Sinopsis Uttaran Episode 256 kamis 2 juni (ANTV)

Sinopsis pendek film yang berserial drama yaitu "Uttaran" bercerita tentang kisah dari Ichcha. Ichcha lahir di pinggir perkotaan yang sangat kumuh, hidupnya sederhana dan keterbatasan. Namun ada seseorang yang ingin membuat Ichcha behagia dan sangat menyayangi Icha dan tidak mau Ichcha hidup dengan keadaaan seperti ini terus, dia adalah sang ibu. Dengan harapan memberika Ichcha kehidupan yang baik, Ibunya rela bekerja di rumah orang kaya sebagai pembantu.Icha bersahabat dengan Tapasnya (Putri dari ibu Majikan), namun di kemudian hari dia mengerti bahwa orang miskin tidak mungkin menjadi bagian dari keluarga itu. tidak pedulu seberapa banyak pengorbanan yang dilakukan untuk keluarga itu.Namun hal tersebut berubah ketika Mahindra, kekasih Tapasya, jatuh cinta kepada Ichcha yang cantik dan baik hati. Apakah Ichcha berani untuk membela cinta mereka dan menghrapkan Mahindra?

Uttaran Episode 256

Sinopsis atau jalan cerita Uttaran Episode 256 yang tayang kamis 2 juni 2016 selengkapnya dimulai dari ,Kanha mengantarkan Surbhi ke terminal bis.
Kanha : saya tahu kamu hanya pergi selama 1 hari namun entah mengapa saya merasa kamu akan pergi dalam waktu yang lama. Jaga dirimu baik-baik, segera telfon saya jika kamu telah sampai di sana.Surbhi mengangguk dan berfikir, "Hanya untuk membalaskan dendam keluargaku, saya harus berbohong kepada lelaki yang baik ini. Kapan dia akan menyadari kalau hubungan kami ini adalah hubungan palsu".Surbhi merasa bersalah pada Kanha. Kanha kemudian menatap Surbhi dengan penuh kasih sayang dan memberitahu kalau bis nya akan segera berangkat.

Setelah Kanha pergi, Surbhi turun dari bis dan naik ke bis yang lain.Surbhi melihat seorang perempuan sedang duduk didekatnya dengan selendang yang menutupi seluruh wajahnya. Surbhi kemudian mendapat telfon dari nomor tidak dikenal.Saat yang bersamaan perempuan yang duduk didekatnya bicara ditelfon, "kamu terlihat sangat ketakutan Surbhi","Siapa kamu? "Tanya Surbhi.perempuan itu membuka penutup kepalanya, tepat sekali, perempuan itu adalah Tapasya. Surbhi terkejut melihat Tapasya.

Tapasya : Permainanmu telah berakhir.

Surbhi mencoba melarikan diri menuju pintu bis namun Tn.rathore langsung menghadang jalannya. Tn.rathore dan Tapasya kemudian membawa Surbhi turun dari bis.

Tn.rathore : Katakan padaku, dimana Meethi berada?
Surbhi : Dia sedang bersama Vishnu.
Tn.rathore : Apa saya harus membantumu untuk mengatakan yang sebenarnya? saya akan mengatakan kebenarannya. Hari dimana Kajri menelfon ke rumah, saya curiga mengapa seseorang di dalam rumah menguping pembicaraan lewat telfon, setelah itu saya mendengar saat kamu menelfon ke rumahmu melaporkan tindakan Kajri.
Tapasya : untuk itu kami memutuskan bahwa ini adalah satu2nya cara untuk menemukan Meethi, namun sebelumnya kami harus membuatmu ketakutan.
Tn.rathore : Saat seseorang sedang ketakutan, maka dia akan melakukan kesalahan.

Surbhi masih mengelak, saat Tn.rathore mencari bantuan polisi dan Tapasya menelfon Veer untuk memberikan kabar, Surbhi melarikan diri menggunakan bajai. Tn.rathore dan Tapasya kemudian mengikuti Surbhi sampai ke Aatishgarh.Meethi akhirnya siuman, anak-anak di perkampungan gypsi (Banjara) itu mengajaknya pergi ke kuil kecil disana.Akash melihat Meethi sedang berdoa dan berfikir,"Dia pasti sedang mendoakan diriku dan saya masih hidup dalam hubungan palsu ini. saya dan namaku adalah sebuah kebohongan. saya telah membohonginya dalam waktu yang lama. Sekarang telah saatnya untuk mengatakan yang sebenarnya. saya tidak peduli apa yang akan terjadi selanjutnya namun saya tidak bisa membohonginya lagi".

Meethi melihat Akash dan langsung memeluknya.
Meethi : Kemana saja kamu? Daritadi saya mencarimu.
Akash : saya juga mencarimu. saya ingin mengatakan sesuatu padamu.
Meethi : Tentang apa itu? saya juga ingin mengatakan sesuatu padamu, namun sebelumnya saya akan mendengarkanmu. Katakanlah.

Akash terdiam, ia belum memiliki keberanian untuk mengatakan yang sebenarnya, Meethi kemudian mengajaknya berjalan ke arah sungai dan merayu Akash untuk menggendongnya. Meethi kemudian mandi dan mengganti pakaian di pinggir sungai.

Meethi : Tadi kamu bilang kamu ingin mengatakan sesuatu padaku?
Akash : Hingga saat ini ada kebenaran yang saya sembunyikan darimu. Namaku bukanlah Vishnu.
Meethi : Apa kamu bilang? Baiklah, kalau kamu bukan Vishnu maka saya juga bukan Meethi. Hahaha.

Meethi menganggap kata-kata Akash adalah lelucon.

Akash : Dengarkan saya Meethi, saya serius.
Meethi : Hahaha. Ini adalah lelucon terbaik selama bulan madu kita.

Akash tidak tahu lagi cara menjelaskannya kepada Meethi. Mereka kemudian kembali ke Banjara, Meethi memegang wajah Akash dengan mesra.

Meethi : Hari ini saya meminta sesuatu kepada dewa, saya tidak pernah membayangkan kalau saya akan menjadi seorang istri selamanya.

Meethi membuka telapak tangannya dan memberikan sindoor kepada Akash.

Meethi : Apa kamu tidak ingin menjadikanku istrimu untuk selamanya? saya tahu kamu juga ingin agar kita hidup dan mati bersama.

Akash mengambil sindoor ditangan Meethi secara perlahan dan membubuhinya diatas dahi Meethi. Meethi mulai terharu dan memeluk Akash dengan erat.Surbhi menggedor-gedor pintu rumahnya di Aatishgarh, ia langsung memeluk Ekadashi dan berlari kearah Agarth.

Surbhi : Mereka akan menangkapku.
Agarth : Siapa yang kamu maksud? Jogi Takhur?

Tn.rathore kemudian menahan pintu dan memaksa masuk rumah Chatterjee ketika Nirbhay hendak menutupnya.

Surbhi : Bibi, mereka yang saya maksud!

Tn.rathore dan Tapasya melangkah masuk ke dalam rumah Chatterjee. Ekadashi melihat kearah mereka berdua. Ekadashi kemudian menceritakan tentang dendamnya terhadap Ichcha karena telah merenggut nyawa suaminya.

Ekadashi : Putraku masih sangat kecil ketika dia berjanji. Kalian orang-orang kota tidak akan mengerti bagaimana pria-pria hidung belang disini melihat janda muda. kamu tahu? Rambut adalah mahkota bagi setiap perempuan namun lihatlah ini.

Ekadashi membuka selendang penutup kepalanya dan mengenang saat ia memotong rambut panjangnya.
Ekadashi : Ichcha yang membuatku melakukan hal ini. saya mengirim putraku untuk menjadi menantu di rumahmu. Semua ini hanyalah untuk membalaskan dendam.

Ekadashi : Putrinya Ichcha bahkan menari setelah 4 hari kematiannya. Sekarang telah waktunya membunuh Meethi dengan tangan putraku sendiri. Dia telah bersumpah akan membunuh Meethi. Kebencianku juga akan berakhir setelah menghabisinya.

Kesabaran Tapasya telah habis, dia mendekati Ekadashi berusaha mencekiknya.

Tapasya : Jika sesuatu terjadi pada putriku maka takdirmu akan sama dengan suamimu atau bahkan lebih buruk!Jika dia mati maka kamu juga akan mati.
Ekadashi : Tidak ada gunanya melakukan ini. Pergilah ke hutan dan temukan jasadnya di suatu tempat. Putraku telah mengirim Meethi ke tempat dimana ibunya berada!Pergilah cari jasadnya sebelum dimakan hewan liar. Kalian bisa melakukan ritual pelepasan abu jenazah ibu dan anak secara bersamaan.
Tapasya : Dia akan baik-baik saja. Apa kamu fikir dia telah tiada? Ichcha juga masih hidup. Apa Surbhi tidak mengatakannya kepadamu? Ichcha masih ada disini, jantung Ichcha ada didalam tubuhku.

Tapasya meletakkan tangannya di dada sebelah kiri. Sebelum meninggalkan rumah Chatterje, Tapasya menakut2i Surbhi dan berkata, "Karma tidak akan membiarkanmu hidup dengan tenang!".Surbhi pun menangis ketakutan.Melihat sikap Akash yang tidak seperti biasanya, Meethi menyarankan Akash untuk menulis surat jika Akash tidak bisa menyampaikannya secara langsung.Akash akhirnya menulis di selembar kertas, Akash meminta maaf dan menuliskan segalanya di kertas itu namun tiba-tiba keberaniannya muncul dan ia memutuskan untuk bicara langsung dengan Meethi.Akash memasukkan kertas tersebut ke dalam kantong bajunya dan mulai mencari Meethi, ia masuk ke dalam sebuah pondok yang tidak ada cahaya dan menemukan Meethi disana.Didalam pondok itu sangat gelap, Akash tidak bisa melihat wajah Meethi dengan jelas, posisi Akash membelakangi Meethi.

Akash : Meethi, pernikahanku denganmu ini bukanlah pernikahan yang sebenarnya. Ini adalah hubungan yang palsu, pernikahan yang palsu. Ibumu telah melenyapkan nyawa ayahku. Saat itu ibuku memintaku berjanji untuk membalaskan dendam setelah saya dewasa.
Akash : saya datang kedalam hidupmu dengan kebencian. Ibuku tidak ingin menerima kematian ibumu, dia memutuskan untuk lebih menyakitimu, namun untuk pertama kalinya saya merasakan sesuatu. Pertama kalinya saya mengerti apa itu cinta. saya tahu kamu akan mulai membenciku dan tidak ingin melihat wajahku lagi, namun kamu harus mengetahuinya.

Akash kecewa setelah membalikkan tubuhnya menghadap Meethi dan melihat Meethi sedang tertidur pulas, ia kemudian meletakkan kertas tadi didekat kepala Meethi,"saya telah menuliskan segala yang harus kamu ketahui disini. Besok pagi saya akan mengantarkanmu pulang dalam keadaan selamat" kata Akash.Di Aatishgarh, Ekadashi memerintahkan Nirbhay untuk mencari Akash dan Meethi. Sementara itu, Veer menelfon Tapasya dan memberitahu lokasi tempat Meethi berada, Veer mendapat info dari dokter yang merawat Meethi.Paginya, Akash menghampiri Meethi yang sedang berdoa.

Akash : Meethi, saya ingin mengatakan sesuatu padamu.

Tapasya tiba-tiba berdiri dibelakang Akash.

Tapasya : Tidak ada yang perlu dijelaskan lagi. Meethi telah mengetahui segalanya tentang dirimu.

Meethi melihat Akash dengan tatapan marah.

Akash : saya baru saja akan menjelaskannya padamu.
Meethi : Jawab saja pertanyaanku, kamu Vishnu atau Akash?

Akash menutup matanya dan menjawab, "Akash".
Meethi merasa sangat marah dan kecewa setelah mengetahui yang sebenarnya.
Meethi : saya hanya ingin mengetahui apakah kamu menikahiku karena cinta atau kebencian?

Akash hanya bisa terdiam dan menundukkan kepalanya. Meethi kemudian menampar wajah Akash.

Meethi : Sikap diammu itu telah menjelaskan segalanya! Sekarang saya tidak perlu mendengar apapun lagi.
Akash : Kumohon berikan saya kesempatan untuk menjelaskan semuanya.

Meethi mengangkat tangannya menyuruh Akash untuk diam, ia kemudian berjalan meninggalkan Akash. Akash berusaha menghentikan Meethi namun Tn.rathore menariknya dari belakang.

Tn.rathore : Orang-Orang mengatakan hanya dewa yang boleh menghakimi perbuatan baik dan buruk seseorang namun bagiku hukumanmu harus diberikan hari ini juga.
Akash : Kumohon izinkan saya bicara pada Meethi sekali saja.

Tn.rathore tidak menghiraukan permintaan Akash dan mulai menghajarnya hingga babak belur.

Tn.rathore : saya telah mengatakan padamu, saya tidak akan melepaskanmu jika kamu menyakiti Meethi! Apa kamu tidak berfikir kalau Meethi adalah putriku?

Akash mati2an memohon kepada Tn.rathore, namun Tn.rathore terus memukulinya.

Tn.rathore : Tidak boleh ada kebohongan lagi! Sekarang waktunya untuk menghukummu.

Darah mengalir dari mulut Akash, ia tidak melawan sama sekali dan membiarkan Tn.rathore menghajarnya.

Akash : saya mohon padamu biarkan saya bicara pada Meethi sekali saja.
Tn.rathore : Ini adalah kesalahan terbesar didalam hidupmu! kamu telah mengkhianati Meethi ketika dia benar-benar mencintaimu.

Tn.rathore, Meethi dan Tapasya meninggalkan Akash yang mulai kehilangan kesadarannya. Meethi meninggalkan Akash tanpa tahu bahwa Akash telah mulai mencintainya.Nirbhay tiba di Banjara setelah Tn.rathore, Meethi dan Tapasya meninggalkan tempat itu. Nirbhay terkejut melihat Akash yang tidak berdaya, wajah Akash dipenuhi dengan darah.Nirbhay : Siapa yang melakukan ini pada adikku? Akash, apakah Rathore yang melakukan ini padamu? Rathore! Aku akan menghabisi nyawamu!!

Demikian Sinopsis Uttaran Episode 256  ,bagi yang ketinggalan cerita sebelumnya dapat di lihat di Sinopsis Uttaran Episode 255 dan tunggu cerita selanjutnya di Sinopsis Uttaran Episode 257 jumat 3 juni 2016

Subscribe to receive free email updates: