Tuesday, May 3, 2016

Sinopsis Uttaran Episode 227 rabu 4 mei (ANTV)

Sinopsis pendek film yang berserial drama yaitu "Uttaran" bercerita tentang kisah dari Ichcha. Ichcha lahir di pinggir perkotaan yang sangat kumuh, hidupnya sederhana dan keterbatasan. Namun ada seseorang yang ingin membuat Ichcha behagia dan sangat menyayangi Icha dan tidak mau Ichcha hidup dengan keadaaan seperti ini terus, dia adalah sang ibu. Dengan harapan memberika Ichcha kehidupan yang baik, Ibunya rela bekerja di rumah orang kaya sebagai pembantu.Icha bersahabat dengan Tapasnya (Putri dari ibu Majikan), namun di kemudian hari dia mengerti bahwa orang miskin tidak mungkin menjadi bagian dari keluarga itu. tidak pedulu seberapa banyak pengorbanan yang dilakukan untuk keluarga itu.Namun hal tersebut berubah ketika Mahindra, kekasih Tapasya, jatuh cinta kepada Ichcha yang cantik dan baik hati. Apakah Ichcha berani untuk membela cinta mereka dan menghrapkan Mahindra?

Uttaran Episode 227

Sinopsis atau jalan cerita Uttaran Episode 227 yang tayang rabu 4 mei 2016 selengkapnya dimulai dari ,Ichcha, Mukhta dan Tn Takhur bergegas ke rumah sakit setelah mendapat kabar dari Umed. Suster bertanya kepada mereka,"Apa kalian keluarganya?","Kami dari keluarga yang sama" jawab Ichcha.Gunvanti menyahut dari belakang, "ia tidak ada hubungan keluarga dengan kami! Pergi dari sini!","Apa yang ibu katakan? saya hanya ingin bertemu dengannya sebentar saja",

"Tidak perlu melakukan itu, kamu selalu menciptakan badai setiap datang kedalam hidup Veer. Pergi dari sini!".Tn Takhur berkata, "Jangan membicarakan masalah itu di rumah sakit ini".Ichcha kembali memohon kepada Gunvanti,"saya tidak akan bicara dengannya. saya tidak akan membiarkan ia melihatku. Kumohon, biarkan saya melihatnya. saya berjanji hanya melihatnya dari jauh".Mukhta melihat sendiri betapa kejamnya Gunvanti terhadap Ichcha, Mukhta berfikir,"Wanita ini bahkan tidak mengizinkan ibu Ichcha melihat suaminya dari jauh, bagaimana caranya agar ia menerima ibu Ichcha?".

Tn Takhur menengahi mereka dan berkata, "Nyonya Gunvanti, Veer ialah suami Ichcha, setidaknya ia juga punya hak","Hari dimana putraku kehilangan ingatannya, hari itu pula semua hak Ichcha lenyap, dan selama saya masih hidup, saya tidak akan membiarkan bayangannya mendekati putraku sedikitpun","Mengharap sesuatu darimu ialah kesalahan kami" jawab Tn Takhur.Gunvanti lalu mengusir Ichcha, "Pergi! tinggalkan keluarga kami!".

Mukhta teringat kata2 nenek, hanya orang yang sederajat dengan Gunvanti yang bisa mengembalikan hak Ichcha di keluarga Bundela, yaitu Tej Singh Bundela.Vishnu mengajak Meethi makan paratha di restoran pinggir jalan. Mereka telah mulai akrab saat motor Vishnu mogok ditengah jalan sebelumnya, Meethi telah bisa tersenyum dengan Vishnu.Di restoran itu ketika Vishnu memesan makanannya kepada seorang pelayan kecil, ia memberitahu kalau Meethi bukanlah gadis biasa, melainkan seorang Tn putri,"Apapun yang kamu bawakan untuknya harus bersih dan kamu harus mengatakan salam hormat kepadanya setiap datang dan pergi",

"Apa yang kamu katakan padanya?" Tanya Meethi,"Siapapun yang datang kemari dilayani seperti ini" jawab Vishnu.Makanan mereka akhirnya datang, Meethi berteriak ketika Vishnu mengoleskan banyak mentega ke makanannya, Meethi berkata, "Jika saya makan mentega sebanyak ini saya bisa menjadi gemuk!","Di usia segini orang2 India biasa makan seperti ini,saya yakin jika kita makan dan olahraga yang teratur, tubuh dan fikiran kita akan sehat".

Meethi memakan paratha nya dan berteriak kepedasan. Vishnu meminta maaf,"saya lupa kamu tidak tahan pedas". Para pelayan restoran datang dan meminta maaf kepada Meethi dengan sangat sopan dan penuh rasa hormat. Meethi bertanya kepada Vishnu,"Mengapa mereka semua minta maaf kepadaku? Apa yang telah kamu katakan kepada mereka?","Tidak perlu minta maaf kepada Tn putri ini. Cukup bawakan makanan pengganti yang tidak pedas" perintah Vishnu kepada para pelayan tersebut.

Meethi semakin bingung dan bertanya,"Apa maksudnya dengan Tn putri?","Apa mungkin tidak memanggil putri kepada seorang Tn putri?" Jawab Vishnu.Vishnu mengantarkan Meethi pulang setelah mereka menyelesaikan makan paratha nya. Sesampainya di rumah, Meethi mulai senyum2 sendiri setiap kali mengingat kebersamaannya dengan Vishnu.Ichcha tidak bisa menahan hasratnya untuk menemui Veer setelah mendapat info kondisi Veer semakin kritis dan membutuhkan seorang donor. Gunvanti kembali menghentikannya dan berkata,"Mau pergi kemana kamu? Apa kamu baru puas setelah putraku tiada?","Apa yang kamu katakan? Apa salahnya ia menemui suaminya?" Sahut Mukhta.

"Diam kamu!" Bentak Gunvanti.Ichcha terus memohon, ia memegang kaki Gunvanti tapi Gunvanti tidak menghiraukannya. Ichcha kembali berdiri, menangis sambil mengejar Gunvanti. Mister.rathore tiba2 datang dan menangkap Ichcha ketika Ichcha hampir jatuh pingsan.Mister.rathore lalu bicara dengan Gunvanti,"Putramu memang kehilangan ingatannya, tapi kamu tidak, saya juga tidak. Tolong beritahu ia(Amla) untuk pergi sebentar.Biarkan nyonya Ichcha menemui suaminya sekali saja",

"Itu tidak mungkin, Ichcha tidak akan pernah bisa menemui Veer sekarang","kamu lebih tua daripada saya. saya tidak ingin kehilangan rasa hormatku dan bersikap tidak pantas dihadapanmu","Apa kamu sedang mengancamku?","saya tidak mengancam, Ancaman hanya diberikan oleh orang2 yang lemah.Mungkin kamu telah lupa,saya tidak sesabar nyonya Ichcha dan setenang Tn Takhur","Apa yang akan kamu lakukan?",

"Setidaknya jangan bawa masalah ini, apa yang bisa saya lakukan? Apa yang telah dilakukan cucumu, Dalam beberapa hari lagi, pengadilan mungkin akan memberikan hukuman kepada cucumu dalam beberapa tahun.Jika ia datang kehadapanku di pengadilan, keputusan bisa dibuat hanya dalam 1 detik. Jangan memberikan pertanyaan itu sekarang, hanya saya yang tau cara mengatasi diriku sendiri. Suruh ia(Amla) pergi dari ruang ICU,saya akan membawa nyonya Ichcha. Apa kamu telah mengerti?".

Gunvanti hanya terdiam. Mister.rathore lalu mengantarkan Ichcha masuk ke dalam kamar Veer, ia berkata, "Jangan takut selama ada saya disini". Ichcha menangis dan mengucapkan terimakasih.
Ichcha duduk disamping tempat tidur Veer dan berkata,"Bagaimana bisa ini terjadi Veer? Dalam kondisimu seperti ini saya bahkan tidak bisa menjagamu, duduk disamping tempat tidurmu. saya ingin duduk disampingmu hingga kamu sadar, hingga kamu bangun. saya akan tetap berdoa kepada dewa. saya tidak berdaya, saya tidak bisa melakukan apapun walaupun saya ingin melakukannya. Bagaimana cara saya memberitahu siapa diriku ini bagimu?",Ichcha memegang tangan Veer. Veer lalu membuka matanya dan berkata,"Ichcha?".

Ichcha sangat terkejut. Veer berkata,"kamu ialah istriku, apa yang kamu fikirkan? saya tidak akan mengenalimu?","Apa kamu benar2 mengenali Ichcha mu sekarang?","Bagaimana mungkin saya tidak mengenalimu. kamu tidak percaya padaku?","saya percaya padamu Veer","Lalu mengapa kamu tetap diam? Mengapa kamu menyembunyikannya dariku? Mengapa kamu menyembunyikan kebenaran sebesar ini selama bertahun2 dariku?Mengapa Ichcha?",

"Apa yang harus kukatakan padamu?Tidak ada tempat untukku didalam hidupmu. Segalanya telah berubah","saya tidak berubah Ichcha,saya ialah Veer yang sama,saya masih mencintaimu.saya tidak dapat mengenalimu sebelumnya tetapi hatiku terus mencarimu dan kamu juga tau itu.saya tidak bisa memberitahu sebesar apa cintaku padamu","Maafkan aku Veer",

"Tidak Ichcha,ini bukan salahmu,mungkin takdir kita yang menginginkan ini, kita harus terpisah satu sama lain..tapi tidak lagi.Sekarang semuanya akan baik2 saja.Aku seperti terlahir kembali, bolehkah aku bertanya sesuatu?telah berapa tahun berlalu semenjak kita berpisah?","18 tahun,telah 18tahun berlalu, Veer".Ichcha tersadar dari lamunannya. Pada kenyataannya Veer belum sadar. Veer akhirnya membuka mata setelah Ichcha melepaskan genggaman tangannya,Veer melihat Ichcha dan berkata,"Ibu guru? Apa yang kamu lsayakan disini? Mengapa kamu menangis?".

Mister.rathore menemui Mukhta di taman depan rumah Takhur. Awalnya mereka sama2 canggung mengingat bagaimana sikap Mukhta yang menolak kehadiran Mister.rathore sebelumnya. Mereka mulai membuka pembicaraan setelah Mukhta menangis dan memeluk Mister.rathore, mereka membicarakan kejadian saat Yuvraj berusaha memperkosa Mukhta. Mukhta memohon kepada Mister.rathore untuk tidak menyakiti Yuvraj karena Yuvraj ialah putra dari Ichcha.Mukhta ragu untuk menceritakan keinginannya mengembalikan hak Ichcha di rumah keluarga Bundela dengan cara menikah dengan Tej. Mister.rathore bertanya,"Ada masalah apa?",

"Perubahan yang ayah lihat dalam diriku ialah berkat ibu Ichcha. ia memberikanku kasih sayang. Ayah, saya ingin melakukan sesuatu untuknya. saya ingin mengembalikan haknya sebagai seorang istri tapi semua pintu tertutup untukku.Bisakah ayah menolongku? Orang2 sangat menghormatimu. Bisakah kamu melakukan sesuatu untuk ibu Ichcha?","Untuk pertama kalinya putriku meminta sesuatu padaku,jika hal ini ada dibawah kendali ku, saya bisa memberikan segalanya bahkan nyawaku, tapi situasi ini lebih rumit dari yang apa yang terlihat. Saat saya kembali kemarin, saya menemui Veer di rumahnya",

Rathore melanjutkan, "Dari apa yang ia bicarakan, saya menyadari tidak ada yang menyukainya disana. Semua orang disana membenci Ichcha. Siapa yang akan mendukungnya disana? Satu2nya orang yang menjadi tulang punggungnya bahkan tidak mengenalinya.Orang2 itu tidak akan membiarkan Ichcha bernafas di rumah mereka.""saya ada untuknya saat masuk ke ruangan ICU, tapi siapa yang akan berdiri untuknya di rumah itu? Veer telah menikah dengan seorang wanita lugu, kita tidak bisa berbuat tidak adil padanya, ini bukan salahnya. saya sangat mengenal Ichcha, ia tidak akan bersikap tidak adil kepada orang lain. Jika ada 1 orang saja berada dipihaknya dan memperjuangkan haknya disana, maka saya akan pergi kesana untuk mengambil hak nya kembali, saya berjanji,tapi tidak ada seorangpun",

"Tapi ayah, pasti ada jalan, pasti ada solusinya","saya menginginkan hal yang sama denganmu, tapi tidak ada solusinya. saya masih mencari jawaban dari pertanyaan ini".ister.rathore menculik Yuvraj dan menggantungnya dgn posisi terbalik.Yuvraj berteriak,"Siapa itu? Tolong saya,turunkan saya!".Mister.rathore berdiri dihadapan Yuvraj.Yuvraj berkata,"kamu? Apa yang kamu inginkan dariku? Mengapa saya menggantung terbalik seperti ini?"Mister.rathore menampar Yuvraj. Yuvraj semakin histeris dan bertanya,"Mengapa kamu memukulku? Apa yang telah saya lakukan?".

Mister.rathore kembali menampar Yuvraj dan berkata,"saya belum mulai memukulmu.saya hanya mencoba membuatmu mengerti tentang kasih sayang. Bersikap tidak pantas terhadap seorang gadis, itu hal yang sangat buruk","Gadis yang mana?","Namanya ialah Mukhta Rathore dan namaku ialah Raghuvendra Pratap Rathore. ia ialah putriku".Yuvi sangat terkejut. Mister.rathore melanjutkan,"Apa yang kamu fikirkan? ia tidak berdaya?kamu berani menyentuhnya? Apakah tangan ini yang menyentuhnya?",

Mister.rathore memutar lengan Yuvi kebelakang.Yuvi kesakitan dan berkata,"saya telah minta maaf padanya!","Tidak ada yang mengharapkan permintaanmaafmu yg tidak berguna itu.Karena orang2 sepertimulah para gadis merasa ketakutan berada ditengah masyarakat.kamu seorang pria?Haruskah saya menunjukkan kejantananku padamu? saya tidak akan memasang rantai dileher binatang sepertimu.saya akan memotong lehernya".Mister.rathore memukuli Yuvraj dan berkata,"Hukumanmu bukan ini,tapi ini", Mister.rathore mengeluarkan pistolnya.

Yuvraj semakin panik.Mister.rathore sengaja menembakkan pelurunya melewati Yuvraj,tindakan ini hanya untuk menakut2i Yuvraj. Mister.rathore lalu melempar pistolnya dan berkata,"Sebenci apapun saya kepadamu,saya masih menghormati ibumu,kamu ialah putra dari nyonya Ichcha","Bagaimana kamu mengetahuinya? Oh,saya mengerti sekarang,ia yang mengirimmu kan? Wow,lebih baik saya tidak punya ibu daripada memiliki ibu seperti ia. saya membencinya! Apa kamu dengar yang kukatakan?saya membencinya!!","Jika kamu mengucapkan 1 kata lagi untuk melawannya,jika kamu membencinya, ingatlah hari ini seumur hidupmu,ingatlah saya melepaskanmu karena kamu putra nyonya Ichcha!".

Mister.rathore menembak tali yang mengikat kaki Yuvraj sambil berjalan meninggalkan tempat itu.
Mukhta akhirnya memutuskan untuk menerima lamaran pernikahan Tej Singh, ia tidak sanggup menceritakannya kepada Mister.rathore. Mukhta pun ditemani nenek membuat perjanjian kepada Tej, mereka akan menikah dalam waktu 5 hari. Tej seenaknya mempercepat upacara pernikahan mereka. Saat Mukhta sedang bersiap memakai gaun pengantin lengkap dengan perhiasannya, ia melihat foto Tapasya dan menangis.Mukhta berkata,"saya sangat merindukanmu ibu".

Tiba2 seseorang mengetuk pintu, Mukhta tersenyum bahagia melihat kedatangan Tapasya. Tapasya menggantikan Mukhta, ia memakai gaun pengantin yang seharusnya dipakai Mukhta dan menutupi seluruh wajahnya agar Tej tidak mengetahui bahwa ia menggantikan posisi Mukhta.Ya, Tapasya melakukannya dengan sangat baik, sama seperti ketika ia menggantikan posisi Ichcha menikah dengan Veer waktu dulu. Sesampainya di rumah keluarga Bundela, Tej masih belum menyadari pengantin wanitanya ialah Tapasya. Ia menaburkan beras di pintu masuk dengan penuh semangat.

Tapasya lalu membuka kain penutup wajahnya, Tej shock melihat Tapasya. Tapasya berkata, "saya bisa melakukan apapun yang saya inginkan. saya telah mencuri sesuatu dari seseorang, sekarang telah waktunya untuk mengembalikannya. saya akan membalas dendam kepada orang2 yang telah menyakiti Ichcha!"Nenek membawa Mukhta untuk menemui Mister.rathore ke suatu tempat. Mister.rathore menceritakan/flashback pertemuannya kembali dengan Tapasya. 19 tahun yang lalu setelah mereka berpisah, Tapasya dan Mister.rathore kembali bertemu, Tapasya meminta Mister.rathore menandatangani surat perceraian mereka.

lalu mereka kembali berpisah, 2 tahun yang lalu Mister.rathore mendapat telfon dari rumah sakit,Tapasya akan menjalani operasi, Tapasya meminta maaf kepada Mister.rathore mewakili keluarganya dan juga Ichcha mengingat ia tidak mungkin selamat setelah melakukan operasi tersebut, tapi ternyata operasi Tapasya berjalan lancar, ia lalu bekerja di sebuah lembaga kesejahteraan anak2, Tapasya telah berubah menjadi orang yang lebih baik."Tapasya benar2 menyesal dengan kesalahannya di masa lalu, ia kembali untuk memperbaiki kesalahannya" kata Mister.rathore.

Mukhta lalu mengingat/flashback bagaimana Tapasya datang menemuinya dan menggantikan posisinya tepat sebelum upacara pernikahannya dengan Tej berlangsung.Ternyata nenek lah yang memberitahu Mister.rathore setelah nenek menyadari bahwa ia tidak rela membiarkan Mukhta menikah dengan lelaki tua bangka itu, lalu Mister.rathore menyampaikannya kepada Tapasya. Mukhta bertanya kepada Mister.rathore,"Apakah ibu bisa mendapatkan hak ibu Ichcha kembali? Bagaimana ia akan memperjuangkan keadilan untuk ibu Ichcha?",

"Serahkan semuanya pada ibumu, dalam hal ini ia ahlinya, ia akan mengembalikan hak Ichcha sepenuhnya. Jangan khawatir" jawab Mister.rathore sambil tersenyum.Tidak perlu khawatir, Mister.rathore tidak akan salah paham dengan pernikahan pura2 TapasyadanTej ini, karena Mister.rathore juga menjadi bagian dari rencana itu. Tapasya dan Mister.rathore bekerjasama membalas dendam kepada keluarga Bundela sekaligus melindungi putri mereka satu2nya.

Demikian Sinopsis Uttaran Episode 227  ,bagi yang ketinggalan cerita sebelumnya dapat di lihat di Sinopsis Uttaran Episode 226 dan tunggu cerita selanjutnya di Sinopsis Uttaran Episode 228 kamis 5 mei 2016

Artikel Terkait

Sinopsis Uttaran Episode 227 rabu 4 mei (ANTV)
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email