Wednesday, August 10, 2016

Sinopsis Uttaran episode 375 rabu 10 agustus 2016 (ANTV)

Film "Uttaran" merupakan film yang berasal dari Negara India dengan genre Drama. Film ini disutradarai oleh Ketan Dubey dan diproduseri oleh Pintoo Guha bersama Rupali Guha. Film ini dibintangi oleh artis cantik Rashmi Desai, Tina Dutta, dan Tina Dutta. Film ini akan tayang di Channel AnTv.Serial TV Uttaran ini sementara sudah ditayangkan pada tahun 2008 lalu di Colors Tv India, namun baru kali ini akan ditayangkan di Indonesia. Melihat jadwal tayang nya yang mencapai 1549 episode, bisa ditebak kalau jadwal main 1 episodenya akan begitu lama juga.Dalam film Uttaran ini,anda akan di hibur dengan aksi-aksi yang romantis dan kisah cinta yang romantis.

Sinopsis Uttaran Hari Ini 10 agustus (ANTV) ,uttaran episode  375

Sinopsis Uttaran Hari ini episode  375 - rabu 10 agustus 2016 (ANTV)

Cerita "Uttaran episode  375"yang tayang hari ini pada tanggal "10 agustus 2016" selengkapnya dimulai dari ,Ashfaque pulang ke rumah.
Ashfaque : Kakak brbohong kepada kalian. Dia tidak membawa Meethi ke kantor polisi!

Ashfaque brteriak memanggil Asgar untuk keluar.

Ashfaque : dimana Meethi?

Asgar : Dia brsama suaminy.

Ashfaque : Aku tidak akn melepaskanmu kalau kamu melakukan sesuatu padany!Aku akn melaporkanmu pada polisi!

Asgar mncengkeram leher Ashfaque.

Asgar : kamu adalah adikku. kamu ingin melawanku? Percaya padaku.

Zubeida turun dari kamarny.

Zubeida : Aku tidak percaya padamu. brsumpahlah diatas kitab suci ini kalau semua yang dikatakn Meethi bohong. Katakn kalau kamu tidak mnghabisi nywa Khalid!

Asgar : Apa kalian mncurigaiku? mnyedihkan. Kalian percaya pada seorang tamu?

Ashfaque : Dia tidak akn bisa melakukanny karena dia tidak hany mnghabisi Khalid tapi juga orang-orang yang tak brdosa. Kita harus mnemukan Meethi!

Asgar mnarik Ashfaque dan mndorongny kedalam.

Asgar : kamu tidak boleh pergi kemanapun!

Ashfaque : jangan hentikan aku!

Asgar mngangkat pistolny kearah dada Ashfaque.

Asgar : Kalau kamu melangkah lagi, aku akn melupakn kalau kamu adalah adikku.

Ashfaque : Tembak aku!Semua orang akn tau wajah aslimu!Aku melihatmu keluar setelah mnghabisi Khalid!Ayo tembak aku!

Ashfaque memindahkan pistol kearah kepalany.

Sinopsis-Uttaran-Episode-375

Zubeida mndorong Ashfaque.

Zubeida : kamu harus melenypkanku dan anakku dulu. Aku melihat semuany dengan mata kepalaku sendiri saat kamu mnghabisi Khalid!Aku membuat kesalahan besar karena tidak mndukung Meethi dan mngatakn yang sebenarny pada Ansari.

Asgar mngarahkan pistolny kekepala Zubeida.

Asgar mnampar Ashfaque yang ingin melindungi Zubeida dan mnampar Zubeida juga. Asgar memukuli Ashfaque dan membenturkan kepala Ashfaque hingga Ashfaque tak brdaya. Asgar mnelfon anak buahny untuk datang ke rumah.

Seluruh anggota keluarga diikat, bbrp anak buah Asgar datang untuk mngawasi mereka. Mumtaz dan Rizvi mngutuk Asgar.

Asgar : jangan cemaskan aku. Namaku akn segera masuk dalam daftar orang-orang terkaya di negeri ini.

Zubeida : Hahaha. kamu akn mnjadi pria paling miskin yang tidak puny siapa-siapa didunia ini. tidak puny istri, anak, adik, tidak pula orangtua!

Asgar mnjambak rambut Zubeida.

Asgar : Awasi mereka semua. Lupakn kalau mereka adalah keluargaku. Pastikan tidak ada yang bisa keluar!
Akash tak brdaya melihat bom dipasang ketubuh Meethi. Semntara itu di India, Sankrant membawa patung dewa Ganpati ke rumah Bundela dan Vishnu juga membawa patung dewa Ganpati ke rumahny untuk merayakn perayaan Ganpati brsama para supir taksi.

Asgar sedang mempersiapkan penymaranny, anak buahny membritahu kalau bom sudah siap dan mnunjukkan tombol pengendaliny, "Ketika kamu mnekan tombol ini, bom ny akn mnyla. Ledaknny akn terjadi bebrapa mnit kemudian". Akash shock mndengarny, Asgar tersenyum licik.

Meethi sudah siap dengan kostum Fidayin.

Asgar memerintahkan anak buahny.

Asgar : Lepaskan ikatan tangan Akash, dia pasti sangat ingin melihat istriny untuk terakhir kaliny. Jangan brtindak gegabah Akash, atau aku tidak akn brfikir panjang sebelum mnembakmu.

Meethi melihat pisau lipat diatas meja, ia diam-diam mngambilny sambil memastikan tidak ada yang melihat.

Meethi mnyentuh wajah Akash dan memelukny.

Meethi : brfikirlah bahwa semuany akn baik-baik saja.

Akash : Aku tidak mau kamu pergi.

Meethi : kamu pasti akn datang. kamu tidak hany akn mnyelamatkanku tapi juga semua orang. Aku sangat yakin padamu. Dewa pasti akn membrimu 1 kesempatan.

Meethi diam-diam mnyerahkan pisau lipat itu ketangan Akash dan mngangguk.

Asgar : Waktu kalian sudah habis!

Meethi melihat kearah Akash sebelum pergi mninggalkan tempat itu.

Ansari datang ke rumah Ashfaque untuk mncariny, tapi anak buah Asgar brusaha mnghalangi dan mngatakn bahwa Ashfaque sedang tidak ada di rumah. Ketika Ansari memaksa masuk kedalam, tiba-tiba ia mndapat telfon. Ansari brgegas pergi ke kedutaan tanpa mngetahui kalau seluruh keluarga Rizvi sedang disandera.
Asgar dan Meethi tiba di kedutaan mnggunakn truk mini. Asgar brbohong kepada petugas keamanan, ia mngaku sebagai pegawai catering.

Akash brhasil memotong tali yang terikat ditanganny mnggunakn pisau lipat yang dibrikan Meethi. Akash tetap meletakkan kedua tanganny dibelakng supaya tidak langsung ketahuan, ia brteriak memanggil anak buah Asgar dan meminta air minum.

Akash : Mungkin kamu bisa masuk surga jika mnolong seseorang yang sedang kehausan.

Anak buah Asgar mngambilkan air dan mnyiramkan kewajah Akash, "kamu yang akn segera pergi ke surga, kami sudah memesankan tiketmu".

Akash mnyeka air dari wajahny dan mnghajar anak buah Asgar sebelum kabur dari tempat itu.

Asgar membawa nampan brisi minuman untuk para tamu, Meethi terus brada disampingny.

Asgar : Tetap brsamaku, aku akn selalu mngawasimu. Aku akn britahu apa yang harus kamu lakukan saat waktuny tiba.

Ansari memanggil mereka brdua untuk mngambil minum, Meethi sedang membelaknginy dan Asgar mnundukkan kepala. Seorang tamu kedutaan mngajak Ansari bicara, Ansari sama sekali tidak mnydari penymaran Asgar dan pergi mninggalkan mereka.

Asgar dan Meethi brdiri mnghadap kearah panggung. Para tamu dari India dan Pakistan sudah duduk dan brkumpul memnuhi ruangan itu.

Asgar : Saat lampu disana mnyla, kamu harus brjalan kearah panggung sambil membawa kalung bunga, lalu aku akn mnekan tombol ini.

Meethi bicara dalam hati, "brapa lama lagi Akash akn sampai kemari? Sudah tidak banyk waktu yang tersisa".

Sinopsis Uttaran episode 375 rabu 10 agustus 2016

Ashfaque brhasil membebaskan diri dengan cara mematahkan pinggiran tangga tempat dimana ia diikat, Ashfaque mnghajar salah seorang anak buah Asgar sebelum brlari mninggalkan rumah.

Akash lebih dulu tiba di kedutaan, seorang polisi yang mngamankan lokasi memergokiny. Akash merebut pistol yang dipegang polisi tersebut dan memukul kepalany.

Perdana mnteri membuka acara dengan pidato mngenai hubungan antara India dan Pakistan.

Asgar : Dia akn disambut dengan kalung bunga skrg. Ambil kalung bunga itu. jangan brtindak gegabah.

Meethi mnurutiny.

Asgar pergi dari tmpt itu saat Meethi brjalan kearah panggung. Seseorang memegang tangan Meethi. Meethi shock melihat Damini.
Meethi membawa Damini ke tempat yang sepi(tangga).

Meethi : Kenapa nenek datang kemari?

Damini : Nenek tau kamu sedang dalam masalah. Nenek datang untuk membawamu pulang.

Meethi : Pergi dari sini!

Damini : Kenapa kamu bicara seperti ini?

Meethi mnunjukkan bom ditubuhny.

Meethi : Karena aku akn melakukan bom bunuh diri. Cepat pergi dari sini!

Asgar mnodongkan pistolny ketubuh Damini.

Asgar : Siapapun kamu, lepaskan tangan Meethi. Kalau tidak aku tidak akn brfikir panjang untuk mnembakmu.

Meethi : Jangan lakukan apapun pada nenekku!

Ashar : Pergi tinggalkan nenekmu atau hari ini akn mnjadi hari terakhir untukny.

Meethi memungut kalung bunga yang ia bawa dan memohon agar Damini pergi dari tempat itu. Damini brteriak memanggil Meethi ketika Meethi brlari mninggalkanny. Asgar mnahan Damini agar tidak mnyusul Meethi.

Ashfaque tiba di kedutaan, ia membritahu Ansari tentang segalany.

Ashfaque : Kak Asgar adalah seorang teroris. Mungkin dia sudah membuat Meethi mnjadi Fidayin. Aku brsumpah, aku tidak brbohong.

Ansari : Ya Allah. .

Ansari brgegas masuk kedalam brsama Ashfaque dan anak buahny.

Akash masuk kedalam kedutaan mnggunakn kostum polisi yang memergokiny tadi, ia terkejut melihat Damini yang sedang pingsan didekat tangga. Ashfaque dan Ansari melihat Akash.

Ashfaque : Akash?

Akash : Tuan Ansari, aku tau kamu puny banyk pertanyan untukku, aku akn mnjawab semuany tapi kamu harus membuat pengumuman terlebih dahulu kalau ditempat ini ada bom yang bisa meledak kapanpun. Evakuasi tempat ini atau akn banyk orang yang tak brsalah kehilangan nywany.

Sinopsis Uttaran episode 375

Ansari mngangguk.

Ansari : Ayo.

Akash : Ashfaque, tolong bawa nenekku keluar. Aku akn mnemui kalian disana.

Ansari brlari kearah panggung untuk membuat pengumuman, ia shock melihat Meethi brada ditengah-ditengah ruangan.

Ansari : Ada bom ditempat ini. Kalian semua harus mninggalkan ruangan ini secepatny!

Semua orang panik brlari keluar untuk mnyelamatkan diri.
Akash melihat Asgar mninggalkan gedung kedutaan, ia mngejarny. Akash dan Asgar brkelahi dipinggir jalan. Akash mnepis alat pengendali bom dari tangan Asgar serta merebut pistolny. Akash membuat Asgar babak belur, tapi Asgar akhirny brhasil mndapatkan kembali alat pengendali dan mnekan tombolny.

Asgar : Pergi selamatkan negaramu dan wargany.

Meethi mnydari kalau bomny sudah mnyla, Akash brgegas kembali masuk kedalam gedung kedutaan. Akash melihat Meethi brlari mnaiki tangga. Ansari mncoba mnghentikan Akash.

Akash : Aku hany ingin hidup atau mati brsama Meethi. jangan cemaskan aku, bawa orang-orang tak brsalah itu keluar dari sini!

Akash mnyusul Meethi sampai ke atap gedung.

Akash : Aku tidak akn membiarkan sesuatu terjadi padamu.

Meethi mnunjukkan bomny pada Akash.

Meethi : Cepat pergi dari sini!

Akash : kamu akn baik-baik saja.

Akash brusaha mnjinakkan bomny, ia melepas kabel brwarna merah, tapi tidak terjadi apa2, mereka pun brpelukan.

Akash : Kita akn hidup dan mati brsama.

Bom meledak, Damini histeris memanggil nama Meethi. Ansari melihat Asgar diluar gedung dan mnangkapny.

Damini terkejut melihat Akash dan Meethi keluar dari dalam gedung.

Damini : Meethi? !Kalian baik-baik saja?

Wartawan langsung datang ke lokasi dan meminta penjelasan dari Ansari.

Ansari : Pria ini (Asgar) adalah seorang teroris yang membawa bom untuk meledakkan tempat ini. Dia memanfaatkan seorang wanita India mnjadi Fidayin. Wanita itu bukan teroris, dia mnyelamatkan nywa byk orang dengan mngorbankan nywany sendiri.

Ansari dan Asgar terkejut melihat Akash dan Meethi brdiri diluar gedung. Para wartawan brlari kearah Meethi dan Akash.

Wartawan : Bagaimana kamu bisa selamat?

Meethi mnceritakn semuany melalui adegan flashback. Saat itu Akash teringat dengan pisau lipat yang ada didalam kantongny. Akash brusaha memotong tali pengikat bom ditubuh Meethi. Meethi mempercayakn semuany pada Akash sambil membaca mantra Gayatri. Bom itu brhasil dilepas, Akash melemparny ke udara tepat sebelum bom meledak.

Flashback brakhir dengan senyuman diwajah Meethi dan Akash.

Sinopsis Uttaran episode 375 10 agustus 2016

Ansari memastikan Asgar akn mndapat hukuman mati, ia memuji kebranian Meethi dan membri hormat kepada bendera negara India.
Mobil nenek buyut mogok saat ia ingin pergi ke kuil, ia memutuskan untuk mncari taksi. Nenek buyut melihat taksi yang brhenti dipinggir jalan dan memanggil supir taksi yang sedang membelaknginy, Mukhta brbalik. Nenek buyut shock melihatny.

Nenek : Pecundang itu membuatmu melakukan ini? kamu adalah cucuny Jogi Takhur.

Mukhta : Ini adalah keputusan kami brsama. Vishnu akn mnjaga anak kami dan aku pergi bekerja. Kami sangat bahagia. Kami akn membangun dunia kami sendiri secepatny.

Nenek : Si Meethi jadi terkenal di Pakistan karena kebranianny. Dia akn kembali besok.

Mukhta : Benarkah?

Nenek : Dia akn bahagia melihatmu seperti ini.

Mukhta : Aku akn pergi kalau nenek hany ingin membicarakn ini.

Nenek : Tunggu. Nenek akui kamu memeras keringat untuk mnghasilkan uang, tapi jangan lupa kalau kamu adalah seorang ibu. Anakmu membutuhkanmu. Carilah pekerjaan lain. Kenapa harus supir taksi?

Mukhta : tidak ada pekerjaan yang besar ataupun kecil. Wanita juga bisa melakukan apa yang dilakukan oleh pria.

Mukhta mngakhiri perdebatanny dengan nenek buyut dan mngantarny ke kuil.

Meethi, Akash dan Damini mnemui keluarga Rizvi untuk pamit pulang. Mereka meminta maaf karena tidak mempercayai Meethi.

Meethi : Aku tau pada akhirny kalian juga akn mndukung kebenaran. Damini brterimakasih kepada keluarga Rizvi. Meethi dan Akash mngambil brkat dari Mumtaz dan Rizvi.

Zubeida : Semoga aku bisa memiliki putri secantik Meethi. Aku akn mnceritakn tentang kebranianmu padany.

Meethi : Terimakasih kakak ipar.

Akash, Meethi Ashfaque dan Nilofer sama-sama mngucapkan kata-kata andalan Meethi, "Siapa yang brusaha tidak akn pernah kalah". Akash, Meethi dan Damini pulang ke Mumbai. Ekadish mnymbut Meethi dengan permintaan maaf, Meethi sdh lama memaafkan Ekadish. Meethi melihat Malvika, Ekadish pun memperkenalkanny dan mnceritakn kisah bagaimana Malvika bisa tinggal di rumah Bundela.

Meethi : dimana kak Kajri?

Ekadish : Dia pergi ke rumah pamanny.

Malvika mnelfon Ambika membri kabar tentang kepulangan Meethi, Ambika meminta Malvika untuk brhati2.

Malvika : brsiaplah. kamu harus mnjebak Sankrant di saat yang tepat. Setelah itu keluarga ini akn brada dibawah kendali kita. Hari itu akn segera tiba!Hahaha.
Meethi mnelfon Vishnu. Vishnu sangat senang mndengar suara Meethi, Meethi juga bahagia karena Vishnu skrg sdh pulih.

Vishnu : Aku melihat brita. Aku merasa bangga padamu.

Meethi : Ini semua brkat Akash. Bagaimana kabar Mukhta dan bayiny? Aku ingin brtemu dengan Mukhta dan bayiny.

Meethi terkejut karena jam segini Mukhta masih brada diluar untuk bekerja.

Meethi : Lalu siapa yang merawat bayi kalian?

Sinopsis Uttaran selasa 10 agustus 2016

Vishnu : Aku belum pulih total, jadi aku yang merawatny.

Meethi semakin terkejut mngetahui kalau Mukhta bekerja sebagai supir taksi. Meethi merasa cemas, bagaimana kalau ada pria nakal yang mnggangguny.

Vishnu : Aku yakin Mukhta bisa mnjaga diriny sendiri. Kami sdh lama mndiskusikan masalah ini. Dia terlihat luar biasa memakai seragam itu. Kami akn datang mnemuimu besok.

Mukhta mngantarkan penumpang terakhirny ke sebuah lokalisasi. Bukanny mnerima uang dari kedua penumpang tersebut, Mukhta malah dilecehkan oleh mereka. Mukhta mngancam akn mnelfon polisi, pria itu merebut ponsel Mukhta. Telfon masuk dari Vishnu dan Meethi sengaja mereka tolak, Vishnu dan Meethi brfikir mungkin Mukhta sedang sibuk mnyetir.

Seorang wanita datang ketika Mukhta brteriak minta tolong. Pria hidung belang mnyuruh wanita itu pergi atau mereka juga akn melakukan hal yang sama padany. Wanita itu adalah Chameli. Chameli mnendang kemaluan si pria hidung belang.

Chameli : Ini adalah wilayahku, kalian brusaha mnykiti seorang wanita disini? Haruskah aku tunjukkan padamu apa yang akn terjadi jika aku brteriak sekali saja?

Pria itu meminta maaf pada Chameli, sedangkan temanny sudah kabur duluan.

Chameli : Kembalikan ponsel nyony ini!Bayar 2 kali lipat ongkosny!

Pria itu melakukan apa yang diperintahkan Chameli dan lari ketakutan.

Mukhta : Terimakasih.

Chameli : tidak perlu brterimakasih. jangan pernah datang lagi ke wilayah ini atau panggil saja Chameli kalau kamu sedang dalam masalah!kamu terlihat keren dengan seragam itu.

Chameli pergi mninggalkan Mukhta.

Mukhta melihat bebrapa panggilan masuk dari Vishnu dan Meethi diponselny.

Mukhta : Aku tidak boleh membritahu siapapun atau mereka tidak akn mngizinkanku bekerja lagi.
Mukhta dan Vishnu datang ke rumah Bundela brsama bayi mereka.

Malvika mnghampiri Gomti yang sedang membuatkan teh di dapur.

Malvika : Gomti, siapa itu?

Gomti : Itu Mukhta, temanny Meethi. Hubungan mereka lebih dari kakak dan adik.

Malvika pura-pura mnanykan Ambika kepada Gomti.

Gomti : brhati2lah denganny. Ambika sangat manis diawal, kamu tidak akn pernah tau kapan dia bisa memutar keadaan untuk melawanmu. jangan sebut nama Ambika disini, semua orang tidak suka denganny.

Sinopsis Uttaran episode 375 10 agustus 2016

Meethi mnggendong bayiny Mukhta. Akash kembali mnawarkan Vishnu dan Mukhta untuk bekerja di perusahaan Bundela.

Mukhta : Kami sdh tinggal di rumah kakek selama Vishnu sakit. Kami sudah memutuskan untuk tidak mnerima bantuan dari orang lain lagi dan kembali ke rumah kami. Tapi kami pasti akn mnerima bantuan kalian dimasa yang paling sulit. Nenek Damini pernah brkata, kamu akn tidur dengan tenang setelah bekerja keras dalam hidup ini.

Meethi : Aku bangga denganmu.

Akash ingin mnggendong bayi Mukhta, tapi bayiny mnggenggam erat jari Meethi.

Meethi : kamu mau tinggal dengan bibi?

Malvika : Knp kalian tidak memiliki bayi sendiri saja?

Ekadish : Diam. mnantuku tidak bisa hamil.

Malvika : Satu orang putramu tidak bisa membrikanmu pewaris semntara istri dari putra yang satuny lagi tidak ada brsamany. Rasany rumah ini tidak dibrkati dengan anak2.

Wajah mereka semua tiba-tiba mnjadi suram.

Malvika : Maaf kalau ucapanku mnykiti kalian semua.

Setelah Mukhta dan Vishnu pulang, Meethi membicarakn masalah ini dengan Akash.

Meethi : Maaf aku tidak bisa membrikanmu kebahagiaan itu.

Akash : kamu adalah hal paling penting dalam duniaku. Aku sdh mnerima kenytaan ini sejak lama. Jika kita tetap memikirkan kepedihan kita, kita akn kehilangan kebahagiaan. Aku ingin mnghabiskan sisa hidupku dengan senyuman.

Meethi : Adik ipar bisa membrikan kebahagiaan itu untuk keluarga kita. Knp kita tidak mnjodohkanny dengan kak Kajri? Mereka brdua sama-sama sendiri dan bisa membahagiakn satu sama lain.

Akash : Sankrant? Ibu tidak akn setuju.

Meethi : Ibu pasti akn setuju kalau Sankrant mngatakn sesuatu.

Akash : Kita harus meminta persetujuan dari Sankrant dulu. Sankrant juga blm resmi brcerai dengan Ambika.

Meethi : tidak masalah, Ambika sdh keluar dari kehidupan Sankrant.
Sankrant sedang duduk sendirian di sebuah bar, ia bicara sendiri, "jangan jadi lemah. Aku harus mnjauh dari kenangan tentang Ambika, dia tidak akn pernah brubah".

Ambika tiba-tiba datang mnemui Sankrant.

Sankrant : kamu? Aku tidak ingin bicara denganmu.

Ambika : Tolong maafkan semua kesalahanku. Kumohon jangan minum-minum lagi, kamu sdh brhenti minum.

Sinopsis Uttaran episode 375 10 agustus 2016

Sankrant : Kita sudah tidak puny hubungan apa-apa lagi. kamu tidak brhak mngatakn apapun padaku. Pergi dari sini!

Ambika duduk disamping Sankrant sambil melihat Sankrant mneguk minuman keras.

Sankrant : Aku sungguh-sungguh mncintaimu tapi kamu mnipuku sebagai balasanny. Aku tidak akn lupa itu.

Sankrant mabuk brat hingga hilang kesadaran. Ambika membri kode kepada anak buahny.

Sankrant mndapati diriny brada 1 ranjang brsama Ambika, ia terkejut melihat Ambika tdr tanpa busana. Sankrant jadi panik dan bicara sendiri, "Kenapa aku bisa ada disini? Aku tidak ingat apa2". Sankrant memakai bajuny dan pergi dari tempat itu.

Ekadish terkejut saat Malvika mnunjukkan botol minuman yang ia temukan di kamar Sankrant. Ekadish mnanykanny saat Sankrant pulang ke rumah, tapi Sankrant tidak mau bicara dengan siapapun karena masih shock memikirkan apa yang dia alami brsama Ambika tadi. Sankrant masuk ke kamarny.

Malvika : Mungkin dia kesepian.

Ekadish : Aku mau mnikahkanny lagi tapi siapa yang mau mnyerahkan putriny kepada seorang pemabuk?

Meethi : Dia bisa brubah jika mndapatkan pasangan hidup yang baik.

Ekadish : Aku takut dia mndapatkan istri seperti Ambika lagi.

Meethi : tidak semua wanita sama seperti Ambika.

Ekadish : Apa kamu puny calon untukny?

Meethi : Ya. Kak Kajri. Ibu tau nomor telfon pamanny kak Kajri?

Ekadish terdiam.

Akash : Apa ibu melakukan sesuatu pada kakak ipar?

Malvika : Kak Ekadish sebenarny khawatir. Kajri pergi sendiri. Dia tidak mninggalkan nomor telfon ataupun alamat. Mana mungkin ibumu tau dimana dia brada.

Meethi : Aku tidak percaya. Akash : Aku ingin tau apa yang memaksany untuk pergi.

Ekadish : Aku yang mngusirny dari rumah! Dia mabuk brat dan mngatakn hal buruk tentang semua orang. Maafkan aku, mnantu.

Meethi memarahi Ekadish dan Malvika.

Meethi : dimana kak Kajri skrg? Kita harus mnemukanny bagaimanapun carany
Meethi datang ke rumah Mukhta dan mnceritakn masalah Kajri, Meethi tidak bisa mnemukan Kajri dimanapun. Meethi melihat nenek buyut sedang mnggendong bayiny Mukhta, ia ingin mnyentuh bayi Mukhta, tapi nenek buyut malah mnjauhkanny.

Nenek : Orang yang tidak bisa puny anak biasany bawa sial.

Mukhta : Jangan mnghina Meethi lagi nek! Anakku adalah anak Meethi juga.

Nenek terus mnylahkan Meethi atas semua yang terjadi termasuk kondisi Vishnu saat ini.

Mukhta : Nenek tau apa yang sebenarny terjadi. Semua ini terjadi karena Yuvi!

Nenek : Yuvi itu kakakny Meethi sendiri! Vishnu juga pergi ke lokalisasi itu untuk mnyelamatkan Kajri yang akhirny tinggal di rumah nenek Anjum!

Ucapan nenek membuat fikiran Meethi terbuka, dia belum mncari Kajri ke rumah nenek Anjum.

Mukhta : Nenek, kumohon!

Meethi : Tidak apa-apa Mukhta. Nenek secara tidak langsung sudah mnolongku. Kata nenekku, terkadang kemarahan orangtua brubah mnjadi brkat. Terimakasih nek!

Mukhta : Biar kuantar.

Meethi : Baiklah. Dengan 1 syarat. kamu harus mngambil ongkos taksi dariku.

Mukhta dan Meethi brgegas ke rumah nenek Anjum.

Nenek : Mana mungkin aku membrkati lalat itu. Dia sudah kehilangan akal setelah makn maknan Pakistan.

Meethi dan Mukhta tiba di rumah nenek Anjum, tapi nenek Anjum brkata bahwa Kajri baru saja brangkat ke terminal 10mnit yang lalu, Kajri sudah memutuskan untuk pergi ke Banaras. Mereka pun mnyusul ke terminal.

Mukhta melihat Kajri duduk didalam sebuah bis, mereka brlari mngejar dan mnghentikan bis tersebut. Kajri terkejut melihat Meethi, ia pun turun dari bis.

Kajri : Aku tidak bisa kembali ke rumahmu.

Meethi : Aku ingin membicarakn banyk hal denganmu dan ingin mnanykan hal yang sangat penting. Apakah kamu mncintai Sankrant?

Kajri terkejut.

Kajri : Aku tidak bisa mncintai siapapun, aku adalah seorang janda.

Meethi : Hidup tidak akn membrikanmu kesempatan seperti ini lagi.

Kajri : Ya!

Meethi : Benarkah?

Meethi dan Mukhta tersenyum bahagia.

Meethi memeluk Kajri dan memaksany pulang ke rumah.
Gomti terkejut melihat Meethi pulang brsama Kajri.

Meethi : Bibi Gomti, tolong buatkan sesuatu untuk kak Kajri.

Meethi mempersilahkan Kajri untuk duduk.

Meethi : Kakak tidak perlu takut dengan siapapun. Aku ada disini.

Sinopsis Uttaran episode 375 10 agustus 2016

Kajri memutar tubuhny ketika Ekadish datang.

Meethi : Ibu, kak Kajri hampir pergi ke Banaras. Aku dan Mukhta membuatny setuju untuk kembali kesini. Kak kajri, ibu juga ingin agar kamu kembali pulang. Ibu bahagia kan sekarang?

Ekadish mngangguk.

Meethi : Aku sudah mnelfon Akash. Dia akn pulang sebentar lagi. Sekarang kita hany perlu mnunggu Sankrant pulang.

Malvika bicara dalam hati, "Ambika benar. Meethi sudah mnghancurkan rencanaku. Aku harus melakukan sesuatu kepadany". Mukhta pulang lebih cepat dari biasany.

Vishnu : Aku akn buatkan kopi spesial untukmu.

Mukhta : Aku tidak ingin minum kopi. Vishnu, aku tidak ingin anakku tumbuh besar sendirian seperti aku. Dia harus puny adik. Vishnu : Saat ini kamu yang mngurusku dan bayi kita. Kita tidak bisa brfikir untuk memiliki anak ke--ke- dulu.

Mukhta : Kita sudah memutuskan untuk tidak membicarakn masalah siapa yang mncari uang.

Vishnu mngangguk.

Vishnu : Aku akn mulai bekerja lagi secepatny dan kamu akn tinggal di rumah untuk merawat bayi kita. Kita akn merencanakn sesuatu ketika aku sudah bisa mnghasilkan uang dengan baik, kalau tidak bayi kita akn mnghinaku.

Listrik tiba-tiba padam.

Mukhta : Oh Tuhan, aku lupa membayar tagihan listrikny. Aku akn membayarny besok pagi. Vishnu : Bagaimana ini? Bayi kita tidak bisa tidur tanpa kipas angin.

Mukhta bicara dalam hati, "Aku tau dimana bayi kita bisa tidur dengan nyenyk".
Mukhta dan Vishnu membawa bayiny ke rumah Meethi.

Akash : Apa semuany baik-baik saja?

Mukhta : Kami memutuskan untuk mnitipkan bayi kami kepada Meethi malam ini.

Akash : Kalau begitu kalian brdua juga harus mnginap disini.

Vishnu mnjelaskan alasan yang sebenarny pada mereka.

Mukhta : Kami ingin mnitipkanny di rumah nenek tapi ada nenek buyut disana. Dia tidak pernah brhenti mnghina kami.

Akash : Tinggallah disini brsama kami. Kalian adalah keluarga kami juga. Vishnu : Aku percaya pada kalian, tapi kami tidak bisa mnerima bantuan siapapun lagi, jika tidak kepala kami akn terus mnunduk kebawah. Kami harus pergi skrg, kami sedang mempersiapkan upacara pembrian nama bayi kami.

Meethi : Ini brita bagus. Kalau begitu adakn saja upacarany di rumah ini.

Akash : Benar. Kami akn mngurus persiapanny. Kalian tinggal mngundang para tamu.

Vishnu : Tapi kami. .

Akash : Aku tidak mau dgr apapun lagi.

Ekadish : Aku yang akn brtanggungjawab dengan persiapan pooja ny.

Mukhta dan Vishnu mngucapkan terimakasih dan pergi mninggalkan rumah Bundela.

Tuan Takhur mnerima telfon dari Mukhta, ia senang mndengar kabar ini.

Divya : Mereka mirip seperti Ichcha dan Tapasya.

Tuan Takhur : Tapi salah satu anggota keluarga kita tidak bisa melihat kebahagiaan mereka. Maafkan aku bi, kalau kamu tidak mnyukainy, tapi kamu harus belajar dari masa lalu. Aku minta agar kamu tidak membicarakn omong kosong lagi kepada siapapun.

Nenek : Baiklah, aku akn mnutup muluntuku.

Tuan Takhur : Aku hany ingin kamu terima kalau keluargaku dan keluarga Damini adalah satu.

Nenek : Aku akn tetap diam bahkan jika Mukhta membrikan bayiny kepada Meethi.

Tuan Takhur : Cara pandangmu terhadap satu hal tidak akn pernah brubah. Bayiny Mukhta bisa mndapatkan kasih sayang seorang ibu, apalagi yang kita inginkan? Ichcha sudah kamu hina sepanjang hidupny karena hidup dari uttaran(barang bekas) kita. Aku harap kata itu tidak diucapkan lagi di rumah ini.

Akash mnelfon seseorang untuk persiapan upacara.

Meethi : Sstt. . Bayiny sedang tidur.

Kajri : Akash, tolong jangan paksa Sankrant untuk melakukan apapun.

Akash : Kami tidak akn memintany mnikahimu sampai dia siap.

Kajri : Bagaimana kalau dia minum lagi?

Meethi : Semuany akn baik-baik saja kak
Nenek buyut mnjemput Mukhta dan Vishnu, ia sangat marah saat mngetahui kalau bayi Mukhta dititipkan di rumah Bundela.

Pendeta mngira Meethi dan Akash adalah orangtua dari bayiny Mukhta, ia mnyuruh mereka duduk brsama bayi itu. Nenek buyut, Mukhta dan Vishnu akhirny tiba di rumah Bundela.

Nenek : Tunggu pak pendeta. Mereka bukan orangtuany, orangtuany yang ini. Dia(Meethi) brusaha membuat bayi Mukhta mnjadi milikny selama pooja dan kalian semua tetap diam? kamu harus brhati-hati Divya. Apa kasih sayangmu terhadap cucuny Damini membuatmu melupakn siapa orangtua dari bayi itu?

Sinopsis Uttaran episode 375 10 agustus 2016

Tuan Takhur : Ini tidak sengaja terjadi. Kenapa kamu membuat drama disini?

Akash mngembalikan bayi itu kepada Mukhta.

Malvika brusaha mndekati nenek buyut, nenek buyut mngira dia adalah pelayan baru di rumah Bundela, Malvika memperkenalkan diri dan mnceritakn bagaimana dia bisa tinggal di rumah Bundela, nenek buyut sama sekali tidak tertarik dengan ceritany.

Pendeta membritahu bahwa nama bayiny harus diawali dengan huruf "M".

Akash : Ma. . nav. Bagaimana kalau namany Manav?

Mukhta dan semua orang mnyukai nama pembrian Akash.

Damini membrikan kheer (pencuci mulut) kepada nenek buyut.

Nenek : kamu biasany mnerima, bukan membri.

Damini : Jangan mngucapkan kata-kata pahit yang mngingatkan masa lalu.

Nenek : Kenapa Meethi duduk diposisi Mukhta saat pooja? Dia ingin jadi ibu dari bayi orang lain?

Damini : Mukhta dan Meethi sudah belajar dari masa lalu, mereka tidak akn mngulanginy. Bayang2mu yang mempengaruhi hubungan mereka sama seperti hubungan Ichcky dan Tappu.

Mukhta melihat Damini dan nenek buyut brdebat, tapi Damini brbohong mngatakn mereka baik-baik saja. Mukhta memaksa nenek buyut mngambil kheer yang dibawakn Damini, Mukhta pergi mninggalkan mereka.

Nenek : kamu masih ingin sederajat dengan kami? kamu hidup mnggunakn pembrian kami dan sekarang bicara seperti ini denganku?

Damini : Pertanyanmu adalah jawabanmu sendiri. Fikirkanlah, rumah yang sedang kamu tempati sekarang itu pembrian siapa?

Tuan Takhur dan Divya mndengar ucapan Damini.

Damini : Tuan, aku. .

Tuan Takhur : Sudah cukup Damini. Ayo kita pergi Divya.

Baca Sinopsis Uttaran 9 agustus 2016 dan Episode selanjutnya di Utarran 11 agustus 2016

Artikel Terkait

Sinopsis Uttaran episode 375 rabu 10 agustus 2016 (ANTV)
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email