Sinopsis Uttaran Episode 236 jumat 13 mei (ANTV)

Sinopsis pendek film yang berserial drama yaitu "Uttaran" bercerita tentang kisah dari Ichcha. Ichcha lahir di pinggir perkotaan yang sangat kumuh, hidupnya sederhana dan keterbatasan. Namun ada seseorang yang ingin membuat Ichcha behagia dan sangat menyayangi Icha dan tidak mau Ichcha hidup dengan keadaaan seperti ini terus, dia adalah sang ibu. Dengan harapan memberika Ichcha kehidupan yang baik, Ibunya rela bekerja di rumah orang kaya sebagai pembantu.Icha bersahabat dengan Tapasnya (Putri dari ibu Majikan), namun di kemudian hari dia mengerti bahwa orang miskin tidak mungkin menjadi bagian dari keluarga itu. tidak pedulu seberapa banyak pengorbanan yang dilakukan untuk keluarga itu.Namun hal tersebut berubah ketika Mahindra, kekasih Tapasya, jatuh cinta kepada Ichcha yang cantik dan baik hati. Apakah Ichcha berani untuk membela cinta mereka dan menghrapkan Mahindra?

Uttaran Episode 236

Sinopsis atau jalan cerita Uttaran Episode 236 yang tayang jumat 13 mei 2016 selengkapnya dimulai dari ,Tej pulang dalam keadaan mabuk,dia masuk ke dalam kamarnya dan mendekati Tapasya yang sedang tidur, Tapasya kemudian terbangun mendengar suara Tej.

Tapasya: Jangan mendekat!
Tej: Apa yang akan kamu lakukan? Melenyapkanku? saya bahkan bisa memberikan nyawaku padamu. kamu selalu memanggilku 'suami yang tampan', sekarang layani suamimu ini.
Tapasya melempar lampu disamping tempat tidur kearah Tej, Tej berhasil menghindar. Tapasya langsung berlari ke arah pintu, tapi Tej menangkapnya.
Tej: Wanita lebih lemah daripada laki-laki, kamu belum menyadari kekuatan dari seorang laki-laki. Wanita sepertimu akan tunduk dibawah kakiku. saya tidak mendapatkan putrinya, setidaknya saya mendapatkan ibunya.

Tapasya kemudian mendorong Tej hingga terjatuh dan mengancam akan membakar Tej.
Tapasya: Sejauh ini kamu selalu bertemu dengan wanita-wanita lemah. Hari ini kamu akan melihat seorang wanita bisa menjadi Durga (Dewi pemberantas kejahatan). Tej lari ketakutan keluar dari kamar.
Tapasya: Mengapa kamu lari? Ketakutan di matamu ialah kemenangan bagiku.
Tej terjatuh ditangga dan tersungkur didekat kaki Gunvanti.
Gunvanti: Tej Singh Bundela bersujud di kaki kakak iparnya? Apa yang tidak bisa saya lakukan telah dilakukan oleh orang lain!. Keesokan harinya, Tapasya masuk ke kamar Veer untuk melihat keadaan Veer.

Tapasya: Veer, bagaimana keadaanmu?
Veer: saya tidak mengerti apa-apa. Ingatanku bersembunyi dariku. saya hanya mengingat nama Ichcha dan semua tentang Ichcha yang pernah dikatakan oleh ibuku.
Tapasya: Itu semua ialah kebohongan.
Veer: Siapa yang bisa saya percaya? Siapa yang berkata jujur dan siapa yang berbohong?saya tidak bisa mengingat wajah Ichcha.
Tapasya: Tenanglah Veer, jangan putus asa.Ayahku pernah berkata,Semuanya akan baik2 saja pada waktu yang tepat dan waktu itu sudah tidak lama lagi.saya berjanji,saya pasti akan mencari tahu apa yang terjadi dengan ingatanmu. saya sudah bertemu dengan dokter yang merawatmu. Dia tidak memberikan obat yang melemahkan ingatanmu.
Veer: Mengapa kamu melakukan semua ini untukku?

Tapasya: Hari itu kamu juga menanyakan hal yang sama padaku. kamu harus beristirahat.
Gunvanti menyuruh Amla memberikan kunci mobil Tej kepada Tapasya ketika Tapasya mengatakan kalau dia ingin pergi keluar untuk menemui putrinya. Tej dan Gunvanti sudah bekerjasama untuk mencelakai Tapasya dengan cara memutuskan kabel rem mobil milik Tej. Tapasya sama sekali tidak menyadari dirinya dalam bahaya, dia terlalu gembira ingin segera menemui Mukhta, Tapasya memacu mobilnya dengan kencang dan baru menyadari kalau rem mobilnya tidak berfungsi setelah beberapa anak sekolah menyeberang didepannya, dia mulai panik ketakutan,mobilnya hilang kendali dan menabrak gerobak sayur,dll.Tapasya benar-benar berteriak ketakutan ketika 2 truk melaju dari arah berlawanan, tidak ada celah diantara 2 truk tersebut. Tapasya berteriak minta tolong,dia mengira kali ini tamatlah riwayatnya,tapi salah satu truk akhirnya mengerem dan memberikan celah.Karena panik,Tapasya membanting stir nya ke arah hutan.Beberapa kenangan indah dalam hidupnya melintas dibenaknya,Tapasya berfikir ini ialah akhir dari segalanya.Mobilnya kemudian jungkirbalik dan meledak.

Polisi datang ke rumah Bundela,mereka bertanya kepada Tej apakah mobil yang mengalami kecelakaan itu miliknya,polisi meminta Tej agar segera datang ke kantor polisi untuk melakukan beberapa pemeriksaan. Setelah polisi pergi,Tej melompat kegirangan,tapi beberapa saat kemudian dia terkejut melihat Tapasya berada di rumahnya dalam keadaan selamat,Tapasya hanya tergores di leher, lengan dan punggung.Juga ada perban di dahi nya. Tapasya berjalan ke arah Tej.

Tapasya: kamu pura-pura tidak tahu setelah melakukan kesalahan yang mengerikan.kamu fikir saya bercanda dengan semua rasa sakit ini?
Pengacara kemudian datang.
Tapasya:Tolong katakan kepada suamiku apa yang kita bicarakan tadi malam.
Pengacara:Tej akan kehilangan seluruh harta kekayaannya jika Tapasya terluka atau mengalami kecelakaan.
Tapasya:Tej,jika kamu mengulanginya lagi,kamu akan merasakan akibatnya.Ini ialah peringatan terakhir dariku.

Berupa flashback,Tapasya melepas sabuk pengaman dan melompat dari mobil,dia jatuh ke arah bebatuan dan shock menyaksikan mobilnya meledak.
Mukhta kembali mencari tahu tentang bekas luka dilengan Vishnu, dia datang pagi-pagi buta ke tempat Vishnu biasa berlatih bela diri setelah mendengar cerita dari Meethi. Mukhta berjalan ke arah Vishnu.Vishnu terkejut melihat Mukhta,dia meletakkan handuk dipundaknya menutupi sebagian lengan.
Mukhta: Selamat pagi.
Vishnu: Apa yang kamu lakukan disini sepagi ini?
Mukhta: Sebenarnya saya datang ke kuil, saya fikir saya juga harus mengunjungimu.
Vishnu: Baguslah, ayo, saya akan membuatkanmu secangkir teh yang enak.
Mukhta berfikir,"Apa yang harus saya lakukan? Bagaimana caranya saya melihat bekas lukanya itu?".

Mukhta: Lanjutkan saja latihan bela dirimu. saya tidak ingin mengganggumu. Adik ipar, tubuhmu sangat bagus. kamu ialah penjaga Meethi ku sekarang. Pukulanmu pasti sangat kuat. Jika saya kena pukulanmu saya pasti langsung meninggal.
Vishnu: Tapi mengapa saya harus memukulmu?
Mukhta: Karena saya memaksa untuk melihat ototmu.
Mukhta berusaha menggeser handuk dilengan Vishnu, Vishnu pura-pura merasa malu.
Mukhta: Perlihatkan padaku. Mengapa kamu merasa malu?. Tiba-tiba Meethi datang dan memanggil nama Vishnu. Mukhta dan Vishnu merasa canggung, tapi Meethi berusaha tersenyum berjalan kearah mereka.
Vishnu: Kalian berdua ingin memberikanku kejutan, bukan?
Meethi: saya datang untuk memberikanmu kejutan, tapi setelah datang kemari justru saya yang terkejut. Kami tidak datang bersama.

Meethi kemudian memberikan sebuah hadiah kepada Vishnu. Setelah Mukhta pergi, Meethi berfikir, "Mengapa Mukhta datang menemui Vishnu sepagi ini? Dan lagi, dia datang tanpa memberitahuku?". Di kamarnya,Mukhta berfikir, "Ibu Ichcha sudah lupa, dia sendiri yang mengatakan kalau dia merasakan perasaan yang aneh terhadap Vishnu dan sekarang dia malah sibuk mempersiapkan pernikahan Meethi. Sekarang saya bahkan tidak bisa mengatakan keraguanku tentang Vishnu kepadanya. Apa yang harus saya lakukan? Kepada siapa saya akan bicara? Bagaimana cara mencari tahu kebenarannya? Jika hal buruk terjadi pada Meethi, semua orang akan hancur. Oh dewa, saya harap keraguanku terhadap Vishnu ini salah!

Demikian Sinopsis Uttaran Episode 236  ,bagi yang ketinggalan cerita sebelumnya dapat di lihat di Sinopsis Uttaran Episode 235 dan tunggu cerita selanjutnya di Sinopsis Uttaran Episode 237 sabtu 14 mei 2016

Subscribe to receive free email updates: