Sinopsis Uttaran episode 373 - senin 8 agustus 2016 (ANTV)

Film "Uttaran" merupakan film yang berasal dari Negara India dengan genre Drama. Film ini disutradarai oleh Ketan Dubey dan diproduseri oleh Pintoo Guha bersama Rupali Guha. Film ini dibintangi oleh artis cantik Rashmi Desai, Tina Dutta, dan Tina Dutta. Film ini akan tayang di Channel AnTv.Serial TV Uttaran ini sementara sudah ditayangkan pada tahun 2008 lalu di Colors Tv India, namun baru kali ini akan ditayangkan di Indonesia. Melihat jadwal tayang nya yang mencapai 1549 episode, bisa ditebak kalau jadwal main 1 episodenya akan begitu lama juga.Dalam film Uttaran ini,anda akan di hibur dengan aksi-aksi yang romantis dan kisah cinta yang romantis.

Sinopsis Uttaran Hari Ini 8 agustus (ANTV) ,uttaran episode  373

Sinopsis Uttaran Hari ini episode  373 - senin 8 agustus 2016 (ANTV)

Cerita "Uttaran episode  373"yang tayang hari ini pada tanggal "8 agustus 2016" selengkapnya dimulai dari ,Tapasya melihat Tuan  rathore sedang termenung didalam kamar.
Tapasya : Tuan  rathore, ada apa?

Tuan  rathore : Tapasya, saya harus pergi ke Dubai.

Tapasya : Kenapa?

Tuan  rathore : Malvika masih hidup. Kematiannya dan anaknya adalah sebuah kebohongan.

Tapasya shock mendengarnya.

Tapasya : Mana mungkin kita pergi? Mukhta membutuhkan kita dan ada banyak masalah yang sedang terjadi disini.

Tuan  rathore : saya tidak akan lari dari tanggungjawab apapun. saya selalu berkata lupakan saja masa kemudian, tapi masa lalu yang ini tidak akan pernah berakhir. Kalau dia masih hidup, maka. .

Tapasya : Maka?

Tuan  rathore : Maka Malvika masih menjadi istri pertama ku secara sah. saya sudah membangun rumah dan keluarga ini sendiri. saya tidak ingin siapapun menghancurkannya. saya ingin mengakhiri kisah ini sebelum sesuatu terjadi. saya akan memenuhi semua tanggungjawabku. Tapi sebelum itu saya harus melakukan hal ini dulu. saya harus pergi.

Mukhta datang dan mendengar pembicaraan mereka.

Tapasya : Mukhta sangat menyayangimu melebihi diriku. Bagaimana bisa kau memutuskan untuk pergi? Mukhta membutuhkanmu.

Uttaran-Episode-373

Tuan  rathore memegang wajah Tapasya.

Tuan  rathore : Maafkan saya.

Mukhta : Ayah? Ibu, kau harus ikut dengan ayah.

Tapasya : saya tidak bisa meninggalkanmu sendirian dalam keadaan seperti ini.

Mukhta : saya akan baik-baik saja. Disini ada kakek, ada nenek dan yang lainnya. Semua orang akan menjagaku.

Tuan  rathore : saya pergi untuk mengakhiri kisah di masa lalu, bukan untuk melanjuntukannya. Karena itu saya ingin Tapasya ikut bersamaku, tapi itu tidak mungkin terjadi.

Mukhta : Ayah sendiri yang bilang padaku, tidak ada yang tak mungkin.

Tapasya akhirnya setuju untuk ikut dengan Tuan  rathore pergi ke Dubai, ia mencium kening Mukhta dan memeluknya.
Meethi dan Asgar melanjuntukan perjalanan ke India menggunakan bis. Bis tersebut sempat diberhentikan Ansari, sebelum Meethi tertangkap basah oleh Ansari, Asgar berpura-pura berkelahi dengan supir bis dan berbohong mengatakan supir itu sudah mencuri uangnya.

Ansari heran melihat Asgar didalam bis, Asgar berkata kalau dia ingin datang ke acara Aman Ki Dua. Ansari menyuruh seorang polisi melanjuntukan pemeriksaan didalam bis, dia membawa supir itu pergi.

Meethi dan Asgar berhasil lolos, tapi slh seorang polisi yang mengenali wajah Meethi melihatnya dari luar bis, sesampainya di kantor, polisi itu memberitahu Ansari kalau ia melihat Fida (Meethi) didalam bis. Ansari kemudian datang ke rumah Ashfaque dan membawanya ke kantor polisi sampai Fida (Meethi) kembali.

Sementara itu, Akash dan Kanha lebih dulu tiba di Aman Ki Dua, mereka berbaris untuk melewati alat pendeteksi. Asgar dan Meethi jg tiba ditempat yang sama. Mereka berbaris dibarisan sebelah Akash hanya berjarak beberapa meter dibelakang Akash. Meethi menutupi wajahnya dengan selendang, tubuh Asgar menutupinya.

Akash melihat kebelakang, ia merasakan kehadiran Meethi, dia bicara pada Kanha.
Akash : saya bisa merasakan kehadiran Meethi.
Asgar berfikir, "Kami harus lolos dari penjagaan ini atau kami akan tertangkap". Ponsel Akash berdering, Meethi hafal dengan nada dering tersebut, ia mulai melihat kekiri dan kekanan.

Asgar : Kendalikan emosi mu disini. Skrg ini kau ialah orang Pakistan. 1 kesalahan saja, kita bisa masuk ke dalam penjara!

Meethi : Maafkan saya.

Akash dan Kanha masuk kedalam. Asgar menyuruh Meethi memegang tas nya, Meethi mulai berjalan melewati alat pendeteksi, Asgar menelfon rekannya yang sedang berada di ruangan pengendali listrik. Listriknya dimatikan, Meethi pun berhasil masuk tanpa terdeteksi

Asgar meninggalkan Meethi di ruang tunggu dan berjalan keluar, ia tidak sengaja bertabrakan dengan Akash. Foto Meethi terlepas dari tangan Akash. Asgar kemudian memungutnya.

Uttaran-Episode-373

Akash : Dia ialah istriku, Meethi. saya telah mencarinya selama beberapa hari tapi tidak bisa menemukannya dimanapun. Apa kau pernah melihatnya di suatu tempat?

Asgar : saya tidak pernah melihatnya.

Asgar bicara dalam hati, "Sebentar lagi kalian berdua pasti akan bertemu di surga"
Asgar menaruh bom didekat pot tanaman, ia tak sengaja meninggalkan tas nya tak jauh dari bom tersebut dan pergi keluar.

Polisi meminta pengunjung untuk segera bubar karena ada isu teror bom, semua orang berlarian dan berteriak. Meethi keluar dari ruang tunggu mendengar keributan itu, ia tidak sengaja menginjak kabel bom saat berjalan mencari Asgar.

Bom itu pun mati. tidak terjadi ledakan saat Asgar menekan tombol peledaknya. Asgar kembali kedalam untuk mencari tau. Seorang inspektur melihat gelagat aneh Asgar.

Inspektur : Hey!Tunggu!Apa yang kau lakukan dengan kabel itu?

Asgar : saya sedang mencari ponselku.

Seorang polisi menemukan bomnya.

Asgar : saya tidak tau apa2, saya hanya mencari ponselku yang terjatuh.

Meethi melihat Asgar dan berlari kearahnya.

Meethi : Tuan Asgar?

Inspektur : Siapa kau?

Meethi : Dia tidak bersalah. Kami datang kemari untuk ikut menjadi bagian dalam acara ini, dia tidak menaruh bom apapun. Dia pria yang baik. Dia tidak mungkin melakukannya.

Asgar : Kau bisa menelfon kantor polisi Pakistan dan menanyakan tentang diriku pada Inspektur Mushtaq Ansari. Dia kenal baik denganku. Ini adalah Fida (Meethi) dan saya ialah Asgar, suaminya.

Meethi terkejut, namun mengiyakannya sesudah teringat semua bantuan Asgar selama di Pakistan.

Polisi melepaskan Asgar.
Asgar : Kita harus segera naik bis kembali ke Pakistan.

Meethi : saya tidak mau kembali ke Pakistan. Kau blg dari sini saya bisa pulang ke rumah.

Asgar : Penjagaannya sangat ketat!Kita harus pergi dari sini.

Meethi : tidak. saya akan mengatakan yang sebenarnya pada polisi disini. Mereka akan mempercayaiku.

Asgar : Kau sedang memegang passport orang Pakistan dan namamu Fida didalam passport ini. Bagaimana cara membuktikan kalau kau ialah orang India? Kita berdua bisa dipenjara!

Uttaran 8 agustus 2016

Meethi menurutinya dengan berat hati.

Akash dan Kanha masih mencari Meethi ditengah kericuhan, Akash dan Kanha akhirnya melihat Meethi. Mereka berteriak memanggil Meethi. Mereka ingin mengejarnya tapi bbrp orang polisi menahan mereka.

Inspektur : Apa kalian orang Pakistan? orang-orang yang kearah sana berasal dari Pakistan!

Akash menyuruh Kanha pulang, ia memutuskan untuk segera menyusul Meethi ke Pakistan tanpa membuang-membuang waktu untuk mengurus passport dan visa nya.

Ditempat Ambika dipenjara, Polisi mengantar seorang wanita (tahanan baru) kedalam sel yang berada didepan sel Ambika. Wanita itu menggelindingkan sebuah botol kearah Ambika. Ambika pun meminumnya dan mengalami kejang2. Wanita itu berteriak minta tolong.

Ambika dibawa ke rumah sakit.

Dokter : Kami harus merawatnya disini karena kemungkinan dia terkena serangan jantung ringan.

Para polisi pergi meninggalkan Ambika. Sebelum meninggalkan kamar itu, dokter menyuruh seorang suster untuk menyuntik Ambika.

Seorang wanita masuk kedalam kamar dan menusuk suster itu dengan jarum suntik dari belakang, suster tersebut jatuh pingsan. Wanita itu menyentuh wajah Ambika.

Ambika : Ibu?

Ambika memeluk ibunya.

Uttaran-Episode-373 ,8 agustus 2016

Malvika : Sudah ibu bilang, Tidak sulit melarikan diri dari penjara.

Ambika : saya sangat menyayangimu ibu dan kepada ayah Rathore itu, benci.

Malvika : Skrg ibu ada disini. Semuanya akan baik-baik saja.

Malvika membawa Ambika keluar dengan kursi roda, Ambika menutupi wajahnya dengan selendang. Malvika berhenti karena melihat Tuan  rathore berdiri di meja resepsionis menanyakan kamar Ambika. Malvika membawa Ambika kembali ke kamarnya.

Malvika : Ayahmu datang untuk menjengukmu. Kalau kita pergi skrg maka polisi akan langsung tau.
Tuan  rathore melihat tempat tidur Ambika kosong, Ambika kemudian keluar dari kamar mandi.

Tuan  rathore : saya datang untuk memenuhi kewajibanku mengatakan sesuatu. Pamanmu (Chaubey) memberitahu kalau ibumu masih hidup.

Ambika : Apa? Ibu masih hidup?

Tuan  rathore : Mungkin dia ada di Dubay. saya akan pergi untuk mencarinya.

Ambika : Knp kau ingin membawanya kembali? Apa kau ingin membakarnya hidup-hidup lagi atau melenyapkannya?

Tuan  rathore : Kau mungkin bisa berubah sesudah bertemu dengan ibumu.

Malvika keluar dari kamar mandi sesudah Tuan  rathore pergi.

Malvika : Kenapa dia tidak memberimu jaminan jika dia sangat menyayangimu? Setidaknya dia bisa menyewa pengacara yang bagus.

Ambika : saya tidak butuh belas kasihan siapapun.

Malvika tidak jadi membawa Ambika kabur, dia memanfaatkan suster yang pingsan dengan membuat kisah bahwa Ambika menolong suster itu.

Ambika dan Malvika kembali ke kantor polisi. Malvika membayar jaminan pembebasan Ambika dengan syarat, Ambika tidak boleh meninggalkan India selama 1tahun.

Baca Sinopsis Uttaran 8 agustus 2016 dan Episode selanjutnya di Utarran 9 agustus 2016

Subscribe to receive free email updates: