Saturday, September 3, 2016

Sinopsis Mohabbatein Episode 38 (ANTV) ,7 September 2016

Drama serial "Mohabbatein" merupakan film India yang di tayangakan oleh ANTV. Film ini merupakan salah satu dari banyak film India yang telah ANTV tayangkan .Mohabbatein tayang di Indonesia untuk kedua kalinya pada 1 agustus 2016 yang dulu pernah juga ditayangkan oleh RCTI dengan judul RUHI TERSAYANG pada tahun 2015 akhirdan sekarang telah banyak mendapat kan penggemar seperti film Uttaran .Film Mohabbatein adalah film romantis yang mengisahkan percintaan pria dudu dan perempuan cantik yang merupakan seorang dokter .

Sinopsis Mohabbatein Episode 38, 7 September 2016

Sinopsis "Mohabbatein" (ANTV) Episode 38 Tayang rabu 7 September 2016 dimulai dari ,Tn. Iyer masih asyik ngobrol dengan Tn. Bhalla tentang pernikahan Ishita dan Raman “Pernikahan ini pasti akan baik bagi mereka berdua dan Ruhi tentu saja” Tn. Bhalla setuju dengan pendapat Tn. Iyer, sementara itu Simmi sedang ngobrol dengan ibuny, nyony Bhalla, nyony Bhalla kelihatan sedih, Rumi yang juga ada disana mencoba mengajakny bicara “Ibu sangat merindukan Ruhi, Rumi , setiap hari ibu merasa kalau ibu akan mendapatkanny tapi hari ini dia sudah pergi jauh dari sisi ibu”, “Ibu, seharusny merasa bahagia, lihat kak Raman, dia itu sudah berusaha cukup keras, saya kira dia akan menang, jadi ibu harus tersenyum” hibur Simmi yang kemudian membahas tentang pakaian mereka “Dimana ayahmu ?”, “Dia ada diluar, ibu , pemilihan suarany sebentar lagi akan di mulai, ayoo kita pergi sekarang juga” ajak Rumi

“Iya,ayoo kita pergi sekarang” timpal Raman “Raman, kamu akan memberikan suaramu untuk ayahmu kan ? Kalian berdua ini jarang sekali bicara berdua tapi kalian selalu sangat saling peduli satu sama lain, kamu menyyangi ayahmu kan ?” Raman tersenyum “saya malu, ibu , pada apa yang sudah saya lakukan 6 tahun yang lalu” Raman teringat pada masa laluny ketika Shagun bertengkar dengan Tn. Bhalla dan Raman malah mendukung Shagun bukan ayahny, Shagun mencoba memanipulasi situasi saat itu sambil menangis, Raman lebih mendukung Shagun meskipun Shagun berbohong padany, Raman bertengkar dengan ayahny hany karena Shagun “Ibu, saya menyesali semua kesalahanku” ujar Raman

Appa atau Tn. Iyer juga akan menghadiri pemilihan suara tersebut, Amma dan Sihita sangat senang dan merasa kalau Appa pasti akan menang, saat itu Bala pulang ke rumah dan berkata “saya sudah menempel semua poster di dinding” tak lama kemudian Mihika juga menemui mereka dan berkata “Maafkan saya, Paman , karena saya tidak bisa ikut denganmu” ujar Mihika sambil menangis karena teringat pada video porno yang menggunakan wajahny “Paman juga tidak akan memaksa kamu, Mihika , tapi kamu juga tidak perlu bersembunyi terus karena ini bukan kesalahanmu, ini adalah kesalahanny Mihir” sahut Appa

“Iya, Mihika , tidak perlu bersembunyi, kamu ini kan adikku yang sangat tangguh dan lagi sampai kapan mereka akan merasa aman ? kebenaran pasti akan terungkap nanti, mereka itu nanti yang akan bersembunyi bukan kamu” hibur Ishita ”Ini adalah hidup kita dan kita tidak bisa menghentikan kehidupan, saya tidak meninggalkan kehidupanku hany karena Subbu, pertunanganku juga diibatalkan oleh dia, tidak masalah, hidupku tetap berjalan” Mihika tersenyum getir “saya ingin tetap berada dirumah, kalian pergilah dan menangkan paman”, “Tentu saja, Mihika” semua orang tertawa senang

Di ruang pertemuan, semua orang memberikan semangat pada Tn. Bhalla dan Tn. Iyer, lalu pemungutan suara pun dimulai “Rumi, saya yakin kalau keluarga Iyer itu pasti akan berbuat curang, lihat saja mereka”, “Tenang saja kak Simmi, saya yakin kalau ayah kita yang akan menang !” Rumi merasa optimis, mereka kemudian saling berdiskusi, Vandu mengajak Simmi ngobrol “Kita berdua tidak bisa memberikan suara kita karena kita tidak tinggal disini jadi kita hany bisa mendukung mereka saja” Simmi hany tersenyum

Shagun menyelenggarakan sebuah pesta mewah untuk Ruhi dirumahny, mereka sedang memotong kue bersama sama, ketika Ashok datang, Ashok merasa heran begitu melihat mereka “Shagun, apa apaan ini ?”, “Kamu bilang sendiri kan ke saya agar Ruhi selalu bersamaku dan membuatny bahagia, saya yakin dia akan memilih kita jika dia merasa bahagia” ujar Shagun dengan perasaan senang “Lalu bagaimana dengan anak anak ini”, “Ashok sayang, mereka itu adalah teman teman sekelasny Ruhi, lihat betapa bahagiany Ruhi untuk pertama kaliny” Ashok merasa senang melihat senyum dan tawa di wajah Ruhi “saya benar benar terkesan, Shagun” puji Ashok

Raman sedang sibuk dengan telfonny dan tidak memberikan suarany untuk pemilihan suara, sedangkan Ishita memberikan suarany untuk pemilihan itu namun di jalan Ishita dan Raman bertabrakan “Minggir ! saya ada pekerjaan penting !” mereka berdua beradu pendapat di dekat kotak suara, tangan mereka terjebak dalam kotak, Ishita menunjuk tangan Raman untuk mengeluarkan tanganny, Ishita dan Raman terjebak dalam sebuah situasi yang kurang mengenakan, lalu mereka berdua keluar dari sana, tak lama kemudian pemilihan suarany pun selesai dan pemenangny segera diumumkan, pemenangny adalah Tn. Bhalla, keluarga Bhalla menari dengan perasaan bahagia dan melakukan tarian Balle Balle, Tn. Iyer bertepuk tangan untuk kemenangan Tn. Bhalla, Vandu yang melihatny merasa jengah

“Mereka semua itu sungguh sangat tidak beradab” ujar Vandu kesal, Tn. Bhalla bergegas naik keatas panggung dan memberikan sedikit pidatony sambil berterima kasih pada semua orang yang sudah memilihny “saya rasa Tn. Iyer pantas untuk berada di posisi ini karena dia sudah melayani kita semua selama beberapa tahun, saya ini mempunyi banyk tanggung jawab jadi saya minta maaf dan saya meminta pada kalian semua untuk menerima Tn. Iyer” semua orang bertepuk tangan untuk Tn. Bhalla, Tn. Iyer kemudian maju ke depan ke atas panggung dan mengucapkan terima kasih pada Tn. Bhalla dan bertany “Tn. Bhalla, kenapa kamu melakukan hal ini ?”, “saya meminta kamu untuk mengambil posisi ini, Tn. Iyer, sekretaris umum yang baru” dari tempatny duduk nyony Bhalla nampak marah begitu mendengar keputusan suaminy dan langsung keluar dari ruangan itu

Tn. Bhalla menemui istriny dan mencoba untuk mengajakny ngobrol dari hati ke hati, nyony Bhala sangat kesal dengan suaminy “saya sudah menemukan seorang gadis untuk Raman” nyony Bhalla langsung berubah sikapny dan merasa senang, sementara itu dirumah, Appa juga mengatakan pada Amma kalau diriny sudah menemukan seorang laki laki untuk Ishita, namun ketika mereka menerangkan siapa orang itu, baik nyony Bhalla maupun Amma langsung kaget dan tidak percaya begitu mendengar ucapan suami mereka masing masing “saya sudah memutuskan kalau Raman akan menikah dengan gadis ini, saya sudah bicara dengan ayahny juga, dia juga menerima” ujar Tn. Bhalla, Appa juga mencoba menjelaskan pada Amma

“Laki laki ini sempurna, saya juga sudah bicara dengan ayahny” jelas Appa, di rumah Tn. Bhalla, nyony Bhalla mulai penasaran “Siapa mereka ini ? Apa yang gadis ini lakukan ? Bagaimana dengan keluargany ?” tany nyony Bhalla penasaran “Percayalah padaku, jangan khawatir” Tn. Bhalla mencoba meyakinkan istriny, Appa sendiri juga berkata “Ishita pasti akan sangat bahagia bersama pria ini” Amma menangis penuh haru dan bahagia, semua orang juga tersenyum senang, nyony Bhalla kemudian menawarkan segelas anggur untuk suaminy dan mereka pun tertawa senang

Baca cerita sebelumnya Sinopsis Mohabbatein episode 37 dan episode selanjutnya yang tayang 8 september 2016 Mohabbatein episode 39

Artikel Terkait

Sinopsis Mohabbatein Episode 38 (ANTV) ,7 September 2016
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email