Sinopsis Uttaran episode 299 16 Juni 2016 (ANTV)

Film "Uttaran" merupakan film yang berasal dari Negara India dengan genre Drama. Film ini disutradarai oleh Ketan Dubey dan diproduseri oleh Pintoo Guha bersama Rupali Guha. Film ini dibintangi oleh artis cantik Rashmi Desai, Tina Dutta, dan Tina Dutta. Film ini akan tayang di Channel AnTv.Serial TV Uttaran ini sementara sudah ditayangkan pada tahun 2008 lalu di Colors Tv India, namun baru kali ini akan ditayangkan di Indonesia. Melihat jadwal tayang nya yang mencapai 1549 episode, bisa ditebak kalau jadwal main 1 episodenya akan begitu lama juga.Dalam film Uttaran ini,anda akan di hibur dengan aksi-aksi yang romantis dan kisah cinta yang romantis.

Sinopsis Uttaran Hari Ini 16 juni (ANTV) ,uttaran 299 ,298

Sinopsis Uttaran Hari ini episode 298,299 16  Juni 2016 (ANTV)

Cerita "Uttaran episode 298 ,299 "yang tayang hari ini pada tanggal "16 juni 2016" selengkapnya dimulai dari ,Upacara mehendi Meethi pun dimulai. Akash terpesona dengan kecantikan Meethi. Meethi sadar kalau Akash sedang memandanginya namun ia berusaha mengalihkan pandangannya dari Akash. Akash kemudian mengambil bunga kertas dan melemparkannya kearah Meethi utk mencari perhatian. Ketika Meethi berbalik melihat kearahnya, Akash membuat gerakan,"kamu terlihat sangat cantik". Meethi kemudian berjalan kearah gadis2 yang akan membuat mehendinya, sedangkan Akash diminta Kanha utk tetap melanjutkan tugas sebagai pelayan
Kanha: Apa persiapan makan malamnya sudah selesai?
Akash masih termenung memandangi Meethi.
Kanha: Akash! Apa persiapan malamnya sudah selesai?
Akash: kamu akan mengerjakannya sekarang juga.

Gadis yang akan membuatkan mehendi bertanya kepada Meethi,"Siapa nama calon suamimu? saya akan menuliskannya ditelapak tanganmu". Karena Meethi hanya terdiam, Damini menjawab,"Dia merasa malu, tulis 'V' dari nama Vishnu". Akash kemudian mengantarkan jus kepada Meethi.
Akash: Tapi tanganmu penuh dengan mehendi, jika kamu mau saya bisa menolongmu.
Meethi hanya diam tidak mau menjawab pertanyaan Akash.
Akash: Baiklah, seperti yang saya inginkan.
Akash berjalan pergi meninggalkan Meethi, tapi Meethi tiba2 menyuruhnya berhenti. Meethi kemudian berjalan mendekati Akash.
Meethi: Asal kamu tau, mehendi ditanganku sudah jadi.
Meethi kemudian menunjukkan mehendi ditangannya pada Akash.
Meethi: kamu lihat nama siapa yang tertulis disini?
Akash berjalan pergi meninggalkan Meethi, tapi Meethi tiba2 menyuruhnya berhenti. Meethi kemudian berjalan mendekati Akash.
Meethi: Asal kamu tau, mehendi ditanganku sudah jadi.
Meethi kemudian menunjukkan mehendi ditangannya pada Akash.
Meethi: kamu lihat nama siapa yang tertulis disini?
Akash melihatnya dan tersenyum.
Akash: Nyonya, itu huruf 'A'. Kalau berdiri diposisiku kamu bisa melihatnya. 'A' dari 'Akash'.

Meethi: Kalau kamu melihatnya dari posisiku, maka kau akan melihat 'V', 'V' dari 'Vishnu'.
Akash: Nyonya, apa kau fikir semua ini akan membuatku cemburu? saya sedang menunggu tanggal 29 Agustus, saat istriku melangsungkan pernikahan. saya adalah orang yang beruntung bisa hadir di pernikahan istri sendiri, sesudah itu baru saya akan pergi.
Meethi terdiam.
Akash: Apa yang kau fikirkan? Kau tidak ingin saya menghadiri upacara pernikahanmu? Sesudah itu baru saya akan menandatangani surat cerai itu dan pergi dari sini. Apa kau bisa menunggu selama itu?
Meethi: Hanya tinggal beberapa hari lagi, saya sudah menunggunya sejak lama.
Mukhta tidak sengaja merusak mehendinya saat beranjak dari tempat duduk, mehendinya membentuk simbol 'V' dengan sendirinya.
Gadis pembuat mehendi berkata,"Sepertinya seseorang yang namanya berawalan dengan huruf 'V' akan datang kedalam kehidupanmu, sama seperti Meethi". Vishnu ikut mendengar ucapan gadis tersebut.
Damini menyuapkan makanan kepada Meethi karena mehendi ditangan Meethi belum benar2 kering.

Damini: Besok adalah festival Teej, kau harus berpuasa. Makanlah yang banyak karena besok kau tidak bisa minum atau makan makanan apapun hingga malam.
Meethi batuk2 sesudah Damini meninggalkannya, Akash kemudian menyodorkan segelas air, tanpa melihatnya Meethi minum langsung dari tangan Akash dan berterimakasih padanya.
Akash: Minum lagi.
saya sudah berkali2 mengatakannya padamu, jangan makan makanan pedas, tapi kau tidak pernah mendengarkannya.
Meethi: saya mau pergi, pindahkan bantal ini! (Bantal yang ada dipangkuan Meethi),
akash: Ketika kau bangun dipagi hari, mehendimu akan semakin pekat karena suamimu sangat mencintaimu. Kalau kau tidak percaya, coba cuci tanganmu sekarang, warnanya pasti masih pekat.
Meethi: Kalau kau sudah selesai bicara tentang omong kosong itu tolong pindahkan bantal ini.
Meethi kemudian kembali ke kamarnya pergi meninggalkan Akash. Akash memandangi punggung Meethi sambil berfikir, "Kalau kau mencintaiku maka kau akan berbalik melihat kebelakang".
Meethi kembali ke kamarnya pergi meninggalkan Akash. Akash memandangi punggung Meethi sambil berfikir, "Kalau kau mencintaiku maka kau akan berbalik melihat kebelakang".

Benar saja, Meethi menghentikan langkahnya didekat tangga dan membalikkan tubuhnya melihat kearah Akash. Akash tersenyum sumringah. Mukhta yang sedang memperhatikan merasa heran dengan tingkah Meethi&Akash.
Akash mengucapkan terimakasih pada para tamu karena sudah hadir di upacara mehendi istrinya. Damini merasa malu dengan tindakan Akash ini.
Damini: Apa kau sedang mempermalukan Meethi dan keluarga kami? Apa yang ingin kau buktikan dengan tetap tinggal disini sampai akhir? Kau benar2 tidak tau malu. Kau bisa tinggal di rumah ini berkat Tuan Takhur dan kau sengaja menghinanya dengan mengatakan itu kepada para tamu?
Akash: Nenek salah paham, saya tidak ingin menghina Tuan Takhur, saya hanya mengatakan yang sebenarnya.
Damini: Kebenarannya adalah, baik saya mau pun Meethi tidak menginginkanmu tinggal di rumah ini. Apa yang ingin kau buktikan? Dalam beberapa hari lagi Meethi akan segera menikah. Mengapa kau tidak pergi dari sini? Apa lagi yang kau tunggu?
Akash mengangkupkan kedua telapak tangannya.
Akash: Maafkan saya nek.
Damini: saya bukan nenekmu!

Akash menghampiri Vishnu yang sedang berdiri sendirian diluar.
Akash: Upacara mehendi Meethi sedang berlangsung didalam, kenapa kau berdiri sendirian diluar? Kalau kau tidak menghadiri upacaranya, nanti orang2 fikir2 kau tidak merasa bahagia. saya menentang pernikahan ini tapi saya tetap menghadiri upacaranya, sedangkan kau adalah pengantin priany. Maafkan saya, saya kemari bukan utk menceramahimu. saya tau semua yang terjadi di rumah ini hanya utk memberiku pelajaran. Itulah mengapa kau mulai ketakutan melakukan semua ritual. Jika kau benar2 mencintainya, maka kau tidak akan merasa ketakutan seperti ini. Kau dan Meethi tidak saling mencintai. Meethi sedang marah denganku dan kau tau itu.

Kau tau kedatanganku kemari utk membawa Meethi kembali. Dia mencintaiku. Bagaimana bisa kau menikahi seseorang yang mencintai orang lain? Mengapa kau belum juga menghentikan sandiwara ini??
Vishnu: Bagaimana dengan dirimu sendiri? Jika kau benar2 mengerti apa itu cinta sejati maka Meethi tidak akan lari mejauh darimu. Lihat dirimu sendiri terlebih dahulu, baru ceramahi aku. Apa yang kau punya didalam dirimu yang membuat Meethi tidak bisa hidup tanpamu? Seseorang yang sudah menghancurkan kehidupan orang lain tidak berhak utk bertanya pada siapapun apakah ini sandiwara atau bukan. Meethi tidak mencintaiku, tapi saya, Vishnu Kashyap, bersumpah dihadapanmu bahwa saya akan menikahi Meethi apapun yang terjadi!

Vishnu kembali mengikuti upacara mehendi, ia tidak sengaja bertabrakan dengan Mukhta. Mereka saling pandang2an beberapa saat.
Vishnu: Maafkan saya.
Mukhta: Tidak apa2.
Vishnu berfikir dalam hati,"Bagaimana cara mengatakannya padamu, saya begitu putus asa utk bilang bahwa saya sangat mencintaimu". Sedangkan Mukhta berfikir, "saya sudah putus asa menunggumu utk mengatakan kalau kau mencintaiku". Akash melihat mereka dan mulai menyadari ada sesuatu diantara Mukhta&Vishnu.
Akash: Vishnu, apa kau butuh bantuan?
Vishnu hanya diam dan pergi meninggalkan mereka.
Akash: Mukhta,saya tidak tau apa saya harus mengatakan hal ini padamu atau tidak, tapi saya rasa ada sesuatu antara kau dan Vishnu. Tapi kalian berdua menyembunyikannya dan tidak ada yang menyadarinya di rumah ini.
Mukhta: Tidak ada apa2 diantara kami.
Akash: Kau percaya kalau Meethi mencintai Vishnu? Kau sudah banyak membantuku, kau tau kalau Meethi adalah milikku dan dia tidak akan bisa menjadi milik orang lain.

Mukhta: Mau ini bohong atau benar, mau ini kenyataan atau permainan tapi mereka akan segera menikah.
Akash: Hanya waktu yang bisa menjawab segalanya.
Jika kau butuh bantuan, katakan saja padaku.
Mukhta: Baiklah.
Sesudah Mukhta pergi, Akash berfikir,"Pasti ada sesuatu antara mereka berdua, saya harus segera mencari tau".
Kakak laki2 dari pria yang terlibat perkelahian dengan Akash&Vishnu di pusat perbelanjaan tidak terima atas penghinaan yang diberikan kepada adiknya. Mereka kemudian memutuskan utk menculik Meethi. Para penculik masuk ke dalam rumah dengan mudah, mereka menyamar menjadi tukang dekorasi ruangan yg ingin menukar karpet di kamar Meethi. Mereka bersembunyi dibelakang tempat tidur Meethi. Akash tiba2 masuk ke kamar Meethi sebelum mereka beraksi.
Meethi: Tidak bisa kah kau meninggalkanku sendiri bahkan dalam waktu 2 menit? Apa masalahmu?

Akash: Tidak ada apa2, saya datang hanya utk melihat warna mehendinya.
Akash memegang tangan Meethi dan melihat mehendinya.
Akash: Warnanya sangat pekat. Suamimu pasti sangat mencintaimu. saya harap kau paham itu.
Meethi: saya tidak ingin memahami apapun, saya hanya menunggu besok kau akan menandatangani surat cerai itu dan pergi dari sini! kemudian saya akan menikah dengan Vishnu.
Akash: 24 jam adalah waktu yang panjang. Kehidupan bisa berubah dalam waktu 24 jam. Mungkin kau juga bisa berubah. saya tidak akan mengganggumu lagi. saya akan pergi. Oya, kau terlihat sangat cantik menggunakan gaun ini.
Sesudah Akash keluar dari kamar, para penculik menutup wajah Meethi dengan obat bius hingga dia pingsan. Saat para penculik hendak menutupi tubuh Meethi menggunakan karpet, Akash sempat berhenti sesaat, tapi dia tidak berbalik dan terus berjalan kebawah.

Para penculik itu turun kebawah dengan tergesa2 membawa Meethi yang dibungkus dalam karpet. Akash melihat mereka berjalan keluar dan menghentikannya.
Akash: Kemana kalian akan membawa karpet itu pergi?
Penculik: Kami salah bawa karpet, jadi kami ingin pergi utk menggantinya. Kami akan segera kembali.
Akash: Baiklah, segera kembali.
Para penculik tersenyum meninggalkan rumah Takhur. Tuan Takhur kemudian menanyakan keberadaan Meethi kepada Damini, Damini kemudian pergi ke kamar Meethi utk memanggilnya. Damini mencari Meethi keseluruh ruangan tapi tidak bisa menemukannya. Damini kemudian panik dan berlari kebawah.
Damini: Meethi tidak ada dikamarnya dan kamarnya berantakan!! Semua orang terkejut mendengarnya.

Baca Sinopsis Uttaran 15 juni 2016 dan Episode selanjutnya di Utarran 17 juni 2016

Subscribe to receive free email updates: