Sinopsis Mohabbatein Episode 42 (ANTV) ,11 September 2016

Drama serial "Mohabbatein" merupakan film India yang di tayangakan oleh ANTV. Film ini merupakan salah satu dari banyak film India yang telah ANTV tayangkan .Mohabbatein tayang di Indonesia untuk kedua kalinya pada 1 agustus 2016 yang dulu pernah juga ditayangkan oleh RCTI dengan judul RUHI TERSAYANG pada tahun 2015 akhirdan sekarang telah banyak mendapat kan penggemar seperti film Uttaran .Film Mohabbatein adalah film romantis yang mengisahkan percintaan pria dudu dan perempuan cantik yang merupakan seorang dokter .

Sinopsis Mohabbatein Episode 42, 11 September 2016

Sinopsis "Mohabbatein" (ANTV) Episode 42 Tayang minggu 11 September 2016 dimulai dari ,Appa mendapat telfon dari polisi kalau Mihir sudah menerima kesalahanny yang menyebarkan video porno tersebut namun Mihir ingin bicara dengan Mihika sekali saja, Appa segera menyerahkan telfon itu ke Mihika sambil berkata “Mihir menyerahkan diri, dia ingin bicara denganmu,  Mihika” Mihika akhirny bicara dengan Mihir melalui telfon “Mihika, saya sudah menyerahkan diri, kamu tahu kan sebenarny kalau saya tidak mungkin bisa melakukan hal itu, namun tolong katakan pada Ishita kalau saya sudah dipenjara, dia sudah memberikan sebuah syarat pada Raman sampai saya dipenjara, dia baru mau menikah dengan Raman,  saya mohon tolong katakan padany kalau Ruhi menunggu diriny dan saya mohon, maafkan aku.

Mihika  sejujurny sampai saat ini saya masih sangat mencintai kamu” Mihika menangis mendengar pengakuan Mihir yang dibuatny demi Ruhi, Saat itu Ishita pulang kerumah dan merasa heran melihat Mihika yang sedang menangis “Ada apa, Mihika ?  Apa yang terjadi ?” Mihika kemudian menceritakan semuany pada Ishita tentang Mihir yang menyerahkan diri

Sementara itu Raman sedang ngobrol dengan pengacarany dan memintany untuk mengeluarkan Mihir dengan uang jaminan secepatny karena sejauh yang Raman tahu kalau  Mihir itu tidak bersalah, Rumi mulai gelisah begitu mendengarnya, tepat pada saat itu Tn. Bhalla memberikan kabar baik ke istriny kalau Ishita sudah setuju dengan pernikahan ini “Waah bagus itu ! Saat ini tidak ada seorangpun yang akan menghentikan Ruhi untuk tinggal bersama anda, Tn. Raman  saya akan berusaha sebaik mungkin untuk mengeluarkan Mihir” kata pengacara, kemudian berlalu dari sana  “Raman, Ishita ingin bertemu denganmu sendirian” kata Tn. Bhalla lagi

Tak lama kemudian Raman menemui Ishita, tiba tiba tanpa sengaja mereka berdua sama sama mengatakan kata yang sama “Ruhi , “ Raman lalu meminta Ishita  untuk bicara duluan, namun Ishita juga meminta hal yang sama, menyuruh Raman yang bicara dulu, maka tidak ayal mereka berdua saling berdebat lagi satu sama lain seperti biasa kalau mereka bertemu, akhirny Ishita yang memulai bicara “Baiklah, saya sangat menyayangi Ruhi dan saya tidak bisa berbuat apapun saat ini”, “Aku menikahi kamu juga karena untuk hak asuh Ruhi” sela Raman ketus “Aku juga melakukan hal ini  untuk kebahagiaan Ruhi semata” mereka berdua lalu bersama sama berkata “Hany untuk Ruhi !” saat itu Raman mendapat telfon dari Rajeev, klien Raman

“Raman, istriku Shweta bermimpi kalau kamu dan Ishita melakukan pernikahan lagi, apakah Ishita ada disana ? saya ingin bicara” Raman lalu meminta Ishita untuk bicara dengan Rajeev,  ketika Ishita sudah bicara dengan Rajeev, Rajeev kembali mengatakan hal yang sama tentang mimpi Shweta, Rajeev kemudian meminta pada mereka untuk bicara di speaker ponsel “Ishita, apakah kamu sedang bertengkar dengan Raman ?”, “Tidak !” sahut Ishita “Katakan saja padaku kalau dia membuat masalah denganmu, maka saya akan membatalkan kesepakatan kami” Ishita malah memuji Raman begitu mendengar ucapan Rajeev “Raman itu memang laki laki yang beruntung,  oh iya sampaikan salamku untuk Ruhi” lalu pembicaraan mereka pun berakhir, Ishita bergegas meninggalkan Raman sambil berkata “Hany untuk Ruhi !”

Keesokan harinya, semua orang dikeluarga Bhalla sedang membahas tentang keluarga Iyer “Seharusny mereka itu datang ke rumah kita, kita tidak akan pergi,  kita ini kan keluarga pihak pengantin laki laki” kata nyony Bhalla “Kita juga seharusny tidak membiarkan Shagun tahu tentang hal ini, kalau pernikahan ini terjadi hany karena Ruhi” sahut Tn. Bhalla, sementara itu di rumah Tn. Iyer, mereka juga sedang membahas tentang keluarga Bhalla “Ini kan pekerjaan mereka, seharusny mereka yang mengunjungi kita dan melamar Ishita”, “Iya kita ini kan pihak keluarga  pengantin perempuan, seberapa jauh kita harus pergi, mereka ini kan tetangga kita “Aku jadi gila harus menikahi gadis sinting itu” sela Raman,

Kemudian Raman menelfon Ishita “Ishita, temui saya di kamtor pengadilan nanti”, “Baiklah, saya akan datang kesana” sahut Ishita, saat itu Tn. Bhalla dan Tn. Iyer juga sedang  ngobrol berdua, mereka berdua sama sama khawatir karena istri mereka masing masing belum siap untuk membuat sebuah permulaan hubungan yang baru “Aku mempunyai sebuah ide, Tn. Iyer” sela Tn. Bhalla “Kedua keluarga akan saling bertemu satu sama lain  di sebuah balai masyarakat, bagaimana ?” Tn. Iyer menyetujui usulan Tn. Bhalla

Seluruh penghuni apartemen menghadiri pertemuan di balai masyarakat, kemudian mereka mendengar sebuah pidato yang bijak yang mengatakan kalau mereka seharusny bersatu, begitu mendengar pidato tersebut, nyony Bhalla berupaya untuk  bersikap manis “Kami akan datang ke rumahmu nanti, nyony Iyer” Amma juga tersenyum dan menyambut mereka semua, sedangkan Raman sedang berada di kantor pengadilan bareng Ishita “Kamu terlambat beberap menit”, “Kenapa kamu memanggilku kemari ?” tany Ishita kesal “Kita berdua ini menikah hany karena Ruhi dan itu harus segera dilaksanakan secepatnya, ayoo ikut saya !”  mereka berdua saling beradu pendapat seperti biasa dengan lucunya,

Sedangkan seluruh keluarga besar mereka berdua juga sedang ngobrol bersama membahas tentang acara pernikahan Raman dan Ishita, Tn. Bhalla sedang ngobrol dengan  Tn. Iyer “Kami akan melakukan pernikahan Ishita ini dengan semua ritual pernikahan yang ada” Simmi langsung menyela ucapan Amma “Kak Raman pasti tidak akan suka cara seperti itu”, “Ini pernikahan pertama Ishita dan kami mempunyai banyak tamu yang akan datang” nyony Bhalla juga ikutan menyela ucapan Amma “Bahkan kami juga mempunyai banyak tamu”,  “Kalau begitu bagaimana kalau kita bagi saja pengeluaranny ?” sahut Vandu

“Mereka itu tidak berpendidikan”, “Kami ini bukan orang rendahan !” nyony Bhalla tidak suka mendengar sindiran Amma “Jangan khawatir dengan biaya pernikahannya” sela   Tn. Bhalla “Kita harus menyewa sebuah gedung untuk pertunangan mereka nanti namun Shagun tidak boleh tahu tentang hal ini” sahut Tn. Iyer, lalu Amma meminta Bala untuk menyewa Kalyan Mandapam namun ternyata pendapat mereka berbeda,   maka tidak ayal Amma dan nyony Bhalla beradu pendapat lagi

Di pengadilan, pengacara meminta pada Raman dan Ishita untuk menunggu satu bulan lagi,  Raman dan Ishita saling beradu pendapat di depan pengacara “Lebih baik kalian berdua pulang saja dan jangan buang buang waktu kalian saat ini” pinta pengacara, akhirny Raman dan Ishita pulang ke rumah mereka masing masing, Shagun melihat mereka sedang bersama sama “Kenapa Raman bersama Ishita ? Apa yang mereka lakukan disini ? Apakah Raman berusaha untuk mengajak Ishita untuk beralih ke pihakny ?” Shagun bertany tany dalam hati, Shagun segera menelfon Ishita “Ishita, dimana kamu sekarang ?”,   “Aku sedang keluar” kata Ishita “Ruhi sangat merindukan kamu”, “Aku pasti akan datang segera untuk menengok Ruhi” kata Ishita gamang

Baca cerita sebelumnya Sinopsis Mohabbatein episode 41 dan episode selanjutnya yang tayang 12 september 2016 Mohabbatein episode 43

Subscribe to receive free email updates: