Sinopsis Uttaran Episode 235 kamis 12 mei (ANTV)

Sinopsis pendek film yang berserial drama yaitu "Uttaran" bercerita tentang kisah dari Ichcha. Ichcha lahir di pinggir perkotaan yang sangat kumuh, hidupnya sederhana dan keterbatasan. Namun ada seseorang yang ingin membuat Ichcha behagia dan sangat menyayangi Icha dan tidak mau Ichcha hidup dengan keadaaan seperti ini terus, dia adalah sang ibu. Dengan harapan memberika Ichcha kehidupan yang baik, Ibunya rela bekerja di rumah orang kaya sebagai pembantu.Icha bersahabat dengan Tapasnya (Putri dari ibu Majikan), namun di kemudian hari dia mengerti bahwa orang miskin tidak mungkin menjadi bagian dari keluarga itu. tidak pedulu seberapa banyak pengorbanan yang dilakukan untuk keluarga itu.Namun hal tersebut berubah ketika Mahindra, kekasih Tapasya, jatuh cinta kepada Ichcha yang cantik dan baik hati. Apakah Ichcha berani untuk membela cinta mereka dan menghrapkan Mahindra?

Uttaran Episode 235

Sinopsis atau jalan cerita Uttaran Episode 235 yang tayang kamis 12 mei 2016 selengkapnya dimulai dari ,Di kediaman Takhur,Ichcha menceritakan kegelisahannya kepada Mukhta,tentang rencana pernikahan Vishnu dan Meethi. Ichcha : Ibu merasakan perasaan yang aneh
Mukhta : namun ibu mengenalnya, ibu yang memilihnya untuk Meethi
Ichcha : Ya,ibu tau,namun ada beberapa hal aneh tentangnya
Mukhta : Apa maksud ibu?
Ichcha : Vishnu berkata kalau dia tidak bisa menghabiskan banyak waktu dengan ayahnya, namun seingat ibu,ayah Vishnu telah meninggalkan ibunya sebelum dia lahir.kemudian dia berkata kalau dia menyukai coklat yang ibu berikan di penjara,ibu Sangat ingat,semua anak menyukai coklat kecuali dia. Dia tidak pernah mengambil coklat dariku
Mukhta : Ibu terlalu banyak berfikir
Ichcha : Mungkin karena Meethi adalah putriku,ibu jadi terlalu memikirkannya.Ketika ibu mengingat masa lalu,ibu teringat dengan sebuah hubungan yang lain,sahabatnya Vishnu.Saat Vishnu kembali ke rumah ini ibu akan tanyakan tentang temannya itu.

Ichcha mengeluarkan album foto dan menunjuk fotonya bersama anak-anak di penjara Satara.Ichcha menunjuk foto seorang anak laki-laki

Ichcha : Disampingku ini adalah Vishnu,dan disebelahnya adalah Gopal,dia sangat nakal. Dia lebih muda 3 tahun dari Vishnu.Gopal adalah yatim piatu dan Vishnu menyayanginya seperti adiknya sendiri.Vishnu selalu memanggilnya dengan sebutan 'ladoo' dengan penuh kasih sayang, dia selalu membela Gopal
Mukhta : Seperti ibu Ichcha dan ibuku.
Ichcha : Hubungan ibu dan Tappu lebih dekat dari siapapun, dulu ibu sangat nakal.
Ichcha kemudian flashback ketika dia melempar kue ulangtahunnya di kampung, ketika mencuri video game Tapasya dan mendapat hukuman oleh Damini. Kemudian menari bersama Tapasya dijalanan untuk mencari uang.
Ichcha : Waktu itu adalah hari-hari yang sangat menyenangkan.Ibu menjadi seperti sekarang adalah berkat Tappu.Jika Tappu tidak datang ke kehidupan ibu.Ibu pasti telah bersama orang lain. Dia satu -satunya orang yg bersikeras agar ibu tetap tinggal di rumah ini, jika tidak, ibu tidak tau entah dimana ibu berada sekarang.
Mukhta : Ibuku masih menyayangimu sama seperti sebelumnya.Sekarang berhentilah berfikir dan tidurlah bu.
Mukhta mulai menginterogasi Vishnu saat Vishnu datang ke kediaman Takhur untuk menjemput Meethi.
Mukhta: Kencan kalian berjalan lancar, namun kapan kalian akan menikah?

Vishnu: Kapanpun orangtua di rumah ini memutuskan, hari itu akan jadi hari pernikahan kami.
Mukhta: kamu benar-benar bersemangat untuk menikahi adikku. Beritahu saya kapan kamu akan memutuskan tanggal pernikahan kalian, saya harus berbelanja banyak kebutuhan dan mempersiapkan sebuah tarian untuk pernikahan adikku. saya peringatkan kamu dari sekarang,kamu yang harus membayar semua tagihannya. kamu pasti punya banyak teman, kamu tidak akan punya banyak waktu untuk mengundang mereka semua. Berikan daftar nama2 temanmu, biar saya yang mengundang mereka.
Vishnu: saya tidak punya teman.
Mukhta: namun ibu Ichcha memberitahuku kalau kamu punya seorang sahabat. saya tidak ingat namanya, namun kamu pasti ingat. kamu memanggilnya dengan sebutan yang sangat manis.
Vishnu: saya tidak ingat.
Mukhta: Ladoo (manisan), kamu memanggilnya dengan penuh kasih sayang, siapa nama aslinya?. Vishnu pura-pura berusaha mengingat, Mukhta mulai curiga dengan reaksi Vishnu.
Mukhta: Gopal.

Vishnu: Ya, namanya adalah Gopal. saya memanggilnya ladoo dengan penuh kasih sayang karena dia gemuk.
Mukhta: Gopal lebih tua 3 tahun darimu bukan?
Vishnu: Ya, dia lebih tua dariku
Mukhta: Apakah dia telah menikah sekarang?
Vishnu: Mungkin telah, saya tidak tau karena telah bertahun2 saya tidak bicara dan bertemu dengannya.
Meethi turun dari kamarnya dan mengajak Vishnu keluar untuk berkencan. Mukhta masuk ke dalam kamar, dia menulis 'Coklat','ayah','Gopal' di catatan pribadi nya. Semua jawaban Vishnu bertolak belakang dengan kata2 Ichcha, dia bahkan tidak ingat nama sahabatnya sendiri, Gopal. Mukhta berfikir,"Jika kecurigaanku ini benar. Meethi sedang dalam bahaya".
Veer menemui Ichcha di sekolah Damini, dia memandangi Ichcha dari belakang dan menyentuh setiap tempat yang disentuh Ichcha. Veer mengikuti Ichcha dan mengingat2 saat pertemuan pertama mereka. Ichcha merasakan kehadiran Veer, Ichcha berbalik dan tersenyum melihat Veer. Dalam khayalan mereka, mereka sedang mendekati satu sama lain, pada kenyataannya mereka sedang berdiri ditempatnya masing2. Mereka melepas rindu dalam lamunan masing-masing.

Ichcha: telah lama kamu tidak datang kemari.
Veer: Ya Ichcha, telah sangat lama. saya, Veer mu datang untuk melihatmu. saya telah mengingat semuanya. Lihatlah saya, Veermu telah berdiri dihadapanmu.
Ichcha tersenyum bahagia, mereka berdua berpelukan.
Sayangnya ini hanyalah khayalan mereka berdua. Pada kenyataannya mereka berdiri ditempatnya masing2. Veer berfikir,"kamu masih sama seperti dulu, kamu cantik, kamu lugu, saya berjanji akan segera mengembalikan semua hak mu".
Kembali pada adegan yang sebenarnya.
Ichcha : Bagaimana kabarmu? kamu terlihat sedang mencemaskan sesuatu? Apa kamu baik-baik saja?
Veer: saya baik-baik saja, ibu guru.
Ichcha: saya sangat bahagia karena putri kita.. Maksudku, putriku Meethi akan segera menikah.
Veer mengingat saat Ichcha hamil anak ke-2 dulu dan dia berkata kalau anaknya perempuan, maka harus diberi nama Meethi. Veer kemudian menanyakan tentang calon suami Meethi.
Ichcha: kamu sangat mengenalnya.
Veer: Vishnu?
Ichcha: Ya,Vishnu.

Veer sangat bahagia mendengarnya. Veer belum memberitahu Ichcha kalau ingatannya telah kembali. Dia masih berpura2 tidak mengenali Ichcha sebagai istrinya. Mungkin memikirkan masih ada Amla dan ingatannya belum pulih benar. Veer sedang mencari cara yang tepat untuk membawa Ichcha kembali ke rumah keluarga Bundela.
Vishnu membawa Meethi berkencan ke suatu tempat,dia bersembunyi dibalik pohon, Meethi kehilangan Vishnu, dia berjalan sambil memanggil nama Vishnu,Meethi kemudian berjalan ke arah jurang dan berteriak,"Vishnu, saya cinta padamu!",Vishnu mendekati Meethi dari belakang,dia mendorong Meethi dan langsung menariknya lagi,Meethi memeluk Vishnu ketakutan. Vishnu berfikir,"saya tidak akan membiarkanmu mati secepat ini.Ini akan menjadi awal dari ketakutan dan kepedihanmu".
Mukhta yang mengkhawatirkan Meethi mulai mencari tau tentang Vishnu,dia memperhatikan foto Vishnu yang ditunjukkan Ichcha kemarin,dia melihat bekas luka di lengan kiri Vishnu.Mukhta kemudian datang ke kuil tempat Vishnu tinggal.

Di kamarnya,Vishnu berkata kepada dirinya sendiri,"Bagi dunia saya adalah Vishnu, namun kenyataannya namaku adalah Akash Chatterjee, saya datang kemari untuk membalas dendam. Nama yang sempurna untuk bekerja di kuil.Terimakasih 'Vishnu yang asli', muridnya ibu guru, setidaknya kamu sangat berguna untukku!".Vishnu(Akash) memasukkan pistol dan pasport nya ke dalam lemari ketika seseorang mengetuk pintu kamarnya.
Vishnu: Apa semuanya baik-baik saja di rumahmu?
Mukhta: saya menelfon Meethi sejak tadi, dia tidak mengangkatnya.
Vishnu: Meethi telah pulang ke rumah sejak tadi.
Mukhta: Maaf mengganggu.
Vishnu: Jika kamu telah kemari mengapa kamu tidak masuk ke dalam? Ini pertama kalinya kamu datang kemari.
Mukhta masuk ke dalam kamar Vishnu.
Vishnu: kamu mungkin tidak begitu menyukai rumahku. Tempatnya sangat kecil.
Mukhta: kamu tidak menawariku minum?.

Vishnu kemudian mengambilkan air untuk Mukhta.Mukhta berfikir kalau dia harus mencari tau apakah di lengan kiri Vishnu ada luka atau tidak.Setelah Vishnu kembali dan membawakan minum untuknya,Mukhta pura-pura batuk,dia sengaja menumpahkan air ke baju Vishnu.Mukhta menawarkan diri untuk membersihkan baju Vishnu namun Vishnu menolak. Rencana Mukhta melihat luka di lengan kiri Vishnu pun gagal.Mukhta berfikir,"Sekarang bagaimana saya bisa melihat luka nya?saya harap kecurigaanku dan ibu Ichcha salah dan dia adalah Vishnu yang asli".
Tapasya berada di sebuah bukit,dia seperti sedang menunggu seseorang. Veer turun dari mobilnya dan menghampiri Tapasya.
Veer: Apakah benar kamu sedang memperjuangkan hak Ichcha?
Tapasya: Ya, ini hanyalah antara ibu (Gunvanti) dan saya. saya datang untuk mengambil kembali hak sahabatku, Ichcha.

Veer: Bagaimana bisa kamu melakukannya? Tapasya yang saya kenal tidak akan pernah menolong Ichcha. Dia hanya merencanakan sesuatu untuk menghancurkan kebahagiaan Ichcha.
Veer mulai menceritakan kejadian saat Tapasya merusak pernikahannya dgn Ichcha dan menggantikan posisi Ichcha sbg pengantin wanita.
Tapasya: Ya, saya memang pernah melakukannya!
Tapasya terdiam, dia baru menyadari kalau ingatan Veer telah kembali, Tapasya menangis bahagia.
Tapasya: Bagaimana bisa?
Veer: Ingatanku telah pulih semenjak saya berada di rumah sakit.
Tapasya: Jadi kamu telah mengenali Ichcha sekarang?
Veer: Ichcha adalah ibu guru itu. Apakah benar kamu datang untuk mengembalikan hak Ichcha? Bagaimana bisa kamu berubah seperti ini?
Tapasya: Ini semua karena putriku. Dia rela mengorbankan hidupnya demi Ichcha. Karena kebodohanku, saya pergi meninggalkan semua orang namun saya telah kembali untuk mengembalikan hak sahabatku dan keluarganya.
Veer: saya akan mengembalikan hak Ichcha bahkan jika harus, saya akan melawan seluruh keluargaku.
Veer dan Tapasya kemudian berjabat tangan sepakat untuk bekerjasama mengembalikan hak Ichcha sebagai menantu di rumah keluarga Bundela.

Tapasya: saya berjanji padamu. Veer, Mengapa kamu tetap diam setelah mengetahui semuanya?
Veer: Keluargaku membohongiku, terutama ibu, dia membohongi ku saat saya menanyakan tentang Ichcha. Semua orang menentang Ichcha. saya sedang memikirkan mengapa ibu sangat marah padanya. saya sangat berterimakasih atas bantuanmu.
Tapasya: saya kembali untuk memperbaiki kesalahan yang telah saya lakukan di masa lalu. saya sangat senang jika bisa menolongnya. Apa kamu siap untuk melakukannya?
Veer: saya siap untuk melawan ibu demi memperjuangkan hak Ichcha!
Tapasya dan Veer mulai menjalankan aksinya. Tapasya memberi minum kepada Gunvanti untuk berjaga2, Gunvanti mungkin akan terguncang dengan apa yang akan Veer katakan kepadanya.
Gunvanti: Hentikan drama ini! Beritahu saya apa yang ingin kamu katakan?
Tapasya: Bukan saya yang sedang bermain drama, namun kamu. Veer akan mengungkapkan segalanya kepadamu karena dia telah ingat semuanya.
Gunvanti: Apa?
Tapasya: Dia telah mengingat seluruh masa lalunya. Veer telah mengetahui semua kebohongan yang kamu katakan padanya.

Veer kemudian turun dari kamarnya.
Tapasya: Veer, beritahu dia apapun yang kamu katakan kepadaku tadi pagi. Beritahu dia kalau kamu telah mengingat segalanya.
Gunvanti: Apa kamu telah kehilangan akal Tapasya? Veer sedang tidak sehat, jangan ganggu dia. Dia tidak ingat apapun!
Veer: Ini hal yang sangat penting, ibu.
Tapasya: Tanya mengapa dia selalu membohongimu, Veer. Beritahu siapa Ichcha bagimu.
Veer: Ichcha adalah istriku.
Gunvanti: Ini yang selalu kamu ingat, tidak ada yang lain.
Tapasya: Veer, tanyakan mengapa dia memisahkanmu dari istrimu selama bertahun-tahun?

Veer: Ichcha dan saya... Veer tidak bisa menyelesaikan kata2nya, dia merasa sangat pusing.
Tapasya: Beritahu dia segalanya Veer!
Veer: saya tidak bisa mengingat apapun.. Ichcha..
Gunvanti: Dia tidak bisa mengingat apapun.
Tapasya terus meminta Veer untuk berusaha mengingat semuanya, sampai akhirnya Gunvanti menyuruh Amla membawa Veer masuk ke dalam kamar.Tapasya kemudian bertanya-tsnys mengapa ingatan Veer kembali memburuk. Tapasya mencari tau dan bertanya kepada seorang dokter, apakah obat-obstan yang diminum Veer dari rumah sakit memiliki efek samping,fikiran Tapasya terbuka setelah dokter mengatakan bahwa obat-obatan dari resep dokter itu tidak memiliki efek samping,Veer mungkin mengkonsumsi obat-obatan lain. Tapasya kemudian mencari tau jenis obat apa yang dikonsumsi oleh Veer diluar resep dokter tersebut, dia pun mulai menyelidikinya lewat Amla.

Demikian Sinopsis Uttaran Episode 235  ,bagi yang ketinggalan cerita sebelumnya dapat di lihat di Sinopsis Uttaran Episode 234 dan tunggu cerita selanjutnya di Sinopsis Uttaran Episode 236 jumat 13 mei 2016

Subscribe to receive free email updates: