Sinopsis Veera Episode 89 jumat 15 april (ANTV)

Sinopsis "Veera Episode 89" (ANTV) yang tayang pada jumat 15 april 2016 bercerita tentang ,Ranvi sedang menelfon Gunjan tetapi Ranvi tak mengatakan apa apa, dalam hati Gunjan merasa geram serta mengatakan “Dia bahkan tak tahu bagaimana caranya menyebutkan cinta ?” bathin Gunjan geram, sementara itu Veera sedang memfacial muka bibi gendutnya dengan masker, kebetulan dikala itu mereka sedang mendengarkan radio, Ratan juga ada disana ikut mendengarkan, rupanya Baldev menelfon radio tersebut serta ikut acara acaranya, Baldev bertanya “Kenapa hati seorang gadis itu gampang sekali terluka ? Ada seorang gadis di desaku, dirinya itu populer dengan julukan harimau betina tapi kini dirinya menjadi seekor tikus, terus apa yang wajib aku perbuat ?” sang penyiar eksklusif menanggapi

Sinopsis Veera Episode 89 ,Veera Episode 89

“Dalam situasi semacam ini, kamu seharusnya lebih peduli padanya, pegang tangannya maka dirinya merasa enjoy dengan kata kata yang manis pastinya serta lain sebagainya” Baldev eksklusif marah pada penyiar tersebut, Ratan yang ikut mendengarkannya eksklusif tertawa terbahak bahak sampai tak dapat menahan tawanya, Veera yang tetap sibuk memfacial wajah bibi Chaiji tersenyum bahagia sambil melirik ke arah Ratan serta mengatakan dalam hati “Baldev telah membikin bunda tertawa lagi” bathinnya, sementara bibi Chaiji juga merasa bahagia menonton Ratan tertawa lepas semacam itu, tetapi ketika Ratan sadar bila dirinya diperhatikan oleh Veera serta bibi Chaiji, Ratan segera menghentikan tawanya serta berlalu dari sana meninggalkan mereka dengan perasaan kikuk

Sementara itu di ladang, Ranvi sedang menyanyikan suatu lagunya yang rupanya di rekam dalam tape recordernya, Dalbeer yang menemaninya sedari tadi menawarkan kebanggaan pada Ranvi atas usahanya, kemudian Ranvi merekam suaranya sendiri seusai berakhir menyanyikan lagu itu, Ranvi meminta Dalbeer untuk menutup telinganya supaya tak mendengar semua ungkapan rasa cinta Ranvi pada Gunjan, seusai berakhir Dalbeer menawarkan kebanggaan pada sahabatnya ini “Ranvi, kamu telah melakukan faktor yang sangat luar biasa”Ranvi hanya tersenyum manis mendengar kebanggaan Dalbeer “Sudah kini kamu berangkat cepat serta berbagi kaset ini pada Gunjan”namun Ranvi menolak permintaan Dalbeer “Tidak tak ! Jangan aku, kamu saja yang berangkat menemuinya” pinta.

Ranvi dengan nada memelas “Sudah lebih baik tengah malam nanti, kamu masuki kamarnya Gunjan kemudian tinggalkan kaset ini disana” Ranvi menolak agenda Dalbeer serta tetap bersikeras supaya Dalbeer menawarkan kaset itu ke Gunjan langsung, akhirnya Dalbeer berangkat menemui Gunjan di rumahnya, ketika Gunjan keluar dari rumahnya, Ranvi eksklusif bersembunyi dibalik gerobak yang ada di halaman rumah Gunjan, sementara Dalbeer menghampiri Gunjan serta menawarkan kaset itu padanya, tetapi sebab terlalu terburu buru serta kikuk akhirnya kaset itu jatuh serta rusak, perlu waktu untuk memperbaikinya

Dikamar, Gunjan segera membenahi kaset tersebut, seusai berakhir diperbaiki, Gunjan mencoba menyetelnya, dikala itu Ranvi memasuki balkon kamar Gunjan serta bersembunyi disana maka dapat menonton Gunjan dari tempatnya berdiri, ketika Gunjan mencoba menyetelnya nyatanya tak terdengar apa apa, Gunjan pun merasa kesal tetapi tiba tiba ketika Gunjan hendak pergi, dari dalam tape recorder terdengar bunyi Ranvi menyanyikan lagu kesukaan Gunjan, kemudian lamat lamat terdengar bunyi Ranvi yang mengungkapkan perasaannya ke Gunjan, tetapi sayangnya bunyi rekamannya tiba tiba berhenti maka Gunjan belum tahu maksud Ranvi, dikala itu Ranvi hendak keluar dari daerah persembunyiannya untuk mengungkapkan perasaannya dengan cara eksklusif tetapi tak maka serta berlalu begitu saja dari sana, tiba tiba Bansuri memasuki kamar Gunjan serta berteriak padanya “Gunjan, apa itu ?” bentak Bansuri “Ibu, aku tahu apa yang aku perbuat serta apapun yang aku perbuat ini benar” ucap Gunjan kesal kemudian berlalu dari sana

Veera sedang melakukan video chatting dengan sahabatnya, Amrit “Amrit, kini aku tak percaya dengan cinta” dikala itu Ranvi memasuki kamar Veera serta mendengar semua pembicaraan Veera serta Amrit, begitu Veera menyadari kehadiran Ranvi di kamarnya, Veera segera menutup video chattingnya dengan Amrit “Veera, kamu tahu ? ketika ayah meninggal, aku sangat marah pada Tuhan tapi dengan berlalunya waktu akhirnya aku percaya lagi pada Tuhan, aku memperoleh jawabannya cocok pada waktunya, kamu tahu mengapa kita wajib mempercayai Tuhan ? Karena cinta mereka luar biasa kita, Tuhan membikin perasaan cinta serta benci, rasa cemburu dibangun oleh kita sendiri, maka kita wajib mempercayai cinta, berjanjilah padaku” Veera pun tersenyum serta Ranvi memeluk Veera dengan erat
Baldev sedang menggosip dengan kawan temannya di pinggir jalan, dikala itu dirinya menonton Veera, Veera melewatinya sambil tersenyum “Heiii kenapa kamu tersenyum ?” Baldev merasa heran dengan perubahan sikap Veera “Aku tahu bila kamu yang ngobrol dengan penyiar di radio kan ?” Baldev kaget, mereka berdua kemudian bertengkar serta semacam biasa Veera menginjak kaki Baldev dengan keras, Baldev meringis kesakitan tapi tak membalas perbuatan Veera, kemudian Veera segera berlalu dari sana, kawan sahabat Baldev merasa heran menonton sikap Baldev yang mulai berubah pada Veera “Baldev, gadis itu telah menginjak kakimu lagi, apakah kaki kamu tak terasa sakit” Baldev hanya meringis sedikit “Tidak tak sakit, hening saja, aku menikmatinya sebab harimau betina itu telah kembali” kawan sahabat Badlev terus heran

Ketika Veera sedang berlangsung jalan di jalanan pedesaan, tiba tiba di tengah jalan kakinya terkilir, Veera merintih kesakitan sambil berlangsung kearah batu yang ada disana maka dirinya dapat duduk, ketika Veera sedang mengurut urut kakinya, dikala itu Gunjan datang serta menolong Veera dalam menanggulangi terkilirnya “Kamu kenapa, Veera ?” tanya Gunjan panik “Kakiku terkilir” ucap Veera sambil meringis kesakitan “Sini aku bantu” kemudian Gunjan melepas sepatu Veera sambil mengatakan “Heei lihat ke atas apa itu ?” Veera segera menengok ke atas ke arah yang ditunjuk oleh Gunjan, peluang ini diambil Gunjan dengan membalikkan kaki Veera ke posisi semula tanpa sepengetahuan Veera “Aaawww !!!” Veera menjerit kesakitan tapi kemudian Veera merasa kakinya telah tak sakit lagi “Itulah caranya mengobati kaki yang terkilir” ucap Gunjan sambil tersenyum “Terima kasih” ucap Veera, ketika Gunjan hendak berangkat meninggalkan Veera, Veera memanggilnya “Gunjan, apakah kamu tetap marah padaku ?” Gunjan berhenti serta hanya berdiri terdiam di sana

Demikianlah Sinopsis Veera Episode 89 ,liat juga sinopsis sebelumnya yaitu Veera episode 88 dan nantikan kelanjutanya di sinopisis Veera Episode 90 pada sabtu 16 april 2016

Subscribe to receive free email updates: