Thursday, May 19, 2016

Sinopsis Uttaran Episode 244 sabtu 21 mei (ANTV)

Sinopsis pendek film yang berserial drama yaitu "Uttaran" bercerita tentang kisah dari Ichcha. Ichcha lahir di pinggir perkotaan yang sangat kumuh, hidupnya sederhana dan keterbatasan. Namun ada seseorang yang ingin membuat Ichcha behagia dan sangat menyayangi Icha dan tidak mau Ichcha hidup dengan keadaaan seperti ini terus, dia adalah sang ibu. Dengan harapan memberika Ichcha kehidupan yang baik, Ibunya rela bekerja di rumah orang kaya sebagai pembantu.Icha bersahabat dengan Tapasnya (Putri dari ibu Majikan), namun di kemudian hari dia mengerti bahwa orang miskin tidak mungkin menjadi bagian dari keluarga itu. tidak pedulu seberapa banyak pengorbanan yang dilakukan untuk keluarga itu.Namun hal tersebut berubah ketika Mahindra, kekasih Tapasya, jatuh cinta kepada Ichcha yang cantik dan baik hati. Apakah Ichcha berani untuk membela cinta mereka dan menghrapkan Mahindra?

Uttaran Episode 244

Sinopsis atau jalan cerita Uttaran Episode 244 yang tayang sabtu 21 mei 2016 selengkapnya dimulai dari ,Sesudah berjuang mati-matian untuk membongkar kejahatan Akash, Mukta malah mendapat penghinaan dari semua keluarganya ditengah Pesta Perkawinan Meethi. Tak ada yang percaya akan cerita Mukta.Demi menghentikan Perkawinan itu, mukta sudah mempersiapkan bukti-bukti nyata tentang Akash. Termasuk Tanda dilengan Calon suami Meethi itu.Namun ternyata, Akash lebih cerdik. dia sudah mempersiapkan tanda dilenganya. Sehingga semua cerita dan bukti yang dibawa Mukta dapat dimentahkan begitu saja. Akhirnya semua mata membenci Icha.

Termasuk Tapasya yang justru melayangkan tangan menampar Mukta.Hati mukta hancur berkeping-keping, lantaran tak ada yang mempercayainya, terlebih karena dia tak mampu menyelamatkan Meethi dari Genggaman sang Penjahat Akash.Untunglah ada Ayah yang masih mempercayai Mukta dan memeluknya. Mr.Rathore membela Mukta dihadapan khalayak ramai. Sang Ayah akhirnya membawa putrinya pergi dan menghiburnya

Yang membuat penasaran ceritanya adalah Karakter sesungguhnya Akash itu sangat buruk, namun pada kenyataannya, Sesudah beberapa hari pernikahanya, Akash belum menyakiti Meethi sedikitpun.Semua itu dikarenakan Misi yang dia emban adalah untuk membuat Putri Icha itu menderita. dia berniat membawa Meethi kesuatu daerah yang penuh penderitaan. Keluarga Akash ada disitu, Sebuah keluarga gila yang hobinya menyiksa dan membunuh orang. Sungguh mengerikan. Vishnu benar-benar ingin membawa Meethi ketempat tersebut dan menyiksanya.

Akash: kamu hanya menanyakan tentang ini kan? Tanda ini sudah ada sejak saya lahir. Apa kamu masih curiga jika saya bukan Vishnu?
Mukhta: Ini tidak mungkin. Tanda itu palsu!
Meethi: Berhenti berbohong! Hentikan sandiwara ini.

Mukhta masih berusaha meyakinkan semua orang jika tanda dilengan Akash itu palsu. Tapasya kemudian mendekati Mukhta dan menamparnya.

Damini: Tapasya!

Damini memegang Mukhta,kesabaran Mr.rathore sudah habis,dia menatap Tapasya dengan kemarahan.Tapasya mulai menangis.

Tapasya: Hentikan semua ini. Apa kamu ingin mempermalukan kami?

Mr.rathore mencoba membela Mukhta, namun Tapasya menggelengkan kepalanya.

Tapasya: saya adalah ibunya,tidak ada yang boleh ikut campur dalam urusan ibu dan anak. Mukhta, mengapa kamu melakukan semua ini?
Mukhta: Sama seperti yang ibu lakukan untuk kebaikan ibu Ichcha, saya hanya ingin menyelamatkan Meethi.
Tapasya: Apa kamu tahu, tidak ada yang senang dengan sikapmu ini. Ketika ibu bertanya padamu kemarin, kamu tidak mengatakan apapun!

Mr.rathore menghentikan ketika Tapasya ingin menampar Mukhta lagi.

Mr.rathore: Apa kamu sudah selesai? Apakah tanggungjawabmu sudah selesai sekarang?

Mukhta memeluk Mr.rathore.

Mr.rathore: Tidak apa2 sayang, ayah ada disini.
Mukhta: saya tidak berbohong, ayah. Ayah tahu kan?
Mr.rathore: Ayah tahu sayang, kamu mengatakan yang sebenarnya. kamu sudah melakukan yang terbaik. kamu tidak sendirian. Kebenaran akan selalu menang. Apapun yang dikatakan orang lain,ayah selalu ada untukmu.
Mukhta: Ayah percaya padaku kan?
Mr.rathore: Ayah akan selalu mempercayaimu. Ayah tahu kamu sudah diculik dan tidak ada yang memikirkannya. kamu datang kemari untuk menolong adikmu namun tidak ada yang percaya padamu. Jangan khawatir, ayah bangga padamu. Untuk siapa kamu menangis? Bahkan kakekmu sendiri tidak percaya padamu.

Rathore melanjuntukan: Lihatlah, dia berdiri dengan menundukkan kepalanya,dia merasa malu dengan cucunya. Lihat nenekmu, seperti biasa dia hanya diam. Ibumu sangat marah dan merasa kamu sudah meracuni hubungannya, namun tidak apa2, kita tidak butuh orang lain lagi, hanya kita berdua. Sekarang Mukhta akan tinggal bersama ku!

Kata Rathore didepan Tapasya: Mukhta akan tinggal di rumahku, dia akan dihormati dan mendapatkan kasih sayang yang pantas dia dapatkan. Tidak akan ada orang yang tidak mempercayainya disana, kamu akan disambut dengan baik jika kamu ingin menemuinya, kamu bisa datang sebanyak yang kamu inginkan.
Mr.Rathore melanjuntukan: Untuk semuanya, saya benar - benar minta maaf. Kami sudah merusak pestanya namun kami akan pergi sekarang. Kalian bisa melanjuntukan pestanya lagi. Meethi ku sayang, tolong maafkan kami. Kami tidak bermaksud merusak hari istimewamu. saya berharap apa yang terjadi hari ini (kecurigaan Mukhta) tidak benar - benar terjadi di dalam kehidupanmu.

Kata Rathore lagi: saya harap pernikahan ini membawa kebahagiaan untukmu. Hari ini seluruh keluarga Bundela dan keluarga Takhur menundukkan kepalanya dengan kepedihan, kemarahan dan air mata, semua orang merasa malu dengan sikap Mukhta hari ini.Lagi Rathore membela Putrinya : namun sebagai seorang Rathore, saya mengatakan suatu kebenaran, saat kalian mengingat hari ini di masa depan, tidak ada yang lain selain air mata dan kalian akan merasa malu dengan diri kalian sendiri, bukan Mukhta.Sesudah Mukhta dan Mr.rathore pergi, Akash mencoba menarik simpati Meethi.

Akash: Maafkan saya Meethi,saya rasa kita tidak bisa melanjuntukan hubungan ini lagi.
Meethi: Tidak Vishnu, pernikahan ini harus dilanjuntukan. saya sudah mengucapkan sumpah dari dalam lubuk hatiku. saya harus memenuhi sumpahku.

Ichcha tersenyum bahagia. Acara pernikahan MeethidanAkash pun dilanjuntukan. orang - orang kembali menaburkan bunga kearah MeethidanAkash. Akash menatap tajam kearah Meethi dan berfikir,"Hari ini kita terikat dalam hubungan abadi.saya pastikan kamu akan segera melihat neraka".Sebelum pergi meninggalkan keluarganya untuk pergi bulan madu, Meethi teringat akan sikap buruknya yang dulu terhadap Ichcha, dia menangis dan memeluk ibunya.

Meethi: Maafkan saya ibu, saya sudah bersikap kasar padamu dan menyakiti hatimu. namun saya tidak bisa hidup tanpamu, saya akan sangat merindukanmu.
Ichcha: Jangan bicara seperti itu. Ibu tidak akan pernah meninggalkanmu sendirian. Seorang ibu bisa mencari putrinya dan membawanya pulang dari tempat manapun di seluruh dunia.
Meethi: Jaga dirimu baik - baikbu.

Akash kemudian membawa Meethi ke sebuah hotel.

Meethi: Kita harusnya ke bandara untuk penerbangan internasional. Kita harus ada disana 3 jam sebelum pesawatnya berangkat.
Akash: Apa masalahnya? Tempat ini bagus, kita akan baik - baiksaja. Hahaha, saya hanya bercanda, penerbangan kita terlambat 4 jam karena itu saya bawa kamu kemari. Kita bisa bersiap - siap dan ganti baju sebelum pergi.

Meethi kemudian menelfon Damini memberitahu jika mereka berada di hotel karena pernerbangan mereka terlambat. Di kamar mandi, Akash menelfon Surbhi.

Akash: Meethi benar - benar merasa bahagia sekarang. Dia seperti berada di langit ke-7, namun sampai kapan dia akan merasa bahagia? Dia bahkan tidak akan bisa membayangkan, bukannya salju yang akan dia lihat melainkan panasnya bongkahan batu bara. Gadis malang! Dia tidak tahu akan berada dimana dia nanti.
Surbhi: Ya kak.

Sesudah bersiap - siap dari hotel, Akash bukannya membawa Meethi ke bandara namun membawa Meethi ke restoran pinggir jalan.

Akash: saya harus bicara tentang keluargaku.
Meethi: kamu tidak pernah bicara tentang ini sebelumnya.
Akash: saya berbohong karena saya pernah berada di penjara, tidak ada yang ingin menerimanya. Kita harus pergi ke sana sekarang.
Meethi: Mengapa kamu tidak memberitahu tentang pernikahan kita pada mereka? Mereka pasti akan senang.
Akash: Ibuku adalah orang yang sangat penyayang, kita bisa pergi ke rumahku sekarang.
Meethi: Kita bisa pergi ke rumahmu dan meminta berkat.
Akash: kamu akan senang berada disana.Kita akan pergi ke tempat paling indah di seluruh dunia.
Meethi: Apa nama desa tempat tinggalmu?
Akash: Aatishgarh!

Mr.rathore mengatakan kepada Mukhta jika mereka belum kalah,putrinya tidak boleh menyerah secepat itu. Mereka akan terus mencari tahu kebenaran dari Akash. Mr.rathore kemudian membawa Mukhta ke hotel miliknya dan memberikan fasilitas seperti putri raja. Malamnya, Mr.rathore mengetuk pintu kamar Mukhta dan memberi kejutan,dia membawa kue ulangtahun untuk Mukhta.

Mr.rathore: Bolehkah ayah masuk ke dalam,putriku?

Mukhta menganggukkan kepalanya.

Mukhta: saya tidak sedang berulangtahun hari ini ayah, untuk apa kue ulang tahun ini?
Mr.rathore: Ayah tahu itu.namun selama tahun - tahun,ketika kamu tidak bersama ayah,ayah selalu merayakan ulangtahunmu dengan kue seperti ini sendirian.

Mukhta tersenyum mendengarnya.Mr.rathore, kemudian memperlihatkan fotonya bersama Mukhta waktu kecil.

Mr.rathore: Ini adalah foto saat pertama kali ayah menggendongmu.namun saat itu ayah tidak tahu jika kamu adalah putri ayah.Dan sekarang kamu sudah bersama ayah,kita akan terus merayakan ulangtahunmu bersama2.

Mukhta kemudian meniup lilin kue ulangtahunnya, mereka saling menyuapi kue ulangtahun.

Mukhta: Kue ini sangat lezat. Terimakasih banyak ayah!
Mr.rathore: Untuk apa kamu berterimakasih?

Mukhta: Karena ayah selalu ada bersamaku.Ayah selalu mempercayaiku,bahkan ibu tidak ingin percaya padaku. Ayah menyelamatkanku dari para penculik dan mendukungku di upacara pernikahan itu. Terimakasih untuk semuanya ayah!

Mr.rathore: Jangan membuang waktumu untuk mengatakan hal ini dan menangis karenanya, apa ayah harus tetap diam dan menyaksikan saat kamu disakiti? Jika seseorang mencoba menyakitimu, siapapun dia, ayah akan melenyapkannya.
Mukhta: Hari ini ibu tidak ada disini. Ini adalah kesalahanku. Dia sangat marah padaku.
Mr.rathore: kamu harus mengerti,terkadang kenyataan itu menyakitkan. Ibumu tidak akan marah dalam waktu yang lama. Dia akan segera datang untuk menemuimu.
Mukhta: Ada satu hal lagi yang menjadi masalah bagiku.Bagaimana bisa Akash memiliki tanda lahir itu?
Mr.rathore: Pasti ada seseorang yang memberitahunya. Seseorang yang tidak begitu kita kenal.
Mukhta: Benar ayah,pasti ada seseorang!

Dalam perjalanan menuju Aatishgarh, Akash mengalihkan perhatian Meethi dan merusak sim card ponsel milik Meethi, dia juga melepas baterai ponselnya dan menunjukkannya pada Meethi, kini Meethi tidak bisa memberi kabar kepada keluarganya. Meethi kemudian meminta Akash untuk menceritakan desa tempat tinggalnya beserta seluruh keluarganya.

Akash: Tempatnya sangat tenang. Jauh dari kota.
Meethi: Bagaimana orang - orang yang tinggal di sana?
Akash: orang - orang disana sangat memegang teguh keyakinan, selalu menghadiri upacara keagamaan dengan sepenuh hati.
Meethi: Siapa saja yang ada dikeluargamu?
Akash: saya memiliki seorang paman. Dia ahli meramal masa depan.

Adegan kemudian menunjukkan saat seseorang tidak percaya dengan ramalan dari pamannya Akash, orang tersebut kemudian dibunuh oleh anak laki - laki dari pamannya Akashatausaudara sepupu Akash. Pembunuhan tersebut terjadi ditengah keramaian namun tidak ada yang mengetahuinya. Sepupu Akash kemudian memegang pisau yang berlumuran darah.

Akash: saya memiliki sepupu laki - laki yang tidak takut pada siapapun, dia bisa melakukan apa saja untuk ayahnya. Hatinya sangat bersih.
Meethi: Apa kamu punya bibi?
Akash: saya punya 2 orang bibi.

Adegan kemudian menunjukkan 2 orang bibi Akash, yang satu bertubuh gempal dan yang satunya memiliki kulit berwarna gelap. Sebuah boneka tidak sengaja mengenai salah seorang bibi Akash tersebut, dia kemudian menghancurkan kepala boneka itu dengan tatapan sadis.

Meethi: Bagaimana dengan ibumu?
Akash: Ibuku seperti sungai ganga, murni, suci, hatinya sangat bersih dan sedalam sungai ganga.

Adegan kemudian menunjukkan ibu Akash yang berjalan kearah sungai dan berdoa agar balas dendamnya berjalan dengan baik. Seorang gadis yang baru menikah kemudian berdiri didekatnya, gadis itu bercerita jika dia baru saja menikah dan meminta berkat kepada Ibunya Akash (Ekadashi), ketika gadis itu menunduk, Ekadashi menariknya ke dalam sungai dan menenggelamkan kepala gadis itu ke dalam sungai. Kejadian yang aneh menimpa gadis itu, Ekadashi tiba - tiba menghilang ketika dia keluar dari dalam sungai.

Demikian Sinopsis Uttaran Episode 244  ,bagi yang ketinggalan cerita sebelumnya dapat di lihat di Sinopsis Uttaran Episode 243 dan tunggu cerita selanjutnya di Sinopsis Uttaran Episode 245 minggu 22 mei 2016

Artikel Terkait

Sinopsis Uttaran Episode 244 sabtu 21 mei (ANTV)
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email