Sinopsis Uttaran Episode 382 (Antv) - 17 Agustus 2016

Film "Uttaran" merupakan film yang berasal dari Negara India dengan genre Drama. Film ini disutradarai oleh Ketan Dubey dan diproduseri oleh Pintoo Guha bersama Rupali Guha. Film ini dibintangi oleh artis cantik Rashmi Desai, Tina Dutta, dan Tina Dutta. Film ini akan tayang di Channel AnTv.Serial TV Uttaran ini sementara sudah ditayangkan pada tahun 2008 lalu di Colors Tv India, namun baru kali ini akan ditayangkan di Indonesia. Melihat jadwal tayang nya yang mencapai 1549 episode, bisa ditebak kalau jadwal main 1 episodenya akan begitu lama juga.Dalam film Uttaran ini,anda akan di hibur dengan aksi-aksi yang romantis dan kisah cinta yang romantis.

Sinopsis Uttaran Hari Ini 17 agustus (ANTV) ,uttaran episode  382

Sinopsis Uttaran Hari ini episode  382 -  rabu 17 agustus 2016 (ANTV)

Cerita "Uttaran episode  382"yang tayang hari ini pada tanggal "17 agustus 2016" selengkapnya dimulai dari ,Ratna Bai menyuruh anak buahny membawa Chameli ke kuil tempat dimana dia sedang melakukan pooja.
Anak buah Rani menarik rambut Chameli, "Beritahu dimana Rani berada!".

Chameli meludahi wajahny, pria itu hilang kesabaran dan melukai lengan Chameli menggunakn pisau kemudian mendorong Chameli hingga kepalany terbentur dan mengeluarkan darah. Pria itu berkata, "Beritahu dimana Rani berada atau kalian berdua akn lenyp!". Chameli melihat kearah patung Dewi Durga.

Chameli berdo'a dalam hati, "Kumohon dewi, tolong lindungi putriku. Ini bukan kesalahanny, dia adalah putriku".

Pria itu kembali mengancam Chameli, "Beritahu dimana Rani atau saya akn mencincang-mencincang tubuhny saat saya menemukanny!", ia menampar Chameli.

Rani mencabut trisula patung Dewi Durga dan mengarahkanny ke pria itu.

Chameli : Jangan coba-coba menyentuh putriku! Rani ku tidak akn pernah kamu temukan!

Ratna Bai : Lepaskan trisula itu!

Chameli : Ibu manapun bisa menjadi seperti Dewi Durga utk melindungi putriny! kamu ingin menjual putriku?

Chameli menusuk dada pria itu dengan trisula, ia kemudian mengarahkan trisula tersebut kepada Ratna Bai.

Chameli : Putriku tidak akn pernah datang kepadamu selama saya masih hidup, atau kamu akn mendapatkan takdir yang sama!

Polisi kemudian datang utk menangkap Chameli.
Chameli dimasukkan kedalam sel.

Ratna : Dia berkelahi dengan pria itu. Mereka sudah bertengkar selama beberapa hari ini. saya berusaha membuatny mengerti namun dia tidak mendengarkanku. Akhirny dia menghabisi pria itu.

Chameli : Itu bohong! Dia ingin menjual putriku!

Inspektur : Dimana putrimu berada?

Chameli : saya tidak akn mengataknny!

Chameli tidak bisa mempercayai siapapun, ia takut kalau Inspektur itu juga ada dipihak Ratna Bai.

Inspektur : Penjaga! Biarkan dia tinggal disini selama 2 hari! Dia baru akn menydariny nanti.

Ditempat lain, Ekadish memarahi Rani sesampainy di rumah.

Ekadish : Apa ibumu tidak mengajarimu apapun? saya akn menunjukkanny padamu jika kamu adalah putriku. Apa dia tidak memikirkanmu? Atau dia juga berkeliaran dari rumah ke rumah sebagai penari?

Meethi : Ibu, tolong maafkan Rani, dia terlalu banyk nonton tv, jadi dia meniru apapun yang ada di tv.

Ekadish : Kenapa disana tidak ada anak lain yang bersikap seperti dia? Dia benar-benar sudah mempermalukan kita.

Rani : Kakak putih, kenapa dia (Ekadish) memarahiku? saya hany menari. Semua orang senang melihatny kecuali dia (Ekadish). Meethi : Diam Rani.

Ekadish : Suruh dia diam atau saya akn menamparny! Jika ibuny sudah menamparny sejak dia kecil, dia tidak akn berani bicara seperti ini. Entah anak siapa dia ini!

Rani : Hei! Wanita tua berambut pendek! Jangan katakn apapun tentang ibuku!

Akash : Rani, diam!
Ekadish ingin menampar Rani, namun Meethi menahanny.

Meethi : Maaf bu. Jangan angkat tanganmu kepada Rani demi kebaikanny.

Akash : Meethi, bawa Rani ke kamarny.

Ekadish : Tunggu menantu. kamu menahan tanganku demi gadis ini?

Meethi meneteskan airmata.

Meethi : Anak-Anak tidak akn mengerti kalau kita memukulny. Segalany bisa diajarkan dengan penuh kasih sayang, kalau tidak, mereka akn mengambil jalan yang salah.

Rani mengejek Ekadish lagi.

Rani : Bicaralah, bicaralah.

Meethi : Rani! Minta maaf pada ibuku sekarang!

Rani : Tidak mau! Tidak mau! kamu mau apa? Apa kamu juga mau memukulku? Meethi : Sudah cukup dramamu! Ikut denganku sekarang!

Meethi membawa Rani ke kamarny.
Rani memberontak saat Meethi membawany kembali ke kamar.

Rani : Kakak putih, saya ingin tau dimana salahku?

Meethi : Diam!saya tidak mengatakn apapun karena kamu masih anak2. namun kamu tidak sekecil itu sampai kamu boleh melewati batas. Semua ada batasny!kamu merasa marah saat seseorang bicara buruk tentang ibumu, namun dia juga ibuny Akash. Akash juga merasa marah. saya tau kamu tidak sengaja mengataknny. saya sudah menyuruhmu minta maaf padany namun kamu tetap keras kepala. kamu tidak mau mendengarkanku. Ibu mertuaku sudah seperti ibuku sendiri. Seperti ibumu, Chameli. kamu tidak boleh menghinany.

Rani : saya tidak terima jika seseorang mengatakn hal buruk tentang ibuku!Dia mirip Ratna Bai yang sering memukul ibuku!Dia sangat buruk, termasuk rambut pendekny yang kuno itu.

Meethi : Ini bukan tempat Ratna Bai, namun sebuah rumah. tidak ada yang bicara utk melawan yang lain dengan alasan apapun atau memukul satu sama lain. saya hany berusaha membuatmu mengerti. Kami semua orang baik2.

Rani : kamu memang baik, namun si rambut pendek kuno itu sangat jahat. saya tidak mau tinggal disini.

Meethi : Baiklah. saya beri kamu 2 pilihan. Minta maaf pada ibu atau hancurkan harapanku utk selamany.

Meethi meninggalkan kamar Rani.

Akash sedang berusaha membujuk Ekadish dibawah.

Ekadish : Usir saja dia keluar!

Meethi : saya mewakili Rani minta maaf padamu. saya telah berusaha keras namun Rani tidak mau mengerti. Dia tidak mau minta maaf.

Ekadish : Dia bukan putrimu, kenapa kamu yang minta maaf? kenapa kamu menahan gadis itu disini?

Meethi : saya akui dia telah melakukan kesalahan. namun kalian bersikap seolah dia telah melakukan kejahatan!Anak mana yang tidak nakal? Aku janji dia akn minta maaf padamu dan pada kalian semua, namun itu butuh waktu!Ibuny ingin membawany keluar dari tempat hina itu!Krn itu dia meninggalkanny. Mungkin dia tidak akn pernah kembali utk menjemputny. Rani membutuhkanku, kasih sayang dan dukungan dari kita. Jika aku mengusirny keluar, tidak akn ada yang mau menerimany/menyyanginy karena dia adlh putri dari seorang wanita prostitusi!!

Semua orang shock mendengarny.

Ekadish : kamu membawany ke rumah kita? Apa kamu mengetahui itu Akash?

Akash terdiam karena dia juga baru mengetahuiny

Baca Sinopsis Uttaran 16 agustus 2016 dan Episode selanjutnya di Utarran 18 agustus 2016

Subscribe to receive free email updates: