Monday, August 29, 2016

Sinopsis Mohabbatein Episode 29 (ANTV) ,29 Agustus 2016

Drama serial "Mohabbatein" merupakan film India yang di tayangakan oleh ANTV. Film ini merupakan salah satu dari banyak film India yang telah ANTV tayangkan .Mohabbatein tayang di Indonesia untuk kedua kalinya pada 1 agustus 2016 yang dulu pernah juga ditayangkan oleh RCTI dengan judul RUHI TERSAYANG pada tahun 2015 akhirdan sekarang telah banyak mendapat kan penggemar seperti film Uttaran .Film Mohabbatein adalah film romantis yang mengisahkan percintaan pria dudu dan perempuan cantik yang merupakan seorang dokter .

Sinopsis Mohabbatein Episode 29, senin 29 Agustus 2016

Sinopsis "Mohabbatein" (ANTV) Episode 29 Tayang senin 29 Agustus 2016 dimulai dari ,Raman sedang “minum” di kamarny. Ishita datang dan berkata utk berhenti “minum” karena dokter sudah melarangny. Mereka pun berdebat. Raman membanting gelasny. Tiba2 Ishita memeluk Raman dan berkata agar mereka tetap berada dalam posisi tersebut karena Ruhi sedang melihat mereka. Ruhi memang sedang melihat mereka dan tersenyum.

Raman kemudian mendorong Ishita, Ruhi bertany apa yang terjadi, Ishita mengatakan bahwa ayahny menjatuhkan gelas. Ishita kemudian meminta Ruhi utk tidur bersama Rinki karena ayahny sedang batuk. Ruhi mengiyakan tapi dia ingin besok tidur bersama orang tuany lagi. Ruhi mengucapkan selamat malam dan beranjak pergi. Raman masih marah pada Ishita dan Ishita memahaminy. Dia berusaha meminta Raman mempercayainy jika Tn. Goyal bukan orang yang baik, Ishita juga berkata bahwa Tn. Goyal akan membuatny mengalami kerugian karena dia akan melakukan penipuan. Raman masih marah dan pergi meninggalkan Ishita.

Ishita dan Raman kemudian mendatangi rumah Madhavi. Vishwa membukakan pintu dan bertany apa yang terjadi. Raman dan Ishita masuk ke dalam. Madhavi bertany dan Raman menyuruh Madhavi bertany pada Ishita. Ishita pun mengarang cerita jika Raman sedang sakit dan ingin tinggal di rumah keluarga Iyer. Raman pun marah karena Ishita mengarang cerita. Madhavi kemudian berkata akan membuat Rasam dan akan menyiapkan kamar utk Raman. Raman berusaha menjelaskan jika bukan itu yang dia maksud tapi Ishita berkata akan mengambilkan laptop Raman dan bergegas kembali ke rumah Raman.

Vishwa pun menyuruh Madhavi segera menyiapkan Rasam utk Raman dan dia sendiri membawa paksa Raman ke kamarny.Raman sedang bekerja dengan laptopny dan dia mendengar Vishwa yang tidur di sampingny mengigau memanggil nama Madhavi, Vishwa memuji2 kecantikan Madhavi dan memegang tangan Raman. Raman pun mengeluh.Pagi hariny, Toshi sedang mengatur persiapan perayaan Punjabi Ashtami. Dia menyuruh Ishita melepas gelang2ny dan Toshi membantuny. Toshi berkata bahwa sekarang Ishita adalah menantuny yang sah, dia memberkati Ishita dan memberikanny saree yang harus dipakainy kemudian memberi penjelasan ritualny.

Toshi kemudian menyuruh Ishita memanggil Raman dan membuat Ruhi bersiap2. Ishita berkata jika sareeny sangat indah. Toshi pun mengucapkan terima kasih atas pujian Ishita.Simmi datang membawa anakny (Gudiya). Parmeet datang membawa hadiah utk persembahan. Toshi kemudian meminta Parmeet membangunkan Romi utk melakukan poja bersama. Ishita muncul memakai saree dengan sangat cantik. Parmeet memandanginy tanpa kedip, dia kemudian mendekat utk memuji Ruhi juga memuji Ishita.Raman menelpon rekan bisnisny dan rekan tersebut menylahkan Raman karena Raman tidak berhasil memenangkan lelang tanah kemarin. Ruhi muncul dan berbicara pada ayahny. kemudian Ruhi pergi dan Raman kembali masuk ke dalam rumah.

Ishita memasak bersama Toshi membuat Halwa. Raman masuk dan melihatny. Raman menerima telepon dan berkata akan segera ke kantor. Tn. Bhalla bertany mengapa Raman marah2. Raman pun menjelaskan semua dan kembali memarahi Ishita. Tiba2 Raman menerima telpon dari Rajeev dan mengajakny berbicara melalu video call. Madhavi kemudian datang membawakan laptop Raman. Toshi kemudian mengomeli Ishita. Madhavi melihatny. Tn. Bhalla membela Ishita tapi Toshi tetap mengomel. Madhavi pun menegur Toshi. Akhirny Toshi dan Madhavi bertengkar. Ishita berusaha melerai dengan berkata jika semua ini kesalahanny. Ishita meminta ibuny pulang ke rumah.

Ishita kemudian mengingat acara pelelangan tersebut. Ishita juga mengingat kemarahan Raman dan ibu mertuany. Sementara Raman sedang melakukan video call dengan Rajeev. Rajeev menyyangkan kekalahan kemaren tapi Rajeev tidak mempermasalahkanny. Rajeev sangat bahagia karena Trisha menyenangi Mihir.Rajeev ingin segera dilakukan pertunangan dan pernikahan. Usai menutup video call tersebut Raman nampak berpikir.Parmeet berbicara dengan Ishita dan mencoba menghiburny. Ishita merasa sedih karena Raman kehilangan banyk hal karena diriny. Parmeet berusaha mencuri2 kesempatan dengan sok menenangkan Ishita dan memegang tanganny.

Ruhi mendatangi nenekny. Toshi menyuruh Simmi melakukan pooja bersama Parmeet. Ruhi pun meminta Ishita melakukan pooja dan membawany keluar. Raman sendiri sedang berbicara dengan Mihir mengenai pekerjaanny. Toshi kemudian menyuruh Raman berdoa. Ruhi merasa senang karena Raman dan Ishita akan melakukan pooja. Raman berkata akan bersiap dalam waktu 10 menit. Ruhi memutuskan memanggil Shravan.Raman bertany pada Mihir apa yang dikerjakanny pada hari Minggu dan bertany pada ayahny apakah bisa mendapatkan pemesanan tempat utk hari Minggu. Tn. Bhalla berkata bisa dan dia bertany utk apa.

Raman menjawab utk pertunangan Mihir. Mihir terkejut mendengarny. Raman berkata jika mereka tidak bisa membuat Rajeev marah dan Trisha adalah gadis yang baik.. Mihir menjawab jika Raman mengatakan pertunangan dengan Trisha adalah hal yang baik, Mihir menanykan kapan akan dilaksanakan pertunanganny. Mihika yang muncul membawa Shravan mendengar Mihir menyetujuiny dan terkejut. Ishita melihat Mihika dan mendekatiny. Trisha kemudian muncul dan menypa semuany. Raman menymbutny. Kemudian Trisha berkata bahwa kakakny sudah memberitahu segalany. Trisha pun mengajak  Mihika berbelanja keperluanny. Mihika menolak dengan halus dan kemudian dia pergi dengan kesal.

Mihir hany bisa memandang kepergian Mihika.Ruhi datang membawa gadis2 kecil. Raman kemudian meminta ibuny  melakukan pooja dengan cepat karena dia harus pergi ke kantor. Tak lama kemudian Raman dan Ishita melakukan ritual. Ruhi memberkati mereka kaena mereka mencuci kakiny. Semua orang pun tersenyum.Mihika mendatangi kantorny dan bertemu dengan Ashok. Mihika berkata bahwa Ashok sudah menantangny dan dia datang utk itu. Ashok pun berkata jika ini terlihat aneh. Ashok kemudian mengatakan sesuatu pada Mihika.

Shravan dan Ruhi sedang bertengkar. Raman meminta Ruhi utk tidak bertengkar dan menjadi gadis yang baik. Tn. Bhalla menyuruh Mihir menghidupkan TV. Mereka kemudian melihat tayangan konferensi pers Ashok di TV dan Ashok sedang mencemooh Raman.  Raman pun memandang Ishita dengan marah dan berkata jika dia mendapat penghinaaan karena Ishita. Ashok berkata bahwa Raman adalah seorang penawar terburuk dan memiliki naluri bisnis yang tidak bagus.. Ny. Bhalla menyuruh mematikan TV. Tapi kemudian mereka melihat polisi berdatangan pada konferensi Ashok tersebut. Mereka memberitahu Ashok tentang adany unsur penipuan. Mereka berkata jika tanah Tn. Goyal itu bukan milikny tapi milik pemerintah.

Polisi sudah menangkap Tn. Goyal. Ashok terkejut dan berkata bahwa dia membeliny dari lelang. Berita kemudian mengatakan bahwa lelang Tn. Goyal adalah penipuan dan dia sudah menjual tanah negara kemudian melarikan diri dari negarany.Raman pun memikirkan ucapan Ishita. Raman pun menydari kesalahanny. Ishita juga merasa senang. Semua keluargany menatapny. Tn. Bhalla pun berkata jika sekarang tidak ada lagi yang perlu di khawatirkan. Mihir menelpon rekan bisnis Raman dan berkata bahwa keputusan Raman selalu benar.

Tn. Bhalla menyuruh Raman meminta maaf pada Ishita. Raman hany memandangny dan kemudian pergi tanpa mengucapkan kata maaf. Ruhi bertany kemana ayahny pergi. Ishita menjawab jika Raman pergi ke kuil karena sesuatu yang baik sudah terjadi di kantorny.. Madhavi datang bersama Shravan dan berbicara denga Toshi mengenai berita tadi. Madhavi mengatakan bahwa Ishita melakukan segala sesuatu dengan pemikiranny tapi semua orang menylahkanny. Madhavi dan Toshi pun berdebat. Anak2 pun tertawa melihat mereka.Parmeet mendatangi Ishita dan berbicara padany mengenai Raman. Parmeet juga mengucapkan terima kasih pada Ishita atas nama keluarga Bhalla. Parmeet juga memegang tangan Ishita dan kemudian melepasny saat melihat Simmi datang.

Ishita pun mengatakan pada Simmi jika suaminy sangat manis kemudian Ishita beranjak pergi dan Parmeet tersenyum.Ashok berada di kantor polisi dan menghardik Tn. Goyal atas penipuan yang terjadi. Pengacara berkata pada Ashok bahwa dia akan mendapatkan uangny kembali. Inspektur menyuruh Shagun membawa Ashok pergi. Tn. Goyal pun ditangkap.Rajeev Tandon berkata pada Raman bahwa Ishita sudah menyelamatkan mereka berdua dan menyuruh Raman memberikan hadiah mahal utkny. Usai mengakhiri pembicaraan Raman pun mengeluh karena semua orang menyuruhny memberikan hadiah pada Ishita, Raman berujar bahwa orang2 sudah membuatny seperti seorang Santa Claus.

Ashok sedang berbicara dengan Shagun. Shagun memintany utk tenang. Ashok berkata bahwa sekarang Raman selalu menang sejak Ishita datang dalam kehidupanny. Shagun pun menduga jika Ashok menuduhny tidak memberi keberuntungan utk Ashok.  Ashok mengelak dengan berkata ini antara aku dan Raman. Ashok kemudian meninggalkan Shagun yang terlihat sangat marah dan bergumam bahwa Ishita tidak membawa keberuntungan utk Raman.Raman mencoba berbicara dengan Ishita tapi dia sedang sibuk dengan semua orang. Ishita pun terlihat bahagia. Raman tidak juga mendapatkan kesempatan dan diapun pergi.

Pammi dan Pooja datang menemui keluarga Bhalla. Pooja sedang hamil dan Pammi berkata jika dia mengkhawatirkan kehamilanny. Toshi menenangkanny kemudian mengenalkan Ishita sebagai istri Raman. Ishita mengajak Pooja utk pergi beristirahat. Pooja kemudian mengobrol dengan Ishita dan bertany apa yang di inginkanny sewaktu mengandung Ruhi. Ishita dengan menangis berkata bahwa dia tidak seberuntung Pooja yang bisa mengalami fase menjadi seorang ibu. Ishita berkata bahwa dia tidak akan pernah menjadi seorang ibu. Pooja pun menanykan tentang Ruhi dan Ishita berkata Ruhi adalah anak Raman dengan istri pertama dan dia adalah istri kedua.

Ishita berujar Ruhi bukan anakny tapi anak Raman. Ruhi datang dan berkata bahwa diriny adalah anakny. Kemudian Ruhi pergi dengan marah dan menangis.Ishita pergi menemui Ruhi dan berbicara denganny. Ruhi mengatakan jika Ishita mengatakan hal yang sama dengan yang ayahny lakukan saat marah. Ishita pun memeluk Ruhi dan meminta maaf. Ruhi kemudian berkata agar Ishita meminta maaf seperti ayahny jika meminta maaf. Ishita tidak paham dan bertany pada Ruhi. Ruhi ingin Ishita bersikap seperti ayahny dan diriny akan bersikap seperti Ishita. Kemudian Ishita dan Ruhi memulai aktingny. Ishita berakting menjadi Raman dan Ruhi berakting menjadi Ishita.

Raman datang dan melihat Ishita yang sedang berakting menjadi diriny. Ishita pun memeluk Ruhi. Raman menggerutu dan berkata bahwa Ishita membuat diriny menjadi lelucon di depan putriny. Ruhi kemudian berkata bahwa ayahny sangat kasar. Ishita dan Ruhi pun tertawa. Raman memberitahu ibuny jika dia akan pergi ke kantor dan akan makan disana.Ibu Bala datang mengunjungi Madhavi, dia hendak mengundangny utk upacara pemberian nama anak Subbu. Trisha kemudian datang dari shopping dan Madhavi mengenalkanny pada ibu Bala. Trisha kemudian bercerita tentang pernikahanny dengan Mihir. Ibu Bala pun kemudian bertany pada Madhavi apakah Trisha tidak mengetahui kejadian video Mihir dan Mihika.

Madhavi pun berkata jika video itu suatu kesalahan. Vishwa lalu menyuruh Madhavi menghidupkan TV karena ada berita burukMereka lalu melihat berita tentang kematian oleh bajingan2 malam. Ibu Bala pun bingung karena tidak berani pulang. Vishwa pun menenangkanny dan menyuruhny menginap. Sementara Raman sedang berbicara dengan Mihir mengenai Ishita. Romi menelponny dan menyuruhny segera pulang dan memberitahu tentang bajingan malam yang sedang berkeliaran. Raman pun berkata utk tidak khawatir karena diriny dan Mihir sedang berada di kantor dan aman. Raman meminta Romi utk tidak keluar kemana2. Toshi lalu memberitahu suaminy jika Raman akan berada di kantor malam ini. Parmeet mendengar dan merasa senang.

Ishita muncul dan membawakan teh utk semuany. Parmeet memandang Ishita dan tersenyum.Raman menyuruh Mihir menelpon Trisha dan berbicara, Mihir pun beranjak pergi. Raman lalu bergumam sendiri dan mengatakan terima kasih utk Ishita.Rinki mendatangi keluarga Iyer dan berkata jika keluarga Bhalla mengadakan pesta dirumah dan mengundang keluarga Iyer dan juga Trisha. Ibu Bala pun mengajak mereka pergi dan melihat pesta Punjabi.Toshi menymbut tamu2ny. Ishita berkata dia membuat air lemon utk mereka. Pammi bertany pada Toshi tentang Madhavi. Madhavi lalu datang dan menypa semuany. Toshi tersenyum dan menymbutny.

Parmeet menemukan wine di kamar Romi dan Tn. Bhalla berkata ajika Romi membawa wine tersebut saat pooja dan tidak ada satu orang pun yang minum. Simmi lalu datang membawa makanan ringan utk mereka. Parmeet berkata akan membawa jus dan dia pun beranjak pergi. Parmeet melihat Ishita di halaman dan memandanginy. Rinki bertany apa yang Ishita inginkan. Ishita inginkan jus jeruk. Parmeet berkata jika dia akan membawakanny dan karena Raman tidak berada di rumah malam ini maka Ishita akan mabuk dan jatuh dalam pelukanny. Parmeet pun tersenyum penuh arti.

Tn. Bhalla, Romi dan Parmeet melihat berita terbaru di TV. Romi kemudian mendapat telepon dari temanny mengenai ujianny dan Bala. Romi pun menjadi tegang. Parmeet sendiri lantas mencampur wine di dalam jus jeruk dan bergumam jika minuman itu dibuatny utk Ishita.Toshi menanykan  pada Ishita dimana ibuny. Madhavi datang dan bergabung dengan Toshi. Ishita senang melihat semua orang berbahagia. Ishita lalu pergi ke dapur. Parmeet mendatanginy dan Ishita bertany apakah ada yang Parmeet perlukan. Parmeet berkata dia ingin cemilan pedas, Ishita memberiny Samosa dan Parmeet mengganti gelas jus jeruk Ishita. Parmeet menyuruh Ishita meminumny karena Ishita bekerja dari pagi hari.

Ishita mengiyakan lalu dia hendak pergi memberikan cemilan utk Pooja. Simmi datang dan membawa Parmeet pergi.Parmeet bersembunyi dan melihat Ishita hendak meminum jusny. Parmeet pun pergi tapi Rinki datang dan menanykan jus pada Ishita. Ishita lalu memberikan jusny dan Rinki memberikan jus tersebut pada ibuny yang langsung meminumny. Parmeet sendiri berpikir jika Ishita sudah meminum jusny dan sekarang pasti sudah merasakan pusing2.Mihir menelpon Trisha dan bertany apakah semuany aman. Trisha menjawab iya dan berkata bahwa dia sedang berada di pesta Ny. Bhalla. Raman lalu mendatangi Mihir dan menanykan keadaan Trisha.

Toshi mulai mabuk dan berdiri di atas meja dengan bantuan Simmi. Ny. Bhalla memuji Ishita di hadapan semua tamuny. Dia mengatakan jika Ishita adalah istri terbaik utk Raman. Parmeet pun paham jika Ny. Bhalla yang meminum minumanny. Madhavi dan Ishita senang mendengar ucapan Ny. Bhalla. Ny. Bhalla terus memuji Ishita dan dia lalu memberkatiny dan memelukny. Ishita pun menangis dalam kebahagiaan. Ny. Bhalla kembali memuji Ishita dan memberiny kalung emas.

Simmi memintany utk turun dari meja. Madhavi pun berkata pada Ibu Bala begitu besarny cinta mertua Ishita pada menantuny. Madhavi lalu menyuruh Toshi turun dan Toshi menurut. Dia lalu memeluk Madhavi. Dan Toshi lalu memeluk Ibu Bala dan berterima kasih padany karena sudah menolak Ishita menjadi menantuny karena kalau Ibu Bala tidak menolak maka Ishita tidak akan pernah menjadi menantuny.Romi sendiri sedang sibuk memberitahu temanny utk menemui profesor karena dia sudah menerima uang sogokanny. Toshi lalu mengenalkan Romi pada teman2ny. Dan dia ingin Romi menari. Romi lalu tersenyum dan memainkan musik. Ruhi meminta Romi utk menari. Rinki lalu membawa Ishita dan Ishita pun menari.

Parmeet menatapny sambil menggumamkan sesuatu.Tiba2 Pooja merasakan nyeri hendak melahirkan dan dia berteriak. Semua orang mengkhawatirkanny. Ishita lalu meminta Pooja utk menarik napas panjang dan juga menyuruh Simmi membawa anak2 masuk ke dalam rumah.Semua orang mengkhawatirkan Pooja. Pammi juga menjadi panik. Ishita lalu menelpon dokter dan dokter menyrankan utk segera membawany ke RS.  Sementara Romi menelpon Raman dan mengatakan Pooja akan melahirkan dan dokter menyuruh cepat membawa ke RS. Raman berkata dia akan ke RS dan mengirim ambulans, Raman meminta Romi agar memberitahu Ishita utk tidak melakukan apa2.

Tapi Ishita memaksa membawa Poja ke RS karena sudah sangat darurat dan tidak bisa menunggu.Simmi dan Ishita bersama Pooja dalam satu mobil, Romi dan Parmeet mengikutiny dengan motor. Toshi mendoakan mereka. Mihir sendiri menjemput Mihika. Mobil Ishita dihentikan oleh polisi, Ishita pun mengatakan bahwa diriny sedang membawa orang hamil. Ishita pin di ijinkan pergi dan polisi itu memintany utk berhati2. Raman juga sedang dijalan dan batrai ponselny habis hingga dia tidak bisa menelpon Ishita.

Motor Romi mogok, Romi mencobany lagi dan kemudian baru bisa berjalan tapi dia kehilangan jejak mobil Ishita. Ishita sendiri menelpon dokter dan berkata dia akan segera sampai dan meminta dokter memberitahu suaminy bahwa dia baik2 saja. Romi kebingungan mencari mobil Ishita dan kemudian mereka melihat para preman datang. Parmeet meminta Romi berbalik arah dan pergi.Para preman itu menghentikan mobil Ishita dan mengatakan tentang bajingan2 malam yang sedang berkeliaran. Raman sendiri sudah datang ke RS dan meminta ambulan utk ke rumahny. Seorang dokter mengatakan jika Ishita menelpon dan berkata membawa Pooja ke RS. Raman pun mengatakan bahwa Ishita sudah gila.

 Dia lalu menelpon ayahny.Raman berbicara dengan marah pada ayahny karena Ishita membawa Pooja ke RS. Tn. Bhalla berkata jika keadaan darurat, Tn. Bhalla juga mengatakan bahwa Romi dan Parmeet bersama mereka. Raman pun meminta ayahny segera menghubungi Romi dan menanykan keberadaan mereka.Romi dan Parmeet sedang berpikir dimanakah Ishita. Polisi mendatanginy dan Romi berkata jika dia akan ke RS. Polisi berkata jika mobil didepan sudah dirusak dan dia melarang Romi utk pergi. Romi memaksa tapi polisi itu menyuruhny pulang. Romi dan Parmeet pun pergi.

Romi langsung menelpon Raman dan berkata bahwa dia kehilangan jejak mobil Ishita. Raman menyuruhny pulang dan Raman berkata akan mencari Ishita.Polisi menghentikan mobil Raman. Raman menanykan tentang mobil berwarna merah. Polisi melarang Raman utk terus pergi karena preman akan menyerangny. Raman bertany pada inspektur tentang istriny. Mereka berdebat lalu Raman mengetahui beberepa preman menyerang mobil berwarna merah dan Raman pun terkejut.

Baca cerita sebelumnya Sinopsis Mohabbatein episode 28 dan episode selanjutnya yang tayang 30 agustus 2016 Mohabbatein episode 30

Artikel Terkait

Sinopsis Mohabbatein Episode 29 (ANTV) ,29 Agustus 2016
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email