Saturday, May 7, 2016

Sinopsis Uttaran Episode 232 senin 9 mei (ANTV)

Sinopsis pendek film yang berserial drama yaitu "Uttaran" bercerita tentang kisah dari Ichcha. Ichcha lahir di pinggir perkotaan yang sangat kumuh, hidupnya sederhana dan keterbatasan. Namun ada seseorang yang ingin membuat Ichcha behagia dan sangat menyayangi Icha dan tidak mau Ichcha hidup dengan keadaaan seperti ini terus, dia adalah sang ibu. Dengan harapan memberika Ichcha kehidupan yang baik, Ibunya rela bekerja di rumah orang kaya sebagai pembantu.Icha bersahabat dengan Tapasnya (Putri dari ibu Majikan), namun di kemudian hari dia mengerti bahwa orang miskin tidak mungkin menjadi bagian dari keluarga itu. tidak pedulu seberapa banyak pengorbanan yang dilakukan untuk keluarga itu.Namun hal tersebut berubah ketika Mahindra, kekasih Tapasya, jatuh cinta kepada Ichcha yang cantik dan baik hati. Apakah Ichcha berani untuk membela cinta mereka dan menghrapkan Mahindra?

Uttaran Episode 232

Sinopsis atau jalan cerita Uttaran Episode 232 yang tayang senin 9 mei 2016 selengkapnya dimulai dari ,Tapasya berdiri didepan foto kakek dan berkata,saya hanya memanah didalam kegelapan namun panahnya tepat sasaran. Sesuatu yang diketahui Chanda dan Tej tentang kakek namun mereka sembunyikan.Apakah tentang persyaratan kakek atau yang lainnya?. Tapasya kemudian mendengar pembicaraan Amla dan Gunvanti bahwa Veer sudah sembuh dan akan segera pulang ke rumah. Tapasya kembali mengorek informasi dari Amla,dia akhirnya mengetahui bahwa pernikahan Veer dan Amla terjadi bukan atas keinginan Veer. Tej memulai aksinya untuk menyingkirkan Tapasya dengan cara diam-diem mencampurkan racun ke dalam teh yang dibuatkan Paman Kasa untuk Tapasya. Tapasya turun dari kamarnya, Tej berkata,"Terimakasih.Ini pertama kalinya saya minum teh hijau dalam hidupku.saya minum sedikit teh yang dibuatkan untukmu ini. Apa kamu ingin saya tuangkan untukmu?.Apa ada yang salah? kamu terlihat manis hari ini.saya akan menuangkan tehnya untukmu.saya merasa curiga padamu.

Jangan berprasangka buruk. Tapasya lalu mengaduk teh nya,dia memandangi Tej sebelum menyeruput teh tersebut.Tej berkata,Minumlah itu penyihir atau kamu akan terus memandangiku? Tehnya terlihat seperti obat namun rasanya benar-benar enak.saya ialah istrimu dan kamu ialah suamiku. kamu tau saya sudah pernah tinggal di rumah ini sebelumnya. Ibu (Gunvanti) berkata kalau saya meminum teh suamiku maka cinta diantara kita akan semakin kuat. Dan hari ini kamu bersikap manis terhadapku. Sekarang minumlah teh milikku. saya ingin minum teh yang sudah diminum olehmu. Tapasya memaksa Tej meminum teh nya. Tej mulai keringat dingin. Tapasya bertanya,Ada apa denganmu? kamu mudah berkeringat hari ini. kamu ingin saya panggilkan dokter atau kamu ingin meminum teh dari tanganku sendiri?. Tapasya memaksa Tej dan mendekatkan cangkir tehnya ke mulut Tej. Tej mendorong cangkir teh tersebut hingga tumpah. Mereka saling bertatapan,

Tej beranjak dari tempat duduknya, Tapasya berkata,saya memberikanmu teh dengan penuh kasih sayang,saya tidak mencampurkannya dengan racun, mungkin kamu yang melakukannya. Lain kali carilah cara yang lebih unik.Meethi tidak ingin mendengarkan penjelasan Vishnu sedikitpun. Vishnu mulai frustrasi dan mengancam akan melompat dari atas gedung kampus Meethi. kalau Meethi tidak ingin memaafkannya. Mahasiswa/i berkumpul melihat aksi Vishnu. Mukhta juga ikut menyaksikannya. Vishnu menyiram tubuhnya dengan bensin dan berkata,Katakan padaku Meethi, kamu akan memaafkanku atau haruskah saya membakar tubuhku?. Meethi berteriak,saya sudah memaafkanmu! kamu bisa turun sekarang".

 Setelah Vishnu turun, Meethi berjalan keluar dari kampus. Vishnu mengejarnya dan berkata,kamu sudah memaafkanku di depan semua orang. Kenapa kamu menghindariku lagi sekarang?.kamu fikir apa yang kamu lakukan tadi itu benar? Berdiri di tempat yang tinggi dan mengancam akan membakar tubuhmu.Apa bedanya jika saya mati?Tentu saja ada yang beda!. Meethi berhenti dan berbalik melihat Vishnu. Vishnu berkata,Akan ada yang berbeda bukan? Tadi itu air, bukan bensin.kamu membohongiku sekali lagi!.Lupakan tentang kebenaran dan kebohongan. Tatap mataku dan katakan apa yang ada didalam hatimu ketika kamu melihatku mencoba untuk bunuh diri?.saya tidak tau apa2. kamu ialah seorang pembohong dan penipu.saya tidak membohongimu. kamu tidak menjawab pertanyaanku. Apa yang ada didalam hatimu?.kamu berbohong kepadaku kalau kamu ialah seorang penjahat! .Jawab pertanyaanku.Sakit, lepaskan tanganku.Sakitnya bukan ditanganmu namun didalam hatimu.

Tatap saya dan katakan kepadaku kalau sesuatu telah terjadi dalam hubungan persahabatan ini. saya tidak membakar tubuhku, namun saya telah membuat satu nama menjadi milikku selamanya". Vishnu menunjukkan luka bekas goresan pisau dilengannya yang bertuliskan 'Meethi'. Meethi masih mengatakan kalau Vishnu ialah seorang penipu dan pembohong. Sebelum Meethi pergi meninggalkannya, Vishnu berteriak,"I love you! saya cinta padamu! Hanya kamu! Maafkan saya, Meethi"Setelah Veer kembali ke rumah Bundela. Gunvanti memperkenalkan Tapasya kepada Veer, dia berkata bahwa Tapasya ialah satu2nya orang yang bertanggung jawab atas kematian Vansh dan sekarang posisi Tapasya sebagai istri dari Tej Singh Bundela. Gunvanti meminta Veer berhati2 dengan Tapasya, dia kemudian menyuruh Veer beristirahat di kamarnya.

Tapasya mengetuk pintu kamar Veer dan berkata,"Veer, saya ingin bicara padamu.namun saya tidak ingin bicara denganmu.Apakah karena ibu yang melarangmu?Apakah kamu berfikir semua yang ibu katakan kepadamu ialah kebenaran?.Dia tidak akan berbohong kepadaku.namun dia tidak mengatakan seluruh kebenaran kepadamu.Apa maksudmu?.saya tau kamu mengingat sesuatu dari masa lalu mu, kamu ingat beberapa kenangan yang kurang jelas. namun bagaimana bisa seseorang menghapus masa lalumu dari rumahmu sendiri? Tidak pernahkah keluargamu menceritakan tentang istrimu? Maksudku, Ichcha.Mereka tidak pernah membicarakannya denganmu?". Veer menggelengkan kepala. Tapasya melanjutkan,"Lalu mengapa kamu tidak mencari tau apa tujuan mereka?Mengapa mereka bersikap seperti itu terhadap Ichcha?

Kumohon cobalah untuk mengingat. Ingatlah kembali kenangan masa lalu tentang istrimu,putramu, mungkin sedikit menyakitkan, namun cobalah, mungkin bisa kalau kamu mencoba. kalau kamu mengingat dengan jelas kamu akan tau apa yang sedang terjadi". Gunvanti membawakan susu untuk Veer dan bertanya,"Ada apa ini?", Tapasya beranjak keluar dan berkata kepada Veer,"saya akan bicara denganmu besok.Jangan kembali kesini lagi" jawab Gunvanti.Gunvanti memberikan Veer susu yang sudah dicampur dengan obat khusus dari seorang dokter, obat tersebut membuat ingatan Veer semakin lemah, Gunvati sudah mencampurkannya ke dalam minuman Veer selama 19tahun. Tapasya mengintip di depan pintu kamar Veer, dia melihat Gunvanti memaksa Veer untuk meminum susu tersebut,Tapasya pun mulai mencari tau rahasia yang disimpan Gunvanti.

Demikian Sinopsis Uttaran Episode 232  ,bagi yang ketinggalan cerita sebelumnya dapat di lihat di Sinopsis Uttaran Episode 231 dan tunggu cerita selanjutnya di Sinopsis Uttaran Episode 233 selasa 10 mei 2016

Artikel Terkait

Sinopsis Uttaran Episode 232 senin 9 mei (ANTV)
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email