dan memberikan perhatiannya “Apakah sangat sakit ?” Veera merajuk dan berkata “Aku tak akan bicara dengan paman ! Karena paman tak segera datang setelah aku memanggilnya berulang kali !” rajuk Veera, Nihal tak mampu berkata apa apa, Nihal hanya menatap ke arah Ratan yang saat itu juga memperhatikannya dalam diam.

Demikianlah Sinopsis Veera Episode 105,liat juga sinopsis sebelumnya yaitu Veera episode 104 dan nantikan kelanjutanya di sinopisis Veera Episode 106 pada senin 2 mei april 2016

Subscribe to receive free email updates: