Monday, May 2, 2016

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 110 rabu 4 mei (ANTV)

Film "Efsun dan Bahar" (ANTV) merupakan film bergenrekan drama yang berasal dari Negara Turki.Drama Turki Efsun dan Bahar ini sudah di tayangkan di Turki pada 2014 yang lalu.Film drama serial ini di sutradarai oleh Merve Girgin dan di tulis oleh  Gul Abus Emerci, Ahmet Saatcioglu dan Ozer Cetinel.Film "Efsun dan Bahar" akan di tayangkan di stasion tv "ANTV" pada tanggal 16 Februari 2014 dan pertama kalinya hadir dii Indonesia.Dalam 1 Episodenya,film ini berdurasi 30 menit dan rencananya kan berjumlah 70 episode.

Efsun dan Bahar Episode 109

Sinopsis dan cerita "Efsun dan Bahar Episode 110ANTV yang tayang rabu 4 mei 2016  becerita tentang ,Mehmet bersama Hulya sampai di Rumah Sakit Jiwa . Hulya terus memegang kakaknya dan memanggil kakaknya abi.. saya tidak mau tinggal di sini. Mehmet pun menjelaskan ini semua demi kebaikan kamu lalu Mehmet mencium kening Hulya. lalu Hulya dibawa oleh perawat. Hulya terus memandang kakaknya sambil menangis. Mehmet sendiri juga menahan tangis karena keadaan yang dialaminya. Setelah ditinggal Hasret, kini dia juga ditinggal adiknya.

Sementara di rumah pondok Ates mau menghajar Salih sampai di luar dia memegang kerah baju Salih. Satpam rumah melihat dan mencoba menghentikan Ates. Ates terus mengancam Salih namun Salih sendiri bukan orang pengecut dia juga bekas preman dia tidak takut pada Ates. Lalu Salih pun pergi dan semua kembali ke dalam sedangkan Ates masih di depan ngobrol dengan satpam.

Saat Salih mau pulang, Mehmet datang dengan mobilnya. dia melihat Salih dan langsung turun. Tanpa basa basi, Mehmet langsung menghajar Salih. Ates mendengar ada ribut langsung berlari keluar disusul satpam. Ates langsung memegangi Mehmet agar Mehmet tidak lepas kendali. Salih malah tertawa meski dia menahan sakit karena dia berhasil memancing emosi Mehmet. Lalu Salih pun pergi. Dan untuk menenangkan diri Ates pun mengajak Mehmet ke sebuah bar.

Sementara di dalam rumah besar, semua orang bersedih apalagi Muge yang paling kecil. Muge pun masuk ke kamar lalu nyonya Edibe meminta Arda menemani Muge. Di bawah tinggalah nyonya Edibe dan Fulya. Fulya sendiri menghawatirkan Mehmet dan meneleponnya. Namun Mehmet yang sedang minum di bar bersama Ates tidak menjawab panggilan istrinya. Saat itu Ates dan Mehmet curhat sambil minum. Mehmet menceritakan tentang Hasret sedangkan Ates bercerita soal Bahar. Namun saat mereka saling cerita ternyata Salih juga ada di sana sengaja mendengarkan mereka di sebuah meja yang agak tersembunyi.

Salih tersenyum dia lalu menelepon anak buahnya dan pergi ke balik tembok. Sebelumnya dia memesan dua minuman keras untuk Ates dan Mehmet. Pelayan memberikan pesanan itu pada Ates dan Mehmet dan bilang dari orang yang duduk di sana. Saat Ates Mehmet melongok ke meja yang disebutkan pelayan mereka tidak melihat siapa-siapa.Efsun dan Nuran ngobrol di rumah pondok. Mereka malah ketawa-ketawa padahal kondisi orang-orang di sekitar mereka sedang bersedih. Lalu Efsun pamit dan Nuran mengantar sampai ke depan. Di depan mereka masih ketawa dan Efsun masuk ke rumah besar. Di rumah besar Efsun bergabung dengan nyonya Edibe dan Fulya di ruang tengah.

Tak lama lalu Mehmet pulang dengan wajah merah karena banyak minum. Fulya langsung mendatanginya. Sedang Efsun duduk sambil menyapa halo papa. Mehmet lalu marah-marah pada ibunya karena tindakan ibunya dan Fulya Hasret pun memilih pergi. Mehmet lalu menyuruh Beyza menyiapkan baju di atas karena dia akan pergi dengan Ates. Lalu Mehmet ke atas dan Fulya tampak bersedih hati. Kayaknya sih Mehmet akan mencari Hasret.lalu paginya tampak Ates dan Mehmet turun dari bandara. Mereka membicarakan soal Hasret. Sementara pagi itu di rumah besar saat saat sarapan Fulya nampak masih sedih karena suaminya pergi. Lalu datanglah Efsun ikut gabung. Efsun berdebat dengan Arda bahkan kali ini tak hanya Arda, Muge pun turut menyerang Efsun karena menghina ibunya. Dan setelah itu semua orang meninggalkan Efsun di meja makan itu. Efsun menikmati semua hidangan makan pagi sendirian.

Sementara itu Mehmet dan Ates naik taksi dan sampai ke sebuah tempat. Tempat itu mirip Gilincik dan setengah kumuh. Mehmet bertanya kepada seorang penduduk tentang Hasret namun penduduk tidak tahu.lalu di rumah besar. Nyonya Edibe menelepon seseorang. Sepertinya dia memiliki rencana jahat lagi. Nyonya Edibe juga marah-marah sendiri di dalam kamar. Sedangkan Efsun di ruang tamu membaca majalah lalu memanggil Beyza. Tak lama lalu nyonya Edibe turun. dia lalu adu mulut dengan Efsun.

Sementara itu Mehmet dan Ates terus berjalan mencari Hasret di kampung halaman Hasret. Sampai di sebuah pasar, Mehmet melihat Hasret dari kejauhan dan Mehmet langsung berlari memangil Hasret. Dalam keramaian Hasret tak mendengar dia terus berjalan masuk ke pasar. Mehmet berlari mengejarnya sampai tidak melihat kiri dan kanan. Mehmet sampai menabrak seorang pedagang hingga dagangannya jatuh berserakan. Mehmet dan Ates minta maaf dan mereka terus mencari Hasret. Akhirnya Mehmet berhasil menggapai tangan Hasret. Dan saat berbalik ternyata Wanita itu bukan Hasret namun orang lain yang dari belakang mirip Hasret.

Tak lama lalu Ates mndapat telepon dari Rafika yang memberi tahu keberadaan Hasret. Ates pun memberi tahu pada Mehmet dan mereka segera mnuju lokasi yang disebutkan Rafika. Saat mereka berjalan dibalik sebuah tembok ternyata ada Salih.lalu di sebuah pinggiran danau, Nyonya Edibe bersama Beyza mnunggu seseorang. Dan tak lama lalu Medic datang bersama para pengawalnya. Mereka membicarakan masa lalu Taifun ayah Ates. Medic membawa sebuah CD yang sepertinya isinya sangat penting. Edibe meminta dengan kasar CD itu. lalu Medic memberikan CD itu pada nyonya Edibe dan pergi, Nyonya Edibe sendiri tampak marah pada Medic.

Akhirnya Mehmet mnemukan Hasret yang sudah bekerja di sebuah pabrik jahit. Hasret kaget tiba-tiba Mehmet berada di belakangnya. dia juga melihat Ates yang melambaikan tangan. Mehmet mngajak Hasret untuk kembali ke Istanbul karena semua orang merasa kehilangan Hasret. Ates lalu juga mndekati Hasret dan memberikan titipan dari Bahar sebuah kalung. Namun Hasret sepertinya belum bisa kembali. dia mnangis sedih dan melanjutkan pekerjaannya. lalu Ates dan Mehmet pun pergi.

Semntara itu Efsun pergi ke sebuah tempat fitnes. dia mau nge-gym untuk relaksasi agar tidak gila seperti Hulya. Di tempat itu Efsun takjub melihat laki-laki yang memiliki body kekar. lalu dia diajak oleh seseorang lelaki yang juga berbody kekar. Lelaki itu adalah instruktur tempat itu. lalu Efsun diajak ke salah satu alat fitnes. Setelah instruktur mnyeting alat itu dia pun mninggalkan Efsun.

Sambil olah raga lalu Efsun mnelepon Ismail. Namun Ismail enggan mngangkat dan malah mnolak panggilan Efsun. lalu Ismail mnelepon Bahar dan mngajak bertemu. Ismail pun langsung beranjak mnuju Yayasan untuk mnemui Bahar.Setelah olah raga Efsun pun masuk ke ruagan pijat. dia diterapi dengan metode batu kali. Tubuh Efsun perlahan diletakkan batu kali berukuran kecil-kecil dan Efsun disuruh relaks. Sambil diterapi Efsun pun mnelepon ibunya dan bilang sekarang dia sedang pijat spa. Nuran sendiri sedang bersama Sakine di rumah. Si pelayan terapi yang melayani Efsun malah dimarah-marahi.

Semntara itu Ates dan Mehmet pergi ke sebuah pinggir teluk. Mereka pun bicara sambil istirahat sebentar. Di saat yang sama Salih pergi ke sebuah tempat sepertinya tempat mafia karena ada penjaga yang mondar-mandir memegang senjata. Setelah mngucap salam dan bilang soal Mehmet Emir Attahan maka Salih diijinkan masuk. lalu Salih pun bertemu dengan bos mafia itu.Salih memberikan info mngenai Mehmet Emir Attahan yang kini sedang berada di kota ini. dia mncari seseorang bernama Hasret yang tak lain adalah kekasihnya dulu yang disingkirkan Yusuf. Salih juga bilang pada bos itu bahwa Yusuf sudah mninggal.

Dan di Yayasan ismail minum teh dan ngobrol berdua bersama Bahar. Sepertinya Ismail mncari info soal Efsun. Ismail masih cemburu karena Efsun ternyata masih mncintai Ates. jadi tadi dia enggan mnganggkat telepon dari Efsun. Ismail tahu kalau Efsun masih mncintai Ates yakni saat kecelakaan Ates kemarin. Ismail melihat Efsun di pantai dan mnangisi Ates.

Setelah selesai pijat, Efsun pun mnemui Onur di Yayasan. Sepertinya Efsun dan Onur akan mndapat ruangan baru namun ruangan itu masih direnovasi. lalu Efsun keluar. Dari seberang gedung dia melihat Ismail sedang duduk bersama Bahar. kenapa ya Ismail mnemui Bahar padahal tadi dia tidak mnjawab teleponku. Lalu Efsun pun mndatangi mereka. Setelah Efsun datang, Bahar mninggalkan mereka karena harus bekerja. Efsun lalu bicara dengan Ismail membahas tentang Ates. Ismail lalu mninggalkan Efsun dan Efsun marah-marah sendiri.

Demikian lah sinopsis kali ini ,semoga dapat membantu Baca juga Sinopsis "Efsun dan Bahar Episode terakhir (TAMAT) " .Terima kasih :)

Itulah Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 110  Baca juga sinopsis Sebelumnya yaitu Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 109 dan tunggu Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 111 yang tayang kamis 5 mei 2016

Artikel Terkait

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 110 rabu 4 mei (ANTV)
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email