Thursday, June 2, 2016

Sinopsis Fatmagul Episode 80 kamis 2 juni (ANTV)

Serial Drama Turki "Fatmagul" ialah Serial yang bersumber dari Turki dengan genre Drama serta Romance. Serial terakhir ANTV ini disutradarai oleh Hilal Saral serta naskahnya ditulis oleh Ece Yorenc bersama Melek Gencoglu.Serial Turki "Fatmagul" bercerita mengenai Fatmagul, Fatmagul ialah seorang gadis lugu serta cantik serta tinggal di sebuah tujuan wisata Cesme, pada bagian barat Turki. Fatmagul telah ditinggal meninggal orang tuanya serta saat ini ia hanya tinggal bersama saudaranya.Fatmagul akan segera menikah dengan seorang pria yang bernama Mustafa dalam berbagai waktu dekat. Fatmagul ingin segera cepat menikah serta sangat mencintai Mustafa supaya rasa sakit pada abang iparnya hilang.

Fatmagul Episode 80

Jalan cerita "Fatmagul Episode 80" yang tayang pada kamis 2 juni (ANTV) selengkapnya dimulai dari, Kerim kini berhadapan muka dengan ayahnya, sang ayah menyapa dan mengatakan beberapa hal. Kerim pun berbalik hendak pergi namun Kepala Sipir memanggilnya, Kerim pun mengatakan sesuatu tentang ayahnya dengan sgt marah setelah itu dia pergi meninggalkan ruangan kepala sipir. Ayah Kerim merasa kecewa.Kerim kembali ke sel dengan marah. Teman2nya bertanya siapa yang mengunjunginya. dengan geram Kerim mengatakan sesuatu.

Ayah Kerim keluar penjara dengan tak bergairah. Dia memberi kode gagal pada seorang laki2 yang telah menunggu dimobilnya. Setelah itu dia melesat pergi. Sementara Kerim teringat kembali saat dia menemukan ibunya telah gantung diri.Di kedai, Kadir menelpon Jaksa untuk mengajukan Asude sebagai saksi. Fatmagul merasa senang krn bakal ada saksi yang meringankan Kerim. Meryem kembali meyakinkan Asude agar mau bersaksi. kemudian mereka bersama2 hendak berangkat menuju kantor Jaksa. Asude merasa cemburu saat melihat Mustafa selalu berada disamping Fatmagul.

Rahmi dan Mukades serta Mehmet menunggu kedai, mereka mengantarkan rombongan Fatmagul keluar pintu pagar. Mereka tidak menyadari bahwa Yasar sedang mengintai mereka. Yasar merasa heran dengan kehadiran Mustafa dan Asude di kedai Fatmagul. Saat semua telah berangkat, Yasar pun bergegas kembali kemobilnya dan ingin mengikuti Fatmagul namun terlambat, Rahmi mengetahui kehadiran Yasar, Rahmi bermaksud mengejarnya namun Yasar telah melesat pergi. Rahmi pun menelpon Meryem dan memberitahukan tentang Yasar.

Di dalam mobil, Mustafa dan Asude saling diam, kemudian Mustafa membuka percakapan. Kemudian Asude mengatakan hal yang mmbuat Mustafa seketika menghentikan mobilnya.Fatmagul melihat ke belakang dan melihat mobil Mustafa berhenti. Dia pun menyuruh Kadir menghentikan mobilnya juga.Mustafa berteriak pada Asude. Dia merasa Asude sedang menuduhnya. Asude pun menjelaskan kalau dia sekedar bertanya dan bukan menuduh.Fatmagul dan Meryem pun memutuskan turun dari mobil dan berlari menuju mobil Mustafa untuk mengetahui apa yang yerjadi.

Fatmagul dan Meryem berlari2 kecil menghampiri mobil Mustafa, sementara didalam mobil, Mustafa masih berdebat dengan Asude. Fatmagul bertanya apa yang terjadi hingga mmbuat mereka berhenti. Asude mengatakan tidak ada apa2, kemudian dia mengajak melanjuntukan perjalanan. Untuk berjaga2 agar Asude tidak berubah pikiran, Meryem berkata pada Fatmagul bahwa dia akan ikut dengan mobil Mustafa saja dengan alasan krn Meryem blm pernah naik mobil seindah mobil Mustafa.

Fatmagul pun kembali berlari2 kecil menuju mobil Kadir. Mustafa terus saja memperhatikan Fatmagul saat berlari, Asude melihat ini dan merasa kesal krn cemburu. Meryem pun menyadarkan Mustafa untuk segera berangkat .Sesampainya di mobil, Kadir bertanya dan Fatmagul menjawab kalau Asude dan Mustafa tadi berdebat. Kemudian mobil Mustafa melaju mendahului mobil Kadir. Kadir pun menyusul dibelakangnya. Di jalan pun, Mustafa kembali memperhatikan Fatmagul yang berada di mobil Kadir melalui kaca spion. Meryem melihat tingkah Mustafa.Sedangkan Yasar sendiri yang sedari tadi menguntit mobil Kadir dan Mustafa mulai kebingungan krn kehilangan jejak.
.
Rezat, Selim dan Erdogan tiba dikantor Yasaran. Mereka tersenyum sepanjang jalan. Sekretaris Rezat menyapa dan Rezat menyahutinya dengan gembira ria. kemudian mereka masuk ruangan Rezat. Dan mereka kembali mendiskusikan Turaner. Tiba2 ponsel Erdogan berbunyi, Yasar menelpon dan menceritakan semuanya apa yang telah dilihat  Erdogan lgs berubah muka menjadi kesal. Rezat dan Selim bertanya2. Erdogan dengan setengah berteriak memerintahkan kerjaan pada Yasar kemudian menutup teleponnya. Dia pun bercerita pada Selim dan Rezat. Selim nampak semakin dendam pada Mustafa, sementara Rezat segera keluar dan berkata pada sekretarisnya untuk segera menelpon Munir. Rezat kembali mengomel dan dengan satu kali bentakan, dia menyuruh Selim dan Erdogan menelpon.
.
Di kedai Gul Mutfagi, Mehmet sedang bermain dengan Murad sedangkan Mukades sedang berbicara dengan pengunjung yang dtg dan mengatakan kedai mereka belum buka. kemudian Mukades duduk bersama Rahmi, Mukades mengeluhkan mengapa kedai harus buka padahal tidak ada Kerim. Mehmet menyahuti keluhan Mukades, namun Mukades malah sinis menanggapi ucapan Mehmet. kemudian dia berbicara pada Mehmet dengan pandangan menyelidik. Mehmet yang tidak mau dituduh yang bukan2 segera bergegas pergi ke dalam kedai. Sementara Mukades kembali mengatakan pada Rahmi bahwa dia mencurigai Mehmet adalah orang kiriman Yasaran. Rahmi tertawa dan mengatakan tidak mungkin namun Mukades menyuruh Rahmi memperhatikan gerak gerik Mehmet. Rahmi sepertinya agak termakan omongan Mukades.

Fatmagul dan yang lain telah sampai di gedung Kejaksaan., didepan ruangan jaksa, Kadir bertanya pada salah satu staff dan staff itu mengatakan bahwa Jaksa msh ada tamu kemudian dia menyuruh mereka menunggu. Fatmagul kelihatan gelisah, Meryem menenangkannya. Mustafa berkata bahwa dia dan Asude akan menunggu, lantas Mustafa mengajak Asude untuk duduk.Di dalam sel, Kerim sedang termenung sedih sambil berbaring. Kemudian sipir datang membawa surat, Kerim lgs terbangun berharap ada surat untuknya. Sipir memanggil nama 3 orang satu persatu. Kerim pun putus asa krn tak ada surat untuknya dan kembali berbaring.

Di depan ruang Jaksa, Kadir memberi nasehat pada Asude untuk kesaksiannya nanti. kemudian Meryem mengatakan agar Asude sekalian bersaksi untuk kasus Fatmagul dengan Yasaran. Mustafa dan Asude terkejut mendengarnya. Fatmagul menegur Meryem untuk tidak memaksa Asude namun Meryem bersikeras bahwa dia yakin Asude telah memberikan kesaksian palsu kmrin. Dia meminta Asude untuk mengatakan kebenarannya. Asude pun marah dan mengajak Mustafa pergi namun Fatmagul menghalanginya, dia meminta agar Asude meski tidak bs mengatakan kebenaran untuk kasusnya namun dia bs bersaksi untuk Kerim. Asude nampak nerpikir dan tiba2 pintu ruangan Jaksa terbuka, Jaksa mengantar tamunya keluar kemudian Kadir dengan cepat segera mendekati Jaksa dan menyatakan keperluannya. Jaksa pun bertanya siapa yang akan bersaksi dan Fatmagul pun menjawab dengan cepat "Hacer Ovacik". Asude merasa ragu namun dia akhirnya masuk juga keruangan Jaksa.

Di rumah Kadir, Mukades sedang menata baju2 dan Murad sedang makan sementara Rahmi berjalan perlahan2 mengitari rumah Kadir. Mukades melihat ini dan diapun berjingkat mengikuti suaminya. Saat telah mendekat dia mengagetkan Rahmi dari belakang. Mukades tertawa terbahak2 saat melihat Rahmi benar2 terkejut. Rahmi pun sedikit kesal pada Mukades, dia cemberut namun Mukades mencandainya namun krn Rahmi masih marah, dia pun ganti yang cemberut pada Rahmi. kemudian Rahmi menggodanya dan mereka kembali akur. Kemudian Rahmi menelpon Meryem dan menanyakan keadaannya dan yang lain. Meryem pun menceritakan keadaan di kejaksaan pada Rahmi sambil berjalan menjauh dari Fatmagul dan Mustafa. Sepeninggal Meryem, Mustafa mendekati Fatmagul, kemudian Fatmagul menceritakan tentang Yasar yang selalu membuntutinya. Mustafa berjanji akan mengurus masalah Yasar dan dia akan selalu melindungi Fatmagul. Fatmagul tidak menanggapi rayuan Mustafa.

Di dalam sel, Kerim baru selesai mandi dan melihat para napi sedang mengobrol, Lutfi (napi yang sekarang mnjdi teman Kerim) sedang mencuci piring. kemudian salah satu napi yang sedang mengobrol berdiri dan berkata bahwa dia tahu yang berkunjung adalah ayah Kerim. Kerim terkejut dan meminta untuk tidak ikut campur masalahnya. Napi itu pun terus saja berbicara hingga mmbuat Kerim marah. Mereka hampir berkelahi namun Lutfi melerai mereka. Kemudian Kerim kembali duduk dan Lutfi menghiburnya.Fahretin ayah Kerim terlihat mengunjungi makam. kemudian seseorang menunjukkan makam Enise Ilgaz ibu Kerim. Fahretin pun menghampiri makam itu. Dia kembali teringat masa lalu, saat dia berdebat dengan ibu Kerim. Kemudian Fahretin melihat  ke arah makam yang lain dan tak lama Fahretin pun pergi.

Di kantor Kejaksaan, Meryem dan Fatmagul masih menunggu Asude memberikan kesaksian. Fatmagul nampak gelisah namun Meryem menenangkannya. Sementara Mustafa nampak berjalan mondar mandir, ini membuat Meryem risih. kemudian Fatmagul berdiri dan akan menghampiri Mustafa, Meryem melarangnya namun Fatmagul ttap menghampiri Mustafa. Dia mengucapkan terima kasih atas bantuan Mustafa kali ini. Mustafa seakan mendapat angin segar untuk bs mendekati Fatmagul, diapun mulai berbicara dengan nada menghiba sekaligus merayu pada Fatmagul. Fatmagul waspada dan berusaha menetralisir keadaan. Mustafa terus saja berbicara bahkan ke masa lalu mereka berdua. Saat itulah Asude keluar dan mencuri dengar pembicaraan Mustafa. Mustafa yang tidak menyadari kehadiran Asude terus saja berbicara pada Fatmagul, Mustafa juga menyinggung nama Asude. Asude geram dan segera keluar kemudian memotong pembicaraan Mustafa.

Mustafa terkejut dan salah tingkah, sementara Fatmagul menanyakan tentang kesaksian tadi pada Asude. Asude menjawab pertanyaan Fatmagul sambil ttap melirik tajam pada Mustafa. kemudian Fatmagul dan Meryem mengucapkan terima lasih pada Asude dan Asude bergegas pergi. Mustafa berbicara sebentar dengan Fatmagul kemudian dia mengulurkan tangan untuk berjabat tangan dengan Fatmagul, Fatmagul meski ragu akhirnya menerima uluran tangan Mustafa. dan setelah itu Mustafa keluar mengejar Asude .Fatmagul menanyakan kesaksian Asude tadi. Kadir mengatakan bahwa Asude dan Vural telah saling kenal. Meryem pun terkejut mendengarnya.

Mustafa mengejar Asude, sesampainya di parkiran mobil, Asude mengeluarkan uneg2nya bahwa dia hanya dijadikan alat oleh Mustafa untuk mendapatkan perhatian Fatmagul, Mustafa tidak sungguh2 ingin membantu Kerim, dia hanya ingin Fatmagul memperhatikannya, Mustafa menolak tuduhan Asude. Merekapun bertengkar.Meryem dan Fatmagul keluar dari gedung Kejaksaan dan  melihat pertengkaran Asude dan Mustafa dari jauh. Mustafa masih bertengkar dengan Asude kemudian Mustafa mengatakan sesuatu yang mmbuat Asude tertegun dan tidak percaya, Mustafa pun masuk ke mobilnya dan di ikuti Asude.Selim dan Erdogan sedang membicarakan Mustafa dan Asu, mereka nampak kesal kemudian mereka melanjuntukan pembicaraan dan membicarakan tentang Vural. Sepertinya mereka mempunyai rencana baru. Mereka menunggu Leman dan Semsi pergi dari Istanbul untuk melancarkan rencana mereka.

Demikian Sinopsis Fatmagul Episode 80 (ANTV) ,baca juga sinopsis sebelumnya yaitu Fatmagul Episode 79 dan tunggu cerita berikautnya Fatmagul Episode 81 yang tayang jumat 3 juni 2016

Artikel Terkait

Sinopsis Fatmagul Episode 80 kamis 2 juni (ANTV)
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email