Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 118 kamis 12 mei (ANTV)

Film "Efsun dan Bahar" (ANTV) merupakan film bergenrekan drama yang berasal dari Negara Turki.Drama Turki Efsun dan Bahar ini sudah di tayangkan di Turki pada 2014 yang lalu.Film drama serial ini di sutradarai oleh Merve Girgin dan di tulis oleh  Gul Abus Emerci, Ahmet Saatcioglu dan Ozer Cetinel.Film "Efsun dan Bahar" akan di tayangkan di stasion tv "ANTV" pada tanggal 16 Februari 2014 dan pertama kalinya hadir dii Indonesia.Dalam 1 Episodenya,film ini berdurasi 30 menit dan rencananya kan berjumlah 70 episode.

Efsun dan Bahar Episode 118

Sinopsis dan cerita "Efsun dan Bahar Episode 118ANTV yang tayang kamis 12 mei 2016  becerita tentang ,Kemudian di luar Efsun menelepon Ates dan mengatakan bahwa Bahar menginap di rumah Ismail. saya baru tahu juga soal ini. saya sekarang di sini dan melihat dengan mata kepala sendiri kalau Bahar ada di rumah Ismail. Ates pun emosi mungkin dia cemburu dia segera meluncur ke rumah Ismail.

Ates sampai di rumah Ismail. dia mengetuk pintu.  "Ismail buka pintu" teriak Ates. kemudian Ismail membuka pintu. Ates bilang apakah Bahar di sini? Ismail menjawab iya. kemudian Ates masuk dan menemui Bahar. dia marah kenapa Bahar ada di rumah Ismail dan teleponya mati. Namun Bahar bilang kita sudah tidak punya hubungan apa-apa lagi jadi kau tidak berhak melarangku. saya berhak melakukan apapun yang saya ingin. Ates pun kecewa dan pergi.

Saat Ates pergi Bahar melihat Ates dari jendela. Ates juga melihatnya sebelum masuk mobil. Mereka berpandangan sejenak dan Ates pun pergi. Sementara malam itu Efsun menangis semalaman.Paginya, Ismail sedang kerja di kantornya kemudian Bahar datang masuk ke ruangannya. "Ada apa Bahar kok kamu ke sini" tanya Ismail. Bahar minta maaf karena sudah merepotkan Ismail dan merusak hubungannya dengan Efsun. kemudian Bahar menitipkan surat kepada Ismail sepertinya untuk ayahnya. Bahar sepertinya hendak pergi jauh.

Saat Bahar akan pergi dia melihat foto di berkas Ismail. Sepertinya foto Tuan Yusuf. Ismail menanyakan ada apa Bahar namun Bahar menjawab tidak ada apa-apa dia pun pergi.Di rumah Gilincik Efsun datang dan marah-marah pada ayahnya. Efsun bilang anak didikanmu ini sekarang sudah menginap bersama Ismail. Ketika sedang bertengkar pintu diketuk dan ternyata Ismail yang datang. Ismail bilang ingin bicara dengan Ilyas empat mata. kemudian Ilyas mengajaknya masuk kamar. kemudian Ismail menyerahkan surat titipan Bahar ke Ilyas.

Ismail keluar kamar dan langsung pergi melewati Efsun. Efsun berlari mengejar dan memanggil Ismail. Kemudian di jalan depan rumah karena Efsun terus memanggil Ismail pun berhenti. Efsun menghakimi Ismail. Saat itu kemudian Hasret muncul dan Ismail memilih pergi.Hasret menenangkan Efsun yang marah-marah karena Ismail. Hasret pun mengajak Efsun masuk ke rumah. Sementara itu di rumah Gilincik Ilyas membaca surat Bahar. dia menangis kemudian Bucela pun masuk ke kamar Ilyas. dia ikut menangis.Sementara itu Sakine hendak ke luar rumah. dia bertemu Bahar di jalan. dia bilang sesesuatu ke Sakine dan Bahar berbalik pergi lagi.

Ates berjalan dengan muka sedih. dia mendatangi makam Nyonya Edibe. Di makam dia teringat kata-kata Bahar kemudian Ates bicara sendiri di makam. Sepertinya Ates menyalahkan almarhum Nyonya Edibe. Di saat yang sama Hulya juga ke makam. dia memakai gaun serba hitam dan membawa bunga melati. Hulya berjalan menuju makam Nyonya Edibe. Hulya pun kaget melihat Ates berada di sana. "Untuk apa kamu kesini Ates?" Hulya marah pada Ates dan memukul-mukul Ates sambil menangis. Namun Ates tidak menunjukkan rasa menyesal sedikitpun dia justru menyalahkan Nyonya Edibe karna hubungannya dengan Bahar hancur. kemudian Ates meninggalkan Hulya.

Di bengkel, Salih sedang bicara dengan anak buahnya. Tak lama datanglah Bucela mendatangi Salih. Bucela marah-marah pada Salih setelah itu Bucela pun pergi.Efsun sudah kembali ke rumah Gilincik dan bicara sama Nuran. Mereka membicarakan soal Nyonya Edibe. Di saat yang sama Beyza sedang jalan keluar ingin membawakan makanan. dia mendengar sesuatu kemudian dia menguping. Saat Beyza menguping Sakine datang ke rumah pondok. dia melihat Beyza. Beyza sendiri ingin balik ke rumah besar. "Hey Beyza kau ingin kemana?". Beyza agar tidak ketahuan pun mencari alasan dan kembali ke rumah besar. kemudian Sakine masuk ke rumah pondok.

Sakine bilang kalau tadi dia bertemu Bahar dan menyampaikan apa yang dikatakan Bahar bahwa Bahar minta tolong ke Sakine untuk mengambilkan baju di kamarnya. Efsun marah dan masuk ke kamar Bahar. dia kemudian mengambil baju-baju Bahar dan dimasukkan ke kantong plastik.Bahar berada di sebuah cafe menunggu Sakine. Sakine datang dan Bahar senang. Raut muka Bahar berubah ketika kemudian muncul Efsun dan Nuran. Efsun kemudian melemparkan baju Bahar dan Nuran memaki-maki Bahar. Bahar tak terima dia marah dan pergi. Efsun segera menyusul Bahar dia menuduh Bahar wanita gampangan karna tidur di rumah Ismail. Bahar pun emosi karna Efsun asal ngomong dia berbalik mengatakan pada Efsun siapa yang wanita gampangan. Dan Efsun pun diam. Bahar pergi dan Efsun ngomel-ngomel sendiri.

Di bengkel, Salih termenung seorang diri memandangi foto Bucela yang disimpannya sejak dulu. Salih begitu cinta pada Bucela dia menunggu saat Bucela muda hingga sampai saat ini. dia mengeluarkan cincin yang sudah dia siapkan untuk melamar Bucela. dia begitu mengagumi Bucela.Sementara itu, di rumah Attahan. Hulya duduk di rung tamu. dia mengenang ibunya. dia melihat dan mengusap foto ibunya sambil bicara dengan foto ibunya. Tiba-tiba Handphone hulya berbunyi ada pesan singkat Whatsapp. Hulya langsung emosi dan membuang hapenya di sofa.Beyza datang akan tetapi dia justru dimarahi oleh Hulya. Beyza kemudian bicara sesuatu dimana dia punya info penting tentang keluarga Nuran dan Efsun.

Hulya pun tidak jadi marah. dia memandang Hulya dengan penuh harap mendapat informasi bagus.Salih cintanya kepada Bucela dia memberanikan diri mendatangi rumah Gilincik dengan berpakain jas serba rapi dan membawa bunga. Bucela kaget saat ada Salih dengan dandanan seperti itu. dia marah-marah kemudian mengijinkan Salih masuk rumah. Di dalam Salih memberikan bunga itu pada Bucela tapi Bucela tidak ingin menerima dan Salih meletakkannya di dekat TV.Ilyas keluar... "Tenang Ilyas.. tenang.. saya tidak ada maksud jahat" kata Salih. Kemudian Guleser keluar dan Salih memberikan kotak hadiah pada Guleser. Guleser bingung. Salih kemudian duduk di kursi. Ilyas masih sedikit emosi.

Demikian lah sinopsis kali ini ,semoga dapat membantu Baca juga Sinopsis "Efsun dan Bahar Episode terakhir (TAMAT) " .Terima kasih :)

Itulah Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 118  Baca juga sinopsis Sebelumnya yaitu Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 117dan tunggu Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 119 yang tayang jumat 13 mei 2016

Subscribe to receive free email updates: