Sinopsis Thapki Episode 44 (Antv),1 september 2016

Drama Serial "Thapki" merupakan film yang berasal dari India yang kembali di tayangakan ke Indonesia oleh Antv .Drama terbaru ini bergenrekan romantis dan tentu sudah memikat hati orang Indonesia .Dengan jalan cerita yang terarah dan setiap episodenya sangat menghibur dan enak di tonton ini ,dapat di katakan film ini sukses di awal tayang .Thapki sendiri di sutradarai oleh Ved Raj Shrivastav dan Dheraaj Warna yang merupakan sutradara kawakan .

Sinopsis Thapki Episode 44

"Thapki" adalah film yang menceritakan tentang seorang gadis cantik jelita dan kelakukanya yang lugu .Gadis itu bernama Vani Caturvedi ,ia adalah gadis polos yang mempunyai kekurangan yaitu ketika bicara ia selalu gagap .Walau ia mempunyai sedikit kelemahan ,ia tidak pernah mengeluh dan selalu ceria dalam menjalani kehidupannya sehari - hari .Vani Caturvedi sendiri sering di sebut dengan sebutan Thapki karena kegagapanya itu ,ia juga sedang mempunyai masalah karena gagal menikah dengan pemuda bernama Diwakar Mishra.

Sinopsis Thapki Episode 44 (Antv),Kamis 1 september 2016

Pada cerita drama "Thapki" hari ini  dimulai dari ,Dhruv menenangkan Thapki dan menceritakan apa semua yang dia punya diberikan Tuhan sampai sekarang. Musik dimainkan .Dia memberinya idola Tuhan dan menyimpannya di dalam tasnya. Dia memegang wajahnya dan menyeka air matanya. Dhruv mengatakan ada seseorang yang terluka oleh air matanya dan kesakitan, yang tidak melihat kelemahan dalam dirinya, bahwa kelemahan kamu sudah menjadi. Dia mengatakan ada seseorang yang ingin membuat kamu di masa depannya, dan dia merasa apa yang di lakukan dia dapatkan dari kehidupan, ada seseorang yang merasa kalau dia mendapatkan kamu, maka dia akan mendapatkan kehidupan.

Kamu mengatakan tidak ada yang mencintai kamu, ada seseorang yang mencintainya banyak, bahwa hidupnya dia sudah berubah dan ingin melihat dia sepanjang waktu, dia yang mengajarkan tersenyum, orang yang di depan mu, aku mencintaimu Thapki. Dia  tertegun. Air mata bercucuran ke bawah mata Dhruv ini. Mereka memiliki tatapan mata yang tajam. Mere bina mai dimainkan ,hari mulai hujan dan dia mencakup anaknya di bawah mantelnya. Dia menatapnya. Dia bilang dia hanya ingin mengatakan, dia ingin bersama dia dan tidak membuat hanya Tajmahal, tetapi juga mendapatkan bulan dan bintang untuknya.

Dia membuat dia duduk dan memegang jarinya, menulis di atas pasir, sementara tatapan matanya pada dirinya.Dia menatapnya dan meminta dia untuk melihat mahal Taj Mahal yang  dia membuat. Dia bilang kamu katanya saya hanya mengatakan perasaan saya, saya tahu itu tiba-tiba untuk kamu, saya mengerti, kamu dapat mengambil waktu sebanyak yang kamu inginkan. Dia bilang dia akan menunggu jawabannya. Dia mengatakan dia harus pulang. Dia menawarkan untuk mengantarkan dirinya. Dia mengatakan tidak, aku akan pergi sendiri. Dia bertanya bagaimana kamu akan pergi sendirian.

Dia bilang aku akan melakukan nya dan pergi. Dia ternyata untuk melihat dia, dan  pergi. Thapki  di jalan dan ingat kata-kata Dhruv ini. auto berhenti dan dia melihat Bihaan mengalahkan beberapa pria. Dia  trakut melihat orang yang terluka. Bihaan lelucon tentang gagap dan meminta dia untuk pergi. Dia akan tertegun melihat dia mengalahkan orang itu. Sopir auto berhenti menyetir.Thapki pulang dan semua orang makan pakodas. Aditi meminta dia untuk mengatakan berapa banyak yang pingsan karena melihatnya. Thapki marah dan mengatakan dia akan bicara nanti. Dia pergi. Dhruv ada di rumahnya. Dia memakai kemeja merah dan memegang bunga. Dia melihat sekeliling nya dan tersenyum mengingat Thapki memberinya bunga-bunga.

Dia terus mengambil bunga di vas. Vasundara datang dan mengatakan dia sudah datang untuk mengambil air, ketika dia datang. Dia menyembunyikan bunga dan meminta dia untuk pergi. Dia bertanya apa yang dia sembunyikan. Dia menunjukkan bunga.Dia mengatakan Thapki sudah memberi saya bunga di kantor, jadi aku berpikir untuk tetap di kamar saya. Dia tersenyum dan bertanya apakah dia berpikir tentang Thapki, halus, kamu dapat mengambil waktu untuk berpikir. Dia mengatakan ya. Dia bilang ya, saya sedang mengatakan kamu bisa memikirkan keputusan besar nya. Dia mengatakan ya Maa.

Dia bilang ya, aku berkata berpikir baik. Dia bilang aku sedang mengatakan ya untuk menikah, maksudku aku ingin menikah dengan Thapki, aku mengatakan ya ya namun  Dia tertegun dan tersenyum. Dia mengatakan kamu tidak memahami. Dia senang dan tertawa. Dia mengatakan aku sedang menunggu untuk mendengar ya kamu dan memluk dia. Dia bilang dia sangat gembira untuknya, dia akan bertemu dengan orang tua Thapki dan berbicara tentang pernikahan. Dia pergi. Dia tersenyum melihat bunga yang banyak.

Baca cerita sebelumnya di Thapki episode 43 dan jangan lupa baca kelanjutanya di sinopiss Thapki episode 45 ,2 September 2016 .

Subscribe to receive free email updates: