Sinopsis Mohabbatein Episode 37 (ANTV) ,6 September 2016

Drama serial "Mohabbatein" merupakan film India yang di tayangakan oleh ANTV. Film ini merupakan salah satu dari banyak film India yang telah ANTV tayangkan .Mohabbatein tayang di Indonesia untuk kedua kalinya pada 1 agustus 2016 yang dulu pernah juga ditayangkan oleh RCTI dengan judul RUHI TERSAYANG pada tahun 2015 akhirdan sekarang telah banyak mendapat kan penggemar seperti film Uttaran .Film Mohabbatein adalah film romantis yang mengisahkan percintaan pria dudu dan perempuan cantik yang merupakan seorang dokter .

Sinopsis Mohabbatein Episode 37, 6 September 2016

Sinopsis "Mohabbatein" (ANTV) Episode 37 Tayang selasa 6 September 2016 dimulai dari ,Ibu Bhalla berbicara dengan Simmi. Dia mengatakan kalau Raman datang untuk mengetahui tentang hal ini, dia akan marah pada kami. Mereka melihat Shagun di klinik Ishita. Simmi mengatakan dia datang apa yang harus kita lakukan, mungkin kita dengarkan apa yang mungkin dia katakan. Mereka mendengar pembicaraan Shagun dengan Ishita. Shagun berkat Ishita dan mengatakan saya sudah melihat ibuku dalam hukum dan adik ipar, mereka mencoba untuk menyuap mu, apakah kamu melihat mereka. Ishita bertany bagaimana Ruhi.

Shagun mengatakan dia baik-baik saja, saya memang sangat senang, saya memang beruntung bahwa kamu berada dalam hidup Ruhi, kamu selalu menginginkan Ruhi bersama ibuny. Ibu Bhalla terjatuh ke dalam menabrak pintu. Shagun mengatakan luar biasa. Simmi berbicara dengan Shagun.Shagun mengatakan kamu orang tidak memiliki kelas apapun. Ibu Bhalla mengatakan saya akan mengambil kelas mu. Shagun bilang saya tidak ingin kamu dengan Ruhi. Dia mengatakan pengadilan tidak akan membuat keputusan untuk mendukung mu. Simmi menghubungi Raman dan meminta dia untuk datang ke klinik Ishita. Ishita terluka oleh Ibu Bhalla karena kesalahanny. Shagun mencoba untuk melakukan pertolongan pertama.

Raman datang. Ishita meminta semua orang untuk pergi. Shagun mengatakan orang-orang ini seperti ini. Raman mengatakan Shagun kamu tidak dapat melihat Ishita terluka. Shagun bilang saya minta maaf dan pergi. Raman bertany dimana perbanny. Ishita bilang saya tidak butuh bantuanmu.Dia mengatakan biarkan saya yang melakukanny, berikan tangan mu. Dia mengatakan kamu hany pergi. Dia mengatakan diamlah dan mengoleskan salep untuk tanganny. Dil Kahin rukta nahi  Yeh Hai Mohabbatein drama . Dia mengatakan terima kasih. Dia bilang saya akan mengantar mu ke rumah, karena kamu tidak akan dapat mengemudi. Ibu Bala menemui Amma dan menunjukkan foto Varun ini. (Anak Subbu ini). Amma terkejut melihat video Mihika di telepon dan bertany apa ini. Dia bertany Vandu apa ini.

 Dia bertany siapa orang ini, MMS sama untuk apa saya menerima panggilan. Dia meminta mihika. Ini tidak sesuai, dia sudah merusak nama baik kami.Bala meminta ibuny untuk tidak menghina Amma dan meninggalkanny. Dia mengatakan baik-baik saya saja  yang akan pergi. Dia pergi dan marah. Amma menagis, mengetahui tentang MMS itu. Dia mengatakan mengapa Mihika melakukanny, apa yang akan kita beritahu kepada semua orang, bagaimana kita menunjukkan wajah kita. Vandu mengatakan siapa yang melakukan ini akan dihukum, jangan khawatir. Appa bertemu ibu Bala dan dia mengatakan Ibu Bala meminta ku untuk meninggalkanny. Tuan Bhalla mendengar mereka berbicara.

Dia ejekan Appa. Tuan Bhalla mengatakan saya memang tetanggany, kamu tidak harus berbicara dengan Appa seperti ini. Dia mengatakan kamu terkait dengan mereka, kamu beruntung. Dia bilang saya akan memikirkanny lalu pergi.Tuan Bhalla mengatakan mari kita pergi ke rumah. Malam ny, teman Rumi merasa panik karena mereka mungkin akan ditangkap oleh polisi. Rumi mengatakan jangan khawatir. Mereka mengatakan kalau kita tertangkap, kita akan membawa nama mu juga. Rumi mengatakan saya memang tidak melakukan ini untuk pertama kaliny dan memberiny uang dan meminta dia untuk menyembunyikan selama beberapa hari. Simmi menghubungi Rumi dan meminta password komputer.

Rumi mengatakan saya akan pulang. Rumi mengatakan salinan videony ada di komputer, kalau saja Mihir melihatny, itu akan menjadi masalah besar. Rumi pulang dan melihat Mihir berada di depan komputer. Mihir meminta password saat ia ingin melacak komputer untuk menangkap pelakuny.Polisi datang dan menayakan Mihir. Mereka datang untuk menangkap Mihir yang sudah menyebarluaskan MMS itu. Simmi mengatakan apa yang kamu katakan. Mihir bilang saya memang bukan manusia, saya tidak melakukan ini. Rumi mendukung Mihir. Mereka mengambil Mihir dengan mereka. Raman dan Ishita pulang. Ishita mengucapkan terima kasih. Raman bilang saya puny solusi tentang Ruhi. Dia bilang saya bisa membayar uang mu kalau kamu menginginkanny, pastikan anak ku pulang.

Ishita bilang saya tidak bisa percaya ini. Dia bilang saya minta maaf, tunggu. Dia mengatakan ini salah ku, saya harus mendiskusikan kesepakatan ini dengan ibu mu, bukan dengan mu. Ishita mengatakan bagaimana kamu berani berbicara dengan ku seperti ini. Mereka melihat polisi mengambil Mihir.Raman bertany apa yang terjadi. Ishita mengatakan dia adalah orang yang sudah melakukanny. Raman meminta bukti. Mihir bilang saya tidak melakukan apa-apa. Raman mengatakan sampai penyelidikan mu selesai, Mihir tidak akan pergi ke mana pun. Inspektur mendapat panggilan kepalany dan raman meninggalkan Mihir. Ishita menegur Raman dan mengatakan ketika kita mendapatkan bukti apa yang akan kamu lakukan. Dia mengatakan ketika kamu mendapatkan buktiny, datanglah. Ishita mengatakan bagaimana kamu bisa meninggalkan dia.

Polisi pergi. Ishita menangis. Ibu Bhalla merasa lega.Pagi ini, Tuan Bhalla dan Appa bertemu di koridor dan bicara. Tuan Bhalla bertany Appa apa yang kamu pikirkan, saya tahu kamu perlu waktu, tapi Ruhi tidak puny waktu, saya memiliki harapan dengan Ishita, sidang tinggal sebentar lagi. Dia mengatakan saya mengerti, Raman tidak terkesan dengan mu yang mendukung Mihir. Dia bilang saya minta maaf saya mengharapkan mu, saya bisa mengerti. Appa mengatakan kamu benar, saya sudah memikirkan hal itu, saya juga merasa Ishita dan Raman harus menikah.

Tuan Bhalla senang mendengar ini dan terima kasih Appa. Dia mengatakan saya pikir kamu tidak akan memaafkan Raman. Appa bilang saya memang tidak terganggu dengan Raman, saya mendengar Raman berbicara dengan Ibu. Bhalla. Raman mengatakan bahwa kalau saja Mihir salah, ia tidak akan mendukung Mihir. Tetapi kalau Mihir tidak bersalah, ia akan selalu mendukung Mihir, bahkan kalau itu membuat Ishita marah, bahkan kalau itu bertentangan dengan Ruhi. Appa mengatakan Raman adalah pria baik yang menghargai suatu hubungan. Dia mengatakan kejelekan apa yang terjadi di antara kami, tapi saya pikir kami bisa mempercepat atas pernikahan ini, Raman, Ishita dan Ruhi akan bersama-sama dengan keputusan ini. Tuan Bhalla mengatakan saya puny ide untuk membuat keluarga kita setuju. Appa menjabat tangan dengan Tuan Bhalla.

Baca cerita sebelumnya Sinopsis Mohabbatein episode 36 dan episode selanjutnya yang tayang 7 september 2016 Mohabbatein episode 38

Subscribe to receive free email updates: