Sinopsis Uttaran Episode 246 senin 23 mei (ANTV)

Sinopsis pendek film yang berserial drama yaitu "Uttaran" bercerita tentang kisah dari Ichcha. Ichcha lahir di pinggir perkotaan yang sangat kumuh, hidupnya sederhana dan keterbatasan. Namun ada seseorang yang ingin membuat Ichcha behagia dan sangat menyayangi Icha dan tidak mau Ichcha hidup dengan keadaaan seperti ini terus, dia adalah sang ibu. Dengan harapan memberika Ichcha kehidupan yang baik, Ibunya rela bekerja di rumah orang kaya sebagai pembantu.Icha bersahabat dengan Tapasnya (Putri dari ibu Majikan), namun di kemudian hari dia mengerti bahwa orang miskin tidak mungkin menjadi bagian dari keluarga itu. tidak pedulu seberapa banyak pengorbanan yang dilakukan untuk keluarga itu.Namun hal tersebut berubah ketika Mahindra, kekasih Tapasya, jatuh cinta kepada Ichcha yang cantik dan baik hati. Apakah Ichcha berani untuk membela cinta mereka dan menghrapkan Mahindra?

Uttaran Episode 246

Sinopsis atau jalan cerita Uttaran Episode 246 yang tayang senin 23 mei 2016 selengkapnya dimulai dari ,.Tapasya mendapat info dimana Chanda menyembunyikan salinan rekaman video kematian kakek dari Amla. ketika itu Tapasya sedang berkunjung ke rumah baru Amla untuk menyampaikan hadiah dan surat ucapan terimakasih dari Ichcha.Amla pun menceritakan kepada Tapasya bahwa Chanda biasanya menyimpan barang - barnag penting atau curiannya didalam kotak perhiasan tepat dibawah patung dewa Khrisna di dalam kamarnya.Tapasya kemudian berusaha masuk ke kamar Chanda dan mendapatkan salinan rekaman video tersebut.

Tapasya pun berencana membongkar kejahatan Tej tepat pada hari perayaan Maha Shivratri.Keluarga Bundela seperti biasa mengadakan puja untuk hari besar tersebut. Ichcha juga mengundang Tn.rathore  dan  Mukhta untuk hadir. Tapasya meminta waktu sebelum pendeta memulai puja.

Tapasya : Sebelum melakukan puja, kita harus mengirim seorang pendosa ke tempat yang pantas untuknya.
Gunvanti : Sandiwara apa lagi ini? Mengapa kamu menghalangi ritual puja?
Tapasya  :  saya telah menyelesaikan puasaku hari ini, saya tidak ingin menghina dewa.

Tapasya kemudian memutar video rekaman ketika Tej melepas alat bantu pernafasan kakek, semua orang tidak percaya dengan apa yang mereka lihat,begitu kejamnya Tej membunuh ayahnya sendiri. ketika Tn.rathore dan Mukhta datang,Tapasya meminta Tn.rathore untuk segera menelfon polisi.
ketika Tn.rathore dan Mukhta datang,Tapasya meminta Tn.rathore untuk segera menelfon polisi.

Tapasya : Alasan terakhirku berada di rumah ini telah selesai.saya bisa pergi sekarang.
Veer : namun sebelum itu kita harus memberi pelajaran pada seseorang.Tej Singh!

Tej yang telah turun dari kamarnya kemudian menyandera Mukhta.Tej menyuruh Tapasya menyerahkan kaset rekaman video tersebut.Veer kemudian melempar nampan berisi bunga kearah Tej sehingga pistol yang ia pegang terlepas.

Syangnya Tej berhasil mendapatkan pistolnya kembali ketika berkelahi dengan Tn.rathore. Tej mengarahkan pistolnya kearah Mukhta, namun Tapasya yang terkena tembakan karna berdiri didepan Ichcha yang sedang melindungi Mukhta.

Tej berhasil mendapatkan pistolnya kembali ketika berkelahi dengan Tn.rathore. Tej mengarahkan pistolnya kearah Mukhta, namun Tapasya yang terkena tembakan karna berdiri didepan Ichcha yang sedang melindungi Mukhta.

Waktu seakan berjalan lambat. Tn.rathore berkata,"Tidak!" dan berlari kearah Tapasya. Seluruh anggota keluarga Takhur menangis mengelilingi Tapasya.

Surbhi  dan  Gunvanti bahkan terkejut melihat kejadian ini, Ichcha tampak benar-benar terpukul menyaksikan Tapasya terjatuh dilantai. Polisi kemudian datang untuk menangkap Tej.
Tej  :  kamu tampaknya sangat senang melihat saya seperti ini. Tej Singh tidak pernah takut dengan polisi ataupun penjara! saya telah menjadi kalajengking yang berbisa sejak saya lahir! Veer Singh Bundela, saya akan segera kembali untuk menggigitmu!
Tn.rathore berlari kearah Tej untuk menghajarnya, namun polisi menahan Tn.rathore dan meminta Tn.rathore untuk tidak main hakim sendiri.

Sebelum dibawa polisi, Tej berteriak,"Kalian semua ingat ini baik-baik! saya akan segera kembali!".Keluarga Takhur  dan  Tn.rathore akhirnya membawa Tapasya ke rumah sakit.ketika operasi Tapasya sedang berlangsung, nenek buyut melampiaskan kekesalannya pada Damini.

Nenek  :  Tidak ada yang memahami Tappu, dia telah melakukan semua ini demi anak kampung itu namun apa balasannya? Mengapa tidak ada yang datang menyelamatkannya? Mengapa? Damini, dimana putrimu sekarang? Mengapa dia tidak ada disini sekarang? kalau sesuatu terjadi pada Tappu, saya tidak akan memaafkan anak kampung itu.
Tuan Takhur  :  telah cukup bu, apa kamu tahu, kalau Tapasya tidak datang menyelamatkan Mukhta,maka Ichcha lah yang akan berada disini sekarang. Dan ibu menanyakan keberadaan Veer dan Ichcha sekarang? Mereka pasti akan segera datang. Dalam hal ini tidak ada yang bisa disalahkan.
Mukhta  :  Ini semua salahku. Ini semua terjadi karna salahku. saya yang seharusnya mati!
Tn.rathore  :  Jangan berkata seperti itu.
Mukhta  :  nenek Damini, apakah ibuku akan segera sembuh?
Damini  :  Jangan berkata seperti itu. ketika seperti ini kita harus kuat dan tetap berdoa kepada dewa untuk kesembuhan Tapasya.Ibumu akan baik-baik saja.Nenek sangat mengenal ibumu.Dia akan bertarung melawan kematian dan segera kembali.Dia sangat kuat. Dia bukan orang yang mudah menyerah.

Dokter kemudian memberi info kalau keadaan Tapasya benar-benar sangat kritis, ia kehilangan banyak darah.

Tn.rathore  :  Jangan berkata seperti itu. Katakan apa yang kamu inginkan,dokter-dokter terbaik,Obat-obatan darimanapun diseluruh dunia,saya akan mendapatkannya untukmu, namun jangan sampai hilang harapan.
Dokter  :  saya hanyalah seorang dokter,bukan Tuhan.
Tn.rathore  :  Jangan berkata seperti ini padaku. Bagiku tidak ada yang namanya Tuhan,hanya ada kamu!

Demikian Sinopsis Uttaran Episode 246  ,bagi yang ketinggalan cerita sebelumnya dapat di lihat di Sinopsis Uttaran Episode 245 dan tunggu cerita selanjutnya di Sinopsis Uttaran Episode 247 selasa 24 mei 2016

Subscribe to receive free email updates: