Sinopsis Uttaran episode 374 - senin 9 agustus 2016 (ANTV)

Film "Uttaran" merupakan film yang berasal dari Negara India dengan genre Drama. Film ini disutradarai oleh Ketan Dubey dan diproduseri oleh Pintoo Guha bersama Rupali Guha. Film ini dibintangi oleh artis cantik Rashmi Desai, Tina Dutta, dan Tina Dutta. Film ini akan tayang di Channel AnTv.Serial TV Uttaran ini sementara sudah ditayangkan pada tahun 2008 lalu di Colors Tv India, namun baru kali ini akan ditayangkan di Indonesia. Melihat jadwal tayang nya yang mencapai 1549 episode, bisa ditebak kalau jadwal main 1 episodenya akan begitu lama juga.Dalam film Uttaran ini,anda akan di hibur dengan aksi-aksi yang romantis dan kisah cinta yang romantis.

Sinopsis Uttaran Hari Ini 9 agustus (ANTV) ,uttaran episode  374

Sinopsis Uttaran Hari ini episode  374 - senin 9 agustus 2016 (ANTV)

Cerita "Uttaran episode  374"yang tayang hari ini pada tanggal "9 agustus 2016" selengkapnya dimulai dari ,Asgar membawa Meethi pulang ke rumahny di Pakistan, dia mnceritakan teror

bom itu kepada keluargany. Rizvi memberitahu mereka jika Ansari sudah tau

tentang kepergian Meethi ke India dan Ansari membawa Ashfaque ke kantor

polisi sampai Fida(Meethi) datang.
Ashfaque meyakinkan Ansari jika Fida (Meethi) tidak akan kembali.

Ashfaque : Kau blh mnahanku disini selama 1 tahun jika kau mau.

Ansari : Kau akan dipenjara selama 15 tahun jika dia tidak datang. jika dia

ialah orang Pakistan dan tinggal di alamat yang ada dalam passportny, dia

bisa sampai kemari dalam waktu 2 jam. Kau telah melindunginy hingga saat

ini. tak bisa kah dia melakukan hal yang sama untukmu sekali saja?

Meethi masuk kedalam kantor polisi.

Ashfaque : Apa ini mimpi?

Asgar mnyusul Meethi.

Meethi bicara pada Ansari.

Meethi : Apa masalahmu denganku? Apa yang telah saya lakukan?

Ansari : Sudah tugasku untuk mncurigaimu. Sejak awal saya tidak percaya

padamu atau kisahmu. Kau baru saja kembali dari India. Kau pergi untuk

mnghadiri acara Aman Ki Dua di India bersama Asgar. Ashfaque dan keluargany

telah bersumpah jika kau kembali ke rumahmu. dimana rumahmu? Di India atau

Pakistan? Knp kau pergi ke India?

Asgar : untuk mnikah denganku. Dia ialah istriku mulai sekarang dan

seterusny.

Ansari : Sejauh yang saya tau kau telah mnikah dengan Zubeida.

Asgar : Hahaha. saya hany bercanda. Seseorang mnaruh bom di acara Aman Ki
Uttaran episode  374
Dua, karena itu kami cepat kembali.

Meethi : saya pergi untuk berpartisipasi dalam acara Aman Ki Dua. saya suka

musik dan tarian namun ibuku sama sekali tidak mnyukainy. jika keluargaku

tau tentang hal ini, mereka bisa memutuskan hubungan denganku.

Ansari melepaskan Ashfaque kali ini, dia masih mncari bukti yang kuat.

Akash memberi sejumlah uang kepada supir truk yang ingin brgkt ke Pakistan,

ia berjanji tidak akan melibatkan supir itu apabila dia tertangkap polisi

atau tentara, Akash bersembunyi diantara drum minyk dibelakang truk.

Akash berhasil lolos dari pemeriksaan polisi India dan bersembunyi dibawah

truk saat melewati pemeriksaan tentara Pakistan. Gelang kaki Meethi tidak

sengaja jatuh dari kantung jacket Akash, Akash pun ketahuan oleh Rehmat Ula

Khan(tentara Pakistan)saat ia berusaha memungutny. Rehmat naik keatas jeep

ny untuk mngejar truk itu.
Rehmat berkali-kali mnembakan peluruny kearah truk tersebut. Akash lalu

melepas peganganny dan berguling kepinggir jalan. Rehmat terus mngikuti truk

sedangkan Akash berlari kearah hutan.

Ekadish terbangun dari tidurny, ia bermimpi buruk tentang Akash.

Ekadish : Akash!!Siapa saja, tolong selamatkan putraku!

Sankrant dan Gomti masuk ke kamar Ekadish. Ekadish mnceritakan tentang mimpi

burukny.

Ekadish : Kakakmu sedang dalam bahaya.

Sankrat : Akash pergi ke Pakistan untuk mnjemput kakak ipar bu. Dia pasti

akan membawany plg.

Ekadish : Ini semua salahku. saya membiarkan Meethi pergi. Apa yang harus

saya lakukan jika sesuatu terjadi pada Akash?

Ashfaque dan Asgar melihat Meethi turun dari tangga. Meethi ingin pergi

mnemui Ansari.
Uttaran episode  374
Asgar : Adikku sudah bermalam di kantor polisi. Apa sekarang kau ingin

seluruh keluargaku berada dibalik penjara juga?

Meethi : saya tidak ingin kalian dapat masalah lagi. saya pergi untuk

mngakhiri semuany. saya ingin mnemui Tuan Ansari. saya akan memberitahu

segalany. Akar permasalahanny hany karena aku mngaku sebagai orang Pakistan.

Aku akan memberitahu semuany hari ini. Dia pasti akan membantuku setelah

mngetahui segalany. Dia ialah pria yang baik. Dia akan membantuku pulang ke

rumahku.

Asgar : Kau lebih mempercayai Inspektur itu drpd kami?

Meethi : Aku juga mempercayai kalian namun aku sadar jika aku tidak akan

pernah bisa pulang ke rumahku dengan cara ilegal. Itulah knp aku memutuskan

untuk mnceritakan segalany pada Ansari. Ini yang terbaik untuk semua orang.

Nenekku pernah mngatakan hal yang sama. Katakan yang sebenarny saat kau

tidak bisa melihat jalan keluarny. Aku tidak peduli apa akibatny, tp mulai

sekarang kalian semua tidak akan mndapat masalah karena diriku.

Meethi mnangkupkan kedua telapak tanganny.

Meethi : Maafkan aku. sekarang aku tidak akan berhenti. Aku telah

membulatkan tekadku.

Asgar mnarik tangan Meethi.

Asgar : Kau tidak akan pergi kemanapun.

Meethi : Lepaskan!

Asgar : Kembali ke kamarmu sekarang juga!

Asgar akhirny melepaskan tangan Meethi. Ashfaque mnaruh tanganny diatas
Uttaran episode  374
kepala Meethi.

Ashfaque : Aku bersumpah demi Tuhan, aku akan mempertemukanmu dengan

suamimu. Percayalah padaku. sekarang, jangan pergi kemana-kemana dulu.

Meethi kembali ke kamarny.
Meethi memberikan nomor ponsel Akash kepada Ashfaque. Ashfaque kemudian

pergi ke telfon umum dan mngantri dibelakang Akash, Akash sedang mnelfon

Damini saat itu.

Akash mnutup telfonny dan berjalan kearah pemilik telfon umum untuk

membayar. Ashfaque mnelfon ponsel Akash namun nomorny tidak aktif. Pemilik

telfon umum berkata dia tidak puny uang kembalian. Akash mnyentuh bahu

Ashfaque.

Akash : Apa kau puny tukar uang?

Ashfaque : Aku tidak puny pecahan uang sebesar itu sekarang, biar aku yang

bayarkan. Ikutlah ke rumahku, nanti kita bisa tukar uangny.

Akash : Apa disekitar sini ada kedai kopi? Kita bisa mnukar uang ini.

Ashfaque : Kita harus jadi tmn dulu baru minum kopi bersama. Ashfaque, dan

kau?

Akash : Namaku Akash.

Ashfaque terkejut mndengar nama Akash.

Ashfaque : Aku barusan berusaha mnghubungi pria yang bernama Akash juga,

namun ponselny tidak aktif. Hidup ini seperti teka-teki. Tak ada yang tau

mngapa, kapan dan dimana kau bisa bertemu dengan seseorang.

Ashfaque membawa Akash ke sebuah kedai kopi, Ashfaque mngira Akash ialah
Uttaran episode  374
turis yang sedang berlibur.

Ashfaque : dimana kau mnginap?

Akash takut jika Ashfaque mngetahui jika diriny datang secara ilegal.

Akash : Aku baru tiba hari ini, apa ada penginapan disekitar sini?

Ashfaque memberitahu penginapan Tuan Khan yang memiliki restoran dengan mnu

yang sangat lezat.

Akash kemudian pergi memesankan kopiny, semntara itu Ashfaque berbincang-

bincang dengan 2 orang wanita. Akash kembali ke tempat duduk dan

bersenandung.

Ashfaque : Kak Akash?

Ashfaque mnyukai iramany.

Akash : Ini ialah lagu kesukaan istriku. Aku mnyenandungkanny setiap kali

aku merindukanny, namun aku tertawa setiap kali mncoba mnynyikanny, istriku

fikir aku tidak akan pernah bisa bernynyi.

Ashfaque : Siapa nama istrimu?

Seorang pria mnypa Ashfaque, dia tidak dgr jwbn Akash.

Akash : Meethi.

Ashfaque meminta Akash mnyenandungkan lagu itu sekali lagi.

Ashfaque membawa Akash ke rumahny untuk mnukar uang, Akash sempat melihat

kaligrafi buatan Meethi. Meethi berjalan kebawah karena merasa gelisah

merasakan kehadiran Akash, tp Akash telah terlanjur pergi.

Meethi : Ashfaque, siapa td yang datang?

Ashfaque : Seorang pecinta.

Ashfaque memberitahu bahwa ponsel Akash tidak aktif.
Ashfaque bermain gitar sambil mnyenandungkan lagu yang dia dgr dari Akash.

Meethi : Bagaimana kau bisa tau irama lagu itu? Itu ialah lagu kesukaanku

dan suamiku. Akash selalu mnyenandungkan lagu ini setiap kali merindukanku.
Uttaran episode  374
Ashfaque : orang India yang kujumpai tadi jg mngatakan hal yang sama! Namany

ialah Akash!!

Meethi terkejut.

Ashfaque : Bagaimana bisa dia ada disini?

Meethi : Seperti apa orangny?

Ashfaque mnjelaskanny, adegan ini berupa flashback saat mereka di kedai

kopi.

Meethi : Akashku di Pakistan?

Ashfaque mnyebuntukan nama Mukhta dan Damini yang dia dengar lewat

pembicaraan Akash di telfon umum.

Meethi : Dia datang kemari karena dia mncintaiku. Terimakasih, kau telah

memnuhi janjimu. Kau tau dimana dia mnginap? Tolong bawa aku kpdny.

Ashfaque : Aku mnyuruhny mnginap di penginapan Tuan Khan.

Asgar diam-diam mndengar pembicaraan mereka, dia lalu mnelfon seseorang.

Meethi dan Ashfaque pergi ke penginapan itu, dia tidak sengaja mnabrak

seorang wanita yang sedang membawa koper. Akash masuk kedalam saat Meethi

mnunduk membantu membereskan brg yang berserakan. Meethi lalu melihat Akash

dari belakang.

Meethi : Akash?

Mereka saling mndekat dan berpelukan.

Meethi : Kukira kau telah melupakanku. Kukira kau telah mnikah lagi.

Akash mnutup mulut Meethi.

Akash : Aku tidak akan bisa melupakanmu ataupun hidup tanpamu. Akashmu ini

tidak akan lengkap tanpamu, dan akan terus begitu.

Meethi : Aku sangat merindukanmu.

Akash : Aku ada disini untuk memperbaiki segalany. Aku tidak akan pernah

mninggalkanmu sendirian lagi. Bagaimana kau bisa tau aku mnginap disini?

Meethi melihat kearah Ashfaque.

Meethi : Malaikat itu telah mnyelamatkanku. Dia memberiku kehidupan ke-2.

Aku mnemukan Akashku berkat diriny.
Uttaran episode  374
Akash memeluk Ashfaque. Akash : namun aku datang kemari secara ilegal.

Polisi sedang mncariku.

Ashfaque : Kau aman di rumahku. Kakak tertuaku pasti akan membantumu.

Saat mereka hendak pergi, tentara Pakistan tiba-tiba datang dan mnangkap

Akash. Ashfaque mnahan Meethi demi kebaikan Meethi. Tavis dilengan Meethi

jatuh, Meethi melihat sebuah memory card terlepas dari Tavis tersebut.

Meethi teringat kata-kata Fida, "Ribuan nywa bisa diselamatkan".

Meethi : Tavis ini diberikan oleh Fida.
Rehmat Ula Khan membawa Akash ke markas Tentara Pakistan. Rehmat memaksa

Akash mnandatangani berkas yang mnytakan bahwa Akash adalah mata-mata India.

Akash mnolakny, dia berjanji akan memberikan kartu Identitasny nanti.

Rehmat : Untuk siapa kau bekerja? Kau tidak puny bukti apapun untuk

membuktikan alasanmu berada disini.

Akash : Aku ingin mnelfon ke India, semua dokumn ku bisa dikirim ke

Pakistan!

Rehmat : Tandatangani ini atau aku akan memaksamu melakukanny.

Akash : Baiklah. namun lepaskan dulu borangol ini.

Rehmat : Cepat lepaskan borangolny!

Akash mngambil pena, namun bukanny mnandatanganiny, Akash malah mncoret

kertas itu.

Akash : Aku tidak akan tandatangan dimanapun!! Rehmat merasa kesal, ia

mnyuruh anak buahny membawa Akash kedalam.

Akash dibawa ke sebuah ruangan.

Rehmat : mngaku lah jika kau adalah mata-mata India!!

Rehmat berusaha mngambil cap jari Akash, Akash tetap mnolak dan mngepalkan
Uttaran episode  374
tanganny sekuat tenaga. Rehmat mnghantam kepalan tangan Akash mnggunakan

ujung senapanny hingga berdarah. Rehmat berhasil membuat kepalan tangan

Akash terbuka dan mngambil cap jari Akash, namun Akash langsung merobek

kertas tersebut.

Rehmat mngamuk, ia mnghantamkan ujung senapanny ke kepala Akash hingga Akash

pingsan.

Rehmat : Bawa dia ke dalam sel tahanan!!
Damini membawa Mukhta ke rumah sakit disusul oleh Tuan Takhur, sudah tiba

waktuny Mukhta untuk melahirkan.
Sedangkan Divya bertugas mnjaga Vishnu di rumah. Divya kemudian melihat

kondisi Vishnu yang semakin kritis. Divya mnelfon seorang dokter dan membawa

Vishnu ke rumah sakit.

Dokter : Aku rasa aku tidak bisa melakukan apa-apa lagi untuk Vishnu.

mnyedihkan namun itulah kenytaanny. orangan tubuhny akan berhenti bekerja

satu persatu. Mesin tidak bisa membuat orang bertahan hidup selamany. Mesin

hany bisa mngurangi rasa sakitny. Syukurlah dia koma karena rasa sakitny

tidak tertahankan. Tidak ada lagi jalan keluarny.

Vishnu pun dibawa ke ruang ICU. Divya mnceritakan kondisi Vishnu kepada
Uttaran episode  374 - senin 9 agustus 2016
Damini dan Tuan Takhur.

Tuan Takhur : Dokter, tolong selamatkan Vishnu! Istriny juga masuk rumah

sakit, apa yang akan aku katakan padany? Lakukan sesuatu!

Dokter : Kau harus membuat keputusan.

Divya : Berapa lama lagi dia harus merasakan rasa sakit seperti ini?

Tuan Takhur tersiksa melihat kondisi Vishnu, ia pun memutuskan untuk

mngikhlaskan Vishnu.

Tuan Takhur : Kita harus membebaskan Vishnu. Kita tidak bisa memaksany tetap

hidup demi mnjaga sindoor Mukhta. Aku lihat nafasny seperti tertahan,

mungkin dia mnunggu kelahiran bayiny. Aku sudah membuat banyk keputusan

hingga saat ini. namun ini sangat sulit. Aku harus mngambil keputusan ini

demi kebaikan Vishnu.

Tuan Takhur berada di ruang ICU bersama Vishnu, sedangkan Divya dan Damini

mnunggu Mukhta yang sedang melahirkan. Tuan Takhur panik melihat Vishnu

berhenti bernafas walaupun grafik denyut nadiny masih naik turun. Dokter

berusaha mnyelamatkan Vishnu.

Damini dan Divya masih harap-harap cemas mnunggu didepan ruang operasi

Mukhta.

Divya : Kau benar. Dewa sedang memainkan permainan yang aneh kepada kita.

Aku tidak tau apa aku harus bahagia untuk bayi tersebut atau harus merasa

sedih karena bayi Mukhta mungkin tidak akan pernah melihat wajah ayahny.

Dokter memeriksa denyut nadi Vishnu, monitor mnunjukkan bahwa denyut nadi

Vishnu sudah tidak ada. Mukhta melahirkan seorang bayi laki-laki tepat
Uttaran episode  374 - senin 9 agustus 2016
disaat Vishnu mninggal dunia.
Seseorang masuk kedalam kamar Asgar dan mngarahkan pistolny ke kepala Asgar.

Dia adalah bos ny Asgar. Pria itu sangat marah karena Asgar gagal dalam misi

di Aman Ki Dua.

Asgar : Maafkan aku, ini semua terjadi karena wanita India itu dan suaminy.

Bos : Kau harus segera melenypkan mereka. Aku sudah memberimu uang 20 lakhs

untuk misi Aman Ki Dua. Kembalikan 2 kali lipat beserta memory card itu

besok atau aku sendiri yang akan membuatmu dan keluargamu mnjadi Fidayin.

Kau harus dihukum atas pekerjaan yang tidak tuntas.

Asgar kemudian datang ke markas Tentara Pakistan dengan penymaran.

Asgar : Namaku adalah komisaris Aftab Ahmed. Dimana mata-mata India itu?

Akash. Dia sangat berbahaya. Dia harus dipindahkan ke penjara yang sistem

keamananny lebih tinggi.

Rehmat meminta surat izin pemindahan Akash.

Rehmat : Baiklah. Tolong tunjukkan kartu identitas mu, ini adalah peraturan

dari Inspektur Ansari.

Rehmat memerintahkan anak buahny untuk memanggil Akash, Rehmat pergi untuk

memfoto copy surat izin tersebut diluar

Akash : Aku mau dibawa pergi kemana?

Asgar : Kau akan dipindahkan ke penjara lain.
Uttaran episode  374 - senin 9 agustus 2016
Rehmat kembali tepat setelah Asgar dan Akash pergi. Kartu identitas Asgar

ketinggalan. Ansari mngunjungi Rehmat untuk mngucapkan selamat.

Ansari : Selamat karena telah berhasil mnangkap mata-mata itu Rehmat!

Rehmat : Terimakasih. Aku harusny sudah memberitahumu jika komisaris itu

tidak datang kemari. Dia membawany (Akash) ke penjara pusat.

Ansari : Komisaris?

Rehmat mnunjukkan kartu identitas Asgar, Ansari memeriksa foto di kartu

identitas tersebut dan mnydari jika kartu identitas itu palsu.

Ansari : Ini palsu Rehmat! Lihatlah! Seseorang membawany (Akash) dari

penjara kita dengan cara seperti ini!

Asgar membawa Akash masuk kedalam sebuah kamar.

Akash : mngapa aku dibawa kemari? Apa yang kalian inginkan dariku?

Asgar : Anggap saja aku temanmu. Aku akan memnuhi impian yang membawamu

kemari(Pakistan). Asgar berjalan mninggalkan Akash diikuti anak buah

palsuny.
Divya dan Damini masuk kedalam kamar Mukhta. Mereka membangunkan Mukhta dan

mngucapkan selamat atas kelahiran bayiny.

Mukhta : Nenek, jangan bilang apapun dulu pada Vishnhu. Aku ingin mngatakan

berita baik ini langsung kepada Vishnu.

Mukhta mnggendong bayiny sambil mnceritakan kegiatan-kegiatan yang bisa

dilakukan Vishnu bersama putrany kelak. Dokterny Vishnu memberitahu dokterny

Mukhta tentang kematian Vishnu. Mukhta mndengar mereka mnyebut nama Vishnu,

ia terkejut mngetahui bahwa Vishnu sedang berada di ruang ICU. Mukhta

berjalan di koridor rumah sakit mnuju ruang ICU sambil mnggendong bayiny.

Mukhta terkejut melihat semua alat bantu Vishnu sudah dilepas.

Mukhta : Kakek, nenek, siapa yang melepas semua alat bantu dari tubuh

Vishnu?

Tidak ada yang sanggup mnjawabny, Mukhta mulai mngguncang-mngguncang tubuh

Vishnu.

Divya : Mukhta, kendalikan dirimu. Vishnu telah tiada!

Mukhta : Tidak. Vishnu tidak boleh pergi kemanapun. Bangun Vishnu! Buktikan

jika mereka semua salah! Ini, ini adalah anak kita. Ini anakmu. Vishnu,

lihatlah anakmu ini.

Mukhta meletakkan bayiny diatas tubuh Vishnu, bayiny mnggenggam jari Vishnu.

Vishnu tiba-tiba kembali bernafas. Semua orang terkejut seolah tak percaya

melihatny. Mukhta tersenyum bahagia.

Alat bantu pernafasan Vishnu kembali dipasang.

Dokter : Ini adalah sebuah keajaiban.

Tuan Takhur, Divya dan Damini mnangis, mereka merasa bahwa bayiny Mukhta

sudah membuat Vishnu hidup kembali.
Uttaran episode  374 - senin 9 agustus 2016
Vishnu melihat kearah Mukhta.

Vishnu : Mukhta.

Mukhta : Ini bayi kita.

Vishnu mnyentuh bayiny, mereka berdua membicarakan masa depan anak mereka.

Mukhta : Jangan pernah bertengkar lagi denganku.

Damini memeluk Mukhta sambil mnangis terharu. Tuan Takhur mnengadahkan

kepalany keatas.

Tuan Takhur : Terimakasih atas hadiah (keajaiban) ini dewa.
Asgar mempertemukan Meethi dengan Akash. Mereka kembali berpelukan.

Akash : Siapa yang membawamu kemari?

Asgar melangkah masuk kedalam kamar. Akash teringat dengan pertemuanny

dengan Asgar di Aman Ki Dua.

Meethi : Seorang malaikat. Aku masih hidup dan bisa berada disini hany

karena diriny. Dia telah melakukan byk hal untukku.

Akash merasa heran, dia mnceritakan bagaimana dia tidak sengaja bertemu

dengan Asgar di Aman Ki Dua.

Akash : Aku telah mnunjukkan foto Meethi padamu namun kau bilang kau tidak

mngenal Meethi.

Meethi : Knp kau tidak mngatakanny padaku Tuan Asgar?

Asgar : Kalian berdua ialah orang India, sedangkan aku orang Pakistan. Aku

memberikan Meethi identitas palsu dan membawany melewati perbatasan. jika

aku mngatakan padamu tentang Meethi, kau tau apa yang akan terjadi? Kita

semua akan langsung ditangkap. Seorang wanita India dalam grup Pakistan.

Semua rencanaku hancur berantakan dan kami harus kembali ke Pakistan. Aku

bersumpah, aku hany mnyembunyikanny sebentar dari Meethi bahwa aku telah

bertemu denganmu. Saat aku tau tentang kedatanganmu ke Pakistan, lalu aku

berfikir untuk mempertemukan kalian berdua.

Akash : Terimakasih atas bantuanmu.

Asgar : Aku pasti akan memberi kalian kesempatan untuk berterimakasih

padaku. Beri aku waktu, aku akan membuat kalian keluar dari negara ini untuk

selamany. Meethi, Rehmat Ula Khan sekarang pasti telah tau jika polisi yang

membawa suamimu ialah palsu. Keamanan pasti semakin mningkat. Tuan Ansari

juga akan mngawasi rumah kita. Jika kita tertangkap, maka seluruh anggota

keluarga kita juga akan dimasukkan kedalam penjara.

Akash : Aku tidak ingin membahayakan keselamatan kalian. Aku tidak ingin

kalian dapat masalah karena kami.

Asgar : Aku akan berusaha melakukan yang terbaik untuk membantu kalian

sampai ke tempat tujuan dalam beberapa hari lagi. namun sampai saat itu

tiba, tinggallah disini dulu. Polisi pasti sedang melacak kita. Paman Juman

akan mnjagamu disini.

Meethi : Akash, jaga dirimu baik2, aku akan memasak untukmu walaupun aku

tidak bisa datang.

Asgar tersenyum licik dan bicara dalam hati, "Mungkin ini pertemuan terakhir

kalian. Kita akan mnulis kisah yang baru secepatny, dimana salah satu dari

kalian pasti akan mati".
Meethi sangat merindukan Kanha di hari Rakhsabandan, ia membuat gulab jamun

karena Kanha sangat mnyukainy. Ashfaque dan keluargany yang sedang duduk di

meja makan mncium wangi gulab jamun yang dibuat Meethi, Meethi memberitahu
Uttaran episode  374 - senin 9 agustus 2016
jika ini adalah hari Rakhsabandan.

Saba : Kita sedang mncemaskan keberadaanny dan dia sibuk merayakan

festivalny. Sebuah hubungan tidak akan mnjadi lebih kuat oleh benang. Aku

tidak pernah mngikatkan benang di pergelangan kak Asgar, namun dia tetap

mnjagaku.

Rizvi : Setiap keyakinan, festival dan tradisi memiliki makna tersendiri.

Baik di India, maupun di Pakistan. Mereka ikut merayakan festival kita dan

kita juga bergabung dengan perayaan mereka. Bergabunglah dengan kami,

Meethi. Anggap rumahmu sendiri.

Khalid : Ikatkan saja gelang rakhi itu dipergelangan tanganku.

Mukhta mngikatkan rakhi ny dipergelangan tangan Kanha, ia juga mewakili

rakhi Meethi.

Meethi mngikatkan rakhi ny dipegelangan tangan Khalid.

Kanha memberikan hadiah jam tangan kepada Mukhta.

Khalid memberi uang kepada Meethi untuk membeli hadiah apapun yang Meethi

inginkan karena dia tidak mempersiapkan apa-apa sebelumny.

Rizvi : Dulu Ayahku pernah bercerita. Pada tahun 1905, India berada dibawah

pemerintahan Inggris. Wilayah India terpisah mnjadi 2 bagian, wilayah India

(Hindu) dan wilayah muslim. Seorang penyir terkenal bernama Rabindranath

Tagore mncetuskan konsep Rakhi ini. Beberapa tradisi, upacara dan festival

seperti ini mempersatukan semua orang dan mnghapus dinding penghalang

diantara dua keyakinan.
Ashfaque meminta bantuan Khalid untuk memecahkan password memory card yang

ia temukan didalam taviz milik Meethi, Khalid ahli dalam bidang ini. Setelah

berkutat didepan laptopny, Khalid berhasil memecahkan kode dan mngakses

video yang ada didalam memory card tersebut.

Seorang pria(bos ny Asgar sedang memberi instruksi kepada anggotany.

Bos : Kita harus mncari seorang wanita yang bisa mngorbankan diriny disetiap

misi kita, agar tidak ada seorangpun yang mncurigai kita. Dia harus mnjadi

pelaku bom bunuh diri. Target pertama kita ialah stasiun Jammu dan yang

ke--ke- ialah Aman Ki Dua. Aku serahkan tanggungjawab ini padamu(Asgar).

Asgar kemudian berdiri dibelakang bos ny, Khalid benar-benar terkejut.

Khalid : Itu artiny kak Asgar ialah seorang teroris? Dia bersikap seperti

malaikat didepan kami semua dan ini ialah wajah asliny?

Khalid teringat bagaimana Asgar memperlakukan Meethi dengan sangat istimewa

selama ini.

Khalid : Mereka pasti ingin memanfaatkan Meethi untuk mncapai tujuan

selanjutny.

Asgar tiba-tiba berdiri dibelakang Khalid dan mngunci pintuny.

Khalid : Kak Asgar, kau adalah seorang teroris? !

Asgar : Aku hany mnginginkan uang.

Khalid : Apa kau tidak berfikir saat mnghabisi nywa orang-orang tak

bersalah?
Uttaran episode  374 - senin 9 agustus 2016
Ashgar : Hahaha. Mereka mnjalani apa yang telah tertulis dalam takdir.

Kewajibanku untuk memberi kebahagiaan kepada seluruh anggota keluargaku. Aku

bisa melakukan sejauh itu demi mereka.

Khalid : Kau ingin mnjadikan Meethi Fidayin berikutny? Dia ialah adikku, aku

tidak akan membiarkanmu melakukanny. Aku akan membuatmu tertangkap sekarang

juga jika kau bukan keluargaku!Aku harus memberitahu segalany kepada

orangtuamu dulu.

Asgar : tak. Hany kau yang bisa mnyelamatkanku. Seluruh keluargaku akan mati

jika mereka tau yang sebenarny. Aku sadar jika aku salah.

Asgar memeluk Khalid, ia kemudian mnembakkan peluru ke perut dan dada

sebelah kiri Khalid.

Asgar : Aku bisa melenypkan siapapun demi mnyelesaikan misi ku.

Asgar kabur lewat jendela, Ashfaque tidak sengaja melihatny turun dari

tangga. Semua orang terkejut mndengar teriakan Saba dan berlari kekamarny.

Khalid berusaha mngucapkan sesuatu sebelum mnghembuskan nafas terakhir.

Khalid : Meethi, bahaya.
Asgar memerintahkan paman Juman mncampur obat kedalam makanan Akash untuk

membuat fisik Akash mnjadi lemah. Asgar datang melihat keadaan Akash.

Asgar : Suami adikku mninggal hari ini. Kau tidak bisa mnemui istrimu selama

beberapa hari kedepan.

Akash : Kau harus ada bersama keluargamu sekarang. Hany sekitar 2-3 hari

lagi aku dan Meethi bisa pulang ke rumah. Aku jadi ngantuk setelah makan

makanan yang dibawa Paman Juman. Biasany aku tidak tidur selama ini dan

kepalaku terasa berat saat bangun.

Asgar : Beberapa hari lagi kau tidak perlu makan disini lagi.

Asgar pamit pulang. Sebelum pulang, Asgar mnemui Paman Juman dan memintany

mnambahkan dosis obat 2 kali lebih banyk dari sebelumny.

Sesampainy di rumah, Saba mnceritakan tentang kematian Khalid kepada Asgar.

Asgar pura-pura mngamuk.

Asgar : Siapa yang berani datang ke rumahku dan mnghabisi nywa Khalid? Aku

akan mngakhiri hidupny serta keluargany!

Saba : Bersumpahlah jika kau akan membalaskan dendam atas kematian suamiku!

Ashfaque memberitahu jika dia sudah berusaha mnghubungi ponsel Ansari namun

tidak aktif, Asgar marah mndengar nama Ansari.

Asgar : Aku akan mnghukumny dengan tanganku sendiri, namun jangan berfikir

untuk pergi ke kantor polisi!! Saba kemudian mnylahkan Meethi.

Saba : Kenapa kau melenypkan suamiku? Kenapa?

Ashfaque : Meethi berada didalam kamarny saat itu!

Saba : Khalid mnyebut nama Meethi dan bahaya saat mnghembuskan nafas

terakhir. Apa artiny itu?

Asgar memeluk Saba.
Uttaran episode  374 - senin 9 agustus 2016
Asgar : Beri aku waktu untuk berfikir. Seandainy aku ada di rumah, ini semua

tidak akan terjadi. Maafkan aku Saba.

Ashfaque teringat saat dia melihat Asgar turun dari tangga tepat sebelum

mndengar teriakan Saba. Ashfaque bicara dalam hati, "Kenapa kakak berbohong?

"
Ansari datang bersama anak buahny untuk membawa mayat Khalid.

Asgar : Selama ini tidak pernah terjadi kasus pencurian di rumah ini dan

sekarang tiba-tiba ada pembunuhan. Pasti seorang pencuri yang melakukanny.

Asgar sengaja membuat opini agar tidak ketahuan, sebelum mninggalkan kamar

Khalid dia juga sudah mngambil kembali memory cardny. Asgar meminta izin

untuk melakukan upacara terakhir Khalid secepat mungkin namun Ansari tidak

mngizinkan mayat Khalid dikubur sebelum diotopsi.

Ansari mnghentikan langkah saat melihat gelang ditangan Khalid.

Ansari : Siapa yang mngikatkan ini?

Saba ingin mnjelaskan namun Ashfaque langsung mnjawab jika Khalid

mndapatkanny dari tempat lain. Ansari berjalan mndekati Meethi.

Ansari : Dimana kau saat pembunuhan itu berlangsung?

Meethi : Didalam kamarku.

Ansari bertany kepada Asgar.

Ansari : Dimana kau saat pembunuhan itu terjadi?

Asgar : Aku tidak ada dirumah sejak sore.

Ashfaque merasa heran mndengarny.

Di kantor polisi, Ansari memikirkan siapa orang yang telah melenypkan

Khalid.

Ansari : Aku rasa Khalid sempat melihat pembunuhny. Mungkin seseorang dari

rumahny sendiri, jika tidak dia pasti akan berteriak sebelum ditembak.

Apakah keluarga Rizvi mngetahui siapa pembunuhny dan berusaha mnyembunyikan

yang sebenarny dariku?

Saba : Benar Tuan Ansari. Keluarga Rizvi memberi tempat tinggal pada seorang

pembunuh. Aku datang kemari karena tidak ada satupun yang mau mngatakan yang

sebenarny disana. Pembunuh Khalid ialah tamu kami, Meethi. Nama asli Fida

ialah Meethi.

Ansari : Meethi? Aku ingin tau semua ceritany dari awal. Siapa dia dan

bagaimana dia bisa sampai ke rumahmu? Rasany aku pernah mndengar namany

beberapa hari yang lalu. Polisi India pernah mnyebuntukan nama seorang

wanita India lewat telfon. Namany juga Meethi.

Saba : Dia ialah orang India. Keluargaku memberiny tempat tinggal. Kata-Kata

terakhir dari bibir suamiku ialah Meethi dan bahaya.

Ansari terlihat sangat marah.

Ashfaque melihat Meethi mnangis di kamarny.

Ashfaque : Entah siapa yang tega mnghabisi pria baik-baik seperti kakak

ipar.

Meethi : Apa mungkin kakak(Khalid) dihabisi karena mngetahui sebuah rahasia

yang tidak diketahui oleh siapapun?
Saba pulang ke rumahny.

Mumtaz : Darimana saja kau?

Saba : Dari tempat yang seharusny kita datangi sejak lama, hari ini mungkin

tidak akan terjadi.

Asgar : Apa kau pergi mnemui Tuan Ansari?

Saba : Ya.

Ansari masuk kedalam rumah.

Ansari : Ada kabar bagus untuk kalian semua. Fida! Fida!

Meethi turun kebawah.
Uttaran episode  374 - senin 9 agustus 2016
Ansari : Pembunuh Khalid adalah dia! Saba sudah mnceritakan segalany padaku.

Asgar : Adikku sedang terguncang. Bagaimana bisa kau mempercayainy?

Ansari : Aku akan mnunggu sampai aku bisa mndapatkan buktiny namun aku harus

mnahanny.

Asgar : aku tidak akan membiarkan kau mnahan tamu kami.

Ansari : Tuan Rizvi, apa aku harus kembali? Dia telah melakukan kejahatan

dari bukti yang aku miliki. Dia datang dari India ke Pakistan secara ilegal

dan tinggal disini sekarang. Namany bukan Fida, namany adalah Meethi

Chatterjee! Apa kau butuh bukti? Saba juga sudah memberikan pernytaan yang

sama.

Ashfaque dan Asgar berusaha mnghentikan Ansari.

Meethi : Sudah cukup. Aku tidak bisa berbohong lagi. Semua yang kau katakan

itu benar Tuan Ansari, namaku adalah Meethi Chatterjee, aku adalah orang

India.

Meethi mnyerahkan tanganny untuk diborangol. Ansari membawa Meethi ke kantor

polisi.

Asgar : Saba, apa yang sudah kau lakukan? Kau pergi mnemui Ansari tanpa

bertany dulu padaku dan memberi pernytaan padany? Apa kau tau seberapa

penting keberadaan Meethi di rumah ini?

Saba : Apa Meethi lebih penting daripada suamiku? Kenapa?

Asgar berbohong.

Asgar : Tanggungjawabku untuk melindunginy karena dia adalah tamu kita.

Asgar pergi mninggalkan mereka.

Saba : Ashfaque, kukira hany kau yang selalu berpihak pada Meethi namun hari

ini aku mnydari jika kak Asgar lah yang lebih mnginginkan Meethi untuk tetap

tinggal di rumah ini!

Saba pergi sambil mnangis.
Awalny Ansari memaksa Meethi mngaku jika dia adalah pembunuh Khalid dan dia

adalah seorang teroris, Meethi bersikeras mngatakan jika dia datang ke

Pakistan secara tidak sengaja.

Seorang polisi wanita kemudian mnyrankan Ansari untuk mndengarkan cerita

Meethi sekali saja. Meethi pun diberi kesempatan untuk bicara. Meethi

mnceritakanny dari awal pertemuanny dengan Fida sampai jatuh ke sungai.

Meethi : Begitulah cara aku sampai ke Pakistan. Ashfaque Rizvi dan ayahny

telah mnyelamatkan hidupku. Setiap aku ingin kembali ke India dan mnemuimu,

aku ketakutan. Keluarga Rizvi berkata jika aku mngatakan semuany padamu,
Uttaran episode  374 - senin 9 agustus 2016
perjodohan Nusrat bisa gagal. Aku tetap diam dan Tuan Asgar membantuku

kembali ke negaraku.

Meethi : Kami pergi ke Aman Ki Dua juga, namun karena suatu insiden, kami

harus kembali kesini. Setelah aku kembali kemari aku mngetahui sesuatu. . .

Meethi terdiam, dia takut jika mnceritakan tentang kedatangan Akash secara

ilegal untuk mnjemputny.

Ansari : Katakan semuany! Ini adalah kesempatan terakhirmu.

Meethi : Suamiku juga datang untuk mncariku di Aman Ki Dua. Aku tidak tau

tentang itu namun dia sempat melihatku. Dia juga datang kemari untuk

mncariku. Dia datang kemari secara ilegal, polisi sudah mnangkapny.

Ansari : Siapa namany?

Meethi : Akash Chatterjee.

Ansari : Dimana Akash sekarang? Siapa yang membantu Akash kabur dari kantor

polisi? Siapa pria yang hari itu datang dan mngaku sebagai komisaris polisi?

Meethi : Tuan Asgar. Percayalah padaku, dia melakukan itu bukan dengan

tujuan yang salah. Dia melakukanny untuk memulangkanku dan suamiku kembali

ke India. Tuan Asgar membawa Akash ke tempat yang tidak bisa dilacak oleh

polisi. Aku sudah mngatakan segalany, kau sudah berjanji akan membantuku

jika aku mngatakan semuany.

Ansari : Aku belum bisa mempercayaimu. Kau mungkin sedang mnceritakan kisah

yang berbeda seperti biasany. Bisa jadi kalian berdua adalah teroris. Kau

fikir aku sudah kehilangan akal?

Ansari pergi mninggalkan ruang interogasi.

Meethi : Percayalah padaku, kami tidak bersalah!!
Malvika mnymar mnjadi seorang penjual bunga didekat kuil dan membantu

Ekadish mngejar seorang pencuri yang melarikan diri setelah mncuri

persembahan pooja Ekadish. Pencuri itu berhasil kabur, namun hasil curianny

berhasil direbut oleh Malvika. Kepala Malvika terluka saat tengah tarik

mnarik barang yang dicuri.

Ekadish berterimakasih dan mnawarkan diri untuk mngantar Malvika ke rumah

sakit, namun Malvika mnolakny. Ekadish kemudian memutuskan untuk membeli

semua bunga yang dijual Malvika sebagai tanda terimakasih.

Diperjalanan pulang, Ekadish melihat Malvika sedang mncuci piring didepan

pondok atau rumahny. Angin kencang merobohkan pondok itu. Ekadish merasa

iba, ia turun dari mobil dan mnghampiri Malvika. Malvika memberitahu jika

dia hidup sebatang kara dan tinggal di pondok itu. Ekadish memaksa Malvika

ikut ke rumahny. Misi Malvika berhasil.

Ekadish dan Malvika tiba di rumah Bundela.

Ekadish : Ini adalah rumah anakku. Aku ingin kau tinggal disini sebagai

temanku. Sankrant! Gomti! Kajri!

Gomti : Siapa dia kak?

Ekadish : Dia adalah Mauli. Dia akan tinggal dengan kita mulai hari ini dan

seterusny. Dia sudah seperti temanku sendiri. Dia berhasil mngambil kembali

sesembahanku yang dibawa lari seorang pencuri. Dia hidup sebatang kara. Dia

tidak puny keluarga. Dia akan tinggal dengan kita sebagai bagian dari

keluarga kita.

Ekadish mngantar Malvika ke kamarny.

Ekadish : Ayo masuk! Ini adalah kamarmu.

Malvika : Biar aku tidur di dapur saja.

Ekadish : Tidak. Kau harus tidur disini. Aku akan membelikan pakaian baru

untukmu.

Setelah Ekadish pergi, Malvika mnelfon Ambika.

Malvika : Ibu sudah berada di rumah mertuamu sekarang. Ibu akan tinggal

disini mulai malam ini dan seterusny.

Ambika : Ini semua akan butuh waktu.

Malvika : Memang butuh waktu untuk memnangkan hati semua orang di keluarga

ini, namun setelah berhasil, tidak akan ada yang bisa mnghentikanmu kembali

kesini. Semua pintu di rumah ini akan terbuka untukmu selamany.

Ambika : Aku akan mnunggu. Aku ingin segera kembali kesana.

Malvika : Hari itu akan segera tiba.
Meethi berdo'a kepada dewa Ganpati, "Aku sudah mngikuti jalanmu. Aku sudah

mnceritakan seluruh kebenaranny pada Tuan Ansari. Tolong lindungi aku dan

Akash karena kami tidak bersalah". Do'a Meethi pun dikabulkan, Ansari

akhirny melihat foto Meethi yang seharusny sudah dia lihat sejak polisi

India mngirimkanny melalui fax. Ansari baru ingat jika polisi India meminta

bantuanny untuk mncari seorang wanita India yang bernama Meethi.

Ansari kemudian mnelfon polisi India dan meminta mereka mngirimkan dokumn-

dokumn dan kartu identitas Meethi. Meethi pun dibebaskan, Ansari berjanji

akan segera memulangkan Meethi, namun Meethi tidak mau pulang tanpa Akash.

Mereka pun meminta Asgar mnunjukkan lokasi dimana Akash berada.

Mereka tiba di tempat Akash. Kamarny sangat berantakan, Akash sudah tidak

ada disana. Paman Juman pura-pura habis dipukuli Akash, padahal Asgar

sendiri yang sudah lebih dulu mngevakuasi Akash karena ia tau cepat atau

lambat Meethi pasti akan mnceritakan tentang Akash kepada Ansari.

Asgar : Paman Juman, ada apa ini?

Paman Juman : Dia memukuliku dan melarikan diri.

Asgar : Aku akan mngejarny.

Ansari : Kau jangan pergi dari sini. Aku puny banyk pertanyan untukmu. Aku

sudah mncurigaimu. Kau datang ke penjara sebagai komisaris palsu dan

membantuny melarikan diri, kau membawany kemari namun dia lenyp sekarang.

Bisa jadi kau sudah memindahkanny ke tempat lain. Aku peringatkan kau. jika

aku tidak bisa mnemukan Akash, aku akan memasukkanmu kedalam penjara.

Meethi : Tolong jangan mncurigai dia tanpa sebab.

Ansari : Tidak seorangpun dari keluargamu, termasuk kau(Asgar) yang boleh

keluar dari kota atau negara ini sebelum Meethi dan Akash dipulangkan ke
Uttaran episode  374 - senin 9 agustus 2016
India.

Asgar : Percayalah pada kami, kami bukan penjahat.

Ansari : Meethi, aku akan terus memberi informasi tentang Akash.

Meethi dan Asgar pulang ke rumah.
Asgar mngantarkan Meethi pulang.
Asgar : Tetaplah berada di rumah, aku akan pergi mncari Akash.

Meethi : Aku ingin ikut mncari Akash.

Asgar : Jangan mempersulitku. Akash adalah tanggungjawabku. Aku akan

mncariny dengan bantuan Tuan Ansari dan juga temanku. Aku ingin kalian

berdua kembali ke negara kalian sekarang.

Meethi : Tolong hubungi aku jika kau mndapat info tentang Akash.

Meethi berjalan kedalam rumah namun tiba-tiba mnghentikan langkahny dan

kembali ke mobil.

Meethi : Gelang kaki ku jatuh. Pasti jatuh didalam mobil ini. Gelang kaki

itu pemberian Akash.

Meethi mulai mncari-mncari didalam mobil, Asgar terlihat panik karen dia

mnyembunyikan Akash yang sedang pingsan dibagian belakang mobilny. Asgar

mnghentikan Meethi sebelum Meethi memeriksa kebelakang.

Asgar : Tunggu, biar aku yang mncariny.

Asgar melihat gelang kaki yang sama di kantung celana Akash dan memberikanny

kepada Meethi.

Asgar : Ini gelang kakimu.

Meethi : Terimakasih banyk.

Meethi masuk kedalam.

Asgar berfikir, "Aku harus memisahkan pasangan ini sampai hari besar itu

tiba". Meethi melihat Mumtaz baru selesai melaksanakan ibadah sholat, ia

duduk disamping Mumtaz dan memberitahu bagaimana dia sudah mnceritakan

segalany pada Ansari.

Meethi : Tuan Ansari sudah mempercayaiku sekarang, dia akan membawaku pergi

dari sini. Aku bisa kembali dalam 1 atau 2 hari lagi.

Mumtaz : Tidak ada yang akan terjadi padamu selama Asgar ada disini.

Saba : Apa kau belum tenang setelah melenypkam suamiku?

Meethi : Maafkan aku. Aku akan kembali ke negaraku secepatny. Tuan Ansari

sudah mulai mempercayaiku.

Saba : Bagaimana caramu melakukan sihir hitam kepada semua orang? Tuan

Ansari melepaskanmu? Apa lagi yang kau inginkan sekarang?

Meethi : Aku tidak melenypkan kak Khalid. Aku mnyebutny kakak. Kenapa aku

harus melenypkanny? Aku mohon izinkan aku tinggal disini untuk 1 atau 2 hari

lagi, setelah itu aku akan pergi dari sini.

Akash akhirny siuman.

Akash : Dimana Meethi? Aku seperti mndengar suarany.

Asgar : Kau mungkin sedang bermimpi. Kita akan pergi ke tempat tinggal

temanku. Tuan Ansari mncarimu kemana2. Aku akan memindahkanmu ketempat yang

aman.
Asgar mngantar Akash ke sebuah rumah ibadah.

Asgar : Kau akan aman disini.

Akash : Kenapa tubuhku mnjadi sangat lemah.

Asgar : Kau akan segera pulih.

Seorang ustadz mnghampiri mereka.

Ustadz : Kenapa kau datang kemari Asgar? Siapa dia?

Asgar : Dia adalah temanku. Aku ingin dia tinggal disini untuk beberapa

hari.

Ustadz : Kenapa kau tidak membawany pulang ke rumahmu?

Asgar : Karena sedang mngurus kematian Khalid, tidak ada yang bisa merawatny

di rumahku.

Ustadz : Aku senang bisa membantumu dan keluargamu karena kau sudah banyk

membantu rumah ibadah ini selama bertahun2.

Asgar membawa Akash masuk kedalam.

Ashfaque masuk ke kamar Meethi membawa surat kabar.

Ashfaque : Meethi, ada kabar buruk.

Ashfaque mnunjukkan berita tentang Akash di surat kabar, namun Meethi tidak

bisa membaca tulisanny.

Ashfaque : Mereka mnyebut Akash sebagai teroris yang kabur dari kantor

polisi Pakistan!! Meethi terkejut.

Meethi : Itu bohong. Kenapa Tuan Ansari melakukan ini? Tidak mungkin lagi

bagi Akash untuk kembali ke India sekarang. Polisi sudah mn-cap ny sebagai

teroris. Padahal Tuan Ansari sudah berjanji padaku. Aku tidak bisa

mninggalkan Akash disini. Aku tidak bisa kembali sendirian. Aku harus tetap

tinggal disini. Entah dimana dia berada dan bagaimana keadaanny.

Ansari mnemui Rehmat.

Ansari : Kenapa kau mncetak berita ini di surat kabar? Bukti apa yang kau

miliki untuk membuktikan jika dia adalah teroris?

Rehmat : Apa kau puny bukti jika dia bukan teroris? Dia datang ke Pakistan

secara ilegal dan melarikan diri. Berita ini bisa membantu kita mnangkap dia

secepatny. Aku tidak mngerti kenapa kau berpihak padany?

Ansari : Bukan seperti itu. jika orang yang tidak bersalah melewati

perbatasan secara tidak sengaja, maka tanggungjawab kita untuk

mngidentifikasiny dan memulangkan mereka kembali ke negara asalny.

Rehmat : Seorang pria melarikan diri dan kau membantu istriny melewati

perbatasan. Apa dia sudah membayarmu dengan sesuatu?

Ansari : Rehmat Ula!
Uttaran episode  374 - senin 9 agustus 2016
Komisaris kemudian mnelfon, Ansari meyakinkanny jika Meethi tidak bersalah.

Ansari berjanji akan segera mnemukan Akash.
Asgar meyakinkan ustadz yang mnjaga rumah ibadah tempat ia mnitipkan Akash

bahwa Akash bukanlah seorang teroris.

Ansari datang ke rumah Ashfaque membawa seorang petugas imigrasi bernama

Rehman.

Rehman : Berkas2ny sudah disiapkan. Dia harus dideportasi dari Pakistan hari

ini jam 6 sore. Tuan Ansari sendiri yang akan mngantarkanny.

Meethi : Aku tidak akan pergi tanpa Akash. Kenapa kau memuat berita ini di

surat kabar? Kau sudah berjanji padaku jika kau tidak akan melakukan hal

seperti ini.

Ansari : Kau benar. Aku sudah berjanji akan membantuny jika dia terbukti

tidak bersalah, namun dia sudah melarikan diri dari kepolisian. Aku juga

harus puny jawaban untuk seniorku di kantor, serta mntaati peraturan dan

hukum. Tolong tandatangani berkas ini, waktumu tinggal 7 jam lagi.
Uttaran episode  374 - senin 9 agustus 2016
Meethi : Aku tidak akan mnandatanganiny, aku tidak akan pergi tanpa Akash.

Aku siap dikirim ke penjara, namun aku tidak akan pergi tanpa suamiku.

Asgar : Percayalah, aku akan mncarikan jalan keluarny.

Ansari : Jangan melakukan cara ilegal lagi kali ini!Meethi, aku akan

mnjemputmu jam 6 sore. Jika Asgar dan keluargany berusaha mnyembunyikanmu

atau melakukan tindakan ilegal maka aku akan memasukkan mereka semua kedalam

penjara!

Meethi akhirny mnandatangani berkas itu demi kebaikan keluarga Rizvi. Asgar

bicara dalam hati, "jika aku kehilangan Meethi, lalu siapa yang akan mnjadi

Fidayin? Aku tidak boleh membiarkan Ansari melakukan ini. Aku harus mncari

cara. Apa yang harus aku lakukan untuk membuat Meethi tetap berada di

Pakistan secara legal? ". Meethi bicara berdua dengan Ashfaque.

Meethi : Aku tidak tau apa yang harus aku lakukan. Tidak tau bagaimana

kabarny dan apakah dia bisa kembali ke India. Aku harus mnemukanny. Aku

ingin keluar untuk mncariny.

Ashfaque : Bagaimana cara kau mnemukanny?

Meethi : Yang aku tau aku harus melakukan sesuatu untuk mnyelamatkan dan

memperjuangkan Akash.

Ashfaque : Kita harus memikirkan cara untuk mnghentikan Tuan Ansari

sekarang. Ketika semua pintu sudah tertutup, maka kita harus meminta

pertolongan dari Tuhan. Ikut denganku. Sekarang Kita hany bisa berdo'a!
Ustadz yang mnjaga rumah ibadah itu mnghampiri Akash.

Ustadz : Apa kau sudah merasa lebih baik sekarang? Tuhan akan mnolong setiap

umatny. tak ada yang pulang dari sini dengan tangan kosong. Beritahu aku

jika kau butuh sesuatu.

Meethi dan Ashfaque datang ke rumah ibadah yang sama. Meethi bicara dalam

hati, "Akash, dimana kau sekarang? jika kau tidak mnghilang seperti ini Tuan

Ansari pasti akan mngatur agar kita bisa kembali ke India. Kita berdua

harusny sudah dalam perjalanan pulang ke rumah. dimana kau berada? ".

Akash berdiri membelakangi pintu yang berseberangan dengan Meethi. Akash

bicara dalam hati, "Kenapa tubuhku mnjadi sangat lemah? ".

Meethi lalu berdo'a, "Aku tidak akan kembali ke India dan mninggalkan Akash

disini. Dia sedang dalam masalah besar. Penting baginy untuk membuktikan

jika dia tak bersalah. Sekarang hany engkau (Tuhan) yang bisa mnunjukkan

jalanny padaku. Hany ada kegelapan didepan mataku saat ini".

Akash mnoleh kebelakang setelah Meethi dan Ashfaque beranjak dari tempat

itu.

Meethi sedang mngikatkan sesuatu didepan rumah ibadah itu dan Ashfaque

berdiri melihatny. Seorang ustadz berjalan melewati mereka sambil

membicarakan pernikahan pria dan wanita yang mngikutiny dari belakang.

Ashfaque dan Meethi mndapat ide.

Ansari datang untuk mnjemput Meethi.

Ansari : Aku akan mnunggu 10 mnit atau aku harus mnangkap kalian semua.

Meethi dan Ashfaque masuk kedalam rumah dengan kostum pengantin.

Meethi : Aku sudah mnikah dengan Ashfaque, sekarang aku sudah mnjadi istriny

yang sah. tak ada yang bisa mnghentikanku untuk tetap tinggal di Pakistan.

Nilofer dan seorang ustadz yang mnjadi saksiny.

Ansari melirik kearah Asgar sambil bertany pada Meethi.

Ansari : Apa seseorang telah memaksamu untuk melakukan pernikahan ini? Kau

bisa mngatakanny padaku jika ada yang memaksamu.

Meethi : Aku melakukanny atas keinginanku sendiri. Aku tidak bisa kembali ke

India sekarang. Aku akan tinggal disini sebagai bagian dari keluarga ini.

Ansari : Aku berusaha mnolongmu semntara kau memanfaatkan cara seperti ini

untuk melawanku.

Ansari memeriksa surat nikahny, surat nikah itu terbukti sah dengan

tandatangan Nilofer sebagai saksiny.

Baca Sinopsis Uttaran 8 agustus 2016 dan Episode selanjutnya di Utarran 10 agustus 2016

Subscribe to receive free email updates: