Sinopsis Fatmagul Episode 67 jumat 20 mei (ANTV)

Serial Drama Turki "Fatmagul" ialah Serial yang bersumber dari Turki dengan genre Drama serta Romance. Serial terakhir ANTV ini disutradarai oleh Hilal Saral serta naskahnya ditulis oleh Ece Yorenc bersama Melek Gencoglu.Serial Turki "Fatmagul" bercerita mengenai Fatmagul, Fatmagul ialah seorang gadis lugu serta cantik serta tinggal di sebuah tujuan wisata Cesme, pada bagian barat Turki. Fatmagul telah ditinggal meninggal orang tuanya serta saat ini ia hanya tinggal bersama saudaranya.Fatmagul akan segera menikah dengan seorang pria yang bernama Mustafa dalam berbagai waktu dekat. Fatmagul ingin segera cepat menikah serta sangat mencintai Mustafa supaya rasa sakit pada abang iparnya hilang.

Fatmagul Episode 67

Jalan cerita "Fatmagul Episode 67" yang tayang pada jumat 20 mei (ANTV) selengkapnya dimulai dari ,Pesanan makanan Kadir dan bibi Meryem telah datang, kemudian mereka menambahkan pesanan lagi. Sementara itu lewatlah gadis kecil penjual bunga, Kadir memanggilny dan membeli setangkai mawar merah, Kadir memberikanny pada Meryem yang menerimany dengan senang hati. kemudian mereka berdua mulai berbicara, sepertiny Kadir menceritakan masa laluny. Meryem mendengarkan sambil memberikan tanggapan.Di dalam gedung bioskop, tangan Kerim dan Fatmagul saling menyentuh saat mereka sama² hendak mengambil popcorn, Kerim mengalah dan keduany merasa kikuk. Fatmagul akhirny tertidur hingga film usai.

Kerim tadik tega membangunkanny namun ketika ada pengunjung bioskop yang akan keluar dan melewati tempat Kerim menyenggol kaki Fatmagul, terbangunlah dia dan merasa kesal kau dia hrus tertidur saat nnton. Kerim pun menggodany kemudian mereka beranjak pulang.Kadir dan Meryem sedang dalam perjalanan pulang ke hotel, sepanjang jalan mereka masih bercerita, Kadir melepas jas ny dan memakaikan pada Meryem agar tadik kedinginan. Meryem pun tersenyum bahagia dan saat telah di kamar hotel, Meryem mencium bunga pemberian Kadir dengan penuhh perasaan.

Fatmagul dan Kerim telah sampai dirumah. Saat hendak meletakkan sepatu, Fatmagul melihat secarik kertas yang tadiny diselipkan dibawah pintu. Fatmagul melihat itu adalah kertas nota restoranny. kemudian Fatmagul membaca pesan dibalik nota itu dan dia paham itu pesan Mustafa. Seketika Fatmagul menjadi tegang, matany langsung mencari cari sosok Mustafa, ketika melihat Kerim akan masuk rumah dia sembunyikan nota itu namun mata Fatmagul terus berkeliaran melihat keluar halaman, Kerim melihat itu dan menanykan namun Fatmagul mengatakan tadik ada apa². Kerim pun menutup pintu dan mengatakan hendak ke kamar, namun sekali lagi dilihatny Fatmagul sprti kebingungan. Saat Kerim masuk kamar, Fatmagul berlari ke arah dapur dan mengintip ke halaman belakang kemudian mengunci pintu.

Fatmagul menyuruh Kerim tidur di kamar bibi Meryem. Kerim pun mengambil selimutny sendiri di kamarny dibelakang. Fatmagul menunggu Kerim kembali dan segera mengunci pintu. Kerim merasa aneh dengan gerak gerik Fatmagul. kemudian Fatmagul kembali ke ruangan yang lain dan mengunciny, dia masih memegang nota Mustafa dengan was was.Mustafa sedang dalam perjalanan, kemudian dia melihat wanita yang mirip Asude di pinggir jalan. Mustafa pun menghampiri dan ketika telah mendekat wanita itu cmn seorang PSK yang mirip Asude, Mustafa pun segera pergi.

Di ruang kesehatan penjara, seorang perawat masuk menghampiri Vural yang tertidur, dia memanggilny namun kau tadik mendengar perawat itu memegang tangan Vural, Vural pun sontak terkejut. Perawat mengatakan ingin memberikan suntikan namun Vural menolakny, saat perawat memaksa, Vural pun berteriak mengusirny pergi. Perawat itu langsung menelpon sipir yang sedang memantau sel tempat Selim dan Erdogan. Dari telepon itulah Erdogan ikut mendengar bahwa keadaan Vural mengkhawatirkan secara psikis. Erdogan memberitahu Selim namun Selim mengacuhkan, Erdogan pun kembali berbicara dan Selim membentakny.  Seorang napi disebelah mereka mengejek dengan menggodany. Selim dan Erdogan pun langsung terdiam.

Di rumah Rezat Yasaran, Munir sedang memberikan solusi untuk masalah yang sedang dihadapi keluarga Yasaran. Perihan mendengarkan saran Munir namun tadik dengan Rezat, dia menanggapi dengan sinis. Mereka akhirny saling berdebat. Masing² saling menylahkan. Dan pada akhirny dengan marah Rezat meninggalkan Munir dan Perihan.

Pada malam hariny, Fatmagul brmimpi Mustafa mendekatiny masuk ke kamarny dan Fatmagul berteriak, seketika Kerim muncul dan menembak Mustafa namun yang terjadi Kerim lah yang bersimbah darah mencoba menggapai pada Fatmagul. Kemudian terbangunlah Fatmagul dan tidak terasa air matany menetes. Fatmagul pun berjalan kedapur mengambil air minum. Suara di dapur membangunkan Kerim. kemudian Fatmagul menuju ke telepon rumah dan coba menghubungi kakakny. kau tk juga diangkat diletakkanny kembali gagang telepon. Kerim muncul dan memanggilny. Fatmagul pun sontak kaget dan kemudian bernapas lega ketika tau itu tadi Kerim. Kerim bertany aqpa yang dilakukanny, Fatmagul pun menjelaskan. Setelah itu mereka berdua kembali ke kamar masing².

Pagi hariny saat Kerim selesai mandi dia melihat Fatmagul sedang menelpon seseorang di halaman belakang. Kerim terus memandangi Fatmagul, tidak lama Fatmagul tersadar bahwa Kerim sedang menatapny, dia pun menutup telepon dan kembali kedapur. Dia menawarkan sesuatu pada Kerim, Kerim hany menjawab sekilas kemudian bergegas menuju kamarny di belakang sambil terheran² melihat tingkah Fatmagul.

Alarm di kamar Rahmi berbunyi, Murad langsung terbangun dan membangunkan ayahny kemudian dia bergegas mandi sementara Bibi Meryem sedang berdandan sambil tersenyum² kemudian dia tersadar dan raut mukany langsung berubah, kemudian dia melihat bunga pemberian Kadir. Setelah itu dia buru² keluar kamar. Kadir menungguny untuk sarapan pagi. Setelah saling mengucap salam mereka pun mengobrol.

Fatmagul sedang menyiapkan sarapan pagi ketika Kerim masuk dapur, dia langsung menyuruhny sarapan. Kerim pun duduk dan mereka mengobrol. kemudian Fatmagul pamit untuk bersiap². Ketika sarapan, Bibi Meryem menelponny dan mengatakan sesuatu yang membuat Kerim langsung murung kemudian setelah menutup telepon, Kerim membereskan sendiri piring²ny dan saat Fatmagul muncul, Kerim terus memandanginy seakan² Fatmagul menyembunyikan sesuatu.

Salih sedang tidur ketika dia terbangun mendengar suara batuk² dari kamar mandi. Salih pun mengetuk² pintu sambil berteriak memanggil Mukades. Keluar dari kamar mandi Salih bertany kenapa dia muntah². Mukades mengatakan dengan ragu jika dia hamil, Salih tadik percaya kau dia baru beberapa hari bersama Mukades. Mukades pun menjawab jika itu anak Rahmi.

Kerim dalam perjalanan mengantar Fatmagul menuju restoran, sepanjang jalan mereka saling membisu. Saat sampai di restoran, Fatmagul mengucapkan terima kasih kemudian turun. Kerim pun mengawasiny sampai masuk pagar, Fatmagul menoleh dan menyuruhny segera pergi. Kerim pun pergi sementara Fatma masuk ke dalam restoran, meletakkan tasny. Kerim ternyta memarkir mobilny tidak jauh dari restoran dan dia memilih jalan kaki kembali menuju restoran. Fatmagul mengintip ke balik jendela. Setelah dirasa Kerim telah jauh, Fatmagul pun keluar restoran. Kerim yang mengamati dari kejauhan hendak pergi lagi ketika melihat bahwa kekhawatiranny tadik terbukti namun kemudian dia melihat Fatmagul keluar dan berjalan berlawanan arah dengan tempat Kerim mengintai. Kerim pun mengikutiny. Fatmagul terus berjalan sampai ke pangkalan taxi, kemudian diapun pergi dengan taxi tersebut. Kerim langsung mencari taxi juga dan disuruhny untuk mengikuti taxi Fatmagul.

Sedangkan di Izmir, Kadir dan Meryem telah check out dari hotel. Rahmi membawakan tas Meryem dan Kadir melihat bahwa Meryem masih menyimpan mawar pemberianny. Meryem menjadi salah tingkah saat tau Kadir melihat mawar itu masih ditas ny. Dia pun memberikan alasan dan sepertiny Kadir senang Meryem tadik membuangny. kemudian Murad mengatakan sesuatu tentang ibuny, Meryem jadi tau jika Mukades telah menelpon Rahmi. Meryem bertany pada Rahmi dan Rahmi pun menceritakanny.

Di kamar hotelny, Mukades galau menunggu Salih yang sedang disuruhny membeli testapiack kehamilan. Saat Salih dtg, Mukades buru² membawa alat itu ke kamar mandi.

Ketika Mukades dikamar mandi, Salih menelpon Munir yang sedang berada di dalam mobil bersama Rezat. Salih menceritakan kondisi Mukades yang hamil. Munir pun terkejut kemudian meminta Salih untuk tetap tenang kau kelihatanny Salih pun merasa gugup. Munir sepertiny memperingatkan Salih tentang kesepakatan mereka berdua di awal.

Setelah Munir menutup telepon, Salih pun menghampiri Mukades di kamar mandi dan menanykan hasilny, Mukades pun mengatakan dia positif hamil.

Demikian Sinopsis Fatmagul Episode 67 (ANTV) ,baca juga sinopsis sebelumnya yaitu Fatmagul Episode 66 dan tunggu cerita berikautnya Fatmagul Episode 68 yang tayang sabtu 21 mei April 2016

Subscribe to receive free email updates: