Sinopsis Fatmagul Episode 70 senin 23 mei (ANTV)

Serial Drama Turki "Fatmagul" ialah Serial yang bersumber dari Turki dengan genre Drama serta Romance. Serial terakhir ANTV ini disutradarai oleh Hilal Saral serta naskahnya ditulis oleh Ece Yorenc bersama Melek Gencoglu.Serial Turki "Fatmagul" bercerita mengenai Fatmagul, Fatmagul ialah seorang gadis lugu serta cantik serta tinggal di sebuah tujuan wisata Cesme, pada bagian barat Turki. Fatmagul telah ditinggal meninggal orang tuanya serta saat ini ia hanya tinggal bersama saudaranya.Fatmagul akan segera menikah dengan seorang pria yang bernama Mustafa dalam berbagai waktu dekat. Fatmagul ingin segera cepat menikah serta sangat mencintai Mustafa supaya rasa sakit pada abang iparnya hilang.

Fatmagul Episode 70

Jalan cerita "Fatmagul Episode 70" yang tayang pada senin 23 mei (ANTV) selengkapnya dimulai dari ,Kerim masih bekerja di bengkel meski hari telah merambat malam. Saat dia asyik bekerja datang Fatmagul yang kemungkiknan telah mendengar semuanya dari Kadir. Fatmagul mengomelinya namun lebih tepatnya dia sebenarnya mengkhawatirkan Kerim. Dia mendesak Kerim dengan pertanyaan²nya. Sejurus kemudian Kerim pergi kebelakang dan kembali dengan membawa kotak kado yang begitu besar. Fatmagul senang meski Kerim memberikannya belum pada saat hari H nya. Kerim menyuruh Fatmagul membukanya dan dengan perlahan Fatmagul membuka kotak kado itu yang ternyata isinya sebuah baju pengantin warna putih. Fatmagul terkejut dengan hadiah itu, lalu Kerim pun melamarnya. Bukannya bahagia, mata Fatmagul malah berkaca² kemudian dia berlari keluar bengkel.

Kerim mengejarnya dan bertanya pada Fatmagul, dia menjawab bahwa itu semua mengingatkan pada masa lalunya. Kerim berusaha meyakinkan Fatmagul bahwa mereka akan melewati itu semua bersama². Fatmagul pun menangis dan Kerim memeluknya.Meltem sedang gelisah didepan pintu apartemen Mustafa, gelisah antara memencet bel untuk masuk atau tidak. Dan akhirnya Meltem memutuskan untuk pergi saja, namun saat dia hendak menuruni tangga, dia berpapasan dengan Mustafa yang akan naik. Mustafa bertanya padanya dan kemudian dia mengajak Meltem untuk masuk. Setelah berada di dalam apartemen Mustafa, Meltem mengatakan niat kepergiannya ke Amerika. Mustafa membelai pipi Meltem namun Meltem menepisnya lalu dia mengatakan sesuatu pada Mustafa dengan setengah emosi dan kemudian pergi.

namun Mustafa menarik tangan Meltem mencegahnya keluar pintu kemudian mendorongnya ke tembok dan menciumnya dengan perlahan. Meltem pun seperti tersihir dengan pesona Mustafa dan berbalik membalas ciumannya.Sementara di dalam sel, saat semua tertidur, Selim malah asik menulis. Erdogan yang blm tidur pun mendekati Selim dan melihat yang ditulis Selim dan ternyata itu surat untuk Meltem. Erdogan pun bertanya pada Selim. Saat sedang mengobrol tiba² Vural yang tengah tertidur berteriak kencang dan terbangun. Selim dan Erdogan menghampirinya, napi² yang lain pun terbangun dan ingin tau apa yang terjadi. Vural diam saja namun Erdogan memaksanya bercerita. Vural pun membuka selimutnya dan memperlihatkan bahwa dia baru saja mengompol dan seketika pecahlah suara tertawa napi² yang lain.

Erdogan pun mengantar Vural keluar untuk ganti baju.Kadir, Rahmi dan Meryem sedang menunggu kedatangan Fatmagul dan Kerim. Dan saat mereka datang, Bibi Meryem pun mulai mengomeli Kerim. Lalu Kerim mengambil kotak kado Fatmagul dari dalam taksi. Murad bertanya kado itu lalu dia berusaha menggapai² kotak kado itu namun Fatmagul melarangnya, Rahmi menanyakan kado apa itu dan Kerim menjawab itu kado untuk Fatmagul. Kali ini gapaian tangan Murad berhasil menggoyahkan pegangan Kerim dan kado itu jatuh terbuka. Terpampanglah keindahan gaun pengantin tadi. Murad pun mengaguminya.

Pagi harinya bibi Meryem dan Rahmi sedang di halaman belakang sementara Fatmagul hendak menaruh baju²nya di lemari. Saat pintu lemari terbuka menjuntailah bagian bawah gaun pengantin Fatmagul. untuk sejenak Fatmagul mengagumi gaun tersebut lalu dia menutup kembali pintunya.Kerim dan Murat keluar dari toko kue. Murad nampak sibuk menghitung jumlah lilinnya. Lalu mereka berjalan dan bercerita, tiba² Murad mengatakan bahwa ibunya menemui disekolah, Kerim pun terkejut mendengarnya.

Rahmi sedang menyiram tanaman dan halaman di luar. Di dapur, bibi Meryem dan Fatmagul sedang menyiapkan semuanya sambil mengobrol, Rahmi masuk dalam keadaan basah dan akan bertukar baju, lalu Fatmagul menggoda bibi Meryem dengan menanyakan tentang hubungannya dengan Kadir. Kerim dan Murad datang, lalu Murad masuk ke kamar bersama ayahnya dan Kerim lgs menuju dapur. Lalu dia menutup pintu dapur dan bercerita tentang apa yang dikatakan Murad  bahwa Mukades menemui Murad di sekolahnya. Kerim pun lgs diam saat Rahmi masuk ke dapur bersama Murad yang telah ganti baju dan akan ke sekolah. Bibi Meryem pun menawarkannya utak mengantar Murad ke sekolah. Rahmi pun setuju.

Meltem sedang tertidur bersama Mustafa di apartemennya saat dia terkejut mendengar bunyi ponselnya. Setelah melihat bahwa ibunya yang menelpon, Meltem pun memutuskan untuk tadik menerima dan bergegas ke kamar mandi.Ender mulai khawatir saat blm jg bs terhubung dengan Meltem. Gaye sepertinya tau keberadaan Meltem namun dia tadik mengatakannya dan berusaha menenangkan ibunya Meltem.Sementara di kamar mandi, Mustafa berusaha masuk dan Meltem menutupi tubuhnya dengan handuk kemudian menyuruh Mustafa keluar. Mustafa mengatakan sesuatu sebelum akhirnya mencium mesra pundak Meltem dan kemudian pergi keluar.

Di dalam sel, para napi masih sbuk mengejek Vural atas tragedi ompolnya semalam. Selim tengah memasangkan sprei di ranjang Vural dan meminta Vural untuk tadik menghiraukan. Lalu sipir datang dan memanggil Vural karna ada kunjungan. Saat Vural keluar, Selim dan Erdogan pun mengeluhkan keaadaan Vural.Saat Vural masuk, Leman hendak memeluknya namun sipir melarang ada kontak diantara mereka. Vural kemudian duduk dan meminta ayahnya segera mengeluarkannya karna dia tadik betah tinggal di penjara. Leman pun menangis dan Semsi meminta Vural untuk bersabar sedikit dan bertahan.

Di rumahnya, Rezat, Perihan dan Hilmiye sedang sarapan pagi. Mereka serius membicarakan sesuatu ketika tiba² ponsel Rezat berbunyi. Saat berbicara di tlp, Rezat nampak gusar dan emosi sekali. Setelah menutup tlpnnya, Perihan pun bertanya apa yang telah terjadi. Rezat mengatakan sesuatu tentang Turaner. Kemungkinan rencana Rezat untuk menjebak Turaner gagal karna Turaner telah tau terlbih dahulu. Rezat pastikan ada yang membocorkan rencananya.

Sementara Mukades telah menunggu di dalam kelas Murad, dia melihat bahwa Meryem lah yang mengantar Murad kali ini Sementara Meryem di halaman sekolah menitipkan Murad pada gurunya lalu Meryem pura² pergi. Murad pun masuk kelas dan senang bahwa ibunya telah menunggunya. Tak disangka Meryem tiba² masuk kelas dan mengatakan bekal makanan Murad tertinggal. Meryem pura² terkejut mendapati Mukades disana. Sang guru berusaha menjelaskan namun Meryem minta Mukades untuk keluar berbicara dengannya. Mukades pun menyetujuinya.

Rahmi dan Kerim membantu Fatmagul membuka restoran. Rahmi menyapu sementara Kerim dan Fatmagul menata meja dan kursi. Mereka asik bercanda lalu Fatmagul mengatakan sesuatu tentang Mustafa yang membuat Kerim terhenyak. Lantas Kerim menjawab pertanyaan Fatmagul dan membuat Fatmagul dan Rahmi pun terdiam.Di apartemennya, Mustafa sedang mencari² sesuatu di laptop sambil mencatatnya (sepertinya Mustafa pun sibuk mencarikan Fatmagul kado). Meltem pun keluar kamar dan bersiap² hendak pergi. Mustafa dengan sigap lgs meletakkan laptopnya agar tadik diketahui Meltem apa yang sedang dikerjakannya. Setelah berbicara sejenak, Meltem pun bergegas pergi.

Di halaman apartemen saat akan masuk mobil, Meltem mengedarkan pandangannya berjaga² agar tak ada seorangpun yang tau dimana dia semalam. Setelah dirasa aman, Meltem pun mengendarai mobilnya dan pergi.namun sayang sekali, Meltem tadik tahu bahwa ditepi jalan luar apartemen, Yasar sedang mengintainya dan menelpon Munir untuk melaporkan apa yang telah dilihatnya. Munir pun geram mendengar berita dari Yasar. Sementara Mustafa masih sbuk dengan laptopnya.

Mukades bergegas keluar dan menemui Meryem. Meryem mulai menanyakan tentang kelakuannya pada Rahmi, Mukades pun menjawab dengan .sombongnya lalu Meryem pun sempat membahas tentang persidangan Fatmagul. Meryem sepertinya meminta Mukades untuk membela Fatmagul, Mukades agak sedikit terpengaruh dengan omongan Meryem. Saat Meryem pergi, Mukades tampak memikirkannya.

Di hotel, Asude sedang mengecek semua pesan suara di ponselnya, dia juga mendengarkan pesan suara dari Kadir yang mengingatkannya untuk tadik berpihak pada Yasaran. Lalu dia mendengar pesan suara dari Mustafa dan dia merasa galau dengan pernyataan cinta Mustafa. Pintu hotel ada yang mengetuk dan ternyata seorang pelayan sedang mengantarkan makanan untuk Asude.Di kantornya, Kadir dan Omer sedang berdiskusi tentang kasus Fatmagul yang segera digelar persidangannya.

Demikian Sinopsis Fatmagul Episode 70 (ANTV) ,baca juga sinopsis sebelumnya yaitu Fatmagul Episode 69 dan tunggu cerita berikautnya Fatmagul Episode 71 yang tayang selasa 24 mei April 2016

Subscribe to receive free email updates: