Saturday, September 3, 2016

Sinopsis Mohabbatein Episode 36 (ANTV) ,5 September 2016

Drama serial "Mohabbatein" merupakan film India yang di tayangakan oleh ANTV. Film ini merupakan salah satu dari banyak film India yang telah ANTV tayangkan .Mohabbatein tayang di Indonesia untuk kedua kalinya pada 1 agustus 2016 yang dulu pernah juga ditayangkan oleh RCTI dengan judul RUHI TERSAYANG pada tahun 2015 akhirdan sekarang telah banyak mendapat kan penggemar seperti film Uttaran .Film Mohabbatein adalah film romantis yang mengisahkan percintaan pria dudu dan perempuan cantik yang merupakan seorang dokter .

Sinopsis Mohabbatein Episode 36, 5 September 2016

Sinopsis "Mohabbatein" (ANTV) Episode 36 Tayang senin 5 September 2016 dimulai dari ,Raman dan Ishita mendatangi tempat acara pertunangan bersama Mihir dan Trisha. Raman berkata pada Richa utk membuat persiapan yang terbaik. Richa berkata agar Trisha tdk perlu khawatir karena pertunanganny akn menjadi bahan pembicaraan di kota. Mereka lalu melihat2 desain dekorasi. Trisha terlihat senang sementara Mihir terlihat kesal. Raman memilih desain yang berbeda dgn Ishita dan setelah itu dia mengatakn semuany selesai. Ishita mencemoohny. Mereka kemudian pergi.

Simmi sedang merasa kesal karena keluarga Iyer tdk memberi hadiah yang lebih pada keluarga Bhalla utk pernikahan Mihir. Simmi mengatakn pada ibuny jika keluarga Iyer berniat menghina keluargany.Parmeet sendiri bergabung dgn Ashok. Parmeet berterima kasih karena Ashok telah membebaskanny. Ashok pun berkata bahwa dia membebaskan Parmeet agar Parmeet membantuny melawan Raman. Ashok juga mengancam jika Parmeet bermain2 dgnny maka Parmeet akn dimasukkanny lagi ke dalam penjara. Parmeet tertawa dan mengatakn bahwa diriny sudah pasti akn membantu Asok, Parmeet berujar jika diriny mempuny banyk informasi tentang Raman.

Simmi dan ibuny mendatangi rumah Madhavi dan mengatakn bahwa keluarga Iyer harus memberi hadiah pada keluarga Bhalla karena Mihir sudah seperti saudara Raman. Vandu mengatakn mereka mata duitan. Madhavi juga berkata bahwa mereka sedang meminta mas kawin. Simmi lalu berdebat dgn Madhavi. Madhavi berkata bahwa keluargany tdk memiliki ritual tersebut dan Madhavi juga berkata bahwa mas kawin itu melawan hukum. Simmi berkata bahwa dia dan ibuny datang utk menytukan keuarga, Simmi pun menghina keluarga Iyer. Ishita dan Raman kemudian datang dan menypa semua orang.

Ibu Raman bertany apakah Raman telah mengatur semuany. Raman mengiyakn dan berkata bahwa mereka memiliki perbedaan desain dan itu yang membuat mereka datang terlambat. Trisha mengatakn jika Raman melakukan persiapan dgn sangat bagus. Toshi lalu mengajak Simmi pulang tapi Ishita menahanny. Ishita meminta ibuny duduk bersama ibu mertuany. Ishita lantas berterima kasih pada mereka dan mengucapkan selamat hari ibu. Raman tersenyum, kemudian Ishita memberikan hadiah pada mereka. Toshi pun merasa senang. Ishita memberi hadiah timbangan utk penyemangat Toshi melakukan diet, sedangkan Madhavi mendapat hadiah pemijat dari Ishita karena ibuny sering mengalami nyeri lutut.

Ishita juga memberikan tas bayi pada Simmi dan mengucapkan selamat hari ibu. Vandu juga mendapatkan jatah hadiah voucher SPA karena Vandu pasti lelah bekerja. Ishita juga mengatakn agar Vandu memilih hari utk pergi SPA dan Vandu bisa menitipkan Shravan padany agar Vandu menikmati SPAny.Ruhi lalu datang dan melihat hadiah2 tersebut. Dia mengucapkan selamat hari ibu pada Ishita dan berkata jika Ishita seharusny juga mendapatkan hadiah. Ruhi berpikir hadiah yang cocok utk Ishita. Kemudian Ruhi membawa Raman pada Ishita dan menytukan tangan mereka sambil berkata bahwa Ramanlah hadiah utkny.

Raman dan Ishita saling memandang. Semua orang tersenyum kecuali Simmi. Ruhi kembali berbicara bahwa dia tdk mempunyi uang di dalam celengan, maka dari itu dia membawa Raman utk Ishita. Raman bertany pada Ruhi “kau tdk memberitahuku dulu sebelum menghadiahkanku”. Ruhi menjawab jika hadiah tdk bisa di kembalikan. Raman lantas mengajak Ruhi membeli hadiah utk Ishita. Ruhi menyhut “Kau milikku ayah, aku meminjamkan kau pada ibu Ishi”. Raman pun mengangkat Ruhi dan Ruhi memelukny. Simmi merasa jengah melihat semuany dan mengajak ibuny pergi.

Parmeet mendapat tempat di kantor Ashok dan dia merasa senang, tiap dia mendapat masalah selalu saja ada yang menyelamatkanny. Ashok lalu datang dan mengatakn apa yang harus dikerjakn Parmeet. Parmeet harus mengepalai proyek baruny yang join dgn Raman. Ashok berkata bahwa Raman sudah sekali mengalahkanny dan dia tdk ingin kalah lagi, Parmeet pun menjanjikan Ashok bahwa diriny akn membuat Raman meminta maaf pada diriny dan juga Ashok. Ashok juga membenarkan kelakuan nakal Parmeet pada Ishita karena Ishita sangat menarik dan Raman telah mengabaikanny. Ashok juga berjanji akn membawakn gadis2 utk Parmeet asal Parmeet bersedia melawan Raman. Parmeet setuju dan mereka berjabat tangan.

Trisha sedang berbicara dgn Raman mengenai Mihir, seseorang datang utk bertemu dgn Mihika. Madhavi dan Ishita pun tersenyum. Madhavi mempersilahkan lelaki tersebut utk duduk. Lelaki itu berkata namany Vibhu dan dia datang utk menemui Mihika dan membicarakn pernikahan. Madhavi bertany apakah dia tinggal di Amerika. Vibhu mengiyakn dan bercerita jika diriny bertemu dgn Mihika melalui situs perjodohan Tamil. Mihika muncul dan menemui Vibhu.

Mihir cemburu melihat Mihika dan Vibhu. Raman berkata pada Ishita jika dia sudah tdk waras, memilih lelaki dari internet. Raman tdk menyukai lelaki tersebut dan mengataknny pada Ishita. Tapi keluarga Iyer terlihat senang dgn Vibhu dan terus saja memujiny. Raman bertany kapan pertunangan mereka. Vandu menjawab “dihari yang sama dgn pertunangan Mihir”. Madhavi juga menambahkan “di gedung yang sama juga”. Trisha menyhut “menakjubkan”. Ishita memandang Raman dan tersenyum.

Toshi meminta Romi membuat daftar tamu dgn cepat. Dia juga meminta Raman dan Mihir utk tetap tinggal dirumah. Toshi mengatakn jika Mihir harus berada dirumah dan melakukan semua ritual. Mihir bertany mengapambanyk sekali yang harus dikerjakn. Trisha menginginkan semua ritual tersebut. Ishita pun menjawab ritual itu utk pernikahan, sekarang hany pertunangan. Raman menyuruh Ishita membiarkan apa yang ingin Trisha lakukan.

Romi menanykan Bala pada Ishita. Ishita menjawab bahwa Bala sedang melakukan semua persiapan dan Vandu berada dirumahny. Romi lalu langsung menelpon temanny dan berkata jika Bala akn segera datang dan Romi meminta temanny melakukan apa yang diperintahkanny.

Mihir mendatangi Ishita dan berbicara mengenai pernikahan Mihika. Ishita mengatakn jika pernikahanny akn segera dilaksanakn. Mihir pun bertany mengapa Ishita memilihkan pria dari Amerika. Ishita menyhut agar Mihir konsentrasi pada pertunanganny saja. Ishita membuat Raman dan Mihir cemburu dgn mengobrol bersama ayahny mengenai persiapan pertunangan Mihika.

Raman dan Ishita akn pergi berbelanja keperluan pertunangan Trisha, dan Ishita mengajak Raman sekalian berbelanja utk Mihika. Raman menolak karena tdk mempunyi waktu tapi Ishita mengatakn  jika dia pernah mengingatkan Ishita mengenai tugas sebagai seorang istri dan sekarang Ishita mengingatkanny juga akn tugasny  karena Raman adalah menantu keluarga Iyer. Raman pun merasa kesal dan kemudian mengajak Mihir segera berangkat utk berbelanja.

Romi menemui Bala dan berkata jika Vandu dan Madhavi sedang pergi berbelanja. Romi lalu memberiny uang dan berkata agar Bala memberikanny pada Vishwa karena uang itu dari  Ishita. Bala tany utk apa. Romi berkata utk pertunangan Mihika. Romi mengambil uang tersebut dan teman Romi memotretny. Romi lalu melihat hasil fotony dan berkata bahwa Bala tdk akn bisa mempermainkanny.

Mihir membantu Trisha berbelanja, Mihika sendiri berbelanja bersama Vibhu dan Ishita. Mihir cemburu melihat mereka. Trisha dan Mihika menyukai gaun yang sama. Trisha berkata pada Raman jika gaun itu sangat cocok utkny. Mihika pun mengatakn hal yang sama pada Ishita. Pelayan toko berkata bahwa gaun itu cuman ada satu. Raman lalu berkata agar Mihika memberikan gaun tersebut pada Trisha. Ishita membalas perkataan Raman dgn mengatakn mengapa Mihika harus selalu memberikan semuany pada Trisha. Mereka pun berdebat dgn manis. Raman menyerah dan memberikan gaun pada Mihika.

Ishita membeli gaun tersebut. Raman menggerutu bahwa Ishita mendapatkan gaun itu seperti layakny mendapat penghargaan. Ishita membawa gaunny pada Mihika dan memintany utk mencoba. Raman lalu mendatangi Vibhu dan menggodany. Raman mengatakn hal2 buruk tentang sifat Mihika yang pemarah tapi Raman juga berkata jika Mihika memiliki hati yang baik.  Raman terus saja berbicara, kemudian Vibhu mengucapkan terima kasih dan berkata jika dia memang mencari gadis seperti Mihika. Vibhu pun memeluk Raman dan berkata jika Mihika adalah gadis impianny. Raman merasa kesal dan bergegas pergi.

Raman pulang kerumahny dan Romi menanykan keberadaan Ishita. Raman menjawab jika Ishita berada dirumah keluarga Iyer. Pathak lalu datang dan mengabarkan pada Raman bahwa Parmeet telah bebas. Simmipun tersenyum mendengarny sedangkan Raman terkejut dan mengatakn jika ini tdk mungkin. Raman bertany siapa yang telah membebaskanny. Pathak menjawab “Ashok Khanna”. Raman berpikir jika Parmeet dipenjara dia akn berubah tapi ternyta Parmeet memang menunjukkan jika dia adalah ular. Raman senang bisa membuat Simmi jauh dariny.

Simmi menemui Parmeet dan bertany bagaimana bisa dia bergabung dgn Ashok yang notabene adalah musuh keluarga Bhalla. Parmeet lalu meyakinkan Simmi bahwa Ashok tdk seburuk sangkaanny. Simmi pun karena mencintai Parmeet, dia memutuskan akn bersama parmeet. Parmeet melarangny, dia ingin Simmi tetap tinggal bersama keluargany hingga diriny membuat semuany baik2 saja. Parmeet berpikir akn menggunakn Simmi utk melawan Raman dan Ishita saat waktuny tiba.

Mihir melihat Mihika di apartemen. Mihir menghampiriny dannbertany mengapa Mihika memanggilny utk datang menemuiny. Mihika lalu mengembalikan semua hadiah2 dari Mihir. Mihir meminta Mihika tdk mengembalikanny. Mihika mengatakn bahwa dia akn menikah dan harus melupakn semuany. Mihika ingin memulai hidup baru bersama Vibhu. Mihika lalu memberiny kartu undangan pertunangan dan meminta Mihir utk datang. Mihir berkata bahwa dia tdk akn datang bukan karena mereka bertunangan dihari yang sama, bahkan jika hari pertunangan mereka berbeda pun Mihir berkata jika dia tdk akn datang. Mihir dan Mihika lalu saling mengejek. Mihir lantas meminta maaf dan dia melihat hadiah2ny lalu menangis. Romi lalu datang dan berkata jika koreografer Raman telah datang. Mihir mengatakn jika itu tdk perlu.

Raman melihat Ishita dan menghinany karena musik yang jelek. Ishita balas menghina. Ruhi datang dan melihat mereka bertengkar lalu Ruhi berkata “kalian mulai bertengkar lagi”. Ruhi lalu mengajak mereka pergi ke salon. Ruhi berkata bahwa diriny akn membuat rambut seperti milik Priyanka Chopra. Ishita dan Raman saling mencemooh lagi.

Romi memperkenalkan koreografer pada Ishita. Wanita itu lalu menemui Toshi dan memelukny. Dia bertany bagaiman bisa belajar menari ditempat yang kecil. Toshi pun menjawab jika mereka memiliki aula pertemuan. Romi pun berkata mereka akn berlatih disana. Toshi meminta Simmi utk ikut menari tapi Simmi menolak. Ishita berkata ini semua demi Mihir.Raman juga bersikeras membujuk Simmi. Simmi pun setuju tapi dia tdk mau menari sendiri. Toshi pun menyuruh membuat grup. Toshi lalu menanykan keberadaan Trisha pada Mihir. Mihir menjawab jika Trisha pergi ke salon. Ishita lalu mengatakn jika dia akn pergi ke salon juga dan akn menemukan Trisha.

Ruhi dan Ishita mendatangi salon dan Ruhi berkata dia ingin model rambut seperti milik Priyanka Chopra. Ishita menanykan Trisha pada karyawan salon dan dia tahu jika Trisha belum datang hingga sekarang. Ishita berkata jika Trisha pergi dari rumah sejak tadi. Ishita pun bertany2 dimana Trisha.Toshi menyuruh Romi memutuskan lagu apa yang akn digunakn utk menari. Romi berkata dia akn menari dgn Rinki. Bala datang dan menypa mereka. Mihir berkata akn membantu tapi Bala menolak.

Bala lalu pulang ke rumah mertuany dan mengatakn pada semua orang tentang Mihir yang ingin membantuny melakukan persiapan utuk pertunangan Mihika. Bala berkata jika ini semua rencana Ishita, tdk ada pertunangan antara Mihika dan Vibhu. Bala mengatakn Mihir masih mencintai Mihika tapi dia takut utk menunjukkanny di hadapan Raman. Vandu pun mengatakn jika semua ini bukan kesalahan Mihir. Mihika pun berkata dia menyerah dan tdk lagi memiliki harapan. Mihika pun pergi.

Bala lalu berbicara dgn Vishwa dan kemudian memberikan uang yang diberikan Romi tadi. Vishwa kebingungan dan berkata jika dia tdk membicarakn tentang uang pada Ishita. Vishwa meminta Bala mengembalikanny pada Romi.

Romi sendiri sedang berbicara pada temanny jika kini Bala berada ditanganny dan foto ini akn menunjukkan bahwa Bala menerima suap. Sementara itu Parmeet terlihat kekuar dari dalam mobilny dan melihat Ishita yang terkejut melihatny. Ruhi melihat Parmeet dan berlari menghampiriny. Ruhi lalu mengobrol dgn Parmeet. Ruhi juga meminta Parmeet datang dihari pertunangan Mihir dan menari bersama Simmi. Parmeet berjanji dia akn datang dan menari. Ishita meminta Ruhi masuk ke dalam mobil. Parmeet menghampiri Ishita dan mulai memperolokny. Ishita balas mencemooh Parmeet dan memperingatkanny utk tdk macam2 karena jika dia melakukanny lagi maka bukan hany tamparan yang akn diterimany tapi semua orang akn menghajarny. Ishita lalu pergi meninggalkan Parmeet yang terlihat memandang kepergian Ishita dgn mata penuh dendam.

Semua orang sedang berlatih menari di aula pertemuan. Mihir mencoba utk melarikan diri. Madhavi dan Vandu lalu muncul. Madhavi berkata jika dia juga membooking aula pertemuan. Simmi menjawab jika dia membookingny utk 3 hari. Madhavi berkata jika itu tdk bisa. Mereka pun berdebat. Mihir mengalah dan meminta keluarga Bhalla pulang ke rumah. Simmi tdk mau mengalah dan kemudian dia kembali berdebat dgn Vandu. Mihir berusaha melerai tapi gagal.

Ishita menelpon ayahny dan menanykan Trisha. Ishita masih heran karena risha juga belum sampai dirumah. Kemudian Ishita menghentikan mobilny saat melihat Vibhu bersama gadis. Ishkta menghampiriny dan Vibhu memperkenalkan gadis itu (Malini) sebagai kekasihny. Ishita mengeluh dan berkata bahwa Vibhu berakting hany beberapa hari saja dan bagaimana jika orang melihat Vibhu bersama Malini, Ishita pun meminta Vibhu mengaku jika Malini adalah adikny. Ishita kemudian meminta mereka utk pergi.Ishita kemudian melihat Trisha bersama seorang lelaki dan diapun terkejut. Ishita bertany2 siapa lelaki itu dan apa yang dilakukan Trisha di sini. Romi kemudian memakai helm dan pergi.

Sang koreografer mendatangi Toshi dan mengeluhkan Madhavi. Madhavi lalu mendatangi mereka dan mereka bertengkar. Toshi mengatakn jika dia memanggil koreografer utk mengesankan orang London. Lalu muncul  seseorang dan Madhavi tersenyum melihatny dan memanggilny Jai. Jai mengatakn dia datang utk menemui Tn. Bhalla. Madhavi lalu mengobrol sejenak dgn Jai sementara Toshi memperhatikanny. Lalu Madhavi bersikap baik pada Toshi dan mengatakn jika dia akn berbagi aula dgn Toshi karena mereka bertetangga dan besan. Madhavi lalu pergi dgn tersenyum. Toshi menduga ada cerita lama antara Madhavi dan Jai.

Ishita pulang ke rumah bersama Ruhi. Dia masih berpikir kemanakah Trisha. Raman lalu muncul dan bertany pada Ruhi “ini Ruhi atau Priyanka?”. Ruhi merasa senang ayahny memuji model rambutny dan dia beranjak pergi. Raman lalu mengajak Ishita ke aula utk berlatih menari. Ishita lalu bercerita jika dia melihat Trisha dgn seorang lelaki dan memelukny. Raman pun menyngka Ishita berusaha memisahkan  Mihir dan Trisha dgn cerita tersebut. Mereka pun berdebat. Simmi mendengarkan semua dan berpikir utk memberitahukanny pada Parmeet. Ishita dan Raman masih berdebat, lalu Trisha datang dan saat Ishita bertany dia menjawab bahwa dia baru saja menemui saudarany dan pergi minum kopi. Risha lalu pamit hendak berlatih menari. Dia pun pergi. Ishita berkata jika Trisha sudah berbohong. Raman memperingatkan Ishita utk tdk menuduh Trisha. Mereka kembali berdebat dan akhirny Raman mengajakny utk segera berlatih menari salsa.

Jai sedang bersama Toshi dan menunjukkan macam2 jenis perhiasan. Tapi Toshi lebih tertarik mengetahui cerita lama antara Jai dan Madhavi. Jai pun menceritakn kisah pertemananny bersama Madhavi di masa lali. Toshi pun tertawa mendengarny.Simmi menelpon Parmeet dan menginformasikan jika Ishita berusaha menggagalkan pertunangan Mihir dan Trisha. Parmeet lalu basa basi menanykan keadaan Simmi dan bayiny. Simmi berkata jika diriny dan Gudiya merindukanny. Parmeet pun berjanji mereka akn segera bertemu. Parmeet mengakhiri pembicaraan. Parmeet pun lantas memberitahu Ashok tentang semua itu, Parmeet berkata jika Trisha adalah adik Rajeev Tandon. Ashok Berkata bahwa Rajeev adalah investor terbesar Raman dan dia pasti akn marah mengetahui hal ini.

Koreografer meminta Raman dan Ishita mempraktekkan salsa. Ishita mengeluh mengapa harus salsa. Raman pun menjawab jika mereka dari London dan tdk mungkin menunjukkan tarian Bharatnatyam. Mereka lau mempraktekkan tarian salsa dan Raman agak susah melihat Ishita menari memakai saree. Vishwa dan Madhavi datang ke aula dan senang melihat Ishita menari dgn Raman.  Raman dan Ishita menari dgn baik. Koreograferpun memberi tepuk tangan un tuk mereka dan meminta mereka melakukanny lagi.

Raman dan ishita menari lagi, Romi lalu muncul di aula dan Ishita mengenali jaket Romi sama dgn jaket yang dipakai lelaki yang menemui Trisha tadi. Ishita tdk konsen menari dan membuat Raman terjatuh. Raman pun mengomel dan dia pergi. Ishita masih saja memikirkan hubungan antara Romi dan Trisha tapi dia menepis pikiran burukny dgn mengatakn jika jaket yang dipakai Romi itu banyk yang memiliki.

Raman sedang mengobrol bersama ayah mertuany. Vishwa mengatakn dia merasa senang melihat Raman dan Ishita menari. Raman mengatakn jika Ishita tdk bisa menari salsa. Vishwa mengatakn jika Ishita juara menari salsa. Raman pun terkejut. Vishwa menjelaskan bahwa Ishita belajar salsa selama 4 tahun dan dia selau memenangkan pertandingan salsa. Vishwa lalu beranjak pergi. Raman pun berbicara dgn diriny sendiri agar giat berlatih agar bisa menandingi Ishita.Toshi menghentikan langkah Vishwa dan menanykan persiapan pertunangan Mihika. Toshi lalu mengundangny utk melihat perhiasan yang dibeliny utk Trisha, Toshi berkata mungkin Vishwa nanti tertarik membelikan utk Mihika.

Toshi lalu menunjukkan perhiasan2 yang dibeliny tadi dan Toshi mengatakn dia membeliny dai toko Jai Kakad. Toshi menambahkan mungkin Vishwa mengenalny karena Jai adalah teman Madhavi. Vishwa tdk mengenal Jai. Toshi pun memprovokasi Vishwa dgn mengatakn jika Jai adalah teman spesial Madhavi dulu.Mihir dan Trisha berlatih menari. Mihika datang bersama Vibhu sambil bergenggaman tangan. Mihir pun menarik Trisha lebih dekat kepadany. Mihika sibuk mengobro dan tertawa bersama Vibhu hingga dia tdk melihat Mihir. Koreografer meminta Mihir menari dgn benar. Mihir terus saja menatap Mihika.

Ishita lalu mendengar Trisha berbicara dgn seseorang ditelpon dan Trisha berbicara “jangan cemburu, aku hany menari dgnny”. Ishita pun berpikir dgn siapa Trisha berbicara dan Ishita menduga Trisha telah berselingkuh. Ishita lalu keluar apartemen dan dia melihat Romi duduk diatas motor dan sedang menelpon, Romi berkata “Kamu akn bertunangan, aku akn membunuh lelaki itu jika dia menyentuhmu”. Ishita pun bergegas menemui Raman utk menceritaknny. Tapi Raman malah memperolokny.Raman lalu mendatamgi sang koreografer dan meminta diajari menari salsa sendir saja, dia mengatakn jika Ishita sudah jago menari salsa karena dia juara salsa. Koreografer itupun meyakinkan Raman bahwa dirinyn akn mengajari menari salsa dgn baik.

Ishita mendtangi Vandu dan Vandu menunjukkan saree yang dihadiahkan Bala padany. Ishita bertany mengapa Bala memberiny banyk hadiah. Vandu menjawab itu semua utk pertunangan Ishita. Ishita lalu menceritakn tentang perselingkuhan Trisha dan Romi Vandu lalu mengatakn jika Raman memang bodoh. Ishita pun melarang Vandu mengatakn hal itu karena Raman melakukanny utk kebahagiaan Mihir. Vandu pun menggoda Ishita karena membela Raman. Ishita pun tersenyum. Mereka lalu saling membicarakn suami masing2. Bala mendengar canda tawa mereka dan dia tahu jika Ishita mengatainy, Bala pun muncul dan  Ishita pun tertawa sambil berlari pulang tapi dia menabrak Raman dan menindih tubuh Raman. Raman pun mengomel karena punggungny terasa sakit dan segera menyuruhny membantu berdiri. Bala dan Vandu tersenyum.

 Ishita berkata akn mengoleskan balsam, Raman menolakny dan kemudian masuk ke dalam rumah. Bala menghampiri Ishita dan Ishita lalu berbicaara sejenak sambil memuji Bala. Raman mendengar dan merasa cemburu.Ishita lalu kembali dan Raman mengomeliny. Raman lalu bertany apakah Ishita merasa Bala itu lelaki tampan. Ishita mengiyakn, dia mengatakn jika Bala sangat tampan. Raman lalu berkata jika punggungny sudah membaik dan dia pergi meninggalkan Ishita. Ishita pun berpikir jika Raman sedang cemburu.

Baca cerita sebelumnya Sinopsis Mohabbatein episode 35 dan episode selanjutnya yang tayang 6 september 2016 Mohabbatein episode 37

Artikel Terkait

Sinopsis Mohabbatein Episode 36 (ANTV) ,5 September 2016
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email