Sinopsis Anandhi Episode 50 selasa 3 mei (ANTV)

Film "Anandhi" merupakan film Bollywood terbaru 2016 yang di sutradarai oleh Sidharth Sengupta, Pradeep Yadav dan di produseri oleh Sunjoy Waddhwa, Comal Sunjoy W.Film yang mempunyai lebih dari 2110++ ini di produksi oleh sebuah perusahaan film Sphere Origins.Film ini telah tayang pada tanggal 21 Juli 2008 - sekarang di india dan merupakan salah satu film drama serial terpanjang.Film yang di tulis oleh Purnendu Shekhar, Gajra Kottary, Rajesh Dubey, Usha Dixit, Raghuvir Shekhawat akan menampilkan tiga aktris yang akan menjadi pemeran utama dari film Toral Rasputra ,Gracy Goswami dan Viren Vazirani.

Anandhi Episode 50

Sinopsis "Anandhi Episode 50" yang tayang selasa 3 mei 2016 selengkapnya dimulai dari ,Vasant berbicara kepada Gehna bahwa ibunya tidak mengijinkan belajar musik kepada Niranjan. Vasant ingin membawa Gehna diam-diam belajar musik ke rumah Niranjan tapi Gehna menolak dengan alasan jika belajar diam-diam tidak baik. Vasant ingin mencari solusi yang baik bagi Gehna. Dan lalu dia berlalu meninggalkan Gehna, sedang Gehna melihatnya simpati.

Vasant menemui Kalyani, dia mengatakan bahwa Gehna mencintai musik dan ingin Gehna terus belajar musik dan meminta izin kepada Kalyani. Kalyani tetap menolak, Vasant menjelaskan bahwa keinginan itu ialah permintaan Gehna dan dia harus memberikan yang terbaik kepada Gehna. Bhairon juga mengatakan bahwa Vasant berkata benar. Kalyani merasa anak-anaknya telah dikuasai oleh istri-istri mereka, Kayani terus berusaha menolak dan mengatakan bahwa Vasant telah berani melawannya.

Vasant meninggalkan Kalyani dengan marah. Kalyani datang dan menemui Gehna serta memarahi Gehna yang merasa dia telah berani menguasai anaknya. Sumitra datang dan menenegkan Gehna, dia memeluknya.Vasant datang dengan linglung dan sepertinya dia mabuk dan mengatakan telah gagal meyakinkan ibunya. Gehna memapah suaminya naik dan masuk ke kamar, saat itu Kalyani melihatnya dan mengintip dari balik pintu. Gehna melihat tangan Vasant terluka dan segera memberikan obat kepadanya, lalu dia merebahkannya dipangkuannya.

Gehna ingin tau kenapa Vasant melakukan semuanya kepada dia. Vasant belum merasa bisa memberikan sesuatu cinta kepada Gehna, vasant merasa gagal belum bisa melakukan sesuatu dan tidak memahami semuanya. Vasant merasa tidak pernah belajar bertanggung jawab dan merasa ibu mengalahkannya dan merasa dia tidak bisa membatu Gehna . Vasant menagis dalam pangkuan Gehna dan mengatakan meminta maaf karena belum bisa membahagiakan Gehna.

Syham memberikan kacang tanah kepada Jagdish yang saat itu sedang berangkat ke sekolah bersama Phooli, Sughna dan kedua teman Sughna. dia menawarkan kacang itu juga kepada Sughna. Shyam tau kalau Sughan tidak suka melihat wajahnya dan menutupi wajahnya dengan syal birunya. Jagdish tertawa dan menyuruh Sughna mengambilnya. Saat itu akhirnya mereka mau mengambil kacang yang diberikan Syam.

Seseorang lelaki berteriak bahwa ada kerbau mengamuk dan semua orang harus minggir dan berlari. Sughna berlari dan tersandung jatuh dan menangis ketika itu kerbau yang mengamuk mendekati Sughna, Jagdish berusaha menolong tapi terhalang orang-orang. Jagdish berteriak supaya Sughna menyingkir namun kondisi Sughna yang jatuh membuatnya kesulitan untuk bergerak menjauh dan kerbau yang mengamuk itu semakin berlari dan mendekati posisi Sughna.
Jagdish dan Phooli terperanjat memperhatikan dari jarak jauh dan dalam detik-detik yang menegangkan Syham meloncat dari samping dan meraih tubuh Sughna ya terduduk, lalu mereka berguling-guling dijalan. Sughna lalu diantar pulang.

Kalyani sangat terkejut dan marah mengapa bisa terjadi. Tabib segera dipanggil dan memeriksa keadaan Sughna. Kalyani mengancam akan memanggil dewan desa dan marahi pemilik kerbau, dia juga mengancamnya akan melelang semua barang-barang miliknya karena dia menyebabkan Sughna terluka.Tabib memanggil Kalyani berbicara dan mengatakan bahwa Sughna akan pergi ke tempat jodohnya atau akan tetap tinggal di rumah.kalyani heran mengapa dia bertanya begitu dan bukannya memberikan kabar keadaan Sughna. Ketika itu dengan berani Tabib mengatakan hal sebenarnya. Kalyani terperanjat mendengar apa yang sebenarnya dikatakan Tabib. Tiba-tiba Kalyani berteriak.Cukuuup!.

Kalyani mengusir orang yang bukan keluarganya. Kalyani meminta tabib untuk tidak pergi dan mengatakan hal itu tidak ada yang boleh diketahui oleh siapapun, dia mengancamnya jika ada yang mengatahui maka dia akan menjadi musuh selamnya. Jiji bertanya mengapa Kalyani begitu sangat marah. Kalyani menyuruh Jagdish dan Anandhi untuk pergi ke kamar dan menutup pintu kamar rapat-rapat.Tinggallah Kalyani, Gehna, Sumitra dan Jiji. Kalyani memegang Kepalanya dan berteriak..Sughna...!

Sementara Sughna tergopoh-gopoh mendekati Kalyani, Sumitra mencoba meraih tangan Sughna. Kalyani tiba-tiba menampar Sughna. Jiji menarik tangan Kalyani dan mencegah kemarahan Kalyani berlanjut. Sementara Gehna dan Sumitra melindungi Sughna yang menangis. Sumitra menanyakan hal itu kepada Kalyani tapi Kalyani sangat marah dan mengatakan dia harus menjawab dan mengatakan siapa yang melakukannya karena akan merusak kehormatan seluruh keluarga. Gehna teringat saat itu Sughna menemui pratap secara diam-diam dan kehujanan. Kalyani sangat marah dan kecewa dan sangat marah kepada Sughna yang hamil. Kalyani mengusir Sughna ke kamar dan tidak boleh kemana-mana. Sumitra menangis dipelukan Gehna.

Anandhi dan Jagdish di dalam kamar penasaran apa yang terjadi, tapi Jagdish hanya ingin mengerjakan PR nya dan Anandhi sangat penasaran apa yang terjadi dan ingin keluar tapi takut Kalyani akan marah kepada mereka. Kalyani tidak percaya bahwa Sughna yang selama ini di kasih sayangi dan memberikan apapun malah menghancurkan kehormatan keluarga besar mereka.

Sumitra datang menemui Sughna dan menolak pelukan Sughna, Sumitra tidak percaya Sughna melakukan hal itu dan mempertaruhkan diri dengan kepercayaan dari Sumitra. Sughna bersumpah di depan ibunya bahwa anak itu ialah anak Pratap. Jika Sughna berbohong maka Sumitra bersumpah akan mati.Sughna menceritakan pertemuannya secara diam-diam dihutan dengan Pratap. lalu dia mengenang pertemuan-pertemuannya dengan Pratap dan mengatakan bahwa Anandhi dan Jagdish juga berbohong saat pertemuan mereka. Kalyani diam-diam mengintip dari balik pintu dan mendengar percakapan Sughna dan Sumitra.

Kalyani datang menemui Anandhi dan menarik tangan Anandhi dan mengatakan bahwa dia suka mengantar Sughna menemui Pratap dan berbohong dengan alasan bertemu di kuil. Jagdish membela Anandhi dan di dorong Kalyani untuk diam. Anandhi dilarang berbicara kepada Kalyani karena berani berbohong dan akan memberi pelajaran kepada Anandhi. Jiji menahan Kalyani supaya tidak memukul Anandhi dengan kayu. Jiji menyuruh Jagdish untuk membawa Anandhi keluar menjauh dan menyuruh Kalyani untuk  mengendalikan emosinya.

Sudah 2,5 bulan semenjak kematian Pratap rasanya Kalyani ingin mati saja dan mereka semua sudah berbohong dan lebih buruk dari yang mereka duga. Sumitra tau bahwa Sughna melakukan dosa besar tapi Sumitra masih percaya kepada Sughna. Kalyani menelpon Bhairon untuk segera pulang. Ketika Bhairon dan Vasant pulang lampu semua mati, Vasant ingin lampu hidup tapi kalyani mencegahnya. Kalyani mengatakan bahwa hilangnya kehormatan keluarga mereka dan mengatakan Sughna telah hamil. Bagai disambar petir Bhairon seketika menjadi lemas dan kaget mendengar itu

Jagdish berteriak-teriak memanggil Sughna untuk berangkat sekolah supaya tidak terlambat, Anandhi akan memanggil Sughna tapi Kalyani mencegahnya dan menyuruh menyimpan kotak makan dan mengatakan bahwa Anandhi tidak boleh menemui Sughna dengan cara apapun. Anandhi di usir pergi dari hadapan Kalyani.

Kalyani memanggil-manggil Bhairon dan Vasant  untuk segera pergi. Anandhi melaporkan semua yang dilarang kalyani kepada Sumitra, tapi kali ini Sumitra tidak mau mendengarkan semua pertanyaan Anandhi dan malah memarahi dan meminta diam dan menyuruhnya pergi. Anandhi menangis di depan foto kedua orang tuanya dan mengeluarkan keluh kesahnya dan ingin orang tuanya datang. Jiji dengan kasih sayangnya menjelaskan bahwa dia tidak boleh sedih karena Sumitra masih marah sama ketika ibunya yang sedang marah dan akan kembali baik kepadanya. Anandhi menangis di pelukan Jiji.

Kalyani mengajak Bhairon dan Vasant menemui orang tua Pratap untuk membicarakan masalah Sughna. Gehna berpesan kepada Vasant untuk mengendalikan emosinya. Sumitra menangis didepan Jiji dan mengatakan bahwa Sughna telah merusak dirinya sendiri.Syham seperti biasa mencegat Jagdish pergi ke sekolah dan bertanya kenapa Sughna tidak ikut sekolah hari itu, sedang dia tahu bahwa Sughna sakitnya tidak begitu parah. Nampaknya Syham curiga kenapa bisa terjadi, dan dia akan pergi mencari informasi ke rumah Jagdish.

Demikian Sinopsis Anandhi Episode 50 , baca juga cerita sebelumnya Sinopsis Anandi eps 49.Dan Tunggu selanjutnya Sinopsis Anandhi Episode 51 yang tayang di ANTV,rabu 4mei 2016

Subscribe to receive free email updates: