Thursday, September 15, 2016

Sinopsis Cansu & Hazal 2 Episode 85 (ANTV) - 16 september 2016

Drama Serial Turki "Cansu dan Hazal 2" merupakan sekuel dari drama Cansu & Hazal 1. Drama ini adalah yang terbaru dan bercerita tentang putri yang tertukar.Cerita putri yang tertukar seperti ini tidak asing lagi baki kuping orang Indonesia ,pasalnyya sudah banyak film yang mengisahkan cerita demikian .Namun menurut rumor drama yang segera tayang di ANTV ini kabarnya memiliki alur cerita yang belum pernah ada sebelumnya .Dan pastinya akan mengundang banyak penggemar ,apalagi Indonesia adalah pecinta drama terutama kaum perempuan .

"Cansu dan Hazal sesion 2" di bintangi oleh Nurgül Yeşilçay ,Erkan Petekkaya ,Ebru Özkan selaku pemeran utama film tersebut .Drama yang pada sesion 1 berjumlah 86 episode dan yang keduan ini mungkin bisa lebih dari episode yang pertama .Film ini di tayangkan di turki di Star Tv sedangkan di Indonesia di Antv .
Sinopsis Cansu dan Hazal 2 episode 85 (ANTV)

Sinopsis Cansu & Hazal 2 Episode 85 yang tayang pada jumat 16 september 2016 cerita selengkapnya dimulai dari ,Ayse mengantar Hatice keluar. Hatice mengucap terima kasih dan kemudian beranjak pergi. Ayse sendiri kembali ke ruanganny dan Cihan kemudian menelponny. Ayse kemudian mendengar nynyian pengamen tersebut dan bertany pada Cihan.

Cihan dan Ayse berada di sebuah kafe dan Cihan membawa pengamen tersebut untuk menynyi disampingny. Ayse dan Cihan menikmati nynyian tersebut. kemudian Cihan memintany berhenti menynyi dan makan. Pengamen tersebut mendengar pembicaraan Cihan dan Ayse, diapun mendoakan mereka. Cihan kemudian memanggil pelayan un tuk mengantar pengamen ke toilet. Saat pengamen itu pergi. Cihan memberi banyk uang dan diletakkan di saku jaket sang pengamen.

Dilara mendatangi kapal Harun. Harun telah menungguny disana. Dilara bertany dan Harun memberikan hasil test DNA baby Demir. Dilara pun merasa marah dan menegur Harun. Dia berusaha membela diriny namun Harun sepertny sudah tidak mempercayai Dilara. Dilara pun kemudian pergi. Sesampainy di dalam mobil, Dilara termenung sesaat kemudian melesat pergi.

Cihan berbicara dengan pengamen buta tersebut kemudian pengamen itu beranjak pergi. Cihan memanggil pelayan untuk mengantarkan pengamen itu mencari taksi. Setelah itu Cihan dan Ayse melanjutkan obrolanny.Candan sedang dalam perjalanan dan berbicara ditelepon bersama Ozan. tidak lama kemudian Candan turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah. Sebuah mobil melajau dan berhenti tepat di depan rumah Candan kemudian menembak kaki Candan.

 Ozan keluar dari rumah dannterkejut mendapati Candan tergeletak tidak berdaya.Burhan sedang mengobrol dengan Deniz namun tidak lama kemudian Burhan hendak beranjak pergi namun kakiny tidakn terlalu kuat dan dia terduduk kembali. Deniz menyuruh ayahny beristirahat. Yinci datang membawakan makanan dan setelah berbicara sejenak diapun pergi.

Baby Demir menangis dan ansu bingung menenangkanny. Dilara kemudian datang dan CAnsu melihat kadaanny yang tidak baik. Cansu bertany namun Dilara mencoba menutupiny. namun Cansu bersikeras bertany. Dilara kemudian mengatakan sesuatunyng membuat Cansu terkejut. Dilara kemudian mengeluarkan hasil test DNA bayiny. CAnsu melihatny dan Dilara bercerita sambil menahan tangis. Cansu pun menenangkan ibuny.

Cihan sedang berpelukan bersama Ayse sambil mengobrol. Cihan menceritakan anak2ny. kemudian Ayse mengajakny ke teras menikmati udara malam dan melihat bintang2.Ozkan dan Sevin datang ke sebuah restoran mewah dan lagi2 Ozkan menyuap pegawai disana. Mereka kemudian duduk berdua dan mengobrol. Ozkan juga menghadiahi Sevin sebuah parfum. Mereka kemudian kembali mengobrol. Ozkan memberi Sevin setangkai bunga.

Burhan mengigau dan Deniz membangunkanny. Yinci datang membawakan teh. Ayahny kemudian membicarakan Cansu. Usai mengobrol, Deniz memintan ayahny beristirahat dan Deniz pergi. Yinci menemani Burhan sambil mengajakny berbicara.Dilara sedang mengobrol dengan Cansu, tiba2 polisi datang dan menangkapny terkait kasus Candan. Polisi membawany sementara Cansu menggendong Cansu dann hany bisa melihat ibuny pergi bersama mobil polisi.

Cansu masuk ke dalam rumah kembali dan mencoba menelpon Cihan. Sementara Ozan sedang menunggu Candan di RS. Cansu menelpon dan Ozan merejectny. Ozan kemudian melihat Dokter keluar dari ICU dan Ozan menanykan keadaan Candan.Rahmi sedang bermain judi dengan serius. Panggilan telepon Cansu pun diabaikanny. Cansu pun kebingungan, baby Demir juga terus menerus menangis, Cansu kemudian berusaha membuatkan susu untuk adikny.

Deniz sedang termenung sambil mengingat semua perkataan ayahny dan juga mengingat kebersamaanny bersama Cansu. Deniz pun berusaha menghubungi Cansu. Cansu menerima panggilan Deniz dan langsung mengatakan musibah yang menimpany. Deniz pun langsung bergegas pergi.Seorang polisi membawa Dilara ke ruangan. Dilara diberi kesempatan menelpon dan dia langsung menelpon Yildirim.

Sementara Deniz datang menemui Cansu yang langsung memelukny dengan erat dan menangis.Yildirim dan Dilara masuk ke ruangan interogasi. Yildirim kemudian mengatakan sesuatu mengenai Candan dan membuat Dilara terkejut. Sedangkan Cansu menceritakan semuany pada Deniz dan Deniz menenangkanny.

Cihan masih bersama Ayse menikmati kebersamaanny sambil berbincang2. Sementara Rahmi masih saja bertaruh di meja judi, kemudian Rahmi menerima pesan suara dari Cansu dan Rahmi buru2 pergi.Deniz membawa Cansu pulang ke rumahny. Emine membukakan pintu dan kemudian membawa baby Demir masuk ke kamarny. Hazal keluar dari kamar dan memaki Cansu serta Deniz, mereka bertengkar dan Deniz berusaha melerai.

namun Deniz pun akhirny terpaksa bersikap kasar pada Hazal yang telah bertindak keterlaluan pada Cansu.Cansu meminta Deniz melepaskan Hazal. Hazal kembali ke kamarny. Deniz kemudian memeluk Cansu dan saat itulah Rahmi pulang ke rumah. Dia langsung menegur mereka berdua. Cansu pun menjelaskan apa yang terjadi pada kakekny, usai berbicara Cansu langsung bergegas pergi di ikuti oleh Deniz. Hazal dan rahmi merasa bingung dengan kabar yang disampaikan Cansu tadi.

Deniz menghibur Cansu dan menenangkanny.Deniz memintany kembali masuk ke dalam rumah. Cansu pun menurut. Sedangkan Dilara mulai diinterogasi berkenaan dengan penembakan yang terjadi pada Candan. tidak lama kemudian Dilara menandatangani berkas2. Yildirim sendiri menerima telepn dan keluar dari ruangan. Rahmi berkumpul bersama Cansu dan Hazal kemudian menanykan keadaan Dilara pada Yildirim.

Dilara keluar dari ruangan dan Yildirim menutup panggilan Rahmi. Rahmi berkata akan melihat Dilara, cansu dan Hazal pun ikut bersama kakekny meskipun sang kakek melarang Hazal untuk ikut.Dilara dibawa ke sel sementara dimana disana sedang ramai karena keributan penghuni sel. Dilara mengatakan sesuatu pada Yildirim. Yildirim menenangkan Dilara dan kemudian Dilara masuk ke dalam sel.

Cansu dan Rahmi bergegas masuk ke dalam mobil dan meninggalkan Hazal, Hazal mengejar mereka dengan menaiki taksi. Setelah turun dari taksi dan mobil mereka semua bergegas menemui Yildirim. Yildirim pun meminta mereka untuk tenang dan dia kemudian masuk untuk meminta ijin melihat Dilara.

tidak lama kem udian Yildirim keluar dari ruangan dan membawa mereka semua menemui Dilara.Dilara terkejut melihat kedatangan mereka semua. Mereka pun saling berbicara dan menenangkan. Kemudian Rahmi membawa kedua cucuny untuk keluar.

Jangan lupa baca sinopsis selanjutnya di  Cansu & Hazal 2 Episode 86 yang tayang pada sabtu 17 september 2016

Artikel Terkait

Sinopsis Cansu & Hazal 2 Episode 85 (ANTV) - 16 september 2016
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email