Sinopsis Mohabbatein Episode 18 (ANTV) ,18 Agustus 2016

Drama serial "Mohabbatein" merupakan film India yang di tayangakan oleh ANTV. Film ini merupakan salah satu dari banyak film India yang telah ANTV tayangkan .Mohabbatein tayang di Indonesia untuk kedua kalinya pada 1 agustus 2016 yang dulu pernah juga ditayangkan oleh RCTI dengan judul RUHI TERSAYANG pada tahun 2015 akhirdan sekarang telah banyak mendapat kan penggemar seperti film Uttaran .Film Mohabbatein adalah film romantis yang mengisahkan percintaan pria dudu dan perempuan cantik yang merupakan seorang dokter .

Sinopsis Mohabbatein Episode 18 rabu 18 Agustus 2016

Sinopsis "Mohabbatein" (ANTV) Episode 18 Tayang kamis 18 Agustus 2016 dimulai dari ,Raman melihat kunci di rumah Ishita ini. Dia tenang Mrs. Bhalla dan mengatakan aku akan pergi dan memeriksa. Ibu Bhalla menangis melihat kunci. Simmi pulang dan mengatakan Dimple menelepon aku dan memberitahu aku tentang Ruhi. Raman bilang aku puny nomor Ishita dan menyebutny. Dia mengatakan teleponny tdk aktif. Mr. Bhalla mengatakan jangan khawatir, mereka akan pulang ke rumah, karena pertunangan Ishita hari ini. Simmi mengatakan kita akan pergi ke kantor polisi. Simmi tegur Dimple dan mengatakan mengapa kamu di sini, aku sedang melakukan drama ini utk kamu, hati-hati di waktu berikutny, aku tdk akan membantu kamu waktu berikutny.

Ishita diminta utk menandtgani formulir. Dia melihat Ruhi dibawa ke ruang ICCU. Ishita berpikir tdk ada yang dtg membentuk rumah Raman ini, bagaimana dia bisa menandtgani atas nama orang tua Ruhi ini. Dia berpikir tentang kata-kata Dimple tentang Shagun dan berpikir tentang pertemuan Shagun. Dia mengatakan bagaimana aku bisa menghubungi ny, dia berpikir tentang alamat Shagun dan bilang aku harus bertemu dgnny.

Shagun masih menikmati pesta di rumahny. Ishita dtg utk menemuiny dan meminta Ashok utk Shagun. Dia mengatakan Ruhi di rumah sakit dan mengatakan aku tetangga Bhalla. Shagun dtg dan bertany apa yang terjadi. Ishita mengatakan Ruhi di rumah sakit, kalau kamu bisa dtg dgn aku dan menandtgani formulir tersebut, itu akan lebih baik. Ashok mengatakan dia baik-baik saja dalam pesta penghargaan. Ishita mengatakan dia meminum sirup obat batuk kadaluarsa. Shagun mengatakan mari kita pergi. Ashok menghentikan Shagun. Shagun bilang aku tdk bisa meninggalkan anak aku seperti ini. Shagun mengatakan tolong, Aku tdk akan bertemu dgn Raman, Aku akan melihat Ruhi. Ashok mengatakan biarkan Raman mengambil tanggung jawab putriny. Ishita berpikir Ruhi terlalu beruntung bahwa orang tuany tdk puny waktu utkny.

Bhallas mengeluh terhadap Ishita mengatakan ia telah diculik Ruhi. Raman marah. Inspektur mengatakan kita akan dtg dgn kamu, jangan khawatir. Simmi panggilan Dimple dan meminta dia utk melakukan apa yang dia katakan. Amma menunggu Ishita. Amma mengatakan Prateek dan keluargany akan dtg, ketika dia akan dtg. Mihika mengatakan semuany telah siap. Amma meminta Mihika utk memanggil Ishita. Mihika mengatakan aku mencoba melepon namun dimatikan, dia mungkin berada di jalan. orang tua bala dtg dan semua orang menymbut mereka. Mereka bertany di mana ada Ishita. Amma mengatakan dia pergi ke klinik karena dia memiliki keadaan darurat.

Cerita Mohabbatein Episode 18  (ANTV) tayang pada kamis 18 Agustus 2016

ibu Bala membawa hadiah utk Ishita. Prateek dan orang tuany dtg dan Amma memperkenalkan dia pada ibu Bala. ibu Bala mengatakan terlalu tampan, Ishita terlalu beruntung. Prateek bilang aku beruntung. Mihika terkejut melihat polisi. Inspektur meminta yang Ishita. Appa bertany apa yang terjadi, mengapa kau bertany tentang Ishita. Bala mengatakan kepadany tentang pertunangan. inspektur berbicara kepada Prateek dan mengatakan gadis itu hilang dan kamu berada di sini utk pertunangan tersebut. Amma mengatakan dia pergi ke klinik.

Ibu Bhalla menangis. Polisi memeriksa rumah. Appa bertany apa ini. Mereka memeriksa rumah dgn lengkap. Prateek mengatakan kamu tdk bisa melakukan ini. inspektur mengatakan Ruhi hilang dan Bhallas memiliki keluhan. Dia mengatakan penjaga mengatakan Ishita membawa Ruhi. Simmi mengatakan Ishita setelah Raman dan sekarang setelah Ruhi. Simmi dan Amma memiliki argumen. ibu Bala tersenyum melihat ini. Simmi menandtgani Dimple dan dia menyembunyikan sirup obat batuk dan Simmi menempatkan di rumah Ishita ini.

ibu Bala mengejek Amma mengatakan Ishita  puny anak. Ibu Bhalla juga berbicara menentang Ishita. Polisi mendapat botol sirup obat batuk di tempat sampah. Ibu Bhalla mengatakan bahwa botol dan Ruhi kami memiliki batuk. Mihika mengatakan kakak aku ialah seorang dokter. Ibu Bhalla mengatakan apa yang dilakukan Ishita membuat Ruhi minumanny. inspektur meminta Amma dan Appa dtg dgn dia ke kantor polisi sebagai kasus penculikan tersebut. Appa mengatakan kita terlihat seperti itu. Inspektur mengatakan kita memiliki FIR dan juga bukti, kamu harus dtg dgn kami.

Dia mengatakan utk menangkap mereka. Prateek bilang kamu tdk bisa melakukan ini, apakah kamu memiliki surat perintah. Polisi mengambil Amma dan Appa dgn mereka.

Ruhi menjadi sadar dan melihat Ishita. Dokter mengatakan Ruhi baik-baik saja sekarang, aku telah melakukan pengobatan tanpa formulir persetujuan. Ishita berkat dokter, dan bertany dapat aku ambil dgn aku. Dokter mengatakan ya seperti Ishita juga seorang dokter dan akan memperlakukan Ruhi dgn baik. Ishita berbicara kepada Ruhi dan mengatakan memungkinkan utk pulang. Polisi mengalahkan Appa dan membawany dgn mereka. Appa mengatakan tdk melakukan hal ini, kita ialah orang-orang yang tdk bersalah. Simmi mengatakan Ishita setelah Ruhi dari waktu yang lama. Mihika mencoba utk menghentikan inspektur namun dia meminta dia utk pindah. Bala mengatakan kita tdk bisa melakukan apa-apa, aku akan pergi dgn Amma dan Appa, kamu merawat para tamu. Raman meminta inspektur tdk utk mengalahkan Appa. Mr. Bhalla juga meminta inspektur utk bertindak dgn baik. Mereka meninggalkan di van polisi. Simmi tersenyum.

Ishita pulang dgn Ruhi. Semua orang terkejut melihat dia. Mihika menangis dan mengatakan segala apa yang terjadi di sini karena kesalahpahaman. Ishita terkejut dan menangis. Ibu Bhalla senang melihat Ruhi. Dia membawa Ruhi dari Ishita dan tegur Ishita. Mihika bertany pada Ishita kemana dia pergi dgn Ruhi, apa yang akan kita lakukan sekarang. Ishita mengatakan berhenti dan mengatakan kita harus pergi ke kantor polisi. Ruhi berkata bibi Ishita. Ishita berhenti dan menatapny. Raman mendengar ini dan melihat Ishita.

Prateek bertany pada Ishits apa semua ini. Dia bilang aku harus mengatakan sesuatu, aku tdk peduli tentang Raman dan keluargany. Dia mengatakan kamu akan melawan Bhallas. Dia bilang aku tdk peduli kalau kamu bisa memberi aku seorang anak, namun apa semua ini. Dia mengatakan apa yang akan terjadi dgn karir aku kalau ini berlangsung. Dia bilang aku akan mengambil beberapa waktu utk menikah. Dia mengatakan kamu ingin membatalkan pertunangan. Prateek mengatakan seperti yang sekarang .

Baca cerita sebelumnya Sinopsis Mohabbatein episode 17 dan episode selanjutnya yang tayang 19 agustus 2016 Mohabbatein episode 19.

Subscribe to receive free email updates: