Sinopsis Uttaran Episode 237 sabtu 14 mei (ANTV)

Sinopsis pendek film yang berserial drama yaitu "Uttaran" bercerita tentang kisah dari Ichcha. Ichcha lahir di pinggir perkotaan yang sangat kumuh, hidupnya sederhana dan keterbatasan. Namun ada seseorang yang ingin membuat Ichcha behagia dan sangat menyayangi Icha dan tidak mau Ichcha hidup dengan keadaaan seperti ini terus, dia adalah sang ibu. Dengan harapan memberika Ichcha kehidupan yang baik, Ibunya rela bekerja di rumah orang kaya sebagai pembantu.Icha bersahabat dengan Tapasnya (Putri dari ibu Majikan), namun di kemudian hari dia mengerti bahwa orang miskin tidak mungkin menjadi bagian dari keluarga itu. tidak pedulu seberapa banyak pengorbanan yang dilakukan untuk keluarga itu.Namun hal tersebut berubah ketika Mahindra, kekasih Tapasya, jatuh cinta kepada Ichcha yang cantik dan baik hati. Apakah Ichcha berani untuk membela cinta mereka dan menghrapkan Mahindra?

Uttaran Episode 237

Sinopsis atau jalan cerita Uttaran Episode 237 yang tayang sabtu 14 mei 2016 selengkapnya dimulai dari ,Di kamarnya,Mukhta berfikir, "Ibu Ichcha sudah lupa, dia sendiri yang mengatakan jika dia merasakan perasaan yang aneh terhadap Vishnu dan sekarang dia malah sibuk mempersiapkan pernikahan Meethi. Sekarang saya bahkan tidak bisa mengatakan keraguanku tentang Vishnu kepadanya. Apa yang harus saya lakukan? Kepada siapa saya akan bicara? Bagaimana cara mencari tahu kebenarannya? Jika hal buruk terjadi pada Meethi, semua orang akan hancur. Oh dewa, saya harap keraguanku terhadap Vishnu ini salah! ".

Saat itu, Meethi merasa tidak nyaman dengan tindakan Mukhta, dia mengira Mukhta sudah jatuh cinta kepada Vishnu dan ingin merebut Vishnu darinya (Biasalah yang namanya cemburu). Meethi pun memperingati Mukhta untuk menjauhi Vishnu,namun Mukhta tidak ingin menghentikan penyelidikannya begitu saja, dia tidak ingin Meethi menikah dengan laki-laki yang tidak baik.Mukhta diam-diam datang kembali ke kediaman Vishnu, saat Vishnu dan Meethi ingin keluar,Mukhta mengambil kesempatan untuk masuk ke dalam kamar Vishnu. Saat Mukhta sedang mencari petunjuk di kamar Vishnu, Meethi kembali ke kamar Vishnu untuk mengambil sesuatu. Mereka terkejut melihat satu sama lain.

Meethi: Apa yang sedang kamu lakukan di kamar Vishnu?
Mukhta: Sebenarnya saya datang untuk berdoa di kuil namun saya fikir saya juga harus bertemu dengan adik ipar, jadi saya kemari.
Meethi: Apa kamu tidak lihat pintunya terkunci? Tidak sopan masuk ke dalam rumah yang sedang terkunci
Mukhta: Pintunya sedikit terbuka,saya fikir saya bisa menunggu adik ipar disini namun adik ipar tidak kunjung kembali jadi saya mencari pena dan kertas di lemarinya untuk menulis tentang kedatanganku kemari
Meethi: kamu punya ponsel, kamu bisa mengirim pesan singkat padanya,mengapa harus menulis di kertas? Katakan yang sebenarnya Mukhta!
Mukhta: saya mengatakan yang sebenarnya, percayalah padaku,Meethi.
Mukhta memegang tangan Meethi, Meethi merasa sangat marah dan menarik tangannya. Nenek buyut tiba-tiba datang dan berjalan kearah mereka.

Nenek: saya yang menyuruh Mukhta datang kemari.saya dan Mukhta datang bersama, saya menyuruh Mukhta datang ke kamar Vishnu untuk melihat apakah dia ada disini. Mukhta,ayo kita pergi dari sini.Bahkan saat kita melakukan hal yang baik orang-orang seperti ini selalu berfikiran buruk tentang kita. Lebih baik kita pergi, Mukhta.
Nenek: Gadis ini akan segera menikah dan dia takut impiannya bisa hancur,lebih baik kita tidak mengganggunya dan impiannya tersebut.
Mukhta ingin meminta maaf kepada Meethi, namun nenek menghentikannya. Meethi hanya diam, namun dia merasa sangat cemburu dan menceritakannya kepada Vishnu.
Tak merasa puas dengan itu semua, Meethi pun membuat ulah dengan melaporkan kepada keluarga takhur.
Seluruh keluarga Takhur terkejut saat Meethi berkata bahwa dia tidak tahu apakah pernikahannya dengan Vishnu benar-benar akan terjadi atau tidak.
Seluruh keluarga Takhur terkejut saat Meethi berkata bahwa dia tidak tahu apakah pernikahannya dengan Vishnu benar-benar akan terjadi atau tidak.
Damini: Apa yang kamu katakan? Jangan main-main Meethi!

Meethi: Apa yang saya katakan itu benar. Mukhta juga punya rencana untuk menikah dengan Vishnu!
Mukhta: Kumohon Meethi, yang kamu fikirkan itu tidak benar.
Meethi: Oh,benarkah? Baiklah Mukhta, saya terima jika kamu mengatakan apa yang saya fikirkan itu tidak benar, lalu mengapa tidak kamu katakan kepada semua orang apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa kamu menyembunyikannya dari semua orang jika kamu juga jatuh cinta pada Vishnu?
Mukhta: Itu tidak benar Meethi, bukan seperti itu.
Meethi: Lalu apa masalahnya? Apa yang membuatmu tertarik dengan Vishnu?
Divya: Mukhta tidak akan melakukan hal seperti ini, dia sangat menyayangimu, kami semua percaya padanya.
Meethi: Dia sudah menghancurkan kepercayaan semua orang!
Damini: Tutup mulutmu Meethi!

Meethi: Mengapa saya harus diam? Selama ini saya selalu menutup mulutku, namun sekarang dia sudah melewati batas. Tanyakan kepadanya mengapa dia datang ke kamar Vishnu padahal pintunya tertutup.Ketika saya memergokinya,dia membuat alasan jika dia ingin menulis pesan kepada Vishnu. Dia bangun jam 6 pagi dan pergi ke kuil untuk menemui Vishnu. Dia ingin mengetahui segalanya tentang Vishnu dan siapa saja yang berteman dengan Vishnu. Tanyakan mengapa dia ingin mengetahui segalanya tentang Vishnu!
Tuan Takhur: saya akan bertanggungjawab jika cucuku membuat kesalahan. Mukhta, apakah semua itu benar?
Mukhta: Tidak kakek, Meethi salah paham denganku.
Meethi: Baiklah jika saya salah paham, namun mengapa kamu tidak meluruskan kesalahpahamanku? Mengapa kamu menemui Vishnu setiap hari?
Mukhta berfikir,"Bagaimana bisa saya mengatakan semuanya? saya tidak bisa menghancurkan kebahagiaan semua orang.saya belum bisa menjelaskan semua keraguanku.Apapun yang saya katakan akan jadi salah paham, saya harus tetap diam".
Meethi: kamu tahu,Mukhta? Apa yang dilakukan ibumu terhadap ibuku, kini kamu melakukannya juga terhadapku.kamu ingin merebut Vishnu dariku!".

Vishnu membuka lemarinya dan berfikir,"saya harap Mukhta tidak menemukan apapun. Jika dia menemukan passport ku maka seluruh rencanaku akan sia-sia. saya harus menyembunyikannya ditempat yang aman. Mulai sekarang Meethi akan membuat masalah di keluarganya. Setidaknya Mukhta tidak akan mendekatiku lagi".
Vishnu kemudian melihat foto ayahnya, Avinash. Dia mengenang masa kecilnya ketika ibunya berkata,"Ichcha Veer Singh Bundela telah mengambil seluruh warna dalam hidupku. Menghancurkan kebahagiaanmu, merenggut ayahmu darimu. Jika kamu adalah putraku, maka berjanjilah padaku jika kamu tidak akan membunuhnya dan keluarganya, namun buat mereka menderita sepanjang hidupnya. Tidak ada api, tidak ada kematian, tidak ada akhir, hanya air mata, berjanjilah padaku",

"Aku berjanji padamu ibu, saya berjanji, saya, Akash, berjanji padamu jika saya akan membuat Ichcha Veer Singh Bundela menderita karena telah membunuh ayahku. Dia akan merasakan kepedihan yang sama dengan yang dirasakan ibuku! Ichcha Veer Singh Bundela, saya akan menghancurkan hidupmu!" Jawab anak laki2 itu (Vishnu kecil, nama aslinya adalah Akash Chatterjee,putra dari pasangan Ekadashi Chatterjee dan Avinash Chatterjee yang tidak sengaja dibunuh oleh Ichcha demi menyelamatkan nyawa Veer. Sebelum Vishnu yang asli muncul, admin tetap menulis nama akash sebagai 'Vishnu' supaya nyambung dengan dialog mereka).
Tuan Takhur masuk ke kamar Mukhta untuk menanyakan apa yang sebenarnya terjadi.
Tuan Takhur: Kakek ingin bertanya padamu. Kenapa kamu hanya diam saja diluar tadi? Apa yang dikatakan Meethi tadi bukanlah masalah kecil.

Mukhta: Apa yang dikatakan Meethi itu tidak benar kek.
Tuan Takhur: Kakek percaya padamu. namun dari apa yang Meethi katakan tadi, kakek merasa seperti melihat kembali apa yang terjadi beberapa tahun yang lalu. Jadi kakek ingin tahu mengapa Meethi berkata seperti itu. Apa kamu ingin tetap diam dan tidak ingin mengatakan apapun? Apa yang bisa kakek pahami dari diammu itu? Mukhta, kakek mohon padamu jangan mempermalukan kakek.
Mukhta: Percayalah padaku, kakek. saya tidak akan mempermalukanmu. saya ingin melihat Meethi bahagia. saya ingin melihatnya menikah dengan laki-laki yang baik. saya sama sekali tidak tertarik dengan Vishnu.
Tuan Takhur keluar dari kamar ketika Meethi datang.
Mukhta: Meethi, saya benar-benar minta maaf jika kamu merasa tidak senang. saya hanya ingin melihatmu bahagia. Kumohon percayalah padaku, saya sama sekali tidak tertarik dengan Vishnu. Kumohon percayalah.

Meethi: Mengapa kamu baru bicara sekarang? Tadi kamu hanya diam. saya tidak akan lupa dengan apa yang pernah kamu lakukan terhadap Aman. saya masih ingat semuanya. kamu menyebut dirimu 'sahabat'ku bukan? Maka lakukanlah hal kecil demi sahabatmu ini, menjauhlah dariku dan Vishnu. Setidaknya kamu bisa melakukannya demi sahabatmu ini.

Mukhta menganggukkan kepalanya. Setelah Meethi keluar dari kamar, Mukhta membuka catatan pribadinya yang bertuliskan 'Ayah','Gopal','Coklat', Mukhta berfikir,"Bagaimana bisa saya tetap diam sebelum mengetahui kebenarannya? Meethi adalah adikku, putri dari Ibu Ichcha. saya harus mencari tahu siapa laki-laki itu sebenarnya?!".
Tapasya mencari tahu bagaimana bentuk botol obat yang biasa dicampurkan kedalam susu Veer itu melalui Amla,dia pun diam2 masuk ke kamar Gunvanti untuk mencari botol obat tersebut.Tapasya kemudian menukar isi botol obat itu dengan gula dan berharap agar ingatan Veer segera kembali.
Setelah itu, Tapasya masuk ke dalam kamar Veer membawa bunga2 yang baru dipetik.

Tapasya: Bagaimana keadaanmu Veer?Apa kamu bisa mengingat sesuatu jika melihat bunga ini?
Veer: Tidak,saya hanya mengingat 1 hal,sebuah nama..
Tapasya: Ichcha
Veer: Ya,Ichcha. Sayangnya saya hanya mengingat namanya,bukan wajahnya.
Tapasya: Jangan terlalu stres. Tenanglah. Coba dengarkan suara hatimu.
Tapasya melihat gelas susu dikamar Veer dan memberikannya kepada Veer.
Veer: saya tidak tahu mengapa hatiku begitu lemah?
Tapasya: Minumlah.

Tapasya berfikir,"Jika saya ingin,saya bisa menunjukkan foto Ichcha kepadamu,namun apa gunanya?Kebenaran harus datang dari ingatanmu sendiri.Tujuanku akan segera terwujud dan skrg susu ini tidak akan berpengaruh lagi terhadap ingatanmu. saya sudah menukar isi botol obatnya".Sebelum meninggalkan kamar Veer,Tapasya meminta Veer untuk mengingat masa lalunya sekali lagi,kemudian beristirahat.

Mukhta,Tuan Takhur dan Divya pergi berbelanja untuk membeli keperluan pernikahan Meethi dan Vishnu. Mukhta kemudian merencanakan sesuatu,dia ingin mempertemukan Tapasya dengan Divya, Mukhta pun meminta Tapasya menyusulnya ke mall tanpa memberitahu jika Tuan Takhur dan Divya juga ikut bersamanya.

Mukhta meminta Tapasya masuk ke dalam toko saree. Saat Tapasya masuk,Divya merasakan kehadirannya dan mulai mencari putrinya. Divya kemudian melihat Tapasya sdg bicara dgn pegawai toko,Divya mendekatinya dan menyentuh bahu Tapasya dari belakang(Adegannya mirip film kabhi khushi kabhie gham),Tapasya berbalik,dia menangis terharu melihat Divya.

Mereka pun berpelukan dan menangis.Tapasya kemudian meninggalkan Divya ketika Tuan Takhur berjalan kearah Divya.Tuan Takhur bertanya kepada Divya,"Apa belanjanya sudah selesai?".
Sebelum meninggalkan toko saree,Tapasya memandangi Tuan Takhur dari belakang dan bergumam,"saya menyayangimu ayah".Ichcha memperkenalkan Vishnu kepada Surbhi saat Vishnu mengunjungi kediaman Takhur. Vishnu berkata kepada Surbhi,"saya pertama kali bertemu denganmu, namun rasanya kita sudah saling kenal".
Surbhi kemudian pergi mengambil minuman untuk Vishnu  dan  Ichcha.

Ichcha: Sejujurnya saya merasa sangat beruntung.
Vishnu: saya lah yang sangat beruntung mendapatkan keluarga seperti kalian.saya tidak punya apa2 untuk Meethi.
Ichcha: Kami tidak melihat kekayaan dari seseorang, namun kepribadiannya. Apa yang kamu berikan kepada Meethi tidak bisa dibeli dengan uang.
Meethi turun dari kamarnya.
Ichcha: Dia adalah putri kesayanganku, tolong jaga dia.
Vishnu: Melihat kasih sayang diantara kalian berdua, saya jadi merindukan ibuku.
Ichcha: kamu bisa memanggilku ibu. Meethi, berikanlah dia kebahagiaan, selama ini dia selalu merasa kesepian.

Vishnu berfikir,"Karena kamu, ibuku menjadi seorang janda. Sekarang tunggu dan lihat saja, saya akan membalas apa yang telah kamu perbuat". Tuan Takhur, Mukhta dan Divya sudah pulang, Tuan Takhur duduk didekat Vishnu.

Mukhta: Kakek meninggalkan brosur ini di mobil.
Tuan Takhur: Meethi, apa sebelumnya kamu pernah pergi ke Switzerland?
Meethi: saya belum pernah pergi ke sana namun saya dengar tempatnya sangat indah.
Tuan Takhur: Itulah mengapa kami memutuskan kalian akan pergi bulan madu ke sana. Vishnu, kamu akan membutuhkan passport.

Meethi sangat gembira,sedangkan Vishnu terlihat tidak senang.
Vishnu: Mengapa harus menghabiskan banyak uang? Kami bisa ke suatu tempat di India.
Tuan Takhur: Hanya ini yang bisa kuberikan kepada cucuku.
Vishnu: saya tidak punya passport.
Kanha: Tidak masalah, saya akan membuatkan passport untukmu. saya hanya butuh kartu identitasmu.
Vishnu: saya dan Meethi bisa pergi ke Kashmir, tempatnya mirip Swiss, dan kita bisa menghemat biaya.
Tuan Takhur: Ini adalah permintaan Mukhta, kita tidak bisa menolaknya.kamu dan Meethi harus pergi bulan madu ke Swiss.
Mukhta: Kumohon pergilah kesana adik ipar, Swiss adalah tempat yang sangat indah.

Demikian Sinopsis Uttaran Episode 237  ,bagi yang ketinggalan cerita sebelumnya dapat di lihat di Sinopsis Uttaran Episode 236 dan tunggu cerita selanjutnya di Sinopsis Uttaran Episode 238 minggu 15 mei 2016

Subscribe to receive free email updates: