Sinopsis Veera Episode 92 senin 18 april (ANTV)

Sinopsis "Veera Episode 92" (ANTV) yang tayang pada senin 18 april 2016 bercerita tentang , Veera sedang berlangsung memasuki hutan kembali dengan tatapan yang tak percaya, dikala itu Baldev sedang menantikan Veera serta merasa kesal sebab tak sedikit nyamuk yang menggigitnya, kemudian Veera melewatinya tanpa mengatakan apa apa, Baldev merasa heran dengan sikp Veera “Heei Veera, apakah kamu telah menemukan kakakmu ?” Veera tak menjawab pertanyaan Baldev hanya terus berlangsung sambil melamun, Baldev merasa penasaran dengan apa yang terjadi pada Veera .

Veera Episode 92

Di dekat sumur tua, Ranvi mengatakan pada Gunjan .Gunjan, aku sangat mencintai kamu, aku mungkin bukan pria yang kamu impikan selagi ini serta aku tak dapat mengajakmu keluar negeri tapi aku dapat memperlihatkan kamu begitu tak sedikit cinta serta kebahagiaan didesa ini” Gunjan hanya terdiam sambil terus menatap kearah Ranvi .Gunjan, apakah kamu mendapatkan cintaku ?” belum juga Gunjan membalas ucapan Ranvi tiba tiba dari arah belakang terdengar teriakan Baldev yang memanggil namanya “Gunjaaaann !” mereka berdua Gunjan serta Ranvi kaget menonton Baldev yang nyatanya juga ada disana, Dengan perasaan marah Baldev berteriak ke arah adiknya ini serta ketika Baldev hendak membawa tangannya untuk menampar Gunjan, Ranvi segera menghentikannya “Baldev, akulah yang mengajak Gunjan kesini, dengarkan aku baik baik, tenang” tetapi Baldev telah sangat marah pada mereka berdua “Baldev, segera luar biasa kerah baju Ranvi “Jika adikmu bicara dengan seorang pria mengenai cinta, apakah kamu dapat hening ? Sekarang pergilah !” Ranvi berusaha membahas pada Baldev tetapi Baldev tak memperlihatkan peluang sedikitpun .

Berani beraninya kamu menatap adiknya Baldev Singh ! Apakah kamu menyebut dirimu sendiri temannya ? Apakah ini sebuah pertemanan ?” Ranvi kembali mencoba untuk bicara dengan Baldev, sementara Gunjan hanya terdiam menonton pertengkaran mereka “Diam kamu Ranvi ! Lebih baik kamu berangkat alias aku akan melemparkan kamu ke dalam sumur tua ini !” bentak Baldev lantang, Gunjan mencoba untuk membahas tapi Baldev eksklusif menghardiknya .Diam kamu, Gunjan ! bentak Baldev .Baldev, dengarkan aku sekali saja, aku benar benar mencintai Gunjan, tetapi Baldev bersikeras pada pendapatnya “Ranvi, membisu kamu ! Jika aku menonton kamu ada didekat Gunjan jadi aku tentu akan membunuh kamu ! Dan kamu Gunjan, kamu tak boleh keluar dari rumah ! Ayoo pulang !” Baldev segera menggeret lengan Gunjan serta pulang ke rumah mereka

Sesampainya dirumah Baldev menceritakan semuanya mengenai Gunjan serta Ranvi pada ibunya, Bansuri sangat marah “Bagaimana dapat kamu menghancurkan reputasi keluarga kita ? Apa yang terjadi dengan impianmu mengenai pria Amerika, Canada yang ingin kamu nikahi ? Apakah kamu telah melupakan semua ini ? Dan apakah Ranvi yang cuma berkerja diladang yang membikin kamu lupa dengan semua ini ?” bentak Bansuri marah “Ibu, aku tahu apa yang wajib aku lakukan, anda tak butuh mengatakan apa yang wajib aku perbuat !” Gunjan mencoba membela dirinya “Gunjan, sebelum ada pria yang memiliki reputasi yang baik menikahi kamu, jadi kamu tak boleh meninggalkan kamarmu ! Jika kamu mencoba keluar dari kamarmu ini jadi bunda tak akan segan segan mematahkan kakimu itu !” ancam Bansuri “Ayoo Baldev kita berangkat !” ucap Bansuri, kemudian mereka berdua meninggalkan kamar Gunjan sambil mengatakan “Sekarang kamu akan masih tinggal disini !”

Dirumah Ranvi, Ratan sedang membikin ladu serta mitaai, Ratan kelihatan sangat bahagia, ketika Ranvi memasuki rumah, Veera eksklusif berteriak “Ibu, saudara tertua datang” Ratan segera berlari menghampiri Ranvi serta menyuapkan mitaai padanya “Ada apa ini ?” Ranvi merasa bimbang “Ibu telah menetapkan pernikahanmu Ranvi” Ranvi sangat terkejut “Iyaa, kami telah menemukan seorang gadis yang baik untuk kamu di Pritampura jadi kami akan berkunjung ke rumahnya kali ini juga” bibi Chaiji ikut menimpali “Kakak, apakah kita telah memilih gadis yang cocok untuk Ranvi alias tak ?” goda Ratan “Dia itu satu satunya diantara 1 juta gadis yang ada” dikala itu Ratan membawakan gambar Gunjan untuk menunjukkannya ke Ranvi tapi kemudian tak jadi diperlihatkan, Veera segera mengambil gambar itu serta mengatakan “Dia itu seorang gadis yang cantik”  ucap Veera

Ranvi terus bimbang “Kakak, apakah saudara tertua ingin menonton fotonya alias mungkin ada orang lain dalam kehidupan saudara tertua yang ingin saudara tertua katakan pada kami ? Jika saudara tertua tak ingin mengatakan apa apa jadi saudara tertua wajib menikah dengan gadis ini” goda Veera lagi “Ibu, kapan kita akan berkunjung ke rumah gadis itu ?” Ranvi eksklusif menyela pembicaraan mereka serta mengatakan “Ibu, aku wajib mengatakan padanya terlebih dulu” tetapi Ratan malah ngobrol dengan bibi Chaiji “Kita akan berangkat ke rumahnya kali ini juga untuk melamarnya” Ratan segera mengajak bibi Chaiji berangkat dari sana serta mengatakan “Kita wajib menyiapkan semuanya, kakak” Ratan serta bibi Chaiji segera meninggalkan Ranvi yang terbengong bengong “Kakak, kini saudara tertua akan memperoleh tak sedikit kebahagiaan ! Kakak seharusnya merasa senang” ucap Veera yang juga meninggalkan Ranvi sendirian

Begitu hingga di kamar, Ratan, bibi Chaiji serta Veera tertawa bahagia bersama sama “Sssttt ! Jangan keras keras kelak kakakmu dapat dengar, Veera ,,, kelak dirinya dapat tahu yang sebenarnya” ucap bibi Chaiji “Kita seharusnya mengatakan yang sebetulnya pada Ranvi, sebab kita telah lumayan membuatnya bingung” pinta Ratan “Tidak ! Aku akan terus membikin saudara tertua bingung, kenapa saudara tertua tak menceritakannya pada kita ? Hal semacam ini bukanlah sebuah faktor yang wajib disembunyikan dari keluarga, apabila aku tak mendengar apa yang saudara tertua katakan kemarin di telfon, aku tentu tak akan sempat tahu faktor ini” ucap Veera “Aku sangat bahagia, aku akan mengajak seluruh warga desa untuk berangkat serta berkunjung ke rumah Gunjan untuk melamarnya, aku ingin Ranvi bahagia” ucap Ratan bahagia

“Semua ini terjadi begitu cepat, pertunangan Gunjan baru batal kemarin hari yang lalu, seharusnya kita bertanya pada baginda Bawant dulu” ucap bibi Chaiji “Tidak, bibi ,,, Gunjan telah benar benar melupakan pertunangannya yang gagal itu, dirinya telah memenuhi harapan paman Balwant yang ingin menjadikan kak Ranvi sebagai menantunya” ucap Veera penuh semangat “Aku telah tak tahan lagi untuk menantikan pernikahan ini segera terjadi, jadi Gunjan dapat menjadi saudara tertua iparku serta dirinya akan datang ke rumah kita” Veera lalu menari dengan senangnya “Hooree horeee !! Salam Hifive (salam lima jari)” ucap Veera sambil menjulurkan lima jarinya ke arah Ratan, Ratan bingung, bibi Chaiji kemudian menjulurkan lima jarinya ke arah Veera tapi Ratan nyatanya juga menjulurkan lima jarinya ke arah Veera, Veera tertawa bahagia

Ranvi sedang menelfon Gunjan “Gunjan, bagaimana kabarmu ?” tanya Ranvi cemas “Aku baik baik saja, Ranvi ,,, kamu tak usah khawatir mengenai aku” ucap Gunjan “Gunjan, pembicaraan kita semalam belum selesai, aku ingin tahu bagaimana jawabanmu kepada kesaksian perasaanku semalam ke kamu ?” tanya Ranvi penasaran “Ranvi, kita telah saling kenal semenjak kita kecil serta kita ini benar benar telah menjadi teman” Ranvi terus penasaran serta ingin tahu mengenai perasaan Gunjan padanya, tetapi Gunjan belum dapat


Demikianlah Sinopsis Veera Episode 92 ,liat juga sinopsis sebelumnya yaitu Veera episode 91 dan nantikan kelanjutanya di sinopisis Veera Episode 93 pada selasa 19 april 2016

Subscribe to receive free email updates: