Sinopsis Uttaran Episode 395 (Antv) - 30 Agustus 2016

Film "Uttaran" merupakan film yang berasal dari Negara India dengan genre Drama. Film ini disutradarai oleh Ketan Dubey dan diproduseri oleh Pintoo Guha bersama Rupali Guha. Film ini dibintangi oleh artis cantik Rashmi Desai, Tina Dutta, dan Tina Dutta. Film ini akan tayang di Channel AnTv.Serial TV Uttaran ini sementara sudah ditayangkan pada tahun 2008 lalu di Colors Tv India, namun baru kali ini akan ditayangkan di Indonesia. Melihat jadwal tayang nya yang mencapai 1549 episode, bisa ditebak kalau jadwal main 1 episodenya akan begitu lama juga.Dalam film Uttaran ini,anda akan di hibur dengan aksi-aksi yang romantis dan kisah cinta yang romantis.

Sinopsis Uttaran Hari Ini 30 agustus (ANTV) ,uttaran episode  395

Sinopsis Uttaran Hari ini episode  395 - selasa 30 agustus 2016 (ANTV)

Cerita "Uttaran episode  395"yang tayang hari ini pada tanggal "30 agustus 2016" selengkapnya dimulai dari ,Akash melihat Meethi sedang termenung didalam kamar. Menydari suasana hati Meethi sedang buruk, ia mengurungkan niat masuk kedalam.

Akash : Meethi. Kenapa kamu memberikan saree yang kubelikan untukmu kepada Nandini?
Meethi : Nandini membutuhkanny.
Akash : saya telah membelikan saree lain untukny. Kenapa kamu memberikan saree milikmu kepadany?
Meethi : Saat ini saya tidak tau lagi mana yang milikku dan mana yang tidak.

Vishnu diperjalanan menuju rumah sakit bersama anak muda yang menabrakny. Pria itu berkata,"Maafkan saya Tuan, saya akan segera membawamu ke rumah sakit".
Vishnu : Tidak. saya tidak mau ke rumah sakit. Bawa saya ke kantor polisi, saya harus melaporkanmu.

Pria itu menjawab,"Kumohon maafkan saya Tuan, orangtuaku bisa marah padaku. Jangan laporkan saya pada polisi", ia memberikan sejumlah uang padamu Vishnu,"Ini Tuan, Ambillah,tolong jangan laporkan saya pada polisi".
Vishnu : Baiklah. saya tidak akan melaporkanmu.
Vishnu turun dari mobil pria itu.

Malvika yang sedang menjemur pakaian melihat Akash sedang melamun diluar.
Malvika : saya melihat Nandini memakai saree yang kamu belikan untuk Meethi.saya bingung melihat Meethi memberikanny pada Nandini.
Akash : saya tidak keberatan kalau Meethi memberikan sesuatu kepada siapapun, kenapa kamu memikirkanny? Ini adalah rumahku. Siapapun yang berusaha memisahkan kami tidak akan kubiarkan tinggal disini bahkan kalau ibu menginginkanny.

Akash berjalan melewati dapur, ia teringat saat dokter melarangny makan makanan pedas. Akash mengambil makanan dan menaburkan banyk bubuk cabai kedalamny,dia juga mengambil beberapa cabai mentah.
Gomti : Ada apa denganmu? Dokter bilang kamu tidak boleh makan makanan pedas lagi.
Akash tidak menghiraukan Gomti dan duduk di meja makan. Akash mulai menghabiskan makananny dan mengunyh cabai satu persatu. Tubuh Akash langsung bereaksi, ia terbatuk2 dan mengeluarkan banyk keringat. Akash terus memakan cabai sambil menahan rasa sakit.

Gomti berlari ke kamar Meethi dan memberitahu apa yang dilakukan Akash. Meethi langsung turun kebawah dan menyingkirkan piring makan Akash.
Meeth:Akash!Knp kamu melakukan ini?!
Akash:Krn kamu tidak mencintaiku.
Meethi:kamu tau kalau saya mencintaimu!
Akash jatuh dari tempat duduk saat Meethi sedang menelfon dokter.Mulut Akash mengeluarkan darah,Meethi menaruh kepala Akash dipangkuanny,ia histeris memanggil nama Akash.Akash pun mulai hilang kesadaran.

Dokter turun dari atas.
Dokter:Dia harus dibawa ke rumah sakit kalau dlm waktu 12 jam panasny belum turun.
Meethi:Baiklah,saya akan merawat&menurunkan panasny.

Nandini menghampiri Meethi setelah dokter prg.
Nandini:Meethi,apa kamu butuh bantuanku?
Meethi:tidak perlu.saya bisa merawat suamiku sendiri.

Rani berdiri didepan pintu kamar Meethi.
Rani:Ayah?!
Meethi terkejut mendengar Rani memanggil Akash dgn sebutan "ayah" untuk pertama kaliny.
Meethi:Masuklah.
Rani duduk disamping Meethi.
Rani:Ibu Meethi,ayahku akan baik2 saja kan?
Meethi:Ayahmu akan baik2 saja nak.Dia akan segera pulih karena saya ada disini.
Rani memeluk Akash setelah Meethi menjelaskan kekuatan kasih sayang.
Rani:Cepatlah sembuh ayah.Badan ayah panas.
Meethi:Panasny akan segera turun.Rani, makanlah dulu,bawakan juga makanan untuk nenekmu.
Rani:Dia tidak menyukaiku!dia tidak akan mau memakanny.
Meethi:Dia adlh nenekmu, kamu harus menghormatiny.
Rani:Baiklah.tolong jaga ayahku,saya yang akan menjaga ibuny.
Meethi bicara pada Akash setelah Rani pergi.
Meethi:Akash,untuk pertama kaliny Rani memanggilmu ayah,cepatlah sembuh.saya ingin melihat kebahagiaan diwajahmu saat Rani memelukmu&memanggilmu ayah.

Rani membawakan makanan untuk Ekadish.
Rani:Nenek!saya bawakan ini untukmu.Makanlah.
Ekadish:Apa kamu bilang?
Rani:saya memanggilmu nenek.Ibu Meethi menyuruhku membawakanmu makanan&obat.
Rani ingin prg karena Ekadish hany diam.
Ekadish:Tunggu.Duduklah.
Rani:Ayahku akan baik2 saja kan?
Ekadish:Dia akan baik2 saja,Meethi ada disana untuk menjagany.
Rani memeluk Ekadish.

Nandini masuk kedalam kamar Meethi.
Nandini : Bagaimana kondisiny? Bolehkah saya membuatkan obat untuk Akash?
Meethi : Tidak perlu. saya bisa mengurusny sendiri. Tolong tutup pintuny kalau kamu keluar.
Nandini : Kufikir saya bisa membantu.
Meethi : saya bisa merawat suamiku sendiri, saya akan memanggilmu kalau butuh bantuan.
Nandini keluar dan menutup pintuny.

Nandini duduk di tangga sambil mengenang masa laluny bersama Akash. Malvika melihatny dan duduk disamping Nandini. Malvika : Nandini, kenapa kamu menangis?
Nandini langsung memeluk Malvika.
Malvika : Ada apa?
Nandini : saya telah melakukan apa yang kamu katakan dan berusaha membantu Akash, tapi Meethi menolakku, dia tidak mau bicara denganku. saya tidak tau kenapa Meethi takut padaku. saya tidak akan merebut Akash dariny.

Malvika : saya juga tau itu tapi kamu adalah cinta pertama Akash yang tidak bisa dilupakan. kamu memberikan segalany pada Meethi, termasuk putrimu, tapi dia tidak memahamimu. saya tidak tau bagaimana Akash melupakanmu.
Nandini menceritakan apa yang dikatakan Akash padany.
Malvika : Mungkin itu artiny Akash tidak buta. Meethi datang kedalam hidupny saat kamu tidak ada, kalau kamu ada mungkin dia tidak akan melihat Meethi.
Nandini : Apa kamu benar2 berfikir bahwa masih ada tempat untukku didalam hati Akash?
Malvika : Kurasa masih ada.

Meethi merawat Akash sambil beberapa kali memeriksa suhu tubuh Akash.
Meethi : Kumohon cepatlah sembuh. saya tidak lengkap tanpamu. saya tidak sanggup melihatmu sakit seperti ini

Rani menylakan lilin dan berdoa di kuil.
Rani : Dewa, ayahku akan baik2 saja kan? Kumohon sembuhkanlah dia.
Ekadish terkejut melihat Rani berada di kuil.
Ekadish : Rani! telah kubilang jangan datang kemari, kenapa kamu datang juga?
Rani : Kenapa? Apa saya tidak boleh berdo'a disini? Apa saya berbuat salah?

Ekadish menyipratkan air suci ke kuil,Rani berusaha menutup lilinny agar tidak padam.
Rani : Apa yang kamu lakukan? Aku menylakan lilin ini untuk kesembuhan ayahku.
Ekadish kemudian luluh dan menambahkan minyk ditempat lilin itu.
Ekadish : Maafkan kesalahanku dewa.

Nenek buyut&Damini datang untuk menjenguk Akash.
Nenek : Ayo Damini, saya ingin segera menemui temanku.
Meethi : Terimakasih telah mau datang nek.
Nenek : Kami tidak seburuk itu sampai tidak mau datang dan menjengukny dalam situasi seperti ini.
Meethi : Jaga dirimu baik2 nek(Damini), jangan lupa minum obat.

Ekadish menghampiri nenek buyut dan Damini yang baru turun dari tangga.
Ekadish : Salam Nyony. Kalian telah mau pulang? Minum teh dulu denganku.
Nenek : Kami sedang terburu2, mungkin lain kali. Demi Dewa.

Rani memanggil Damini sebelum mereka pergi.
Rani : Nenek! Bagaimana kabarmu?
Damini : Nenek baik2 saja.
Nenek : Hari ini saya melihat wajah putriny wanita prostusi, entah apa yang akan terjadi hari ini.
Rani : Hei wanita tua! Jangan bicara seperti itu tentang ibuku!

Nenek buyut ingin memukul Rani.
Nandini : Berhenti! Dia adalah putriku. Jangan pernah berfikir untuk menykitiny!
Nenek : Siapa kamu? kamu bukan Chameli itu kan?

Mereka semua terdiam.
Nenek : Hah? Nyony Ekadish, apa yang kamu lakukan? Kenapa kamu membiarkan mereka tinggal disini?
Damini : saya akan menjelaskan semua ini padamu diperjalanan nanti.
Nenek : Itu artiny kamu telah mengetahuiny Damini?

Nenek buyut akhirny pulang setelah Damini memaksany.

Baca Sinopsis Uttaran 29 agustus 2016 dan Episode selanjutnya di  Sinopiss Utarran 31 agustus 2016

Subscribe to receive free email updates: