Monday, June 6, 2016

Sinopsis Uttaran Episode 262 rabu 8 juni (ANTV)

Sinopsis pendek film yang berserial drama yaitu "Uttaran" bercerita tentang kisah dari Ichcha. Ichcha lahir di pinggir perkotaan yang sangat kumuh, hidupnya sederhana dan keterbatasan. Namun ada seseorang yang ingin membuat Ichcha behagia dan sangat menyayangi Icha dan tidak mau Ichcha hidup dengan keadaaan seperti ini terus, dia adalah sang ibu. Dengan harapan memberika Ichcha kehidupan yang baik, Ibunya rela bekerja di rumah orang kaya sebagai pembantu.Icha bersahabat dengan Tapasnya (Putri dari ibu Majikan), namun di kemudian hari dia mengerti bahwa orang miskin tidak mungkin menjadi bagian dari keluarga itu. tidak pedulu seberapa banyak pengorbanan yang dilakukan untuk keluarga itu.Namun hal tersebut berubah ketika Mahindra, kekasih Tapasya, jatuh cinta kepada Ichcha yang cantik dan baik hati. Apakah Ichcha berani untuk membela cinta mereka dan menghrapkan Mahindra?

Uttaran Episode 262

Sinopsis atau jalan cerita "Uttaran Episode 262" yang tayang rabu 8 juni 2016 selengkapnya dimulai dari ,Ancaman Ekadashi kepada Damini melalui telp. Sontak Damini mengalami Jantungan. Dan dilarikan kerumah sakit oleh Visnu Asli.Damini mengalami banyak pendarahan, dan Kritis. Dokter mengatakan kepada Keluarga Takur bahwa Damini butuh Donor darah. Ternyata mencari orang ber jenis golongan darah sama dengan Damini sangat sulit.Untunglah Akash datang, dan menjadi penyelamat Damini. Akash memiliki golongan darah yang dibutuhkan.Namun Bukanya Meethi senang, Justru Tamparannya melayang diwajah Akash. Duh,sungguh kasian si Akash.

Ekadashi memiliki rencana licik dibalik sikap manisnya itu. Ekadashi kemudian menelfon rumah Tn.Takhur, Damini yang mengangkatnya.

Ekadashi : saya ingin bicara dengan Meethi.
Damini : Siapa ini?

Ekadashi : kamu dulu yang beritahu siapa kamu

Damini : saya neneknya Meethi
Ekadashi : Oh, pelayannya Jogi Tn.Takhur ya, ini saya, mertua cucumu.
Damini : Kami tidak ingin bicara padamu atau anggota keluargamu lagi.
Ekadashi : saya menenlfon demi kebaikan Meethi. Dengarkan saya baik2, jangan buat kesalahan dengan menutup telfonnya!saya menelfon untuk memberitahumu kalau Akash sedang dlm perjalanan ke rumahmu.

Damini : untuk apa dia datang lagi?
Ekadashi : untuk membawa Meethi mu kembali kesini.
Damini : Meethi tidak akan kembali ke Aatishgarh!
Ekadashi : Tepat sekali. Katakan kepada Meethi agar dia tidak luluh ketika melihat Akash. kalau dia kembali ke Aatishgarh, maka saya akan membuat hidupnya seperti di neraka. kamu telah melihatnya sebelumnya.
Damini : Apa yang kamu inginkan? Mengapa kamu menelfonku?

Ekadashi : untuk memperingatkanmu, kalau kamu ingin Meethi mu selamat, maka menjauhlah dari putraku!saya tidak bisa menghentikannya karena saya menyayanginya, namun pastikan kamu bisa menghentikan cucumu, kalau tidak, dia tidak akan bisa pergi setelah datang kemari. saya masih membenci Ichcha mu. Dendamku belum selesai.
Damini : saya tidak takut dengan ancamanmu!Sebelumnya kami salah menilai seseorang, namun itu tidak akan terjadi lagi. Putramu bisa memohon dan menangis namun kami tidak akan membiarkan Meethi mendengarkannya! Syukurlah putriku melenyapkan Avinash, saya merasa kasihan padamu.
Damini : Seseorang yang memiliki suami seperti Avinash dan putra seperti Akash, hidupnya pasti seperti di neraka. Karena suamimu, kamu menghabiskan sisa hidupmu dlm kebencian dan sekarang putramu akan membuatmu kesepian di hari tuamu. Suatu hari kalau putramu tau kebenarannya, maka dia akan membencimu!

Damini terkena serangan jantung setelah menutup telfonnya, Meethi sangat panik karena saat itu anggota keluarga yang lain sedang menghadiri pesta pernikahan kerabat mereka. Meethi berusaha menelfon dokter dan Mukhta.

Meethi : Nenek, jangan tinggalkan saya seperti ibu.

Seorang pria yang wajahnya belum diperlihatkan tiba-tiba datang untuk menyelamatkan Damini.Keluarga Tn.Takhur datang terlambat karena terjebak macet dan cuaca sangat buruk saat itu. Mereka langsung menuju rumah sakit untuk melihat kondisi Damini. Tuan Takhur memuji keberanian Meethi karena bisa membawa Damini ke rumah sakit sendirian, bahkan tidak menggunakan ambulans, karena ambulans juga terjebak macet.

Meethi : Kakek, bukan saya yang membawa nenek, namun orang lain.

Sosok Vishnu kemudian muncul.

Vishnu : Dia adalah ibu dari guruku, mungkin dewa ingin agar saya menolongnya karena itu saya datang di waktu yang tepat.

Meethi masuk ke dlm kamar Damini, ia mendengar Damini mengigau.

Damini : Meethi akan baik-baik saja, saya akan melindunginya, Ekadashi!

Meethi terkejut mendengarnya, Meethi berfikir mungkin Ekadashi yang menyebabkan Damini terkena serangan jantung.Sementara itu, Akash telah tiba di rumah Tn.Takhur namun tidak menemukan siapapun disana. Kerabat Tuan Takhur yang sedang melangsungkan pernikahan anaknya kemudian menelfon ke rumah Tn.Takhur,"Bagaimana kondisi Damini? Apakah Damini telah dibawa ke rumah sakit? ".Ternyata Akashlah yang mengangkat telfon, hal ini membuat Akash mengetahui dimana Meethi  dan  yang lainnya kini berada. Akash bergegas menuju rumah sakit.

Dokter memberitahu keluarga Tn.Takhur kalau Damini membutuhkan donor darah karena tubuhnya mengalami pendarahan. Golongan darah Damini O- dan sangat sulit mencari stock golongan darah tersebut.Saat keluarga Tn.Takhur sedang berusaha mencari donor darah untuk Damini, tiba-tiba dokter mengatakan kalau mereka telah menemukan pendonornya. Meethi ingin melihat siapa pendonor itu, ia terkejut melihat sosok Akash. Sesaat Meethi tersenyum dan meneteskan air mata, namun kebenciannya kembali muncul.

Meethi : Pria ini tidak boleh memberikan darahnya kepada nenekku!Darahnya sebenarnya adalah racun yang bisa membunuh nenek!

Vishnu berusaha menenangkan Meethi.

Meethi : kamu tau siapa pria ini? Dia adalah Akash Cahtterjee! Lelaki yang telah menggunakan identitasmu untuk masuk kedalam hidupku!Dia adalah seorang penipu!Dia telah menghancurkan hidupku!

Vishnu terkejut mendengarnya, ia segera membawa Meethi keluar untuk menenangkannya.Selesai mentransfusikan darahnya, Akash kemudian berjalan di koridor rumah sakit. Akash melihat Meethi dan keluarga Tn.Takhur, ia kemudian memanggil nama Meethi.

Meethi : Kenapa kamu datang kemari? kamu dan ibumu telah merayakan kematian ibuku, apa sekarang kamu menunggu untuk merayakan kematian nenekku? namun dengarkan ini baik-baik Tuan Akash Chatterjee, saya bukan Ichcha, namun Meethi. kalau sesuatu terjadi pada nenekku, maka saya akan menghancurkan seluruh keluargamu! saya tidak ingin mendengarkan apapun lagi darimu. saya telah melihat wajah aslimu.

Dokter kemudian memberitahu kalau masa kritis Damini telah lewat dan Akash adalah malaikat penolongnya.Setelah dokter pergi, Akash menangkupkan kedua telapak tangannya.

Akash : saya tau saya telah menyakitimu namun saya datang kemari untuk meminta maaf kepada kalian semua. Tidak ada dendam lagi. Meethi, saya datang kemari karena saya benar-benar mencintaimu.
Meethi : Cinta? Apa kamu tau artinya cinta, Tuan Akash Chatterjee? Bagimu, cinta adalah kebohongan. Kata cinta sama sekali tidak pantas untukmu.

Akash : Hukumlah saya namun berikan saya 1 kesempatan untuk membuktikan kalau saya hanya mencintaimu.
Meethi : Untuk apa kamu meminta kesempatan? Bukankah kamu dan ibumu telah merayakan kematian ibuku? Sekarang siapa lagi targetmu? Siapa lagi yang kamu inginkan untuk mati? Jawab saya, berapa banyak lagi orang yang kamu dan ibumu inginkan untuk mati?
Akash : Kumohon percayalah padaku sekali ini saja. saya dan ibuku telah berubah. Sebenarnya dia(maiyya/ibu/Ekadashi) yang menyuruhku datang kemari

Meethi : Cukup. Jangan sebut nama itu lagi dihadapanku.
Akash : Ibuku sangat menyayangimu!
Meethi menampar wajah Akash.
Meethi : Jangan katakan apapun lagi.
Akash tersenyum pahit sambil memegang pipinya.
Akash : Tamparlah saya sebanyak yang kamu ingin, mungkin saya memang pantas mendapatkannya. Tamparlah saya sampai kemarahanmu habis namun percayalah, saya telah berubah. Cintamu telah membuatku berubah.
Meethi : Apa kamu telah selesai dengan semua omong kosong ini? ? saya telah mendengarkan semuanya, sekarang pergilah!Pergi dari kehidupanku!

Meethi meninggalkan Akash yang berdiri meneteskan air mata.

Demikian Sinopsis Uttaran Episode 262  ,bagi yang ketinggalan cerita sebelumnya dapat di lihat di Sinopsis Uttaran Episode 261 dan tunggu cerita selanjutnya di Sinopsis Uttaran Episode 263 kamis 9 juni 2016

Artikel Terkait

Sinopsis Uttaran Episode 262 rabu 8 juni (ANTV)
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email