Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 117 rabu 11 mei (ANTV)

Film "Efsun dan Bahar" (ANTV) merupakan film bergenrekan drama yang berasal dari Negara Turki.Drama Turki Efsun dan Bahar ini sudah di tayangkan di Turki pada 2014 yang lalu.Film drama serial ini di sutradarai oleh Merve Girgin dan di tulis oleh  Gul Abus Emerci, Ahmet Saatcioglu dan Ozer Cetinel.Film "Efsun dan Bahar" akan di tayangkan di stasion tv "ANTV" pada tanggal 16 Februari 2014 dan pertama kalinya hadir dii Indonesia.Dalam 1 Episodenya,film ini berdurasi 30 menit dan rencananya kan berjumlah 70 episode.

Efsun dan Bahar Episode 117

Sinopsis dan cerita "Efsun dan Bahar Episode 117ANTV yang tayang rabu 11 mei 2016  becerita tentang ,Ilyas berhasil diselamatkan dari api. Kemudian Efsun dan Bucela pun membawanya sedangkan Ates sendiri batuk batuk karena kena asap. Setelah itu Ates kembali ke mobil. dia menelepon Bahar namun tidak diangkat. Bahar sendiri oleh Ismail diajak ke rumahnya karena dia tidak ingin pulang agar tidak terjadi apa-apa. kemudian Ismail memberi kunci rumahnya dan pergi lagi. Ismail bilang kamu bisa istirahat di sini dulu. Bahar berterima kasih pada Ismail.

Sedangkan Ilyas akhirnya dibawa ke rumah pondok. Ada Nuran disana. Kemudian Ilyas disidang oleh Efsun dan Nuran karena tindakannya konyol. Efsun juga ngomel-ngomel menyalahkan Bahar. Ilyas sendiri tidak terima dan terus membela Bahar.Sementara itu Ismail kemudian pergi sebuah cafe bertemu dengan anak buahnya si pelontos. sambil makan dan minum mereka membicarakan permasalahan keluarga Attahan yang sangat rumit.

Di rumah besar sedang diadakan yasinan sepeninggal Nyonya Edibe. Ada seorang perempuan yang melantunkan surat Yasin dan semua tamu mendengarkan. Semua tamu ikut berduka dan mengenakan jilbab meski sebagian besar jilbab modern yang kelihatan rambutnya. Hulya juga memakai jilbab. Fulya juga.Saat acara berlangsung Hulya naik ke atas dia masuk ke kamar ibunya. dia menangis mengenang ibunya. Hulya melihat foto ibunya. dia juga mengelus baju di almari ibunya. Mencium baju ibunya dan duduk di kasur ibunya. dia sangat sedih dan menangis.

kemudian pagi tiba. Ismail kembali ke rumahnya. dia tadi malam tidur di kantor karena Bahar tidur di rumahnya. Wah Ismail ini orangnya sopan juga ya. dia menghormati perempuan. dia masih memiliki tata krama ya. Ismail datang membawa roti dan makanan untuk sarapan Bahar.dia mencentelkan makanan itu ke gagang pintu. Bahar pun membukakan pintu. Ismail bilang ini ada sarapan untukmu dan saya akan kembali ke kantor.. kemudian Ismail pergi Bahar berterima kasih..

Di saat yang sama Ates di rumah. Ada bel berbunyi.. Bahar. kata Ates. Ates menyangka Bahar datang ternyata bukan Bahar tapi Efsun. Efsun langsung masuk dan memanggil Bahar dia mengira Bahar ada di rumah Ates. dia tidak menemukan Bahar. Ates kemudian bilang ke Efsun bahwa saya telah menghubungi Bahar namun tidak diangkat. Efsun marah-marah pada Ates kemudian pergi, ini semua karenamu ujar Efsun sambil meninggalkan Ates.Sementara itu Nuran dengan kasar menggedor rumah Hasret. Nuran mengira Bahar ada di rumah Hasret semalam. Bahar keluar, ibu mencarimu. Hasret pun bilang tidak ada Bahar disini Nuran. Kemudian Nuran dan Hasret pun malah saling debat sengit. Nuran teriak-teriak kasar di depan pintu rumah Hasret sampai Ilyas dan Bucela mendengarnya.

Ilyas ingin mendatangi Nuran namun Bucela bilang biar saya saja. Bucela pun lari ke rumah Hasret dan melerai mereka. Bucela menyuruh Nuran segera pulang kemudian Bucela minta maaf pada Hasret. Saat Nuran kembali telah banyak tetangga yang berkumpul dan Nuran memaki semua tetangga. kemudian Efsun menelepon dan bilang Bahar tidak ada di rumah Ates bu.. jadi kemana Bahar.??

Sementara pagi itu Hulya terbangun di kamar ibunya. Sehabis bangun dia masih sedih namun telah bisa mengiklaskan ibunya. dia pun mengembalikan baju ibunya ke lemari. kemudian dia melihat sebuah kotak. Hulya pun mengangkat kotak itu dan membawanya ke tempat tidur. dia membukanya dan sedih karena ada foto-foto ibunya sejak masa kecil hingga dewasa. Hulya juga melihat surat cinta dari ayahnya (tuan yusuf) yang masih disimpan oleh ibunya. Kemudian Hulya kaget karena ternyata di dalam kotak itu ada pistol.

Tak lama Muge masuk. Muge kaget karena ibunya membawa pistol. kemudian Hulya menelepon Ates dan mengajak ketemu. Muge bilang jangan ibu.. apa yang ingin ibu lakukan.. Hulya bilang ke Muge untuk jangan kawatir saya akan membalaskan dendam ibumu. Muge menangis jangan ibu jangan ibu, namun Hulya kemudian memasukkan pistol itu ke dalam sakunya.Hulya langsung keluar rumah Muge terus menghalanginya. Hulya mencium kening Muge dan masuk mobil. Muge panik dan Fulya keluar ada apa Muge, Muge bilang ke Hulya ibunya akan balas dendam. Muge pun menyusul ibunya.

Sedangkan Nuran kemudian menemui Sakine dan bilang Bahar semalam tidak tahu batang hidungnya kemana anak itu. Kemudian dia menelepon Efsun namun Efsun juga belum menemukan Bahar.Sementara Hulya sampai yayasan. dia langsung berteriak memanggil Ates. Saat itu Ates bersama Medic. kemudian Ates keluar disusul Medic dan anak buahnya. dia menemui Hulya. Saat berjalan mendekati Hulya. Hulya langsung mengeluarkan pistol ke arah Ates. Anah buah Medic segera merespon melindungi Ates namun Ates tidak apa-apa ini adalah masalahku. Di saat yang sama Muge berlari dia telah sampai ke yayasan.

Hulya terus menodongkan pistol ke Ates. Ates bilang silahkan bunuh saja saya.. tiba-tiba Muge datang dan berlari dia langsung menghalangi ibunya bertindak konyol dia berdiri di depan ibunya. Muge bilang ibu hanya ibu sekarang yang masih tersisa saya tidak ingin kehilangan ibu. Ayah telah pergi nenek juga pergi..saya tidak ingin orang yang kusayangi pergi lagi, mendengar perkataan Muge,  Hulya pun menjadi sadar dan dia pun membuang pistol itu ke lantai kemudian memeluk Muge. Mereka berpelukan sambil menangis. Ates kemudian pergi meninggalkan ibu dan anak ini.

Efsun datang ke kantor Ismail dia bilang kalau Bahar semalaman tak kembali. Keluarga kami sedang ada masalah dan Bahar tidak bisa dihubungi dia hilang. Kemudian Ismail mengajak Efsun ke dalam ruangannya. Ismail tidak bilang kalau Bahar di rumahnya. Efsun kemudian marah-marah dia kemudian keluar, eh dia masuk lagi.. tasnya tertinggal lagi,.Bahar mendatangi suatu tempat. dia ingin cari pekerjaan namun gagal malahan baru ingin ngobrol Bahar malah lemas. kayaknya dia terlalu capek dengan masalahnya. kemudian dia keluar dan duduk di taman sambil termenung.

Hulya telah berada di kantor Ates. dia malah dimarahi sama Mehmet karena tindakannya tadi sungguh konyol. Hulya hanya bisa menangis sedih. Mehmet kemuddian mendekati adiknya itu dan menenangkan adiknya. dia menyadarkan Hulya bahwa kita harus sabar menghadapi semua ini. Hulya pun menyandarkan kepalanya pada pundak Mehmet dan menangis.Kembali ke Bahar. Setelah agak kuat dia pun jalan lagi dan ingin ke suatu tempat. dia berhenti di halte bus ingin naik bus. Saat dia melihat uang di kantongnya ternyata kurang Bahar tidak jadi naik bus.

Sementara itu Muge bertemu dengan Bens di restoran. Saat dia memesan makanan beberapa orang di resto malah membicarakan Muge dan keluarganya yang dikabarkan bangkrut sampai neneknya meninggal. Muge tidak tahan dia pun memilih pergi namun Bens mengejarnya dan berhasil menenangkan Muge.Bahar telah kembali ke rumah Ismail. kemudian Ismail datang. Bahar membuka pintu. kemudian mereka ngobrol di dalam dan Ismail bilang tadi Efsun ke kantor mencarimu. Malam itu mereka sempat diganggu tetangga Ismail yang sengaja menggoda karena mengira Bahar adalah pacar Ismail. Tetangga itu memberinya makanan.

kemudian Ismail dan Bahar makan malam bersama. Setelah selesai Ismail ingin meninggalkan uang untuk Bahar. Bahar menolak namun Ismail dengan bijak bilang ga papa anggap saja hutang kamu bisa membayarnya kelak jika ada uang.Tak lama kemudian Efsun mendatangi rumah Ismail. dia tidak tahu persisnya di mana rumah Ismail. dia kemudian bertemu tetangga Ismail dan jadi tahu kalau ada seorang perempuan di rumah Ismail. Efsun yang saat itu statusnya belum putus sama Ismail pun langsung masuk melabrak, sesampai di dalam Efsun marah-marah melihat bekas sisa makan malam, oh jadi kamu dinner ama perempuan lain?Namun Efsun kaget ternyata perempuan itu adalah Bahar. Bahar muncul dan Efsun tidak menyangka ada Bahar apalagi Ismail menyembunyikan Bahar. Efsun marah dan pergi, Ismail ingin menjelaskan namun Efsun tidak ingin dengar.

Demikian lah sinopsis kali ini ,semoga dapat membantu Baca juga Sinopsis "Efsun dan Bahar Episode terakhir (TAMAT) " .Terima kasih :)

Itulah Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 117  Baca juga sinopsis Sebelumnya yaitu Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 116 dan tunggu Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 118 yang tayang kamis 12 mei 2016

Subscribe to receive free email updates: