Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 109 selasa 3 mei (ANTV)

Film "Efsun dan Bahar" (ANTV) merupakan film bergenrekan drama yang berasal dari Negara Turki.Drama Turki Efsun dan Bahar ini sudah di tayangkan di Turki pada 2014 yang lalu.Film drama serial ini di sutradarai oleh Merve Girgin dan di tulis oleh  Gul Abus Emerci, Ahmet Saatcioglu dan Ozer Cetinel.Film "Efsun dan Bahar" akan di tayangkan di stasion tv "ANTV" pada tanggal 16 Februari 2014 dan pertama kalinya hadir dii Indonesia.Dalam 1 Episodenya,film ini berdurasi 30 menit dan rencananya kan berjumlah 70 episode.

Efsun dan Bahar Episode 109

Sinopsis dan cerita "Efsun dan Bahar Episode 109ANTV yang tayang selasa 3 mei 2016  becerita tentang ,Saat Ates sadar, Bahar ada disampingnya. dia memanggil manggil Bahar. Bahar kaget juga senang melihat Ates sadar. Bahar langsung berlari memanggil. lalu Ates diperiksa dan dokter berkata mukjizat sudah datang Ates berhasil melewati masa sulitnya.  Lalu Bahar pun keluar memberi kabar baik ini pada ibu dan ayahnya. Bahar memeluk semua keluarga dengan senang. Ada juga mehme emir disitu. Mehmet lalu mendekati Bahar dan memberi selamat kepada Bahar. Setelah itu Bahar kembali menemui Ates.Di dalam Bahar pun bicara dengan Ates. dia sangat senang dan mencium tangan Ates sedangkan Ates membelai wajah Bahar.

Ates sudah sadar dan Mehmet pun kembali ke rumah. Di semua keluarga sudah berkumpul di ruang makan. Mehmet langsung marah besar pada Hulya. Nyonya Edibe membela Hulya. Akhirnya untuk mengalihkan marah Mehmet Hulya bilang soal penggelapan uang perusahaan oleh Efsun dan Onur.Mehmet kaget dan menanyai Efsun. Mulanya Efsun diam lalu dia bicara dengan beribu alasan sehingga dia kelihatan tidak bersalah. Semua dia lakukan untuk Ates katanya. Lalu debat sengit terjadi antara Hulya dengan Efsun. Efsun pun membela dirinya dengan menyerang Hulya hingga lalu Hulya pun memilih pergi dari meja makan.

lalu di rumah sakit. Bahar bicara dengan dokter tentang kondisi Ates. tapi saat Bahar bicara dengan dokter datanglah Salih ke rumah sakit. dia bertanya ke perawat dimana kamar Ates Kerman. Setelah tahu Salih segera masuk ke ruangan Ates. Tidak ada orang di sana cuma Ates saja. Ates saat itu masih tertidur. Salih bicara dengan Ates dengan lagak sok menang. dia sempat melihat infus Ates. lalu Salih pun keluar.

Di saat yang sama saat Salih keluar dari ruangan Ates, Bahar juga sedang berjalan menuju kamar Ates. dia berpapasan dengan Salih. Salih mengatakan sesuatu. "sana lihat kekasihmu yang kau sayangi itu" sambil tersenyum dan langsung pergi. Bahar takut ada apa-apa dengan kekasihnya itu. dia pun langsung berlari menuju kamar Ates dengan rasa khawatir.Bahar masuk ke kamar Ates dengan khawatir dia memanggil Ates. Untunglah Ates ternyata tidak apa-apa. Ates bangun dan bilang ada apa Bahar. Bahar pun lega.

Di rumah. Fulya menyiapkan hidangan khusus untuk Mehmet untuk mereka berdua. Hubungan suami istri ini pun kembali membaik. Menikmati malam itu dengan romantis.Dan beberapa hari lalu akhirnya Ates sudah diijinkan pulang. Ates di rumahnya dirawat oleh Bahar dan dibantu Nuran. lalu datanglah Hasret membawakan makanan buatan sendiri. Bahar senang dengan kedatangan Hasret.

Efsun datang ke rumah pondok. Yang membukakan pintu ialah Bucela. Apa aku bisa bertemu dengan ibuku? Tanya Efsun. Bucela pun bilang kalau Nuran sedang di rumah Ates. tidak lama Mehmet ingin berangkat kerja. dia berhenti di depan pondok rumah. dia pun mengajak Efsun berangkat bareng. Lalu Efsun pergi bersama ayah palsunya itu.

Di rumah Ates. Hasret dan Bahar berbincang-bincang sambil menikmati makanan buatan Hasret. tidak lama Ates keluar dengan jas dia ingin pergi. Bahar melarang Ates dia tidak ingin terjadi apa-apa lagi dengan kekasihnya itu apalagi Ates baru saja sembuh. tapi akhirnya Bahar mengijinkan.Ternyata Ates mencari Salih. Sampai di bengkel Ates langsung mencengkeram kerah baju Salih. dia mengancam Salih karena dia bertindak tidak sportif. Ates akan mencari bukti untuk memenjarakan Salih. Lalu Ates pun pergi.

Sementara itu Efsun dan Mehmet sampai di kantor lalu mereka rapat di mana ada Hulya dan Arda serta beberapa tamu penting lain. Onur masuk dan Efsun memperkenalkan Onur. Hulya tampak emosi saat itu. lalu Mehmet ijin pergi dahulu. Dan kesempatan ini digunakan Efsun untuk sengaja membuat panas Hulya sampai lalu Hulya mengambil botol dan ingin memukul Efsun. Efsun dan Onur pun langsung berlari menyelamatkan diri. Sementara Hulya ditahan oleh orang-orang agar dia  tenang.

Setelah Ates dari bengkel, Salih ke Yayasan. Dan semua orang Yayasan menyambut kedatangan Ates kembali bersama Medic dan mengucapkan selamat. Bahar juga berada di situ. tidak lama lalu Mehmet pun datang dan juga mengucapkan selamat. lalu mereka berjanji akan menyelamatkan Yayasan. Dan semua orang bertepuk tangan.Efsun ke rumah pondok. Di sana Nuran sudah kembali lalu datanglah Sakine mengetuk pintu. Sakine bilang kalau Cecil mengirim surat dan Cecil bilang kalau dia akan menikah dengan Asin. dia juga mengirim uang yang banyak pada Sakine. Sakine memperlihatkan uang itu pada Nuran dan Efsun. tidak lama Efsun pun lalu pergi ke rumah besar.

Sementara itu, Hulya sudah sampai ke rumah dengan marah-marah dan mengadu pada ibunya bahwa Mehmet menempatkan Efsun dalam rapat menggantikan dirinya. Hulya tidak terima dia lalu malah menuduh Fulya yang memanas-manasi Mehmet.Beyza datang. dia membawa surat dan setelah membaca surat itu Hulya menangis sedih sekali karena dalam surat itu Asin ingin menceraikannya. Hulya langsung langsung marah-marah sendiri. Arda melihat ibunya marah dan segera turun. lalu Muge juga menenangkan ibunya.

Sementara itu di rumah, Hasret sedang merajut. dia tidak ingin kembali ke Yayasan karena dia terlanjur sakit hati dengan Hulya. Datanglah Mehmet membujuk agar Hasret kembali. Hasret sendiri lalu tersenyum tapi dia sudah membuat keputusan tidak akan kembali lagi.Sakine dan Nuran ke rumah besar. Sakine lalu memberikan uang dari Cecil pada Hulya. Sakine bilang uang ini milikmu terserah ingin kau apakan karena ini dari suamimu. Dan Sakine pun menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mencuri. Lalu Sakine dan Nuran pergi.

Hulya marah dan langsung mnghamburkan uang itu. Di saat yang sama datanglah Mehmet. Mehmet mnenangkan adiknya. Hulya bilang kalau Asin ingin mnceraikannya. Mehmet pun lalu berhasil membujuk Hulya untuk ke kamarnya.Malam itu Hasret datang ke rumah besar Mehmet. dia hanya melihatnya karena dia berbelok masuk rumah pondok. dia ingin mnemui Efsun. Efsun lalu mnyuruhnya masuk. Hasret sendiri berwajah sedih. Di dalam ada Masi dan Sakine. Hasret bilang ke semua orang kalau dia akan kembali ke kampungnya karena itu dia pamit mngucap selamat tinggal.

tidak lama Bahar datang dan tahu kalau Hasret ingin pergi. dia sangat sedih sekali. dia pun berpelukan dengan Hasret dan mnangis. Lalu saat Hasret pergi Bahar mngejarnya. Mereka pun diluar berpelukan sambil mnangis. Semntara Efsun hanya melihat dari jendela rumah bersama keluarga lain.

Paginya Efsun pun bilang pada ayahnya bahwa Hasret akan pergi pagi ini. lalu Efsun dan Mehmet pun turut mngantarkan kepergian Hasret tentu saja setelah mndapat ijin dari Fulya. Dan berkumpullah mereka di terminal. Bahar dan Ates juga Rafika serta Bucela. Mehmet saat itu minta ijin untuk mncium kening Hasret untuk terakhir kalinya. Hasret pun mngijinkan. Hasret memeluk Bahar dan Efsun dan lalu dia naik ke bus. lalu bus itu pun berangkat. Semua orang mnangis saat itu karena mereka harus berpisah dengan Hasret. Begitu juga Hasret terus mnangis di dalam bus.

Di saat yang sama Salih datang ke rumah pondok. Di rumah ada Nuran dan Ilyas. Nuran enggan mnanggapi Salih dan mnutup pintu. tapi Salih terus bicara dari luar sehingga Nuran membukakan pintu kembali dan mnyuruh Salih masuk.Semntara itu Hulya mngunci pintu di kamarnya. Di dalam dia memakai lipstik yang belepotan. dia sepertinya mnjadi gila setelah diceraikan Asin bahkan dia mncabuti rambutnya sendiri. Muge mnggedor pintu tapi tidak digubris. dia lalu memanggil kakaknya. Mehmet dan Efsun juga baru saja pulang dan langsung ke atas. Mehmet lalu mndobrak pintu dan melihat Hulya dalam kondisi yang mngenaskan setengah gila.

Mehmet mnyuruh semua tenang dan lalu mndekati adiknya itu. dia mncium kening adiknya agar Hulya sedikit tenang. dia terus berbicara kepada Hulya. Mehmet pun lalu mnggendong Hulya yang selengekan. Di bawah, nyonya Edibe dan Fulya melihat Hulya gila. Hulya terus berdada-dada ria pada mereka.

Semntara itu Bahar Ates dan bucel juga sudah sampai ke rumah pondok. Mereka masuk ke rumah dan dihadang Nuran. Nuran mngkode Bucela kalau ada Salih di rumah. tapi tiba-tiba Salih bicara. Dan Ates mndengar suara Salih dia pun segera masuk mnemui Salih. Bahar sendiri juga kaget ada Salih. lalu Ates mnanyakan kepada Nuran kenapa ada Salih di sini. Nuran diam dan Ates bertanya pada Ilyas.Ates marah-marah kepada semuanya ada apa ini? Apa yang kalian rahasiakan di sini. Ates hendak mnghajar Salih. lalu Salih mngatakan semuanya. Efsun pun juga datang. Saat itu Salih bilang ingin mncari Bucela.

Demikian lah sinopsis kali ini ,semoga dapat membantu Baca juga Sinopsis "Efsun dan Bahar Episode terakhir (TAMAT) " .Terima kasih :)

Itulah Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 109  Baca juga sinopsis Sebelumnya yaitu Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 108 dan tunggu Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 110 yang tayang rabu 4 mei 2016

Subscribe to receive free email updates: