Sinopsis Fatmagul Episode 66 kamis 19 mei (ANTV)

Serial Drama Turki "Fatmagul" ialah Serial yang bersumber dari Turki dengan genre Drama serta Romance. Serial terakhir ANTV ini disutradarai oleh Hilal Saral serta naskahnya ditulis oleh Ece Yorenc bersama Melek Gencoglu.Serial Turki "Fatmagul" bercerita mengenai Fatmagul, Fatmagul ialah seorang gadis lugu serta cantik serta tinggal di sebuah tujuan wisata Cesme, pada bagian barat Turki. Fatmagul telah ditinggal meninggal orang tuanya serta saat ini ia hanya tinggal bersama saudaranya.Fatmagul akan segera menikah dengan seorang pria yang bernama Mustafa dalam berbagai waktu dekat. Fatmagul ingin segera cepat menikah serta sangat mencintai Mustafa supaya rasa sakit pada abang iparnya hilang.

Fatmagul Episode 66

Jalan cerita "Fatmagul Episode 66" yang tayang pada kamis 19 mei (ANTV) selengkapnya dimulai dari , Kerim menelpon dan menanykan keadaanny, Fatmagul tadik menceritakan tentang kedatangan Mustafa tadi. Kerim merasa senang bs menelpon Fatmagul, sepanjang obrolan Kerim lbh banyk tersenyum .Di pengadilan, Bibi Meryem sedang menelpon seseorang (sepertiny untuk pembatalan tiket karna mereka tadik jadi pulang dan hrus menginap), Rahmi hany terdiam mendengarkan dengan melamun sambil memeluk Murad.

Kadir datang dan mengatakan jadwal bibi Meryem bs dipastikan besok pagi. kemudian Kadir pun mengajak semuany mencari hotel untuk menginap, saat hendak keluar gedung mereka berpapasan dengan Leman dan Semsi yang baru masuk. Begitu melihat Kadir, Leman langsung emosi dan memaki sambil mendorong² Kadir, Kadir berusaha menjelaskan namun Leman semakin memakiny. Rahmi balas memaki Leman,  pihak keamanan datang dan Semsi mengajak Leman pergi. Murad mengatakan sesuatu yang mmbuat Rahmi bersedih kemudian Rahmi memeluk Murad, bibi Meryem mengajak pergi mencari taksi.

Sementar Salih dan Mukades menuju kafe di pinggir pantai, saat akan mencari tmpat duduk, Mukades melihat anak laki² di meja lain. Mukades berhenti dan memandangny karna dia teringat Murad. Salih pun mengajakny segera duduk dan menenangkan Mukades yang sedang rindu berat pada Murad.Tadir, Rahmi dan bibi Meryem sudah berada di dalam taksi menuju hotel.

Mustafa dan Yasar berada di garasi truk, mereka sedang memantau pekerjaan dan mengobrol tentang berita kebangkrutan Rezat. Mustafa nampak terkejut mendengarny.Turaner telah sampai di kafe dimana disana Ender, Meltem dan Gaye telah menunggu. Ender mengatakan untuk sementara Meltem akan tinggal bersama Gaye di Istanbul namun Turaner menolakny, dia ingin Meltem pergi ke Amerika.. Meltem menolak namun Ender berusaha meyakinkan bahwa ini semua demi kebaikan Meltem.

Sekretaris Rezat memasuki ruangan Rezat, Rezat mengatakan sesuatu pada ny. Rezat nampak kalut memikirkan kebangkrutan yang akan dialami. Sang sekretaris menunggu perintah selanjutny kemudian pergi.Di ruanganny, Mustafa sedang mencari nama Meltem di kontak ponselny, dia akan menelepon Meltem namun setelah berpikir sejenak diurungkanlah  niatny.

Fatmagul sedang mmbuat adonan roti sambil melamun dan memikirkan perkataan² Mustafa tadi. Dia sedikit gentar dengan ancaman Mustafa. Tiba² datang sepasang suami istri yang datang sebagai pengunjung dan menypa Fatmagul. Fatmagul yang sedang melamun terkejut kemudian dia mempersilahkan pengunjungny untuk duduk.

Malam hariny maih di restoran, Fatmagul sedang mencatat nota² restoranny. Kerim datang dan mendapati pintu terkunci. Fatmagul pun membukakanny. Kerim sedikit curiga karna pintu terkunci namun Fatmagul memberikan alasan, dia tadik menceritakan tentang kedatangan Mustafa. kemudian mereka berdua duduk dan mengobrol tentang pekerjaan masing² di hari itu. tidak beberapa lama Fatmagul pergi ke dapur. namun didapur dia melihat² keluar resto (mkin takut Mustafa datang kembali), Kerim yang beranjak hendak menuju ke ruangan lain melihat tingkah Fatmagul, dia merasa curiga dan menanykanny namun lagi² Fatmagul berkelit.

Di Izmir, Kadir dan Rahmi sedang membicarakan Mukades. Rahmi nampak bingung hingga memukul² kepalany sendiri. Kadir mencoba menasihatiny, tidak lama bibi Meryem datang dan ikut bergabung mengobrol bersama mereka. tidak beberapa lama Rahmi pamit ingin istirahat terlebih dahulu. Bibi Meryem melanjuntukan obrolan bersama Kadir kemudian mereka memutuskan untuk pergi keluar, bibi Meryem pamit mengambil tas ny dan sepeninggal bibi Meryem, Kadir pun menelpon Omer dan memintany mengirimi uang dan saat bibi Meryem kembali, Kadir buru² menutup teleponny.

Di restoran, Kerim hendak makan malam. Setelah mengambil makanan, Kerim berencana duduk di tempat dimana tadi Mustafa duduk. Fatmagul melarangny, Kerim pun menanykan alasanny. Fatmagul dengan pintar memberikan alasan sambil mengelap tempat duduk bekas Mustafa tadi ( tidak segituny keleuussss Fatmaaa ), Kerim semakin curiga dengan tingkah aneh Fatmagul namun dia tadik bertany, hany memandangi Fatmagul. Sewaktu makan, Kerim memuji masakan Fatmagul dan dia memintany untuk mencicipi. Fatmagul pun mencicipi sedikit. kemudian mereka mengobrol, Kerim mengajak Fatmagul untuk nnton bioskop. Dia memgambil koran dan membaca jadwal film hari itu. Fatmagul menyetujuiny dan Kerim merasa senang.

Rahmi menarik uang yang telah dikirim Omer di ATM, setelah mengambil uang dia pun menelpon Omer untuk mengabariny. Setelah selesai menelpon, Kadir pun melanjuntukan berjalan dengan bibi Meryem sambil mengobrol.

Dikamar hotel, Mukades semakin galau memikirkan Murad, setelah melihat Salih sedang dikamar mandi, Mukades pun mencoba menelpon rumah, namun rumah sedang kosong jadi tadik ada yang menerima telepon Mukades. Salih pun muncul dan menanykan apa yang dilakukan Mukades. Mukades menjawab sambil mencoba menelpon restoran. Kerim dan Fatmagul bersiap hendak pergi ke bioskop. Setelah mengunci pintu, telepon berdering. Fatmagul terkejut, dia takut itu telepon dari Mustafa, dia menyuruh Kerim mengabaikanny dan mengajak pergi. Mukades semakin galau karna direstoran pun tidak ada yang angkat telepon. Salih menghiburny namun Mukades berpikiran telah terjadi yang tidak² pada Murad. kemudian dia memutuskan untuk menelpon Rahmi. Salih pun merasa kesal kemudian pergi lagi ke kamar mandi.

Mukades menelpon Rahmi yang kebetulan belom tidur, Rahmi menjawab telepon Mukades dengan datar, Mukades meminta untuk bicara dengan Murad karna telah merindukanny. Rahmi berkata kalau Murad sudah tidur namun karna mendengar ayahny sedang menelpon, Murad pun terbangun kemudian berrany apakah ibuny yang sedang menelpon. Mukades mendengar suara Murad, dia kembali memohon pada Rahmi untuk bicara dengan anakny. Rahmi pun bertany pada Murad apalah dia mau berbicara dengan ibuny dan Murad mengangguk. Saat Murad berbicara, Mukades langsung menangis. Murad pun terisak. Mukades mengatakan kerinduanny pada Murad. tidak beberapa lama Rahmi mengambil ponselny dari Murad, Mukades meminta sedikit lama lagi untuk berbicara namun Rahmi tadik mengijinkanny. Setelah menutup telepon, Salih menghampiri Mukades yang masih menangis. Salih bertany kenapa dia msh menangis. Mukades pun mengatakan bahwa hidupny hampa tanpa Murad. Salih pun menasihatiny.

Kerim dan Fatmagul memasuki gedung bioskop dan mulai mencari tempat duduk., kemudian tidak lama Kerim keluar sebentar untuk membeli popcorn. Sepeninggal Kerim, Fatmagul teringat kali terakhir menonton bioskop bersama Mustafa, Rahmi dan Mukades yang sedang hamil besar. Fatmagul menangis saat mennton adegan demi adegan sampai saat Mukades merasa mulas dan ingin melahirkan, satu gedung di buat panik. Fatmagul tersadar dari lamunanny dan mengusap airmatany saat melihat Kerim datang. Kerim bertany kenapa dia menangis, kemudian Fatmagul menceritakan sesuatu di masa kemudian dan ini mmbuat Kerim sedikit cemburu mengingat dulu Fatmagul dan Mustafa. kemudian mereka saling diam.

Demikian Sinopsis Fatmagul Episode 66 (ANTV) ,baca juga sinopsis sebelumnya yaitu Fatmagul Episode 65 dan tunggu cerita berikautnya Fatmagul Episode 67 yang tayang jumat 20 mei April 2016

Subscribe to receive free email updates: