Sinopsis Uttaran Episode 396 (Antv) - 31 Agustus 2016

Film "Uttaran" merupakan film yang berasal dari Negara India dengan genre Drama. Film ini disutradarai oleh Ketan Dubey dan diproduseri oleh Pintoo Guha bersama Rupali Guha. Film ini dibintangi oleh artis cantik Rashmi Desai, Tina Dutta, dan Tina Dutta. Film ini akan tayang di Channel AnTv.Serial TV Uttaran ini sementara sudah ditayangkan pada tahun 2008 lalu di Colors Tv India, namun baru kali ini akan ditayangkan di Indonesia. Melihat jadwal tayang nya yang mencapai 1549 episode, bisa ditebak kalau jadwal main 1 episodenya akan begitu lama juga.Dalam film Uttaran ini,anda akan di hibur dengan aksi-aksi yang romantis dan kisah cinta yang romantis.

Sinopsis Uttaran Hari Ini 31 agustus (ANTV) ,uttaran episode  396

Sinopsis Uttaran Hari ini episode  396 - rabu 31 agustus 2016 (ANTV)

Cerita "Uttaran episode  396"yang tayang hari ini pada tanggal "31 agustus 2016" selengkapnya dimulai dari ,Meethi mendapat telfon dari dokter pribadi Akash.

Dokter : Nyony Chatterjee,bagaimana keadaan suamimu?
Meethi : Dia baik2 saja dok.
Meethi memberitahu bahwa Akash sedang tidur,dokter meminta Meethi membangunkan Akash,kalau tidak kondisi Akash dalam bahaya.Meethi membangunkan Akash sesudah menutup telfonny.
Meethi : Akash,bangun Akash.Kumohon bangunlah,saya sangat mencintaimu!
Akash akhirny membuka mata.
Akash : saya juga mencintaimu.
Meethi : Tetap buka matamu dan teruslah berbicara.saya sangat mencintaimu,jgn pernah pergi meninggalkan.
Akash : saya janji tidak akan pernah meninggalkanmu.
Akash menggenggam tangan Meethi,Nandini datang saat Meethi ingin bersandar didada Akash,Meethi lalu berdiri.

Nandini memberitahu kalau dia berdo'a terus untuk kesembuhan akash.
Akash : saya akan baik2 saja selama Meethi ada bersamaku.
Meethi memberikan ponselny kepada Akash.
Meethi : Akash,dokter ingin bicara dgnmu.
Meethi keluar dari kamar saat Akash bicara lewat telfon.
Nandini : Beritahu saya kalau kamu butuh sesuatu.Biarkan Meethi beristirahat.
Nandini keluar dari kamar.

Meethi berdo'a di kuil dalam rumah.
Meethi : Dewa,terimakasih sdh menyembuhkan Akash.
Ekadish berjalan mendekati Meethi.
Ekadish : Knp kamu menangis?
Meethi : saya tidak menangis bu.
Ekadish : Pasti karena Nandini.Sejak awal saya tidak mengizinkanny tinggal disini,tapi kamu yang mempertahankanny.saya tau bagaimana rasany kalau ada wanita lain yang masuk kedalam hidup suamimu.
Akash sedang bersiap2 memakai baju saat Nandini masuk ke kamar membawakan obat.
Akash : Terimakasih sudah mengingatkanku.Letakkan saja diatas meja.Meethi yang akan mengurusku,kamu tidak perlu melakukan apapun.
Nandini keluar sesudah meletakkan obatdangelas diatas meja.

Malvika menghentikan Nandini yang hendak turun kebawah.
Malvika : Nyony Nandini,apa semuany berjalan lancar?kamu sudah melakukan segalany sama seperti Meethi.kamu adalah ibuny Rani,bukan Meethi.kamu juga puny hak yang sama.Rani belum pernah melihat kasih syang seorang ayah.
Nandini : Bukan masalah bagi Akash.
Malvika : Tapi suatu hari Akash pasti akan menerimamu.
Nandini : kamu benar.Kami juga tanggungjawabny Akash.
Nandini kembali ke kamar Akash.

Nandini masuk ke kamar Akash dengan penuh percaya diri.
Nandini :  Akash, kamu harus minum obatny. Ini, ambillah.
Akash :  kamu harusny meminta Meethi untuk membawakanny.
Nandini :  Apakah obat ini tidak berfungsi kalau saya yang memberikanny?
Akash :  Dimana Meethi?
Nandini :  Meethi yang menyuruhku memberikanny padamu, dia sedang beristirahat.
Akash akhirny mengambil obat itu dan meminumny.

Nandini berpas2an dengan Meethi saat turun dari tangga.
Nandini :  kamu tidak perlu membawakan obat untuk Akash lagi, saya sudah memberikanny obat.
Meethi terkejut mendengarny.

Rani sedang menuangkan susu kedalam gelas.
Gomti : Apa yang sedang kamu lakukan disini?
Rani tidak sengaja menjatuhkan gelasny. Gomti memarahi dan bersiap2 untuk menampar Rani.
Ekadish :  Gomti, berhenti!
Rani :  Nenek, saya ingin membawakan susu untuk ayahku.
Gomti :  Nenek?!
Ekadish :  Rani, biar saya yang membawakan susu untuk ayahmu,pergilah bermain.
Rani :  Baiklah.

Akash menelfon Tuan Khana, rekan bisnisny, ia membicarakan kesepakatan mereka.
Akash :  Tuan Khana, kalau kamu tidak keberatan, bolehkan pertemuanny dilakukan di rumahku saja? Kondisi kesehatanku sedang menurun.
Akash menutup telefon sesudah Tuan Khana menyetujuiny.

Ekadish memberikan susu kepada Akash,Akash menjelaskan tentang kedatangan Tuan Khana ke rumah mereka nanti malam.
Ekadish :  Biar saya yang mengurus Meethi, dia masih sangat marah padamu.

Meethi sedang sibuk memasak didapur untuk menyiapkan makan malam menymbut tamu. Ekadish tersenyum melihatny.
Ekadish :  Naiklah keatas dan bersiap2.
Meethi berpas2an dengan Akash saat berjalan menuju kamar, Akash menarik saree Meethi, ia memberitahu tentang kedatangan Tuan Khana.
Meethi :  saya sudah membuatkan makanan untuk tamu itu.
Akash :  Meethi, apakah kamu mau ikut menjamuny?
Meethi tersenyum.
Meethi :  saya akan turun dalam waktu 10 menit.

Nandini mengangkat telfon dari seorang pria, pria itu ingin menghabiskan sepanjang malam bersama Nandini.
Nandini :  saya tidak mau! saya sudah tidak bekerja seperti itu lagi. saya sudah mendapatkan hidup yang bermartabat. Jangan telfon nomor ini lagi!! Saat berdandan, Meethi bicara pada diriny sendiri,"Sudah waktuny memaafkan Akash. Dia sudah berusaha keras membuktikan kalau cintany hanylah diriku. Kita sama2 tersiksa kalau berpisah. Lebih baik kalau kita kembali bersama". Akash menymbut rekan bisnisny.
Akash :  Selamat datang Tuan Khanna, silahkan masuk. Maaf memintamu datang ke rumah. Duduklah.
Akash memperkenalkan Tuan Khana pada Ekadish dan menyerahkan berkas padany.
Tuan Khana :  saya tidak perlu membacany lagi, saya bisa menilai seseorang dari suarany.
Tuan Khana menandatangani berkas.
Tuan Khana :  Kesepakatan pertama kita sudah ditandatangani.
Akash :  Ini baru awal. saya yakin hubungan kita. Tidak hany sekedar rekan bisnis.

Tuan Khana tidak sengaja melihat Nandini.
Tuan Khana :  Akash, apakah dia adalah istrimu?
Akash :  Dia adalah tamu kami.
Tuan Khana :  Tunggu Nyony,apakah kita pernah bertemu sebelumny? Sepertiny saya pernah melihatmu.
Akash :  Ayo kita ke meja makan.
Tuan Khana :  Oh, saya ingat. kamu adalah Chameli bukan?
Akash :  Duluny dia adalah Chameli, tapi sekarang dia adalah tamu di rumah ini.

Tuan Khana berjalan mendekati Nandini.
Tuan Khana :  kamu menolakny saat saya menelfonmu tadi pagi.
Nandini :  saya sudah tidak melakukan pekerjaan itu lagi.
Tuan Kanha :  saya akan membayar 2 kali lipat lebih banyk dari yang Akash berikan padamu!
Nandini menampar Tuan Khana.

Tuan Khana menarik tangan Nandini secara paksa, Akash kemudian melindungi Nandini. Akash menahan tangan Tuan Khana saat dia ingin menarik tangan Nandini lagi.
Tuan Khana :  kamu akan kehilangan kesepakatanmu.
Akash kemudian mengambil berkas kesepakatan mereka dan merobekny didepan Tuan Khana.
Akash :  saya tidak akan tinggal diam kalau kamu menghina seorang wanita di rumahku. Keluar sebelum saya kehilangan kesabaran.
Tuan Khana :  Keputusan yang salah kalau kamu ingin menjadi musuhku. Minggir! Biarkan saya membawa Chameli.

Tuan Khana mendorong Akash karena Akash tidak mau minggir. Kepala Akash membentur pegangan tangga dan berdarah. Melihat Nandini dibawa paksa oleh Tuan Khana, Akash langsung menghajar pria itu.
Akash :  Tidak semuany bisa dibeli dengan uang. Tidak akan kubiarkan pria sepertimu masuk kedalam rumahku!

Akash mendorong Tuan Khana keluar dan menutup pintu. Nandini berlari dan berlutut dibawah kaki Akash. Saat Akash memintany berdiri, Nandini langsung memelukny.
Ekadish :  Hei! Lepaskan. Akash, hal seperti ini tidak pernah terjadi di rumah kita. Sampai kapan kamu bisa melindunginy? Masa laluny akan terus datang, hany kejadian buruk yang akan terjadi baik di keluarga kita ataupun bisnis kita selama dia ada disini!

Akash terkejut melihat Meethi berdiri diatas tangga.Meethi menyksikan semua kejadian tadi.
Akash :  Nandini, kembalilah ke kamarmu. kamu tidak perlu takut dengan Khana.

Akash mengejar Meethi.Nandini masuk kedalam kamarny.
Nandini :  Seandainy kamu ada disana saat seseorang memaksa untuk menyentuhku. Ketika saya sadar kalau saya sedang hamil, saya sangat ingin kembali, seandainy saya benar2 melakukanny. Seharusny saya tidak pernah meninggalkanmu dan keluargaku. Seharusny saya tau bahwa keluarga adalah impian terbesar.
Meethi mengobati luka didahi Akash.
Meethi :  Yang kamu lakukan untuk melindungi kehormatan Nandini itu adalah tindakan yang benar. saya juga seorang wanita, saya tidak bisa melihat seseorang melecehkan wanita lain.

Meethi membalikkan tubuhny.
Akash :  Tunggu Meethi, biarkan Nandini pergi. Ini adalah keinginan semua orang. Karena diriny, ada jarak diantara kita. Hidup kita jadi semakin sulit. Meethi :  Nandini tinggal di rumah ini karena Rani.
Akash marah mendengarny.
Akash :  Nandini pernah meninggalkan Rani, kenapa sekarang tidak? Rani harus belajar untuk hidup tanpany! Dia sudah menerimamu sebagai ibuny.

Meethi meletakkan kotak obat dan berjalan keluar.
Akash :  Berhenti. Berikan saya jawaban.
Meethi :  saya tidak tau harus menjawab apa. kamu fikir saya bahagia dengan keputusan ini tapi kenytaanny tidak! Hatiku hancur.
Akash :  Itu juga yang terjadi pada diriku. saya tidak bisa melihat jarak diantara kita.
Meethi :  Begitu juga diriku. Tapi muncul sebuah pertanyan, apakah kamu milikku seutuhny? Jawabanny adalah tidak.

Baca Sinopsis Uttaran 30 agustus 2016 dan Episode selanjutnya di  Sinopiss Utarran 1 september 2016

Subscribe to receive free email updates: