Sinopsis Fatmagul Episode 74 jumat 27 mei (ANTV)

Serial Drama Turki "Fatmagul" ialah Serial yang bersumber dari Turki dengan genre Drama serta Romance. Serial terakhir ANTV ini disutradarai oleh Hilal Saral serta naskahnya ditulis oleh Ece Yorenc bersama Melek Gencoglu.Serial Turki "Fatmagul" bercerita mengenai Fatmagul, Fatmagul ialah seorang gadis lugu serta cantik serta tinggal di sebuah tujuan wisata Cesme, pada bagian barat Turki. Fatmagul telah ditinggal meninggal orang tuanya serta saat ini ia hanya tinggal bersama saudaranya.Fatmagul akan segera menikah dengan seorang pria yang bernama Mustafa dalam berbagai waktu dekat. Fatmagul ingin segera cepat menikah serta sangat mencintai Mustafa supaya rasa sakit pada abang iparnya hilang.

Fatmagul Episode 73

Jalan cerita "Fatmagul Episode 74" yang tayang pada jumat 27 mei (ANTV) selengkapnya dimulai dari ,kemudian Mustafa menghampiri Serdar temannya semasa dia menjadi nelayan dulu dan Mustafa berkata ingin melaut. Serdar menanggapi sinis kemudian dia mengomentari penampilan keren Mustafa saat ini setelah bekerja di Yasaran, Mustafa juga sempat disinggung tentang kasus Fatmagul namun Mustafa membela diri, Serdar tidak ingin mendengarkan dan bergegas pergi setelah terlebih dl dia mengomentari mobil Mustafa. Mustafa pun merasa tidak enak hati kemudian masuk ke dalam kapal dan melepaskan jangkar.Kerim pun telah sampai di tempat kejadian waktu itu. Kerim duduk di mobil memandang dari kejauhan dan melihat tempat itu membuat Kerim kembali kesal dan memukul² kemudi mobil dengan tangannya

Didalam kamarnya, Vural tampak termenung dengan tatapan kosong, Semsi yang masuk ke kamarnya membawa keluar piring kosong bekas makanan Vural. Di luar kamar Leman menghampirinya dan membahas tentang kondisi psikologis Vural.Rahmi, Kadir, Meryem dan Fatmagul sedang berkumpul di restoran hotel untuk membicarakan sesuatu. Fatmagul nampaknya tidak berkenan dengan isi bahasan. tidak lama kemudian dia malah bingung menanyakan keberadaan Kerim. Bibi Meryem mencoba menghubungi ponsel Kerim namun sedang tidak aktif. Fatmagul pun semakin cemas.Sementara Kerim sendiri sedang duduk dibawah pohon di tempat kejadian waktu itu, dia sedang melamun. tidak jauh dari tempat Kerim, Mustafa pun sedang melaut dan saat melewati tempat kejadian, Mustafa hanya bisa memandang dari kejauhan dan ia pun menangis.

Di rumahnya, Selim sedang merobek² semua foto Meltem dengan emosi, sementara Erdogan tengah berendam di bak mandinya sambil menikmati wiski. Hilmiye mengetuk pintu dan masuk kemudian ia mengatakan sesuatu pada Erdogan yang membuat Erdogan setengah emosi Vural kembali bermimpi buruk, Fatmagul terus mengikutinya dan menyumpal mulut Vural dengan slayernya. Vural pun terbangun dengan keringat disekujur tubuh, kemudian dia memakai sepatu dan pergi keluar melalui jendela.Rahmi sedang berbicara dengan Fatmagul namun Fatmagul terus saja mencemaskan Kerim. kemudian datang Meryem dan Kadir yang juga tidak kunjung menemukan Kerim .

 Mukades muncul dan bertanya namun tidak ada yang menghiraukan. Kadir pun berencana mencari kembali dan dia pergi. Sementara Mukades kembali menanyakan sesuatu namun tetap tidak ada yang memperdulikannya.Kadir sedang di dalam mobil hendak mencari Kerim, dia sedang berbicara di telepon dengan seseorang yang memberinya info bahwa Vural dan Mustafa belum kembali ke Istanbul. Kadir pun menutup telepon dan melanjuntukan pencarian.Sementara Leman berniat masuk ke kamar Vural untuk melihat keadaannya namun Semsi yang baru keluar dari kamarnya mencegah Leman untuk masuk. Semsi ingin Vural beristirahat. Sedangkan Vural sendiri telah dalam perjalanan menuju tempat kejadian.Asude sendiri sedang berjalan menyusuri jalan di sekitar rumah Mustafa, dia kembali teringat ucapan² Mustafa dahulu.

Ketika sampai didepan pintu pagar rmh Mustafa, Asude hanya mengintip² saja dan ketika pintu rumah terbuka kemudian ibu Mustafa keluar, Asude bergegas pergi. namun Ibu Mustafa saat keluar pagar sempat melihat Asude dan memanggilnya. Dia mengenali Asude dan menanyakan keperluan Asude, sepertinya Asude mengatakan tentang persidangan Fatmagul, Ibu Mustafa pun terkejut kemudian Asude pun pamit pergi. Sedangkan Ibu Mustafa menjadi cemas.Kadir masuk ke dalam sebuah kafe dan berharap melihat Kerim namun ternyata tidak ada juga, dia pun menelpon Fatmagul dan mengatakan bahwa dia akan terus mencari Kerim. Fatmagul semakin gelisah, sementara Kerim masih duduk melamun dibawah pohon meski hr telah menjelang malam, Vural pun semakin mendekati tempat kejadian dan Mustafa masih melaut. Asude pun kembali kehotel.

Kerim memutuskan untuk pulang dan saat dia menyalakan lampu mobil dia malah melihat Vural ada di depannya. Kerim pun turun dan menghampiri Vural, Vural berlari namun Kerim mengejarnya. kemudian dia bertanya mengapa dia memberi kesaksian palsu dan Kerim langsung menghajarnya. Setelah itu Kerim menyeret tangan Vural dan ingin membawanya ke kantor polisi namun Vural tidak ingin. Kerim kembali menghajarnya. Mustafa yang masih melaut melihat Kerim sedang menghajar Vural, Mustafa pun mendekat dan menambatkan kapalnya kemudian dia bersembunyi di balik pepohonan untuk mengintai. Kerim kembali menghajar Vural, kemudian ketika Kerim hendak pergi, Vural mengatakan sesuatu sambil memegang kepalan batu, kemudian dia memukulkan sendiri batu itu ke kepalanya.

Kerim mencegahnya dan membuang batu itu kemudian Kerim bergegas pergi. Vural erteriak memanggil2 Kerim sambil menangis. Sementara keluar dari pantai dengan terburu2 dan tanpa melihat jalan membuat Kerim hendak ditabrak oleh taksi yang lewat.Setelah Kerim pergi, Mustafa pun muncul dan mengatakan sesuatu pada Vural. Vural pun tau Mustafa hendak menghajarnya, Vural kemudian berlari menghampiri Mustafa, dengan satu pukulan, Vural pun terjatuh ke belakang, kepalanya membentur batu besar kemudian terkena pecahan botol. Mustafa mendekati Vural yang telah tidak bergerak, Mustafa pun ketakutan dan berlari pergi.

Sementara di jalan, Kerim mengusapkan tangannya yang bersimbah darah ke kemeja putihnya. kemudian dia berpapasan dengan mobil Kadir, mereka sama² berhenti kemudian turun. Kerim menghampiri Kadir dan Kadir kaget melihat tangan dan kemeja Kerim bersimbah darah. Kadir pun bertanya dan Kerim menjawab bahwa dia baru saja berkelahi dengan Vural. Sontak Kadir marah dan mengomelinya, kemudian dia menyuruh Kerim kembali ke hotel.Sedangkan Mustafa dengan bingung menyandarkan kapalnya. Saat beberapa temannya bertanya, dia hanya menjawab sekenanya saja kemudian Mustafa pulang.

Fatmagul sedang duduk di perahu, Kerim yang telah berganti baju menghampirinya, dia mengajak Fatmagul berbicara, Fatmagul seolah² telah putus asa dengan kasusnya dan tampaknya dia ingin menyerah namun Kerim menyemangatinya. kemudian ucapan² Fatmagul berikutnya membuat Kerim terenyuh dan meneteskan air mata. Kerim pun mengecup perlahan pipi Fatmagul kemudian Fatmagul memeluknya sambil menangis.Pagi harinya, Mustafa tengah bersiap akan pergi. Sang ibu mencoba untuk mencegahnya kembali ke Istanbul namun Mustafa bersikeras untuk pergi, ia kemudian mencium tangan ibunya dan ayahnya kemudian segera melesat pergi dengan mobilnya.

Kerim, Meryem dan Fatmagul sedang bersiap untuk check out dari hotel, Fatmagul mengatakan ada barangnya yang tertinggal, Kerim pun mengambilkannya.Sementara Kadir, Rahmi dan Mukades telah didalam mobil perjalanan pulang mendahului Kerim.dalam perjalanan, Mustafa dikagetkan saat ada mobil polisi dibelakang mobilnya, dia bolak balik melihat kaca spion dan saat mobil polisi itu mendahuluinya, Mustafa menghembuskan nafas lega dan menyeka keningnya yang tiba² berkeringat.Kerim dan yang lain telah keluar dari hotel kemudian meletakkan semua barang ke dalam mobil ketika mobil polisi datang dan memanggil nama Kerim Ilgaz.

Demikian Sinopsis Fatmagul Episode 74 (ANTV) ,baca juga sinopsis sebelumnya yaitu Fatmagul Episode 73 dan tunggu cerita berikautnya Fatmagul Episode 75 yang tayang sabtu 28 mei April 2016

Subscribe to receive free email updates: